Download
tata bahasa baku bahasa indonesia n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA PowerPoint Presentation
Download Presentation
TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA

TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA

1417 Views Download Presentation
Download Presentation

TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA ADITYA PERDANA ANI MINARTI BUDY ROMDHANI

  2. VERBA • PengertianVerba • VerbaDasar • VerbaTurunan • VerbaMajemuk

  3. .

  4. PengertianKalimat Kalimatadalahsatuanbahasaterkecil, dalamwujudlisanatautulisan, yang mengungkapkanpikiran yang utuh. • Contoh: Ayah membacakoranditerasbelakang.

  5. BAGIAN-BAGIAN KALIMAT • KalimatdanKlausa • Konstituenkalima • Unsurwajibdanunsurtakwajib] • Keserasianunsurkalimat

  6. Kalimat Tunggal • Kalimattunggaladalahkalimat yang hanyaterdiriatasduaunsurintipembentukankalimat (subjekdanpredikat) danbolehdiperluasdengansalahsatuataulebihunsur-unsurtambahan (objekdanketerangan), asalkanunsur-unsurtambahanitutidakmembentukpolakalimatbaru. • Contoh : Ayah merokok. Adikminumsusu. Ibumenyimpanuangdidalamlaci.

  7. Kalimat Majemuk Kalimatmajemukdapatterjadidari: • Sebuahkalimattunggal yang bagian-bagiannyadiperluassedemikianrupasehinggaperluasanitumembentuksatuataulebihpolakalimatbaru, disampingpola yang sudahada. Misalnya:       Anakitumembacapuisi. (kalimattunggal) Anak yang menyapudiperpustakaanitusedangmembacapuisi. (subjekpadakalimatpertamadiperluas) • Penggabungandariduaataulebihkalimattunggalsehinggakalimat yang barumengandungduaataulebihpolakalimat. Misalnya:       Susi menulissurat (kalimattunggal I) Bapakmembacakoran (kalimattunggal II) Susi menulissuratdanBapakmembacakoran

  8. Berdasarkan Sifat Hubungannya • KalimatMajemukSetara • KalimatMajemukBertingkat

  9. Kalimat Majemuk Setara • Kalimatmajemuksetaraterdiriatas: 1. Kalimatmajemuksetaramenggabungkan. Biasanyamenggunakankata-katatugas: dan, serta, lagipula, dansebagainya. Misalnya: Siscaanak yang baiklagi pula sangatpandai. 2. Kalimatmajemuksertamemilih. Biasanyamemakaikatatugas: atau, baik, maupun. Misalnya: BapakminumtehatauBapakmakannasi. 3. Kalimatmajemuksetaraperlawanan. Biasanyamemakaikatatugas: tetapi, melainkan. Misalnya: Diasangatrajin, tetapiadiknyasangatpemalas.

  10. Kalimat majemuk bertingkat Ditinjaudariunsurkalimat yang mengalamiperluasandikenaladanya: • Kalimatmajemukbertingkatdengananakkalimatpenggatisubjek. Misalnya:       Diakuinyahalitu PS Diakuinyabahwaia yang memukulanaitu. anakkalimatpenggantisubjek 2. Kalimatmajemukbertingkatdengananakkalimatpenggantipredikat. Misalnya:       Katanyabegitu Katanyabahwaiatidaksengajamenjatuhkangelasitu. anakkalimatpenggantipredikat

  11. 3. Kalimatmajemukbertingkatdengananakkalimatpenggantiobjek. • Misalnya:       Merekasudahmengetahuihalitu. SPO • Merekasudahmengetahuibahwasaya yang mengambilnya anakkalimatpenggantiobjek 4. Kalimatmajemukbertingkatdengananakkalimatpenggantiketerangan. • Misalnya:      Ayahpulangmalamhari SPK • Ayah pulangketikakamimakanmalam anakkalimatpenggantiketerangan

  12. KALIMAT MAJEMUK CAMPURAN • Kalimatmajemukcampuranadalahkalimatmajemukhasilperluasanatauhasilgabunganbeberapakalimattunggal yang sekurang-kurangnyaterdiriatastigapolakalimat. • Misalnya: Ketikaiadudukminum-minum, datangseorangpemudaberpakaianbagus, danmenggunakankendaraanrodaempat. Ketikaiadudukminum-minum polaatasan datangseorangpemudaberpakaianbagus polabawahan I datangmenggunakankendaraanrodaempat polabawahan II

  13. Kalimat Inti, Luas, dan Transformasi • KalimatInti • KalimatLuas • KalimatTransformasi

  14. KalimatInti. Contoh: Adikmenangis. • KalimatLuas. Contoh: Radha, Arief, Shinta, Mamas, dan Mila sedangbelajardenganserius, sewaktupelajaranmatematika. • Kalimattransformasi. Contoh: Denganpenambahanjumlahkatatanpamenambahjumlahinti, sekaligusjugaadalahkalimatluas: Adikmenangistersedu-sedukemarinpagi. Denganpenambahanjumlahintisekaligusjugaadalahkalimatluas: Adikmenangisdanmerengekkepada ayah untukdibelikankomputer. Denganperubahankataurutkata. Contoh: Menangisadik. 4. Denganperubahanintonasi. Contoh: Adikmenangis?

  15. Kalimat Mayor dan Minor • Kalimat Mayor Contoh: Amir mengambilbukuitu. Arifadadilaboratorium. • Kalimat Minor Contoh : Diam! Sudahsiap? Pergi!

  16. KALIMAT EFEKTIF DAN TIDAK EFEKTIF • Kalimatefektifadalahkalimatberisikangagasanpembicaraataupenulissecarasingka, jelas, dantepat. Jelas      : berartimudahdipahamiolehpendengarataupembaca. Singkat  : hematdalampemakaianataupemilihankata-kata. Tepat     : sesuaidengankaidahbahasa yang berlaku. • KalimatTidakEfektif Kalimattidakefektifadalahkalimat yang tidakmemilikiataumempunyaisifat-sifat yang terdapatpadakalimatefektif.

  17. HUBUNGAN ANTAR KLAUSA • Hubungankoordinasidansubordinasi • Ciri-cirihubungankoordinasidansubordinasi • Hubungansemantiksantarklausadalamkalimatmajemuksetara • Hubungansimantisantarklausadalamkalimatmajemukbertingkat

  18. HUBUNGAN KOORDINASI DAN SUBKOORDINASI • Hubungan koordinasi Hubungankoordinasiialahmenggabungkanduaklausaataulebih yang masing-masingmempunyaikedudukan yang setaradalamstrukturkonstituenkalimat. Contoh : Ziona ke pantai dan Putra ke pulau. • Hubungan Subordinasi Hubungan Subordinasi adalah Subordinasi menggabungkan dua klausa atau lebih sehingga terbukti kalimat majemuk yang salah salah satu klausanya menjadi bagian dari kalimat klausa lain. Contoh : Ziona menerima cinta Putra walau dengan terpaksa

  19. Ciri-ciri hubungan koordinasi dan subordinasi Ciri-ciri sintaksis hubungan koordinasi • Hubungan koordinasi menggabungkan dua klausa atau lebih. • Posisi klausa yang di awali oleh koordinasi “dan” atau dan “tetapi” tidak dapat di ubah. • Urutan klausa yang tetap dalam hubungan koordinasi yang telah di bicarakan erat dengan Pronominalisasi. • Sebuah koordinator dapat di dahului oleh koordinasi lain untuk memperjelas atau mempertegas hubungan antara duia klausa yang di gabunmgkan.

  20. Ciri-ciri sintaksis hubungan Subardinasi. • Subardinasi menghubungkan dua klausa yang salah satu di antaranya merupakan bagian dari klausa yang lain. • Pada umumnya posisi klausa yang di awali sub ordinator dapat berubah. • Hubungan Sub-orbinatif memungkinkan adanya acuan kata voris Ciri-ciri Semantis hubungan koordinasi • Klausa yang di hubungkan oleh koordinator tidak menyatakan perbedaaan tingkat pesan. Ciri-ciri Semantis Hubungan Sub Ordinasi • Dalam hubungan Sub ordinasi,klausa yang mengikuti Sub-ordinator memuat informasi atau pernyataan yang di anggap skunder oleh pemakai bahasa,sedangkan klausa yang lain memuat pesan utama kalimat tersebut. • Contoh : Putra sangatbahagiakarenacintanyaditerimaZiona.

  21. HUBUNGAN SEMANTIS ANTAR KLAUSA DALAM KALIMAT MAJEMUK SETARA • Hubungan penjumlahan Adalahhubungan yang menyatakanpenjumlahanataugabungankegiatan,keadaan, peristiwa,atauproses. • Hubungan Perlawanan Hubungan yang menyatakan bahwa apa yang di nyatakan dalam klausa pertama berlawanan,atau tidak sama dengan apa yang di nyatakan dalam klausa kedua. • Hubungan Pemilihan Adalahhubungan yang menyatakanpilihandiantaraduakemungkinanataulebih yang dinyatakanolehklausa-klausa yang dihubungkan

  22. HUBUNGAN SIMANTIS ANTAR KLAUSA DALAM KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT • Hubunganwaktu • Hubungansyarat • Hubunganpengandaian • Hubungantujuan • Hubungankonsesip • Hubunganpembandingan • Hubunganpenyebaban • Hubungansyarat • Hubunganhasil • Hubungancara • Hubunganalat • Hubungankomplementasi • Hubunganatribut

  23. WACANA • PengertianWacana • Kontekswacan • Kohesidankohersi • Topik, temadanjudul • Referensidaninterfensikewancanaan • Skematadanrepresentasipengetahuuan

  24. TERIMA KASIH