1 / 8

Konsep Teoretis Komunikasi Pembangunan

Konsep Teoretis Komunikasi Pembangunan. Dimulai dari sejarah tahun 50an dengan konsep pertumbuhan ekonomi. Tahun 70an muncul kritik atas pendekatan tersebut, karena pembangunan haruslah menciptakan masyarakat yang SEJAHTERA dan berkeADILan.

nikkos
Download Presentation

Konsep Teoretis Komunikasi Pembangunan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Konsep Teoretis Komunikasi Pembangunan • Dimulai dari sejarah tahun 50an dengan konsep pertumbuhan ekonomi. • Tahun 70an muncul kritik atas pendekatan tersebut, karena pembangunan haruslah menciptakan masyarakat yang SEJAHTERA dan berkeADILan

  2. Tehranian (1979) menguraikan peranan komunikasi dalam pembangunan I. Teori yang melihat pembangunan semata-mata sebagai proses pluralisasi masyarakat, politik dan ekonomi dari suatu bangsa yang melaksanakan pembangunan II. Pemberian tekanan ditingkatkannya rasionalisasi sebagai unsur kunci proses pembangunan III. Teori yang mendasarkan pada prinsip melakukan pembebasan (liberation)

  3. Penyerdehanaan konsep Tehranian: • Teori I : pembangunan bertujuan utama meningkatkan penghasilan dan pendapatan masyarakat • Teori II : pembangunan justru mengutamakan hal-hal yang bersifat abstrak yaitu rasio, cara berpikir dan bukan hal-hal yang nyata • Teori III : dimotori dunia ketiga yang muncul kesadaran mengenai hakikat, arti dan tujuan yang bersifat dasar dari pembangunan itu sendiri

  4. Peran Komunikasi dalam Teori Pembangunan • Anggapan komunikasi sebagai suatu pra-sarana (infra struktur) dalam proses pembangunan dan memandangnya sebagai suatu prakondisi untuk pertumbuhan ekonomi • Pandangan komunikasi sbg faktor penting dan integral dalam proses perubahan sosial dan modernisasi • Kom bukanlah faktor penting dalam proses perubahan sosial tanpa banyak praasumsi terhadap peranannya dalam proses pembangunan

  5. Hedebro (dalam Nasution, 2004:102-103) mendaftar 12 peran yang dapat dilakukan komunikasi dalam pembangunan, yakni: • Komunikasi dapat menciptakan iklim bagi perubahan dengan membujukkan nilai-nilai, sikap mental, dan bentuk perilaku yang menunjang modernisasi. • Komunikasi dapat mengajarkan keterampilan-keterampilan baru, mulai dari baca-tulis ke pertanian, hingga ke keberhasilan lingkungan, hingga reparasi mobil (Schram,1967). • Media massa dapat bertindak sebagai pengganda sumber-sumber daya pengetahuan. • Media massa dapat mengantarkan pengalaman-pengalaman yang seolah-olah dialami sendiri, sehingga mengurangi biaya psikis dan ekonomis untuk menciptakan kepribadian yang mobile. • Komunikasi dapat meningkatkan aspirasi yang merupakan perangsang untuk bertindak nyata. • Komunikasi dapat membantu masyarakat menemukan norma-norma baru dan keharmonisan dari masa transisi (Rao,1966).

  6. 7. Komunikasi dapat membuat orang lebih condong untuk berpartisipasi dalam pembuatan keputusan di tengah kehidupan masyarakat. 8. Komunikasi dapat mengubah struktur kekuasaan pada masyarakat yang bercirikan tradisional, dengan membawa pengetahuan kepada massa. Mereka yang beroleh informasi akan menjadi orang yang berarti, dan para pemimpin tradisional akan tertantang oleh kenyataan bahwa ada orang-orang lain yang juga mempunyai kelebihan dalam hal memiliki informasi. 9. Komunikasi dapat menciptakan rasa kebangsaan sebagai sesuatu yang mengatasi kesetiaan-kesetiaan lokal. 10. Komunikasi dapat membantu mayoritas populasi menyadari pentingnya arti mereka sebagai warga negara, sehingga dapat membantu meningkatkan aktivitas politik (Rao, 1966) 11. Komunikasi memudahkan perencanaan dan implementasi program-program pembangunan yang berkaitan dengan kebutuhan penduduk 12. Komunikasi dapat membuat pembangunan ekonomi, sosial, dan politik menjadi suatu proses yang berlangsung sendiri (self-perpetuating).

  7. Pendekatan terhadap Komunikasi dan Pembangunan • Pendekatan I, mulai akhir th 50an dan selama 60an. Model kom berjalan mekanistis, linear satu arah. • Pendekatan II, model-model kom yang digunakan lebih berorientasi kepada proses, dua arah sebagai proses interaktif. • Pendekatan III, kegigihan mengenai interdepedensi antara negara berkembang dan maju. • Pendekatan IV, pengandalan kemampuan sendiri dalam pembangunan

  8. Tugas minggu depan • Dimana posisi komunikasi dalam pembangunan ? • Apakah ‘SELALU’ komunikasi mengakibatkan perubahan (baca pembangunan) ?

More Related