akuntansi sumber dana bag 1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
AKUNTANSI SUMBER DANA (bag.1) PowerPoint Presentation
Download Presentation
AKUNTANSI SUMBER DANA (bag.1)

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 53

AKUNTANSI SUMBER DANA (bag.1) - PowerPoint PPT Presentation


  • 568 Views
  • Uploaded on

AKUNTANSI SUMBER DANA (bag.1) . Oleh : Yusi Sukmayanda (0801015) Gema Prima Nurdiansyah (0801017) Reni Sagita TN (0804376) Fani Oktaviani (0804575) Neneng Mida Nurhayati (0808404). GIRO.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'AKUNTANSI SUMBER DANA (bag.1)' - muriel


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
akuntansi sumber dana bag 1

AKUNTANSI SUMBER DANA (bag.1)

Oleh :

YusiSukmayanda (0801015)

Gema Prima Nurdiansyah (0801017)

Reni Sagita TN (0804376)

FaniOktaviani (0804575)

NenengMidaNurhayati (0808404)

slide3

Giro adalah simpanan dari pihak ketiga yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindahbukuan. Bank menetapkan harga dana giro lebih rendahkarena lama pengendapannya tidak dapat dipastikan secara tepat, dimana pemilik rekening giro dapat menarik uangnya kapan saja mereka kehendaki.

sifat giro
>>Sifat Giro

Setiap kali terjadi mutasi pertambahan rekening giro nasabah akan dibukukan disebelah kredit dan setiap kali terjadi pengurangan rekening giro akan dibukukan disebelah debet.

saldo normal rekening giro adalah sebelah kredit

transaksi pembukaan rekening giro dan penyetoran

soal

Tuan Hermawan membuka rekening giro pada bank Omega cabang Jakarta dan menyetor tunai sejumlah Rp 100.000.000 dan membayar tunai semua biaya administrasi seperti penerbitan buku cek sebesar Rp 50.000

Transaksi Pembukaan Rekening Giro dan Penyetoran

Jurnal

  • D : KAS Rp 100.050.000
  • K : Giro-REKENING HERMAWAN Rp 100.000.000
  • K : BARANG CETAKAN-BUKU CEK Rp 50.000
penyetoran kliring

Soal

Hermawan kemudian menyerahkan sebuah cek giro Bank ABC untuk disetorkan ke dalam rekening gironya, oleh Bank Omega akan dibukukan sebagai transaksi kliring

Penyetoran Kliring

Pembukuan penyetoran

D : BANK INDONESIA-GIRO Rp 10.000.000

K : WARKAT KLIRING Rp 10.000.000

kliring dinyatakan berhasil

D : WARKAT KLIRING Rp 10.000.000

K : GIRO-REKENING HERMAWAN Rp 10.000.000

penyetoran melalui transfer

Soal

Apabila hermawan menerima transfer dari seorang rekannya nasabah Bank Surya sebesar Rp 5.000.000,

Penyetoran Melalui Transfer

Pembukuan yang dilakukan

Bank Omega

D : BANK LAIN-LAIN Rp 5.000.000

K : GIRO-REKENING HERMAWAN Rp 5.000.000

slide9

Penarikan

Hermawan menarik selembar cek senilai

Rp 15.000.000 untuk diayarkan oleh bank secara tunai

Pencatatan Pada Bank Omega

D : GIRO-REKENING HERMAWAN Rp 15.000.000

K : KAS RUPIAH Rp 15.000.000

slide10

Penarikan secara Kliring

Hermawan menerbitkan cek sebesar Rp 4.000.000

dan memerintahkan Bank Omega agar diserahkan untuk

keuntungan seorang nasabah di Bank Lippo.

Pencatatan Pada Bank Omega

D : GIRO-REKENING HERMAWAN Rp 4.000.000

K : BANK INDONESIA-GIRO Rp 4.000.000

slide11

Penarikan dengan Amanat

Hermawan kemudian memerintahkan Bank Omega

cabang Jakarta untuk mendebet rekening gironya

sebesar Rp 2.000.000 untuk dipindah bukukan kedalam

rekening seseorang di Bank Omega cabang Surabaya

Pencatatan Pada Bank Omega

D : GIRO- HERMAWAN Rp 2.000.000

K : REKENING ANTAR KANTOR

Cabang Surabaya Rp 2.000.000

slide13

Dasar Perhitungan Bunga Giro

Jurnal

D : BUNGA GIRO Rp 973.666,7

K : GIRO-REKENING HERMAWAN Rp 973.666,7

slide17

Cabang Penerima Setoran

Cabang Penerbit Tabungan

Trans. Setoran

Proses

Proses

Mengkredit Passbook Nasabah

Kredit Nota Ke Cabang Penerbit

Mengkredit Passbook Nasabah

Kredit Nota Ke Cabang Penerbit

Off-line

slide19

Perhitungan Bunga

Contoh, bila perhitungan bunga untuk Tn. Agung dilakukan atas dasar floating, maka besarnya bunga tabungan yang harus diberikan kepada Tn. Agung dapat dihitung dengan memperhatikan perubahan – perubahan suku bunga yang terjadi selama bulan Agustus. Apabila bunga selama bulan Agustus berubah-ubah seperti diuraikan sebagai berikut :

1 Agustus 19xx ………………………………20% pertahun

10 Agustus 19xx ………………………………21,25% pertahun

15 Agustus 19xx ………………………………19,75% pertahun

20 Agustus 19xx ………………………………20,5% pertahun

25 Agustus 19xx ………………………………20% pertahun

slide20

Sebagai contoh, mutasi rekening Tn. Agung selama bulan Agustus 19xx dapat dijabarkan sebagai berikut :

slide21

Perhitungannya adalah sebagai berikut :

6/360 * 20% * RPH. 1.500.000 = Rp. 4.999,99

5/360 * 21,25% * RPH. 1.500.000 = Rp. 4.427,08

5/360 * 19,75% * RPH. 1.500.000 = Rp. 4.114,58

4/360 * 20,50% * RPH. 13.330.000 = Rp. 30.362,77

1/360 * 20,5% * RPH. 14.330.000 = Rp. 8.160,13

3/360 * 20% * RPH. 14.330.000 = Rp. 23.883,33

3/360 * 20% * RPH. 12.830.000 = Rp. 21.383,33

Besarnya bunga yang dibayar =Rp. 97.331,21

Dibulatkan menjadi = RPH. 97.331,00

D:BiayaBunga – TabunganRp97.331

K:Tabungan – Rekening Tn. Agung Rp 97.331

tabungan kartu smart
Tabungan Kartu Smart

Tabungan Kartu Smart adalahtabunganberkartudimanapadakartutabungantersebutdiberikansuatu processor (chips) untukmenyimpan data transaksinasabah.

manfaat kartu smart
Manfaat Kartu Smart
  • Sebagai alat pembayaran di toko-toko atau sebagai point of sale (POS)
  • Sebagai alat untuk memperoleh diskon
  • Sebagai pengganti membawa uang tunai milik sendiri
slide26

Pengoperasian Tabungan

  • Secara On-line
  • Secara Off-line

Akuntansi Untuk Tabungan Smart :

  • Pengoperasian secara On-line
  • Pengoperasian Secara Off-line
pengoperasian secara on line
Pengoperasian Secara On-line
  • Pembukaan dan Penyetoran

Sebagai contoh, Tn. Wijaya membuka rekening Tabungan Kartu Smart dengan setoran awal Rp 625.000,00 dibayar tunai. Beban kartu sebesar Rp 15.000,00 juga dibayar tunai. Oleh bank bersangkutan akan dibukukan sebagai berikut :

Pembebanan Kartu Tabungan Smart dibukukan sebagai berikut :

D : Kas Rp 625.000,00

K : Tabungan Rp 625.000,00

D : Kas Rp 15.000,00

K : Persediaan Kartu Smart Rp 15.000,00

slide28

Penggunaan Kartu Smart Pada Merchant

Sebagai contoh, Tn. Wijaya berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang menerima Kartu Smart dari bank bersangkutan. Nilai belanja sebesar Rp 75.000,00. Pembayaran dilakukan dengan Kartu Smart. Oleh merchant bersangkutan akan divalidasikan ke dalam mesin pembaca chips yang beroperasi secara on-line. Setelah mengetahui bahwa kartu dapat dipakai, maka merchant akan memasukkan angka Rp 75.000,00 tersebut untuk mendebit rekening nasabah bersangkutan. Pada waktu ini, karena pengoperasian secara on-line, rekening nasabah akan didebit oleh bank dengan ayat jurnal sebagai berikut :

D : Tabungan Rp 75.000,00

K : Giro-Merchant Rp 75.000,00

pengoperasian secara off line
Pengoperasian Secara Off-line
  • Pembukaan dan Penyetoran

Sebagai contoh, seseorang membuka rekening Tabungan Kartu Smart dengan setoran awal Rp 750.000,00 dibayar tunai. Beban kartu sebesar Rp 15.000,00 juga dibayar tunai. Oleh bank dibukukan sebagai berikut :

Pembebanan Kartu Tabungan Smart dibukukan sebagai berikut :

D : Kas Rp 750.000,00

K : Tabungan Rp 750.000,00

D : Kas Rp 15.000,00

K : Persediaan Kartu Smart Rp 15.000,00

slide30

Transaksi Download Ke dalam Chips

Apabila nasabah bersangkutan hendak melakukan proses download ke dalam chips sebesar Rp 250.000,00, maka nasabah bersangkutan dapat langsung ke dalam mesin ATM yang dapat membaca chips untuk melakukan proses download tersebut. PIN tetap akan diminta oleh mesin ATM sebagai proses otentifikasi. Proses download sebesar Rp 250.000,00 tersebut akan dicatat oleh mesin dengan ayat jurnal sebagai berikut :

Dengan demikian sisa rekening tabungan dalam pembukuan bank tetap total sebesar Rp 750.000,00, namun sudah terpecah menjadi dua bagian : pada rekening semula sebesar Rp 500.000,00 dan pada kartu chips sebesar Rp 250.000,00. Hal ini diperlukan untuk memudahkan audit trail bila data transaksi hilang dan sebagainya.

D : Tabungan Rp 250.000,00

K : Tabungan Kartu Chips Rp 250.000,00

slide31

Penggunaan Kartu Smart Pada Merchant

Sebagai contoh, bila nasabah hendak membayar sejumlah barang dengan nilai Rp 120.000,00 dan mempergunakan Kartu Smart untuk membayarnya, maka alat yang terpasang pada merchant akan mengurangi nilai saldo yang terdapat pada chips tersebut.

Atas data yang telah ditandatangani oleh nasabah bersangkutan dan diterima oleh bank, maka bank akan membukukan dengan ayat jurnal sebagai berikut :

Kontrol terhadap saldo dalam chips maupun dalam rekening bank akan tetap dapat dilakukan oleh bank. Saldo tabungan nasabah sekarang bernilai Rp 630.000,00, yang terdiri dari rekening di bank Rp 500.000,00 dan chips Rp 130.000,00.

D : Tabungan Kartu Chips Rp 120.000,00

K : Giro Merchant Rp 120.000,00

slide32

Penarikan Tunai Melalui Chips

Sebagai contoh, apabila nasabah bersangkutan hendak menarik uang tunai melalui ATM dari chips sebesar Rp 50.000,00, maka dengan memasukkan PIN uang akan keluar dan bank akan membukukan dengan ayat jurnal sebagai berikut :

Bila jumlah uang sebesar Rp 50.000,00 tersebut diambil melalui MS, yaitu dari rekening tabungan bersangkutan, maka ayat jurnalnya akan menjadi sebagai berikut :

D : Tabungan Kartu Chips Rp 50.000,00

K : Kas Rp 50.000,00

D : Tabungan Rp 50.000,00

K : Kas Rp 50.000,00

slide33

Penggunaan Chips Yang Melebihi Saldo

Pada contoh di atas, saldo dalam chips menjadi sebesar Rp 80.000,00 (Rp 130.000,00 dikurangi dengan Rp 50.000,00). Apabila kemudian nasabah hendak menggunakan Kartu Smart untuk belanja melebihi jumlah Rp 80.000,00, maka merchant tidak dapat mengotorisasi transaksi karena saldo tidak cukup. Untuk itu, nasabah bersangkutan harus terlebih dahulu melakukan download melalui ATM terdekat.

Sebagai contoh, nasabah bersangkutan hendak menggunakan Kartu Smart untuk membayar suatu transaksi senilai Rp 175.000,00, dan ia melakukan download sebesar Rp 200.000,00, ayat jurnal untuk mencatat transaksi adalah sebagai berikut :

Pada waktu download Rp 200.000,00 dari rekening ke dalam chips

Dengan demikian saldo rekening tabungan menjadi Rp 300.000,00 (Rp 500.000,00 dikurangi dengan Rp 200.000,00) dan saldo dalam chips menjadi Rp 280.000,00 (Rp 80.000,00 ditambah download Rp 200.000,00).

D : Tabungan Rp 200.000,00

K : Tabungan Kartu Chips Rp 200.000,00

slide34

Pembayaran dengan Kartu Smart sebesar Rp 175.000,00 sekarang dapat diambil alih oleh merchant dan bank akan membukukan atas dasar tagihan merchant dalam slips penjualan dengan ayat jurnal sebagai berikut :

Sekarang saldo dalam chips menjadi Rp 105.000,00 (Rp 280.000,00 dikurangi Rp 175.000,00). Audit trail yang baik akan selalu memiliki data lengkap untuk setiap transaksi.

D : Tabungan Kartu Chips Rp 175.000,00

K : Giro Merchant Rp 175.000,00

pengertian
Pengertian

Salahsatudana bank yang hargaataubiayanyacukuptinggidibandingkandanagiroadalahsimpananberjangka, ataulebihdikenaldengandepositoberjangka. Simpananberjangkamerupakansimpananmasyarakat yang penariknyadapatdilakukansetelahjangkawaktu yang telahdisetujuiberkhir.

penggolongan simpanan berjangka
PenggolonganSimpananBerjangka

Dari sudutpandangakuntansi, simpananberjangka yang dicatatdalamprosesakuntansi bank sebaiknyadigolongkanmenjadi paling tidakduajenis, yaitu yang akanjatuhwaktupadatahundepanatau paling tidaksetahun yang aka datang, dan yang masihakanjatuhwaktulebihdarisetahun.

penggolongan simpanan berjangka1
PenggolonganSimpananBerjangka

Penggolongansimpananberjangka yang kurangdarisetahuninidisebutsebagaisimpananjangkapendekdanharusdigolongkankedalamkelompokhutanglancarsuatu bank. Sedangkan yang akanjatuh tempo lebihdarisetahundisebutsebagaisimpananberjangkapanjangdanharusdigolongkankedalamkelompokhutangjangkapanjangsuatu bank.

akuntansi
Akuntansi

Akuntansiuntukmencatattransaksi

simpananberjangkainimeliputi:

  • transaksipembeliansimpananberjangka,
  • perhitungandanpembukuanbunga,
  • pencairansimpananberjangkapadasaatjatuh tempo,
  • perpanjangansimpananberjangkasecara rollover.
contoh soal
Contohsoal:
  • Tn. A membukasimpanankepada bank Omega – Jakarta denganmembayarsebesarRp. 35.000.000,- jangkawaktuselama 3 bulan, bungadibayarkan 21% setahun, dibayarkanpadasaatjatuhbunga.
pengertian1
pengertian
  • Sumberdana yang paling murahatautidakberbungadanmemilikiunsurpromosi yang tinggi.
  • Warkatberhargaatasnama yang diterbitkanolehsuatu bank yang pencairannyadapatdilakukankapansaja, dimanasaja, danhanyaolehorang yang memilikidannamanyatercantumdiatas TC tersbut.
akuntansi untuk tc
Akuntansiuntuk TC
  • Penerbitan TC
  • Pencairan TC dibukancabangpenerbitdilakukanolehsipemilik
  • Pencairan TC padabukancabangpenerbit yang dilakukanolehpihakketiga (bukanpemilik)
  • Penerbitan TC yang diserahkanagenpenjual yang telahditunjuk
  • Penjualan TC olehagenpenjual
  • TC yang hilang
  • Penerbitanulang TC dicabangpenerbit
penerbitan tc
Penerbitan TC

Giro - RekeningNy .SitaRp. 5.800.000

TC - Rupiah Rp. 5.800.000

dana pembayaran rekening titipan
Dana Pembayaran Rekening Titipan

Rekening Titipan (payment point) adalahsalahsatujasaperbankanuntukmelayanimasyarakat yang akanmelakukanpembayaran-pembayaran yang relatifrutindannilainyarelatifkecil. Contoh : pembayaranrekeninglistrik, telepondan air.

akuntansi untuk pembayaran rekening titipan
Akuntansi Untuk Pembayaran Rekening Titipan
  • Saat penerimaan warkat rekening nasabah
  • Saat penerimaan setoran pembayaran rekening
  • Pemindahbukuan ke rekening perusahaan penitip rekening
akuntansi saat menerima warkat rekening titipan
Akuntansi Saat Menerima Warkat Rekening Titipan

Sebagai contoh apabila Bank Omega – Jakarta menerima sebundel rekening tagihan listrik PLN bernilai Rp 32.000.000,00 untuk tagihan pelanggan periode Agustus 201X, pada saat penerimaan bunde rekening titipan ini, Bank Omega akan membukukan :

K : Rekening Administrasi Rupiah Warkat

Rekening PLN Yang Diterima........ Rp 32.000.000,00

pembayaran rekening titipan
Pembayaran Rekening Titipan

Misalnya pada akhir hari, jumlah pembayaran pelanggan PLN yang diterima mencapai jumlah sebesar Rp 5.750.000,00 semuanya diterima tunai oleh Bank Omega-Jakarta. Oleh Bank Omega-Jakarta akan dibukukan seluruh penerimaan uang dari pembayaran rekening tersebut dengan ayat jurnal sebagai berikut :

D : Kas Rp 5.750.000,00

K : Giro – Rekening PLN Rp 5.750.000,00

lanjutan
Lanjutan..

Untuk mencatat posisi warkat yang masih outstanding atau belum dibayar oleh para pelanggan, harus dibukukan dengan jumlah nilai yang sama dengan diatas dan langsung mengurangi rekening administratif yang masih outstanding.

Dengan dibukukannya ayat jurnal di atas, maka sisa warkat yang belum dibayar oleh pelanggan listrik menjadi Rp 26.250.000,00 (selisih antara Rp 32.000.000,00 warkat yang telah diterima dari PLN dengan jumlah pembayaran pelanggan Rp 5.750.000,00).

D : Rekening Administrasi Rupiah

Warkat Rekening PLN yang Diterima...... Rp 5.750.000,00

slide51

Contoh:

Apabila seseorang datang kepada Bank Omega cabang Jakarta untuk menyetorkan dana ongkos naik haji sebesar Rp 15.000.000 tunai. Setoran tersebut ditujukan untuk keuntungan rekening giro C.V. Arafat sebagai pengelola naik haji. Pada saat penerimaan setoran naik haji ini, oleh Bank Omega Jakarta dibukukan sebagai berikut :

Secara berkala jumlah setoran ini dipindahbukukan kedalam rekening C.V. Arafat dengan jurnal :

D : KAS Rp 15.000.000

K : DANA SETORAN NAIK HAJI Rp 15.000.000

D : DANA SETORAN NAIK HAJI Rp 15.000.000

K : GIRO-C.V. ARAFAT Rp 15.000.000

Setoran ongkos naik haji adalah dana dari nasabah yang ditujukan untuk kepentingan khusus naik haji yang diterima oleh bank yang kemudian diteruskan kepada pihak yang berhak

slide52
Tabungan Dana Naik HajiDana ini memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menabung, menyimpan dan mengumpulkan dana naik haji

Penyetoran Tabungan Naik Haji

contoh

Bila Tuan Surya datang hendak membuka rekening tabungan naik haji

di Bank Omega cabang Jakarta sebesar Rp 300.000 tunai,

oleh Bank Omega cabang Jakarta akan dibukukan dengan ayat jurnal

sebagai berikut:

D : KAS Rp 300.000

K : TABUNGAN NAIK HAJI-SURYA Rp 300.000

slide53

Pencairan Tabungan Naik Haji

contoh

Apabila Tuan Surya yang telah memiliki tabungan naik haji sebesar

Rp 12.000.000 datang hendak mencairkannya dan menyetor dana

tersebut kepada C.V. Arafat, pengelola naik haji, oleh Bank Omega

cabang Jakarta akan dibukukan dengan ayat jurnal sebagai berikut:

D : TABUNGAN NAIK HAJI-SURYA Rp 12.000.000

K : GIRO-C.V. ARAFAT Rp12. 000.000