1 / 13

Marketing Mix (Bauran Pemasaran)

Marketing Mix (Bauran Pemasaran). Konsep Bauran Pemasaran. Marketing Mix, yaitu bauran pemasaran yang terdiri dari 4 P: Product, Price, Promotion dan Place. Untuk perusahaan Jasa ditambah 3 P lagi, yaitu: People,Process, dan Physical Evidence.

maisie
Download Presentation

Marketing Mix (Bauran Pemasaran)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Marketing Mix(Bauran Pemasaran)

  2. Konsep Bauran Pemasaran • Marketing Mix, yaitu bauran pemasaran yang terdiri dari 4 P: Product, Price, Promotion dan Place. • Untuk perusahaan Jasa ditambah 3 P lagi, yaitu: People,Process, dan Physical Evidence. • Marketing mix harus selalu dapat bersifat dinamis, selalu dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan eksternal maupun internal. • Faktor eksternal yaitu faktor diluar jangkauan perusahaan yang antara lain terdiri dari pesaing, teknologi, peraturan pemerintah, keadaan perekonomian, dan lingkungan sosial budaya. • Sedangkan faktor internal adalah variabel-variabel yang terdapat dalam marketing mix yakni : Product (produk), Price (Harga), Place (Tempat), dan Promotion.

  3. Konsep Bauran Pemasaran • Pengertian marketing mix menurut Philip Kotler : “Marketing mix is the set of marketing tools that the firm uses to pursuiteits marketing objectives in the target market”. • Menurut William J. Stanston : “Marketing mix is the term that is used to described the combination of the four inputs that constitute the core of an organization’s marketing system. These four elements are the product offering, the price structure, the promotion activities, and the distribution system”. • Dari definisi-definisidiatasmakadapatdiambilkesimpulanbahwa marketing mix merupakankombinasidanempatvariabel yang merupakanintidarisistempemasaranperusahaandandapatdikendalikanolehperusahaanseefektifmungkin.

  4. Konsep Bauran Pemasaran • Marketing Mix, yaitu bauran pemasaran yang terdiri dari 4 P: Product, Price, Promotion dan Place. • Untuk perusahaan Jasa ditambah 3 P lagi, yaitu: People,Process, dan Physical Evidence. • Bagaimana penerapan bauran pemasaran pada pada produk dan jasa ? • Serta apakah yang disebut dengan Triangle Marketing?

  5. Implementasi dalam Bauran Pemasaran pada Produk dan Jasa • Product. Yang penting diperhatikan dalam desain dan produk jasa adalah atribut yang menyertai, seperti : sistem, prosedur dan pelayanannya. Desain produk dan jasa juga memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan ukuran bentuk, dan kualitas. • Price. Pengertian harga dalam produk dan jasa, berupa kontra prestasi dalam bentuk barang/ jasanya. • Promotion. Kegiatan promosi pada produk dan jasa pada umumnya dilakukan melalui iklan di media masa, atau televisi. Konsep kegiatan promosi secara menyeluruh meliputi advertising, sales promotion, public relation, sales trainning, marketing research & development.

  6. Implementasi dalam Bauran Pemasaran pada Produk dan Jasa • Place Atau disebut juga saluran distribusi. Saluran distribusi produk dan jasa, berupa Kantor Cabang, yang secara langsung menyediakan produk dan jasa yang ditawarkan. Dengan semakin majunya teknologi, saluran distribusi dapat dilakukan melalui saluran telekomunikasi seperti telepon dan jaringan internet. • People. Ciri bisnis bank adalah dominan nya unsur personal approach, baik dari jajaran front office, back office sampai tingkat manajerial. Para pekerja Bank dituntut untuk melayani nasabah secara optimal. • Process. Meliputi sistem dan prosedur, termasuk persyaratan ataupun ketentuan yang diberlakukan oleh Bank terhadap produk dan jasa Bank. Sistem dan prosedur akan merefleksikan penilaian, apakah pelayanan cepat atau lambat. Pada umumnya nasabah lebih menyenangi proses yang cepat, walaupun bagi Bank akan menimbulkan risiko yang lebih tinggi. Penggunaan teknologi yang tepat guna serta kreativitas yang prima diperlukan, untuk suatu proses yang cepat namun aman.

  7. Implementasi dalam Bauran Pemasaran pada Produk dan Jasa • Psysical Evidence. Merupakan lingkungan fisik perusahaan jasa dimana layanan diciptakan dan dimana penyedia jasa dan pelayanan berinteraksi, ditambah unsur-unsur bewujud yang ada ynag dipakai untuk berkomunikasi atau mendukung peran jasa. • Bukti Fisik Esensial mewakili keputusan yang dibuat oleh penyedia jasa mengenai desain dan layout bangunan, peralatan yang digunakan, jenis armada (transporasi), suasana ruang tunggu • Bukti Fisik Peripheral: memiliki sedikit nilai bila berdiri sendiri. Mis. Tiket KA tidak memiliki nilai mandiri dalam dirinya, tetapi memiliki hak untuk mengalami layanan pada saat tertentu BFP menambah perwujudan nilai jasa yang diberikan kepada pelanggan sasaran

  8. Gambar Bauran Pemasaran pada Produk dan Jasa

  9. Pemasaran produk dan jasa menggunakan Triangle Marketing • Kegiatan pemasaran yang saling berinteraksi digolongkan menjadi tiga, yaitu: • Internal Marketing (IM) • Eksternal Marketing (EM) dan • Interactive Marketing (ITM) • Ketiga konsep tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat berdiri sendiri, dan saling terkait antara satu dan lainnya, agar terjadi layanan prima untuk mencapai tujuan dalam mempertahankan dan menarik para nasabah.

  10. Internal Marketing • Internal Marketing adalah garis yang menghubungkan antara employee dan Perusahaan Jasa. • Contoh : Agar bisa memasarkan produk Bank, maka Bank tidak boleh melupakan para karyawannya, mereka harus diberikan sosialisasi tentang produk dan jasa Bank apa saja yang dapat dipasarkan kepada nasabah. • Dengan demikian para karyawan dapat memahami semua produk dan jasa yang ditawarkan Bank nya, dan dapat membantu memberikan informasi kepada nasabah jika diperlukan.

  11. Eksternal Marketing • Eksternal Marketing adalah garis yang menghubungkan antara nasabah dengan Bank. • Hubungan langsung antara nasabah dan Bank pada umumnya melalui petugas front office atau Customer Service. • Disini petugas front office akan berusaha memberikan penjelasan tentang prosuk dan jasa Bank secara terinci. • Berhasil tidaknya nasabah membeli produk dan jasa bank, akan sangat dipengaruhi dari hasil pelayanan petugas yang berada di jajaran front office.

  12. Interactive Marketing • Interactive Marketing, adalah garis yang menghubungan antara employee dan customer (nasabah). • Disini employee atau karyawan, harus memahami produk dan jasa Bank nya, agar dapat ikut serta membantu program pemasaran, dan menjelaskan dengan menarik dan benar bila ada pihak luar atau nasabah yang ingin mengetahui produk dan jasa Bank di tempat karyawan tadi bekerja. • Bayangkan apabila seorang nasabah ingin mencoba produk dan jasa Bank, dan bertanya pada karyawan yang bekerja di Bank tersebut, namun karyawan tersebut malah memberikan efek yang negatif, tentu nasabah tidak akan membeli produk dan jasa Bank di Bank tersebut.

  13. Pemasaran Berbasis Hubungan • Pemasaran berbasis hubungan, tidak hanya memperlama jangka waktu nasabah dalam berhubungan dengan Bank, namun juga memperbesar aset nasabah yang ditanamkan pada Bank yang bersangkutan. • Persaingan yang makin ketat dalam pemasaran produk dan jasa perbankan, perlu fokus upaya pemasaran dengan tujuan untuk mempertahankan nasabah lama, melakukan cross selling (penjualan silang), untuk mendapatkan tambahan aset yang ditanamkan pada bank.

More Related