DESAIN KEMASAN KARUNG YANG OPTIMALUNTUK PENGEMAS BAHAN CURAH - PowerPoint PPT Presentation

lydia-serrano
desain kemasan karung yang optimaluntuk pengemas bahan curah n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
DESAIN KEMASAN KARUNG YANG OPTIMALUNTUK PENGEMAS BAHAN CURAH PowerPoint Presentation
Download Presentation
DESAIN KEMASAN KARUNG YANG OPTIMALUNTUK PENGEMAS BAHAN CURAH

play fullscreen
1 / 8
Download Presentation
DESAIN KEMASAN KARUNG YANG OPTIMALUNTUK PENGEMAS BAHAN CURAH
231 Views
Download Presentation

DESAIN KEMASAN KARUNG YANG OPTIMALUNTUK PENGEMAS BAHAN CURAH

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. DESAIN KEMASAN KARUNG YANG OPTIMALUNTUK PENGEMAS BAHAN CURAH Nama:TubagusBanurusmanBisvaNIM:41612010039

  2. Data Jurnal • Judul :DESAIN KEMASAN KARUNG YANG OPTIMALUNTUK PENGEMAS BAHAN CURAH • NamaPenulis :LUSI ZAFRIANA • Sumber/Link Jurnal:http://ejournal.umm.ac.id/index.php/industri/article/view/570

  3. Abstrak • Banyak material dalamjumlahbesarseperti semen, garam, danberbagaiprodukkonsumsi primer menggunakanpengemasantasplastikdari polypropylene. Karenaukuranpengemasansangatbergantungpadakerapianjenis material, makadiperlukanoptimalisasidesaindariukuranukurantasplastikberdasarkanjenis material (kerapatanjumlahbesar) danbobotkerapianproduk. Aplikasialgoritmamatematiksederhana, dimanaukuran volume karungakandirubahmenjadibobotjumlah material, makaoptimisasidaripanjangdanlebarkarungakansesuaidenganberatjenis material yang diisikankedalampengemasandapatditentukan. Menggunakanmetode trial error, nilai l (lebar) dan p (panjang) tasplastik, makadapatdiperkirakantas plastic dapatmenampung material seberat m kilogram.

  4. Pendahuluan • Bahan-bahan curah di sekitar kita, seperti beras,garamhinggabahan-bahanseperti semen, danlainlainbiasadikemasdalamwadahkarungplastik. Karungplastikinibiasanyadibuatdaribahanpolipropilen, yaitusejenispolimer yang tersusunatas monomer-monomer propilen. Karungdaribahaninibisadibuatdalambentukkarung film ataupunkarung woven (anyaman). • Pada umumnya yang terjadi di dunia praktek, komunikasi antara konsumen danprodusenterkaitdimensikarunginitidakbegitujelas, yaituhanyaberdasarkanpengalaman. Sebagaicontohukurankarunguntukkemasanberas 15 k ialah 42 × 68 cm. Untuk bahan lain di mana ukuran yang sesuaibelumdiketahui, pihakprodusenbiasanyaakanmencoba-cobaberbagaiukuranterlebihdahulusebelum bisa menetapkan ukuran yang sesuai,Dalamhalinibulk density daribahanakanmenjadipenentudimensitersebut.

  5. Metode • Dalam mendesain kemasan karung yang optimal, makadibutuhkanrumusperhitungandimensikarung. Yang menyebabkanpenentuandimensikarungmenjadisulitialahkarenakarunghanyapunyaduaukuran, yaitulebar dan panjangsaja. Tidakada parameter tebalkarung, sehingga volume karungtidakbisadihitungdenganrumus volume biasa.

  6. HasildanPembahasan • Setelah V dan R dihitung, masihdibutuhkanbulk density bahan yang akandikemas. Produsenkarungperlumengidentifikasiberapa kg beratsatu liter bahantersebut, sehingga: Bulk density, Bd = berat(kg) dari 1 liter bahan. Bulk density dalamkasusinibisadianalogkandengan volume alattranspormaterial handling sebagaimana logika perhitungan Vosniakos (1989). • Denganrumus yang diperoleh, dicoba-cobanilail dan p sedemikiansehinggakarungakanmampumemuatbahanseberatm kg. Sebagaicontoh, biladiinginkanmendisainkarunguntukmengemasberas kering 20 kg dengan Bd ˜ 0,8 kg/liter, maka menggunakanAlgoritmadiperolehhasilperhitungankarung dengan lebar 43 cm dan panjang 75 cm cukupuntukmengemasberas 20 kg.

  7. Simpulan • Dimensikarung (lebardanpanjang) yang sesuaisebagaipengemassuatubahandenganberattertentubisa ditentukan dengan perhitungan matematis denganmenghitungnilai volume bahan(p × l) yang akandikemasdandisesuaikandenganbulk density daribahan yang dikemasuntukmenentukanberat optimal yang bisadimuatkarungtersebut. Denganperhitungan volume (p × l) yang dikonversikanpada ukuran berat maksimal yang bisa ditampung karung, makadesainkemasankarung yang dibuatakanmampumengakomodasi volume maksimaltanpamerusakkarungakibatbebanberlebih.

  8. DaftarPustka • Stewart, J. 2000. KalkulusUniversitas, BalaiPustaka,Jakarta. • Taha, H.A. 1996. Operations Research: An Introduction, sixth Edition, Prentice Hall, New York. • Tri Polyta Indonesia, Tbk. 2008. BukuSakuPlastik,Klaten. • Vosniakos CC, Davies BJ. 1989. On the path layout andoperation of an AGV system serving an FMS. The International Journal of Advanced Manufacturing Technology; 4: 24–362.