1 / 26

Matsuri dalam kehidupan Masyarakat Jepang

Matsuri dalam kehidupan Masyarakat Jepang. Pengertian Matsuri:. Hari/pekan gembira dalam rangka peringatan peristiwa penting bersejarah/pesta rakyat Upacara menyambut kedatangan dewa dengan menyajikan segala sajian yang ada dan dengan menunjukan sikap mengabdikan diri pada dewa.

loren
Download Presentation

Matsuri dalam kehidupan Masyarakat Jepang

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Matsuri dalam kehidupan Masyarakat Jepang

  2. Pengertian Matsuri: • Hari/pekan gembira dalam rangka peringatan peristiwa penting bersejarah/pesta rakyat • Upacara menyambut kedatangan dewa dengan menyajikan segala sajian yang ada dan dengan menunjukan sikap mengabdikan diri pada dewa

  3. Penyelenggaran Matsuri yang berkaitan dengan musim. • 春 はる Matsuri yang diadakan berhubungan dengan masa bercocok tanam. • 夏 なつ Jenis Matsuri yang dilakukan dengan tujuan untuk memohon kepada dewa agar mau melindungi tanaman padi dari wabah penyakit.

  4. 秋 あき Matsuri yang dilakukan sebagai wujud terima kasih kepada dewa atas panen yang dilakukan • 冬 ふゆ Penyelenggaraan Matsuri dengan tujuan memohon pada dewa agar memberi panen yang berlimpah pada tahun mendatang

  5. Haru Matsuri

  6. Natsu matsuri

  7. Fuyu Matsuri

  8. Aki Matsuri

  9. Jenis-jenis Matsuri Menurut Yanagita Kunio ada ± 50.000 Matsuri. Pembagiannya adalah: 1.つかぎれい Adalah Matsuri yang dilakukan orang Jepang sepanjang hidupnya sejak janin hingga menjadi arwah. Perpindahan dari satu tahap ke tahap lain dianggap mengandung bahaya sehingga harus diadakan upacara untuk menangkalnya.

  10. Contoh : • おびいわい Matsuri yang dilakukan pada saat janin berusia 5 bulan. • おしちや Upacara pemberian nama pada bayi berusia 7 hari • おみやまいり Beribadah ke Jinja (kuil Shinto) pada saat bayi laki-laki berusia 31 hari dan perempuan 32 hari

  11. しちごさん Upacara pergi ke kuil setiap tanggal 15 November bagi anak laki-laki berusia 3 dan 5 tahun serta anak perempuan berusia 3 dan 7 tahun. • せいじんしき Upacara bagi anak berusia 20 tahun sebagai tanda kedewasan.

  12. 2. ねんちゅうぎょうじ Upacara yang dilakukan secara periodik dan pada waktu yang telah ditetapkan setiap tahunnya menurut penanggalan Jepang. Contoh: • たなばたまつり Upacara yang diadakan setiap tanggal 7 Juli/Agustus dengan tujuan menyampaikan permohonan pada dewa.

  13. Seijin Shiki Shichigosan

  14. Tanabata Matsuri

  15. ひなまつり Upacara bagi anak perempuan yang diadakan setiap tanggal 3 Maret • こどものひ Perayaan bagi anak laki-laki yang diadakan setiap 5 Mei

  16. Kodomo no Hi

  17. Hina Matsuri

  18. はなまつり Upacara bunga sekaligus peringatan kelahiran sang Budha. Diadakan setiap tanggal 8 April • おぼんまつり Upacara yang merupakan bagian dari agama Budha setiap tanggal 13~15 Juli/Agustus. Merupakan upacara pemujaan arwah leluhur

  19. Hana Matsuri

  20. Obon Matsuri

  21. 3. ににぎれい Upacara yang dilakukan secara aksidental karena adanya peristiwa yang terjadi dalam hidupnya. Contoh: • けんちくぎれい Rangkaian upacara keagamaan yang dilakukan sehubungan dengan pembangunan rumah

  22. やうつり Upacara pindah ke rumah baru.

More Related