Download
sistem pengolahan data elektronik n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
SISTEM PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK PowerPoint Presentation
Download Presentation
SISTEM PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK

SISTEM PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK

1859 Views Download Presentation
Download Presentation

SISTEM PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. SISTEM PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK

  2. IsiBabini : • Sistem Input : • BerbasisKertas • TanpaKertas • SistemPemrosesan : • BerbasisKertas • TanpaKertas • Sistem Output

  3. SISTEM INPUT – BerbasisKertas • Input kedalamsistemakuntansididasarkanpadadokumensumber yang diisisecara manual dengantulisantangan. • Dokumentsbdikumpulkan & dikirimkeoperasikomputeruntukdicekapakahadakesalahan, danuntukdiproses

  4. Fasepemrosesan Input : • Persiapan & pengisiandokumensumber • Pengirimandokumensumberkebagianpengolahan data

  5. Persiapan & pengisiandokumensumber • Dokumensumberseperti order penjualandisiapkansecara manual. • Kesalahan yang mungkinterjadipadatahapinidiminimalkandenganmerancangdokumensumber yang baikdanmudahdipahami. • Dokumensumberyang telahterisilengkap, secaraperiodikdikumpulkan & dikirimkankedepartemenpengolahan datauntukdimasukkankedalamsistemkomputer.

  6. Pengirimandokumensumberkebagianpengolahan data • Batch control total dan register data yang dikirimkanmerupakanpengendaliandasaratas transfer data antaradepartemenpenggunadengandepatemenpengolahan data. • Tidakadanyaatautidakmemadainyapengendalianatas data yang dipindahkan, mengidentifikasikanadanyakelemahan yang cukupsignifikan. • Kelemahaninimerupakanpeluangdiselipkannyatransaksitidak legal atautransaksicurang.

  7. Pengirimandokumensumberkebagianpengolahan data • Dokumensumber yang asliharusdisimpanuntukjangkawaktu yang cukup lama untukmemfasilitasikoreksikesalahan. • Prosedurharusdidesainuntukmemastikanbahwadokumensumbertidakdiproseslebihdarisatu kali. • Praktikpengendaliansepertiformulirbernomoruruttercetak, supervisi, danpemberianotorisasiharusditerapkan.

  8. Pengirimandokumensumberkebagianpengolahan data • Penyerahan data input harusdilengkapidenganformulirpengendaliandokumen input.

  9. Pengirimandokumensumberkebagianpengolahan data • Bagian entry data seharusnyatidakmenerima data, kecuali data tersebutdisertaidenganformulirpengendaliandokumen input sebagaibukti & referensipenyerahan data. • Formulirpengendaliandokumen input harusdiberitanggaldan jam, dan batch harusdicekuntukmemastikanbahwa batch tersebutlengkap & sesuaidenganprosedurpengendalian.

  10. DATA ENTRY • Setelahdokumensumber, diterimaoleh Dept. Pengolah Data, dokumentsbsecara manual diketikkanmenggunakan terminal data, kemudiandisimpandalam disk. • Berikutnya, file input akandicetak.

  11. KEY VERIFICATION Merupakansatuprosedurpengendalian yang bergunauntukmendeteksikesalahanpengetikan. Kesalahan yang mungkinsajaterjadiantara lain, salahketiknomorrekeningpelanggan. Dalampengecekanini, setiapdokumensumbermerupakan file data.

  12. Perangkatlunakpengecekanakanmembanding-kan data padasaat data tersebutdiinputkankedalamsistem, tomboldemitombol, dengan data input yang telahterekamdidalam disk file. Jika data tersebutsamadenganrekaman data, makatidakterjadiapapun, dankaryawandapatterusmengetikkankarakterberikutnya. Jikaterjadiperbedaankarakter, operator akandiberitahudan operator dapatmembetulkankesalahan yang terjadi.

  13. Persiapan Input A Sekelompok Dokumen Dokumen & FormulirPengendali Akumulasi Control Total PenyimpananDokumen D Memasukkan Data FormulirPengendalipada Log Input Log FormulirPengendalian MenyiapkanFormulir Batch Control Total Input Item Total Control Total Formulir Batch Control Input Data MengirimFormulir & Dokumenke EDP Program Pemrosessan A Laporan Output Kontrol Mencocokkan Control Total Mengirimkan Output kePengguna Laporan Output Mencocokkan Batch dg Input Total Review & Distribusike Pengguna B B Total Input D Pemrosesan Output

  14. SISTEM INPUT – TanpaKertas • Seringdisebutsistem input online, transaksidirekamlangsungkedalamjaringankomputer, dankebutuhanuntukmengetikkandokumensumberdieliminasi. • Cara initerjadipadasaatpenggunamemasukkan data kedalamformulirygdisajikandalambentukhalaman web. • Salahsatumasalahdengansistemtanpakertasadalahhilangnyapeluanguntukmelakukanpemisahantugas & hilangnyajejak audit.

  15. SISTEM INPUT – TanpaKertas • Dalamsistem input berbasiskertas, persiapandokumensumber & entry data biasanyadipisahkan, tetapipadasistemtanpakertas, keduafungsitersebutdijalankanolehorang yang sama, ataubahkantidakadaketerlibatanmanusiasamasekali. • Hilangnyapengendalian intern dapatdikompensasidenganmenggunakanlog transaksi.

  16. SISTEM INPUT – TanpaKertas • Log Transaksiatauregister transaksidibuatdenganmerekamsemua input kedalam file khusus yang secaraotomatismemuattanda (tag) untukmengidentifikasikantransaksi. • Penandaan (tagging) adalahinformasi yang terkaitdengan audit ditambahkankedalam data transaksisemula. Informasisepertitanggaldankodeotorisasipenggunadimasukkanuntukmemperluasjejak audit yang tersedia.

  17. Sistem Input TanpaKertasygMemerlukanIntervensiManusia • Adabeberapajenissistem input tanpakertasdimanapenggunamemasukkantransaksilangsungkedalamkomputer, sbgcontoh : • sistem entry data manual online dan • sistemidentifikasiotomatissepertisistem point-of-sales (POS)

  18. Sistem entry data manual online • Penggunasecara manual mengetikkantransaksikedalamsistemkomputer. • Contoh : manajerpabrik (ygmemilikikodeakses) secara manual mengetikkanpermintaanpembeliankedalamsalahsatu terminal data. Permintaantsbakanterkirimsecaraotomatiskebagianpembelianuntukdiproseslebihlanjut. Order pembelianakandihasilkantanpaperlupengetikanulang data.

  19. Sistemidentifikasiotomatis • Dalamsistemini, barangdagangandan item lain diberikode yang dapatdibacaolehmesin. • Contoh : sistem POS, dimanapramuniagamenggunakan scanner optikuntukmembaca barcode ygterteradalambarangdaganganmaupununtukmembacakartukreditpelanggan. Informasitransaksiberikutnyasecaraotomatisdikirimkesistempenagihandansistempersediaanuntukpemrosesanlebihlanjut.

  20. Transaksididalamsistem input tanpakertas yang melibatkanintervensimanusiabiasanyadiprosesmelaluiduafase : • Input data dan editing data • Pengiriman data kesistemaplikasi host.

  21. Input data dan Editing data • Program pengeditan data secarautuhpadasistem input tanpakertasseringdijalankanpadasaattransaksidirekamkedalamsistem. Sekalitransaksitelahditerimaolehsistem, transaksiakandiprosessegeraataupunpadasuatuwaktunanti. Jikatransaksitersebutmasihmenungguuntukdiproses, makatambahan editing data dapatdijalankan.

  22. Pengiriman data kesistemaplikasi host • Dalamsistemtanpakertas yang terpusat, transaksibiasanyadiinputkanlangsungkedalamkomputerpusatmelalui terminal data. Dalamsistem yang terdesentralisasidanterdistribusi, transaksimungkinsajadimasukkankedalamsalahsatukomputerdankemudiansegeraditransferkekompuer lain untukdiproses.

  23. Sistem Input TanpaKertasygTidakMemerlukanIntervensiManusia • Dalambeberapasistem, pemrosesantransaksidariawalsampaiakhrtidakmelibatkanintervensimanusia. • Inimerupakanpengolahantransaksi yang sepenuhnyaotomatis. • Contoh : NVM (networked vending machine). Dengansistemini, pelangganmemasukkankartukreditataukartu ATM kedalampompa gas. Pompatsbmengirimkan gas & perusahaankartukreditatau bank daripelanggantersebutakanditagihsecaraelektronik.

  24. Sistem Input TanpaKertasygTidakMemerlukanIntervensiManusia • Contoh lain : EDI (Electronic data interchange). Dengan EDI dan server database, order pembeliandan order penjualandapatditanganitanpaintervensimanusia. Padasaatpersediaantinggalsedikit, server persediaanmengirimpesan order pembelianke server penerjemah EDI. Server tersebutmenerjemahkanpesankedalam format ANSI X.12 & mengirimkannyake server komunikasi. Berikutnya, server komunikasisecaraelektronikmeneruskanpesanke vendor yang sesuai.

  25. SistemPemrosesan – BerbasisKertas • Secara virtual, semuasistemberbasis-kertasdalampengolahanataupemrosesantransaksibiasanyaberorientasi batch. • Dalamsistempemrosesanberorientasi batch, transaksidirekamkedalamkomputersecarakelompok. Batch inidiprosessecaraperiodik.

  26. SistemPemrosesan – TanpaKertas • Pemrosesan batch maupun real time dapatdigunakandalamsistempemrosesantanpakertas. • Padapemrosesan real time, ataudisebutjugapemrosesan real time online, transaksidiprosespadasaattransaksiitudiinputkankedalamsistem.

  27. Pemrosesan Real time dalamsistempemrosesantanpakertas • Manfaatutamasistemtanpakertasadalahmemungkinkanpemrosesandijalankan real time. • Sistem real time online (OLRS) memprosestransaksilangsungsetelahtransaksidiinputkankedalamsistemdandapatlangsungmenghasilkan output untukpengguna. • Transaksitidakdiakumulasi per kelompoktetapipadasaatmerekadiinputkan, transaksilangsungdigunakanuntukmemperbaharui master file denganmenggunakanpembaruan file akses-acak. • Pemrosessantransaksisatu per satudanbukan per kelompoktransaksidisebutpemrosesan real time, langsungdansegera.

  28. Sistem Output • Sistem output dapatberbasis-kertas, tanpakertas, ataukombinasiantarakeduanya. • Sistem yang berorientasi batch danberbasis-kertasdenganpemrosesan file berurutanbiasanyamenghasilkanbanyak output. • Contoh : hasilcetakan file piutangdagangakandigunakanuntukmelihatsaldopiutangsetiappelanggan.