1 / 45

BIOTA LAUT

BIOTA LAUT. OLEH: Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS. ZONA INTERTIDAL FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA. PERATURAN KULIAH BIOLOGI LAUT : KULIAH DIMULAI PUKUL 07.00-08.40; 08.50-10.40. 2. MAHASISWA TERLAMBAT 10. MENIT DILARANG IKUT KULIAH.

lilka
Download Presentation

BIOTA LAUT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BIOTA LAUT OLEH: Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS. ZONA INTERTIDAL FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

  2. PERATURAN KULIAH BIOLOGI LAUT : • KULIAH DIMULAI PUKUL 07.00-08.40; 08.50-10.40. 2. MAHASISWA TERLAMBAT 10. MENIT DILARANG IKUT KULIAH. 3. MAHASISWA DILARANG MEMAKAI KAOS OBLONG, WALAUPUN DITUTUP JAKET DAN BERSEPATU, TIDAK BOLEH MEMAKAI SANDAL, SELOP (BOLEH KALAU DIBERI TALI RAFIA) 4. BERPAKAIAN RAPI DAN SUDAH MANDI. 5. KALAU DOSEN TERLAMBAT SAMPAI LEBIH 15 MENIT DI WO SAJA (PULANG). 6. MAHASISWA TIDAK DIPERKENANKAN TUGAS PRAKTIKUM SELAMA KULIAH, DIPERSILAHKAN KELUAR DGN TIDAK HORMAT S1 : BIOPER BIOLA LYMNOLOGI MANAJEMEN TATA LINGKUNGAN PERIKANAN BUDIDAYA (METALING) PARASIT PENYAKIT IKAN OLEH: Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS.

  3. BIOTA LAUT OLEH: Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS. ZONA INTERTIDAL FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

  4. AIR LAUT Air laut : air murni yg didalamnya terlarut berbagai zat padat dan gas. contoh : air seberat 1000 g akan berisi kurang lebih 35 g senyawa-senyawa terlarut yang secara kolektif disebut Garam Banyaknya air terlarut disebut salinitas (%o).

  5. AIR LAUT O.K.I. air yang mempunyai berat 1000 g yang mengandung 35 g senyawa –senyawa terlarut mempunyai salinitas 35 %o. Salinitas pd berbagai tempat di laut terbuka yang jauh dari pantai, variasinya sempit, antara 34-37 %o dan rata-rata 35 %o. Perbedaan salinitas terjadi terutama karena penguapan

  6. Zone PASU/Intertidal • daerah terpencil dr semua daerah di samodra. • merupakan pinggiran yang sempit • luasnya hny bbrp meter • letak diantara air tinggi- air rendah • bagian laut yg banyak dikenal dan dipelajari oleh man • penelitian organisme mudah dilakukan krn gampang dicapai manusia tanpa alat khusus. • diamati sejak zaman pra sejarah • variasi lingk. terbesar dibanding daerah bahari lainnya..

  7. Zone PASU/Intertidal • variasi dpt terjadi pd daerah dgn jarak bbrp cm • terdpt keragaman kehidupan yang sgt besar dibanding dgn daerah subtidal lainnya. • daerah ini merpkn perluasan daerah lingk. bahari dan organismenya merpk orgme bahari. • walau setengah waktu daerah ini merpk daratan, flora dan fauna darat tdk ada didaerah ini. • organisme dan interaksinya pd daerah ini lebih banyak dikenal drpd daerah lainnya. • daerah ini banyak menghasilkan konsep-konsep tentang komunitas lautan yang penting.

  8. KONDISI LINGKUNGAN • Yi : naik-turunnya permukaan air lain secara periodik selama interval waktu ttt.(con:Bal-Kam,Sen-Bir, cerita !!) • merupk. faktor lingk. yang paling penting yang mempengaruhi kehpdan di zone intertidal. • tanpa adanya pasu secara periodik zone ini tdk berarti dan faktor lain akan kehilangan pengaruhnya. • penyebabnya kisaran yang luas pd banyak faktor fisik akibat hubungan langsung yang bergantian antara daerah terbuka dan yang terendam air.

  9. KONDISI LINGKUNGAN • Jika tdk ada pasu, fluktuasi yang besar tidak akan terjadi. • laut-laut besar yang kurang mengalami pasu : L. tengah, L.baltik, kenapa ? • Di daerah ini fluktuasi permukaan air digaris pantaiterutama disebabkan oleh pengaruh pergerakan angin yang mendorong air.

  10. KONDISI LINGKUNGAN • penyebab terajdinya pasu dan kisaran bebrbeda, sngat komplek dan berhubungan dgn interaksi tenaga penggerak pasu, matahari dan bulan, rotasi bumi, geomorfologi pasu samodera, dsb. • PASU, terjadi :krn interaksi gaya gravitasi matahari dan bulan terhdp bumi • serta gaya sentrifugal yang ditimbulkan oleh rotasi bumi dan sistem bulan. Akibatnya : air di pasu samodera tertarik keatas (gambar 6.1) hal 207.

  11. SUHU • kisaran perubahannya kecil, (krn sifat fisiknya, seperti dilautan. • jarang melebih batas lethal organisme. • didaerah intertidal biasanya dipengaruhi oleh • suhu udara selama periode berbeda-beda, suhu • mempunyai kisaran luas baik secara harian /musiman. • kisaran ini dpt melebihi batas toleransi organisme laut.

  12. SUHU Untuk memprediksi kondisi pasu dgn akurat diperlukan pengetahuan ttg pasu yg memadai. Diperlukan data pengukuran paling sedikit 15 hari atau 18,6 thn jika ingin mendapatkan hasil prediksi yg akurat (Pariwoto, 1986)

  13. PASU Jika terjadi 2 kali pasang dan dua kali surut dalam satu hari disebut : pasu ganda Pasu peralihan antara tunggal adan ganda disebut” pasu campuran”

  14. PASU Pasu bersifat sbg gelombang, ketika pasu terbentuk di lautan luas merambat sbg gelombang menuju lereng benua dan paparan benua, gelombang tsb akan mengalami proses perubahan karena mangkin dangkalnya perairan. Type pasu ditentukan oleh frekuensi air pasang dan surut setiap hari. Jika perairan tsb menalami satu kali pasang dan satu kali surut disebut : pasu tunggal.

  15. GELOMBANG Gelombang merupk parameter utama dalam proses erosi atau sedimentasi. Besarnya erosi tergantung pd besarnya energi yg dihempaskan oleh gelombang. (Komar, 1983).

  16. GELOMBANG Gelombang merupk parameter utama dalam proses erosi atau sedimentasi. Besarnya erosi tergantung pd besarnya energi yg dihempaskan oleh gelombang. (Komar, 1983).

  17. GELOMBANG DIBAGI 2 MACAM Ombak terjun dan ombak landai. Ombak terjun biasanya terlihat di pantai yg lautnya terjal.Ombak ini menggulung tinggi, kemud jatuh dgn dengan bunyi yg keras dan bergemuruh. Ombak landai : terbentuk di pantai yg dasar lautnya landai. Pd wkt ombak menyerbu pantai, pd bagian depanya terdpt sebaris buih yg senantiasa berjatuhan. Ombak landai selamanya berada dlm keadaan hampir pecah.Berkurangnya kedalam air tidk secara mendadak, shg ombak bergulung kepantai agak jauh sebelum pecah.Contoh di pantai selatan Bali untuk selancar.

  18. GELOMBANG Pengambilan terumbu karang dan pasir laut memperpebar hantaman ombak dan merusak lingkungan (pantai cilincing-Marunda Jakarta), pantai selatan

  19. PASU Kisaran Pasu : perbed. tinggi muka air pd saat pasang maksimum dengan tinggi muka air saat surut minimum, rata-rata berkisar 1-3 m. Namun, di teluk Fundy (Kanada) ditemukan kisaran terbesar mencapai 20 m. Di P. Tahiti (Lautan Pasifik) kisaran pasu tisdak lebih 0,3 m. Di L.Tengah :0,10-0,15 m. Di T.Priok kisaran pasu : 1m, Bagan siapi-api 4 m. Pasu tertinggi di Muara Sungai Digul dan selat Muli (Irian Jaya sel) mencapai : 7-8 m.

  20. PASU Gelombang : terbentuk adanya prose alih energi dari angin ke permukaan laut/saat ttt disebabkan oleh gempa didsr laut. Gelombang merambat kesegala arah membawa energi dilepaskan ke pantai dlm bentuk hempasan ombak. Rambatan gelombang dpt menempuh jarak ribuan kilometer sebelum mencapai pantai.

  21. PANTAI BERBATU merupk drh terpdt makroorganismenya, memp. keragaman terbsar baik hewan/tumbuhan. -populasi yg pdt, keragaman topografi,dan bnyknya species memp.daya tarik tersendiri bagi para ahli biologi dan ekologi.

  22. PANTAI BERPASIR • Umum tterdpt di seluruh dunia,dan lebih • terkenal dibanding dgn pantai berbatu. • merupk. tempat rekreasi. • organisme tdk beragam • kebanyakan orgm. mengubur dlm pasir. • gerakan ombak sangat berpengaruh thd pantai ini, terutama besaran partikel pasir. • ukuran partikel pasir dpt berbeda setiap saat apalagi pada pantai berbeda pd musim yang sama. • bila ombak besar dan kuat, partikel yg terbentuk akan besar dan kasar, begitu juga sebaliknya.

  23. ADAPTASI ORGANISME Faktor lingk.yang dominan pada pantai berpasir adalah : gerakan ombak yg membentk substrat yang tdk stabil dan terus bergerak. Jika org. ingin mendiami daerah ini, hrs beradaptasi yg membentuk substrat yg tdk stabil dan terus bergerak.

  24. ADAPTASI ORGANISME • Jika org. ingin mendiami daerah ini , org.hrs dpt beradaptasi. • ada 2 cara :1. menggali substrat sampai kedlman ttt yg tdk. dipengaruhi gelombang. contoh : kerang (Tivela stultorum, kerang pismo. • bbrp hewan juga dpt mengembangkan cangkang yg berat agar tetap ddlm substrat. • jika ada badai yg kuat dan gelombang besar akan dpt melemparkan hewan ini, shg dpt berpengaruh thd bentuk • ke 2, kemampuan menggali dengan cepat, sgera sth gelombang datangmemindahkan hewan dr substrat.contoh : Cacing annelida, kerang kecil dan crustaceae, kepiting kecil.

  25. ADAPTASI ORGANISME • Jika org. ingin mendiami daerah ini , org.hrs dpt beradaptasi. • ada 2 cara :1. menggali substrat sampai kedlman ttt yg tdk. dipengaruhi gelombang. contoh : kerang (Tivela stultorum, kerang pismo. • bbrp hewan juga dpt mengembangkan cangkang yg berat agar tetap ddlm substrat. • jika ada badai yg kuat dan gelombang besar akan dpt melemparkan hewan ini, shg dpt berpengaruh thd bentuk • ke 2, kemampuan menggali dengan cepat, sgera sth gelombang datangmemindahkan hewan dr substrat.contoh : Cacing annelida, kerang kecil dan crustaceae, kepiting kecil.

  26. BIOTA LAUT OLEH: Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS. ESTUARIA FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

  27. YI…… Yi : Teluk di pesisir yang sebagian tertutup, tempat air tawar dan laut bertemu dan bercampur. Substrat berlumpur ini merupk.endapan yg dibawa oleh air tawar dan air laut.Diantara partikel yg mengendap di estuaria kebanyakan bersifat organik. Akibatnya subsrat ini kaya bahan organik. Bahan ini menjadi tempat cadangan makanan yg besar bagi organisme estuaria.

  28. CIRI-CIRI ESTUARIA • Perairan semi tertutup • Bagian dari muara sungai • Dipengaruhi pasang surut • Didominasi substrat berlumpur • Kaya bahan organik • Tempat cadangan makanan bagi organisme • Berhubungan dgn laut secara langsung • Bertemunya air tawar dan laut

  29. FUNGSI • Fungsiekonomi • Sumberdayaalam , contoh ? • Penghubung laut dan darat, contoh ? • Fungsiekologi : • Melindungi biota payau • Keseimbanganlingkungan

  30. KOMPONEN FAUNA ESTUARIA • Fauna lautan • Fauna air tawar • Fauna payau (estuaria)

  31. KOMPONEN FAUNA • Didominasi fauna lautan, yi : • Stenohalineygterbtskemampuannyadlmmentolerir perubahan salinitas sampai 30 %o. • Eurihaline, hewan khas laut krn mampu mentolelir penurunansalinitashinggadibawah 30 %o.

  32. KOMPONEN FAUNA • Jumlah organisme < dibanding air laut atau air tawar, disebabkan fluktuasi salinitas yang sngat besar. • Organisme estuaria toleran terhadap kadar garam • Komponen air tawar biasanya tdr dari hewan yg tdk mampu mentolelir sali > 5 % o dan hanya terbts pd hulu estuaria. • Selain miskin biota juga flora, krn perairan yg keruh.

  33. KOMPONEN FAUNA • Produktifitas primer rendah, terdpt sejumlah plankton. • Detritus membentuk substrat untuk pertumb.bakteri dan alga, yg menjadi sumber mkn penting bagi binatang pemakan suspensi dan detritus (partikel organik, bakteri, alga, protozoa yg berasosiasi.

  34. PARAMATER LINGKUNGAN • Parameter lingkunganutamaekosistemestuaria : • Aliransungai, sepertilimbah, toksikan, sedimendannutrien • Sifak-sifakfisik air laut : pasut, aruslautdangelombang.

  35. TUGAS TERSTRUKTUR BIOLA • Biota dan ekosistem pantai berpasir ( dan ) • Biota dan ekosistem pantai berbatu ( dan ) • Biota dan ekosistem pantai berpasir ( dan ) • Rantai makanan di hutan mangrove ( dan ) • Ekologi biota di hutan mangrove • Ekologi biota Estuarine • Ekosistem terumbu karang • Tipe-tipe terumbu karang • Penyebaran terumbu karang • Ekologi ikan –ikan karang

  36. TUGAS TERSTRUKTUR BIOLA • Ekosistem padang lamun • Pencemaran dipantai • Dampak Aktifitas manusia di sekitar pantai • Habitat Rumput laut, Halimeda opuntia • Habitat Rumput laut, Eucheuma cottoni • Habitat Rumput laut, Gracillaria sp. • Habitat dan ekologi, Padang lamun See Grass Beds). • Pengaruh suhu terhadap terumbu karang • Ekologi organisme estuarine • Jenis-jenis organisme estuarine

  37. TUGAS TERSTRUKTUR BIOLA • Adaptasi organime Intertidal • Kondisi lingkungan Estuarine • Kondidsi lingkungan Zone Intertidal • Pengaruh pasang surut di daerah Estuarine • Pengaruh sinar matahari pada pertumbuhan Terumbu karang.

  38. CATATAN • Kertas HVS 80 gr, font 12, spasi 1,5, atas 4, kiri 3, kanan 3, bawah 2,5. • Disarikan dari jurnal di internet ato jurnal ilmiah lainnya 5 judul dan dilampirkan. • Diserahkan 5 minggu • Terima kasih

More Related