1 / 25

MATA KULIAH PERANCANGAN UNIT PENGOLAHAN (PUP) Mata kuliah Wajib 2 sks

MATA KULIAH PERANCANGAN UNIT PENGOLAHAN (PUP) Mata kuliah Wajib 2 sks. UNIT PENGOLAHAN : MISAL : PROSES PENGOLAHAN DARI TEPUNG MENJADI ROTI RANCANGAN MELIPUTI : - TAHAP PROSES - ALAT  KAPASITAS PRODUKSI - BAHAN - TENAGA KERJA - MODAL PUSTAK : - VILBRAND, PLANING DESIGN

lilah
Download Presentation

MATA KULIAH PERANCANGAN UNIT PENGOLAHAN (PUP) Mata kuliah Wajib 2 sks

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MATA KULIAH PERANCANGAN UNIT PENGOLAHAN (PUP) Mata kuliah Wajib 2 sks

  2. UNIT PENGOLAHAN : MISAL : PROSES PENGOLAHAN DARI TEPUNG MENJADI ROTI RANCANGAN MELIPUTI : • - TAHAP PROSES • - ALAT KAPASITAS PRODUKSI • - BAHAN • - TENAGA KERJA • - MODAL • PUSTAK : - VILBRAND, PLANING DESIGN • - PERANCANGAN PABRIK : Prof Kamarijani

  3. Rencana Perkuliahan : • 6 X tatap muka sblm mid 11 X tatap muka, 1 X presentasi • 6 X tatap muka stlh mid • 1 X ujian mid (30%) • 1 X ujian akhir (30%) • 1 X paper kelompok, dipresentasikan (30%) • Kehadiran (10%)

  4. PENDAHULUAN A. Pengertian PUP PUP singkatan dari Perancangan Unit pengolahan. Istilah perencanaan tidak tepat sebab yang dimaksud adalah design sedangkan perencanaan adalah plan sehingga lebih tepatnya disebut sebagai Perancangan Unit Pengolahan. Rencana : jadwal yang akan dikerjakan Rancangan : hasil usaha melalui perhitungan-perhitungan tertentu yang dapat memberi kepastian bahwa unit pengolahan yang didirikan akan beroperasi dengan baik, aman, efisien dan menguntungkan.

  5. Alat rebus kelapa sawit • Pabrik Kelapa Sawit (PKS), • Boiler sebagai jantung pabrik  uap yang dihasilkan digunakan untuk : 1. menggerakkan turbin/ penghasil energi listrik • 2. menggerakkan turbin • 3. menjaga suhu air umpan boiler, menjaga suhu di Continous Settling Tank, • 4.memanaskan suhu pada air pengencer di proses kempa, pengeringan ampas sisa proses kempa, • 5. pada proses perebusan (sterilizer), Uap di sterilizer digunakan untuk mematikan enzim yang dapat meningkatkan kadar ALB. boiler

  6. Teh hitam Teh putih Teh hijau

  7. Pabrik harus dirancang karena pabrik merupakan unit pengolahan yang didirikan untuk memperoleh keuntungan. • Unit pengolahan adalah suatu unit yang mengolah satu produk hasil pertanian. • Arti unit pengolahan lebih luas dibanding pabrik. Hal ini karena unit pengolahan mengolah produk yang tidak tetap (fixed), sedang pabrik mengolah produk tertentu dan selalu berkaitan dengan gedung dan peralata Contoh : - Dapur sebuah hotel adalah unit pengolahan bukan pabrik. • Pabrik minyak kelapa sawit adalah suatu unit pengolahan yang didirikan untuk memproduksi produk tertentu yaitu minyak kelapa sawit. Seorang ahli teknologi Pertanian dalam perancangan pabrik mempunyai tugas untuk menjelaskan kepada insinyur sipil yang merancang gedung tentang syarat-syarat gedung yang ditinjau dari sudut proses yang akan dilakukan.

  8. B. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Perancangan Pabrik Perusahaan merupakan unit pengolahan yang didirikan untuk memperoleh keuntungan. Keuntungan tersebut dapat diperoleh jika faktor- faktor yang mempengaruhi dalam perancangan diperhitungkan dengan sungguh –sungguh. Faktor – faktor tersebut adalah : • Teknis • Sanitasi dan keamanan • Legalitas • Ekonomi

  9. 1 2 Faktor sanitasi dan keamanan meliputi : a. Sanitasi gedung b. Sanitasi peralatan c. Pengolahan air d. Penanganan limbah e. Drinase dan perapian f. Keamanan • Faktor teknis meliputi : • Pasar • Gaftar alir • Peralatan • Gedung • Lokasi dan tata letak alat • Pengembangan • Faktor ekonomi meliputi : • Biaya yang selalu harus dikeluarkan untuk proses • Biaya tetap • Biaya yang berhubungan dengan peralatan • Biaya yang berhubungan dengan real estate • Faktor legalitas meliputi : • Patent • Hubungan masyarakat • Perjanjian kontrak kerjasama 3 4

  10. Faktor teknis meliputi : • Pasar • Gaftar alir • Peralatan • Gedung • Lokasi dan tata letak alat • Pengembangan

  11. Pengolahan minyak kelapa : • 1. cara basah : daging klp , santan, dipanaskan, terpisah antara minyk dan protein(blondo, kethak), minyak • 2. cara kering , daging kelapa, dikeringkan, dipress,  minyak • VCO = virgin coconut oil : daging kelapa, santan, minyak = tidak ada kontak panas

  12. VCO : • 1. cara perlakuan asam • 2. cara enzimatis • 3. cara pancingan • RSS : Ribbed Smoked Sheet

  13. pemarutan • daging kelapa santan pemanasan

  14. C. FAKTOR TEKNIS • Pasar • Untuk mengetahui peluang untuk mendirikan pabrik diketahui dari situasi pasar. • Informasi dapat diperoleh dari survey pasar atau mencari informasi dari • organisasi yang dapat memberikan informasi yang lengkap tentang berbagai • komoditi. • Survey pasar dilakukan oleh bagian pemasaran atau dari kosultan pemasaran • Informasi yang dibutuhkan adalah : • Penggunaan produk tersebut • Bentuk produk • Kualitas • Jumlah kebutuhan • Availabilitas pasar • Ekspor- impor produk tersebut • Tarif atau bea masuk produk • Perjanjian perdangangan • Produksi yang ada • Distribusi produk • Uji konsumen dilakukan untuk produk yang benar – benar baru • Informasi tersebut juga berlaku untuk bahan baku yang digunakan untuk • membuat produk yang diproduksi.

  15. 2. Gaftar Alir Dalam produk pangan proses produksi biasanya sudah diketahui dengan pasti sehingga biasanya tidak memerlukan riset dilaboratorium. Riset dilakukan jika ada perubahan bahan misalnya dalam pembuatan susu formula bayi maka perlu dilakukan penelitian tentang kekentalan yang cocok untuk dapat dikeringkan dengan spry dryer. Diagram alir menunjukkan gamabar aliran material dan energi, proses operasi, alat, pengangannan bahan, penyimpanan, perluasan pabrik kemudian hari, air, daya dan kebutuhan bahan baku. Berdasrkan gambar tersebut dapat ditentukan jumlah departemen/ unit kerja yang dibutuhkan dan distribusi tenaga kerjanya. 3. Peralatan Semua peralatan yang akan digunakan harus diketahui performanse dan pelayanan servisnya. Informasi tersebut berguna dalam pemilihan alat yang digunakan . Alat yang dipilih terutama yang rancangan baku, namun jika untuk tujuan tertentu diperlukan rancangan khusus. Jadi dasar pemilihan alat adalah biaya lebih murah, mudah untuk mencari gantinya jika rusak, mudah mendapatkan servis dan spare partnya.

  16. 4. Tata Letak Pabrik Tata letak pabrik atau susunan yang ekonomis dari dikerjakan setelah mesin dan alat – alat ditetapkan. 5. Gedung Dalam pengolahan hasil pertanian dan penanganan bahan secara umum membutuhkan gedung. Gedung dirancang sehingga memungkinkan proses produksi berjalan dnegan baik, kontruksinya disesuaikan dengan syarat – syarat masing – masing tahap proses. Untuk ruang pengolahan diperlukan perhatian khusus mengenai fondasi gedung dan alat, sanitasi, dan perpipaan, penerangan, ventilasi, drainase, pemanasan, AC, dan orientasi tentang sumber daya listrik. Proses perancangan gedung dilakukan oleh insinyur sipil. 6. Lokasi Pertimbangan vital lokasi pabrik hasil pertanian adalah ketersediaan bahan baku, pasar, transportasi, ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan air, ketersediaan daya, hubungan dengan industri yang lain, dan spesifikasi yang dibutuhkan pabrik.

  17. D. Faktor Keamanan 1. Patent Patent berhubungan dengan produk, proses alat, penggunaan atau aplikasi berbagai komoditi. Jika suatu komoditi atau cara proses yang dilindungi patent maka tidak dapat diproduksi atau didistribusikan tanpa seijin yang mempunyai hak patent tersebut. 2. Hubungan masyarakat Dalam pendirian pabrik harus sesuai dengan peraturan lokal maupun negara misalnya tentang aplikasinya, polusi tanah, udara dan air, kemungkinan klaim kecelakaan dan kematian. Dalam merancang pabrik, perancang harus mengetahui hukum yang menyangkut pendirian pabrik. Contoh : misalnya kabel tegangan tinggi tidak tertutup tetapi sudah tinggi. Jika secara tidak sengaja orang tersetrum tetap yang disalahkan pabrik. Kontrak Kerjasama. Perancang harus mengetahui kontrak kerjasama yang telah ada sehingga dapat menentukan secara aktual produksi komoditinya. Misalnya tentang perjanjian jual beli sehingga pabrik dalam beberapa tahun kemudian dapat meningkatkan tingkat produksinya.

  18. Dalam bidang pertanian pada dasarnya tidak terdapat produk baru • biasanya merupakan produk konvensional hanya saja diperbaiki : • Bentuk baru • Campuran baru • Tingkat keawetan naik • Karena adanya tambahan bahan pengawet, proses diubah • d. Uniformitas tinggi • Diproduksi secara masal, mass product dengan mesin – • mesin pengolah tidak manual lagi jumlah banyak. • e. Kemasan baru • f. Penggantian kemasan tetapi tidak menghilangkan flavor

More Related