1 / 18

OM SWASTIASTU

OM SWASTIASTU. SENI DAN KEINDAHAN. Estetika atau Ilmu Keindahan bukanlah ilmu pengetahuan tulen ( science saja), tetapi dalam tubuhnya juga mengandung unsur falsafah.

leif
Download Presentation

OM SWASTIASTU

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. OM SWASTIASTU

  2. SENI DAN KEINDAHAN

  3. Estetika atau Ilmu Keindahan bukanlah ilmu pengetahuan tulen (science saja), tetapi dalam tubuhnya juga mengandung unsur falsafah.

  4. Keindahan yang merupakan science adalah bagiannya sampai seberapa jauh dapat dikaji dengan perhitungan-perhitungan logis yang seolah-olah dapat diukur dengan jelas melalui standar-standar estetik yang diajukan oleh para ahli.

  5. Unsur falsafah tentang keindahan yang selama sejarah telah menelorkan beragam teori, bermakna memberi wawasan terhadap keindahan yang dipersepsi oleh manusia. Apakah keindahan itu dipandang dari sudut benda indah atau apakah persepsi dari keindahan itu harus dipermasalahkan sebagai fungsi dan kemampuan yang ada dalam sanubari jiwa manusia, dan apa sebenarnya kemampuan itu, dari mana datangnya?

  6. Berdasarkan metodologi ini ada dua aspek penting dalam membicarakan keindahan karya seni yaitu: • aspek ilmiawi yang objektif. • aspek filsafati yang subjektif.

  7. Ida Pedanda Made Sidemen seorang kawi (pengarang) sastra Bali menganggap mengarang karya sastra adalah suatu kegiatan kebaktian dan karya sastra sebagai persembahan. Baginya "kemanunggalan" dengan Dewa Keindahan merupakan baik jalan maupun tujuan untuk mendekatkan diri pada yang Kuasa.

  8. Plato menganggap keindahan sebagai kekuatan, sebagai Dewa yang tak dapat dilihat wujudnya, tetapi tercermin dalam benda yang indah atau perbuatan yang baik di dunia ini.

  9. Demikian juga dengan Kapila Malik Vatsayam menyebutkan hal senada bahwa teori estetik India yang ditulis oleh filsuf Bharata di antara 200-100 tahun SM, juga menganggap penciptaan karya seni adalah pengabdian kepada Tuhan, sebagai suatu "yoga" atau "pengorbanan".

  10. Seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia. Seni adalah yang indah-indah yang dibuat oleh manusia, dan berdampingan dengan itu juga ada keindahan alam, yaitu yang indah-indah yang diciptakan oleh alam. Coba setiap orang berfikir kemudian mengemukakan pendapat tentang ungkapan ini.

  11. Gambaran Situasi 1 Di Gugenheim Musium, New York, terdapat sebuah lukisan karya Richard Hamilton yang menggambarkan seorang gadislagi jongkok sambil menyingsingkan roknya dan membiarkan pantatnya tidak terlindung. Mohon didiskusikan.

  12. Gambaran Situasi 2 Sebuah patung yang diberi judul ”The State Hospital” karya Keinholz, menggambarkan seorang pasien yang tidakterurus di rumah sakit negara, kurus kering, kotor, dan alat vitalnyapun minta perhatian. Mohon didiskusikan.

  13. Gambaran situasi 3 Di Candi Surawana Jawa Timur terdapat sebuah relief yang menggambarkan seorang yang sedang jongkok di pagi hari dan di dekatnya seekor babi siap melahap produk jongkoknya tersebut.

  14. Dalam mempersoalkan yang indah, ada dua kategori yang saling bertentangan. Yang satu adalah pandangan subyektif yang memandang keindahan terletak pada diri orang yang melihat (Beauty is in the eye of the beholder), sedang yang satu lagi pandangan obyektif yaitu menempatkan keindahan padabarang yang kita lihat.

  15. Santo Augustinus (354-430 mendefinisikan keindahan sebagai kesatuan bentuk (omnispulcritudinis forma unitas est), dan Thomas Aquinas (1225-1274) mensyaratkan tiga hal untuk bisa disebut indah yaitu: • adanya integritas atau perfeksi; • proporsi yang tepat atau harmonis; • klaritas atau kejelasan

  16. Di jaman modern ini Herbert Read menyebutkan bahwa keindahan adalah kesatuan hubungan bentuk-bentuk.

  17. Alexander Gotlieb Baumgarten (1714-1762) seorang filsuf Jerman, membedakan adanya tiga kesempurnaan di dunia ini yaitu: • Kebenaran, ialah kesempurnaan yang bisa kita tangkap dengan rasio. • Kebaikan, kesempurnaan yang kita tangkap dengan moralkita. • Keindahan, kesempurnaan yang kita tangkap dengan indra kita (perfectio cognitionis sensitivae,qua talis).

  18. OM SHANTI SHANTI SHANTI OM

More Related