1 / 26

Asset Pricing Models

Analisa Sekuritas & Manajemen Portfolio. Asset Pricing Models. UNIVERSITAS PARAMADINA Program magister bisnis & keuangan islam. Capital Asset Pricing Model. Fokus pada hubungan keseimbangan antara risiko dan expected return aset-aset berisiko Dibangun dari teori portfolio Markowitz

landis
Download Presentation

Asset Pricing Models

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Analisa Sekuritas & Manajemen Portfolio Asset Pricing Models UNIVERSITAS PARAMADINA Program magister bisnis & keuangan islam

  2. Capital Asset Pricing Model • Fokuspadahubungankeseimbanganantararisikodan expected return aset-asetberisiko • Dibangundariteori portfolio Markowitz • Masing-masing investor diasumsikanmendiversifikasikanportfolionyamenurut model Markowitz

  3. Asumsi-asumsi CAPM • Tidakadabiayatransaksi, tidakadapajakpenghasilanpribadi, tidakadainflasi • Tidakada investor yang secarasendiridapatmempengaruhihargasaham • Pasar modal dalamkeadaankeseimbangan • Semua investor: • Menggunakaninformasi yang samauntukmenghasilkan efficient frontier • Memiliki horizon satuperiodewaktuyang sama • Dapatmeminjamdanmeminjamkandanapadarisk-free rate

  4. Borrowing and Lending Possibilities • Risk free assets • Kepastianatas expected return danzero variance • Tidakadakorelasidengan asset-asetberisiko • BiasanyadiproksikanolehSuratPerbendaharaan Negara • Kepastianatasjumlah yang diterimasaatjatuh tempo • Penambahanasetbebasresikomemperluasdanmengubahefficient frontier

  5. L B E(R) T Z X RF A Risk-Free Lending • Aset-asetbebasberisikodapatdikombinasikandengan portfolio manapundalamefficient set AB • Z menunjukkan lending • L menunjukkan borrowing • Rangkaian portfolio padagarisRF, T dan Lmendominasisemua portfolio dibawahnya(efficient set/frontier yang baru) Risk

  6. Dampakdari Risk-Free Lending • JikawRFditempatkanpadasebuahasettanparisiko, sisanyadiasetberisikomaka: • Expected portfolio returnnyamenjadi: • Risikoportfolio: • Expected return danrisikodari portfolio dengan lending adalahdihitungdengan weighted average

  7. Borrowing Possibilities • Tidakadarestriksiuntukmemilikikekayaan • Margin (biaya) pembiayaandibayarkanataspokokdana yang dipinjamuntukinvestasi • Return yang lebihtinggidiperlukanuntukmenutupbiaya • AsumsimarjinpinjamanpadaRF rate • Risikoakanmeningkatketikajumlah yang dipinjammeningkat • Financial leverage

  8. Efficient Set Baru • Risk-free investing and borrowing membuatsuatu set expected return-risk possibilities baru • Penambahan risk-free asset menghasilkan • Perubahandalam efficient set daribentukbusurmenjadigarislurus tangent terhadap feasible set tanpa riskless asset • Portfolio yangdipilihtergantungpadapreferensi risk-return investor

  9. Pilihan Portfolio • Makin konservatif investor makinbanyak yang ditempatkanpada risk-free lending and makinsedikitmenggunakan borrowing • Makin agresif investor makinsedikitpenempatanpada risk-free lending and makinbanyakmenggunakan borrowing • Investor paling agresifakanmenggunakan leverage untukberinvestasilebihbanyakpada portfolio T

  10. Market Portfolio • Implikasi paling pentingdari CAPM • Seluruh investor memegang portfolio optimaldariaset-asetberisiko yang sama • Portfolio optimaladalahpadapointertinggidari tangency antara RF dan efficient frontier • Portfolio dariseluruhaset-asetberisikoadalah portfolio berisiko optimal • Disebut market portfolio

  11. Karakteristik Market Portfolio • Seluruhasetberisikoadadalam portfolio, sehinggaiaterdiversifikasidengansempurna • Mencakuphanya systematic risk • Seluruhsekuritasmasukdalam portfolioberdasarkanproporsi market value masing-masing • Unobservable tapidapatdiproksikanoleh Index Bursa • Berisikan worldwide assets • Financial and real assets

  12. L M E(RM) x RF y M Risk Capital Market Line • Garisdari RF ke L is capital market line (CML) • x = risk premium =E(RM) - RF • y =risk =M • Slope =x/y =[E(RM) - RF]/M • y-intercept = RF

  13. Separation Theorem • Investormenggunakanprefensinya (terefleksikandalamsebuah indifferent curve) untukmenentukan portfolio optimalnya • Separation Theorem: • Keputusaninvestasi, portfolio berisiko yang mana yang dipegang, adalahterpisahdarikeputusanpendanaan (pembiayaan) • Alokasiantara risk-free asset dan portfolio berisikoterpisahdaripilihan portfolio berisiko, T

  14. Separation Theorem • Seluruh investor • Berinvestasipada portfolio yang sama • Mencapaititikpadagarislurus RF-T-L dengancara borrowing atau lending pada rate RF, tergantungpreferensimasing-masing • Portfolios berisikotidakdibuatsesuaidenganseleramasing-masingindividu

  15. Capital Market Line • Slope CML adalah market price daririsikountuk portfolio-portfolio efisien, atauhargakeseimbanganrisikodipasar • Hubunganantararisikodan expected return untuk portfolio P (Persamaan CML):

  16. Security Market Line • Persamaan CML Equation hanyaberlakupadaportfolio pasarefisiendan equilibrium • Security Market Line menggambarkan tradeoff antararisikodan expected return untuksuatusekuritas individual • Dibawah CAPM, seluruh investor memegang market portfolio • Bagaimanasekuritasindividuberkontribusipadarisiko market portfolio?

  17. Security Market Line • Kontribusisuatusekuritaspadarisiko market portfolio ditentukanoleh beta • Persamaanuntuk expected return darisuatusaham individual adalah:

  18. SML E(R) A kM B C kRF 0 0.5 1.0 1.5 2.0 BetaM Security Market Line • Beta = 1.0 mengimplikasikanrisikosamadenganpasar • Sekuritas A dan B lebihberisikodibandingpasar • Beta >1.0 • Sekuritas C is memilikiresikolebihrendahdaripasar • Beta <1.0

  19. Security Market Line • Beta mengukur systematic risk • Mengukurrisikorelatifdibandingkandengan market portfolio darisemuasaham • Volatilitasberbedadenganpasar • Seluruhsekuritasterletakdigaris SML • Expected return sekuritasituharusnyahanyalah return yang diperlukanuntukmengompensasi systematic risk

  20. Hubungan Expected Return-Beta CAPM • Required rate of return darisuatuaset (ki) disusunoleh • risk-free rate (RF) • risk premium (i [ E(RM) - RF ]) • Market risk premium yang disesuaikandengansekuritastertentu ki = RF +i [ E(RM) - RF ] • Lebihbesar systematic risk, lebihbesar required return

  21. Mengestimasi SML • Rate SuratPerbendaharaan Negara (SPSN) digunakanuntukmengestimasi RF • Expected market return tidakdapatdiobservasi • Diestimasimenggunakan market returns masalaludandihitungsebagaisebuah expected value • Mengestimasi beta sekuritas individual sulit • Hanyafaktorspesifikperusahaandi CAPM • Memerlukanproyeksispesifikaset

  22. Estimating Beta • Market model • Menghubungkan return masing-masingsahamdengan return daripasar, mengasumsikansuatuhubungan linier Ri =i +i RM +ei • Gariskarakteristik • Garis pas pada total returns darisebuahsekuritasrelatifterhadap total returns dari market index

  23. SeberapaAkuratEstimasi Beta? • Beta berubahberdasarkankondisiperusahaan • Tidaktetapsepanjangwaktu • Mengestimasi beta dimasadepan • Mungkinberbedadari data historis • RMmelambangkan total dari marketable assets dalamekonomi. Dikira-kiradengan stock market index • Mengira-ngira return seluruh common stocks

  24. SeberapaAkuratEstimasi Beta? • Tidakadajumlahobservasidanperiodewaktu yang benaruntukmenghitung beta • Penghitunganregresidari dan sebenarnyadarigariskarakteristiktergantungpada estimation error • Beta portfolio lebihdapatdiandalkandibandingkandengan beta sekuritas individual

  25. Market Model : Single Index Model • Salah satu kesulitan dalam menerapkan model CAPM adalah karena model ini berbasis ekspektasi (ex-ante), sementara data ekspektasi dalam jumlah besar sulit diperoleh. Namun demikian model ini dapat didekati dengan market model menggunakan data-data statistik (ex-post) untuk mengetahui hubungan antara aktual return suatu sekuritas dengan aktual market return. • Persamaan market model diperoleh dari regresi data-data tersebut sehingga diperoleh persamaan sbb: • Market Model di atas disebut juga single index model karena hanya memperhitungkan satu faktor yaitu market return dalam mengestimasi ekspected return suatu sekuritas.

  26. Market Model : Multi Index Model(APT Model) • Salahsatukelemahandari Single Index Model adalah model inihanyamemperhitungkansatufaktorsajadalammengestimasi return sekuritas. Sementarabanyakfaktor yang ikutmempengaruhi. • Untukmengatasimasalahinitimbulsuatu model baru yang jugamemperhitungkanfaktor-faktor lain sepertiinflasi, exchange risk dll. Model inidisebut Multi Index Model atauseringjugadisebut APT (Arbitrage Pricing Theory). Persamaannyaadalahsbb: • Kelemahandari model iniadalahbelumadastandardisasimengenaifaktor-faktorapasajaselain market return yang harusikutdilibatkandalamestimasi return suatusekuritas.

More Related