1 / 25

Wilcoxon Match Pairs Test

Wilcoxon Match Pairs Test. ARFINSYAH HAFID ANWARI, SP, MMA. Pengertian. Merupakan alat uji statisktik yang digunakan untuk menguji hipotesis kompaaratif ( uji beda ) bila datanya berskala ordinal (ranking) pada dua sampel berhubungan (related).

knox
Download Presentation

Wilcoxon Match Pairs Test

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Wilcoxon Match Pairs Test ARFINSYAH HAFID ANWARI, SP, MMA

  2. Pengertian • Merupakanalatujistatisktik yang digunakanuntukmengujihipotesiskompaaratif (ujibeda) biladatanyaberskala ordinal (ranking) padaduasampelberhubungan (related). • Sebuahsampeldikatakan related apabiladalamsebuahpenelitian, penelitihanyamenggunakansatusampel, namundiberitreatment (perlakuan) lebihdarisatu kali

  3. Pengertian • Sebagaicontoh: kitainginmengetahuiefektifitassebuahmetodepembelajaranpadasebuahkelompokmahasiswa, kemudiankitamemberikantessebanyakdua kali padakelompoktersebut, masing-masingtesdiberikansatu kali diawalperkuliahan (pre test)dansatu kali diakhirkuliah (postest). • Ujiinidinotasikandengansimbol “T”

  4. MenghitungWilcoxon Match Pairs Test • Menentukanformulasihipotesis (H1 dan H0) • Menentukantarafnyata (α = 0,05) untukmenentukan T tabel • Menghitung T hitung: • Menentukantandabedadanbesarnyatandabedaantarapasangan data • Mengurutkanbedanyatanpamemperhatikantandaataujenjang • Memisahkantandabeda yang positifdannegatif

  5. MenghitungWilcoxon Match Pairs Test • Menghitung T hitung: • Menjumlahkansemuaangkapositifdanangkanegatif • Menentukannilai T hitungdenganmemilihnilai T absolute terkecil

  6. MenghitungWilcoxon Match Pairs Test • Membuatkesimpulandenganmembandingkannilai T tabeldengannilai T hitung, bila: • Nilai T hitung > T tabel, maka H0 diterima • Nilai T hitung < atau = T tabel, maka H1 diterima

  7. MenghitungWilcoxon Match Pairs Test • Melakukanujisignifikansidenganrumus:

  8. MenghitungWilcoxon Match Pairs Test • Mengambilkesimpulan • Bila Z hitung > atau = Z tabel, makaperbedaan n₁ dan n₂ adalahsignifikan • Bila Z hitung < Z tabel, makaperbedaanperbedaan n₁ dan n₂ adalahtidaksignifikan Untukmenghitungnilai T, kitaperlumenyusun data kedalamtabelpenolong.

  9. Contoh • Pak mardiredjo, seorang guru Matematika SD inginmengetahuiefektifitasmetodebelajar A dalamprosespembelajaradikelasnya. Untukkeperluantersebut, padasuatuhariiamenggunakanmetode A dalamprosespembelajarandikelasnya. Sebelumpelajarandimulai, Pak Mardi mengadakanpretest untukmengetahuipemahamanawalsiswapadamateri yang akandiajarkan.

  10. Contoh (lanjutan) • Kemudian Pak Mardi mengadakanpostest. Hasilkedua test tersebutadalahsebagaiberikut: Pretest: 5 7 8 6 7 6 9 8 8 8 Postest: 6 10 7 9 8 7 9 7 10 7 Pak Mardi memprediksibahwanilaikedua test tersebutadalahberbeda. Cobabuktikanhipotesistersebut !

  11. Pembahasan (lanjutan) • Merumuskanhipotesis: H0 : Tidakterdapatperbedaanhasil pretest danpostest (Metode A adalahtidakefektif) H1 : terdapatperbedaanhasil pretest danpostest (Metode A adalahefektif) • Menentukantarafsignifikansi Nilaiα = 0,05 • Menghitung T hitung(KLIK DISINI !)

  12. Pembahasan (lanjutan) • Menghitung T hitung(KLIK DISINI !) Hasilpenghitunganmenunjukkannilai T yang lebihrendahadalah 10,5 (diambilnilaiabsolut). Nilaiinilah yang akandibandingkandengannilai T tabel. Jumlah N adalah 9 karenasalahsatusiswamemilikinilaipretest danpostestyang sama (siswa “G”), sehinggatidakdimasukkan.

  13. Pembahasan (lanjutan) • Kesimpulan: Nilai T tabeldengan N = 9 padatarafsignifikansiα = 0,05 (ujiduapihak) adalah T tabel = 6. untukitu, karenanilai T hitung > T tabel, maka H0 diterima. Kesimpulannyaadalahhipotesis yang berbunyi “ tidakterdapatperrbedaanhasil pretest danpostest” diterima.

  14. Pembahasan (lanjutan) • UjiSignifikansi Z hitung = -1,73 Z tabel = 1,96 Z hitung < Z tabel, makaperbedaanantarapretest dan postestadalahTIDAK SIGNIFIKAN

  15. Menggunakan SPSS 17.0 KLIK DISINI !!!

  16. Nilai p value adalahsebesar 0,142 yang berarti < 0,05 sehinggadapatdisimpulkanbahwaperbedaanantaranilai pretest danpostesadalahtidaksignifikan

More Related