fungsilinier n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
FungsiLinier` PowerPoint Presentation
Download Presentation
FungsiLinier`

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 27

FungsiLinier` - PowerPoint PPT Presentation


  • 187 Views
  • Uploaded on

FungsiLinier`. Aplikasidan Penerapan Ekonomi Fungsi permintaan, penawaran , keseimbangan pasar Pengaruh pajak proporsional terhadap keseimbangan pasar Pengaruh pajak spesifik terhadap keseimbangan pasar Pengaruh Subsidi terhadap keseimbangan pasar. Syahirul Alim.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'FungsiLinier`' - kirestin-reese


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
fungsilinier

FungsiLinier`

Aplikasidan Penerapan Ekonomi

Fungsi permintaan, penawaran, keseimbangan pasar

Pengaruh pajak proporsional terhadap keseimbangan pasar

Pengaruh pajak spesifik terhadap keseimbangan pasar

Pengaruh Subsidi terhadap keseimbangan pasar

Syahirul Alim

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

slide2

Fungsi adalah suatu hubungan antara dua buah variabel atau lebih, dimana masing-masing dari dua buah variabel atau lebih tersebut saling pengaruh-mempengaruhi.

Sebuah Variabel adalah suatu jumlah yang mempunyai nilai yang berubah-ubah pada suatu soal.

Variabel yang terdapat dalam suatu fungsi dapat dibedakan atas :

Varibel bebas (independent variabel)

Variabel yang dipengaruhi/tidak bebas (dependent variabel)

slide3

)Contoh :

  • Y = f (X) atau Y = f (X1, X2)
  • X, X1, X2 = variabel bebas
  • (independent variabel)
  • Y = variabel yang dipengaruhi
  • (dependent Variabel)
  • b. Y = a + bX
  • a & b = Konstanta
  • Y = variabel yang dipengaruhi
  • (endogenous variable)
  • X = variabel bebas (exogenous)
slide4

Fungsi Eksplisit :

adalah suatu fungsi dimana antara variabel bebas dan tidak bebas dengan jelas dibedakan.

Contoh : Y = f (X) Y = 2X + 4

Fungsi diatas merupakan fungsi eksplisit dengan satu variabel bebas.

Y = 2X 1 + 3X 2 + 3

adalah fungsi eksplisit dengan dua variabel bebas

slide5

Fungsi Implisit :

adalah fungsi dimana antara variabel bebas dan variabel tidak bebas tidak dapat dengan mudah/jelas dibedakan

Bentuk umum dari fungsi implisit ini dinyatakan dengan :

f (X) = 0 untuk satu variabel

f (X,Y) = 0 untuk dua variabel

f (X, Y, Z) = 0 untuk tiga variabel, dstnya

contoh :

6X + 4Y – 7 = 0 X 2 – 2XY + Y 3 = 0

slide6

Fungsi Linier/garis lurus :

adalah suatu fungsi dimana variabel bebasnya paling tinggi berpangkat satu.

Bentuk umum :

Y = bX + a

a = konstanta

b = konstanta

Y = variabel tidak bebas

X = variabel bebas

slide7

Definisi fungsi permintaan

  • Permintaan adalah jumlah suatu jenis barang yang ingin dibeli oleh konsumen dengan mempertimbangkan semua faktor atau variabel yang mempengaruhinya .
  • Menghubungkan antara variabel harga dan variabel jumlah (barang/jasa) yang di minta
slide8

Faktor yang mempengaruhi permintaan

Harga barang atau jasa

Selera dan kesukaan konsumen

Jumlah konsumen

Pendapatan konsumen

Harga barang substitusi dan komplementer

Jumlah barang yang tersedia

Harapan konsumen terhadap harga barang tersebut dimasa datang

Variabel lain

slide9

GAMBAR FUNGSI PERMINTAAN

P

Bentuk Umum:

Q = a – b P

Q = Quantity (jumlah)

Atau

P = a/b – 1/b .Q

P = Price (harga)

a―

b

Kurva Permintaan

Q

0

a

slide11

Definisi Fungsi Penawaran

  • Adalah jumlah barang atau jasa yang mampu diproduksi dan dapat dijual (ingin dijual / ditawarkan) oleh produsen (ataupun perantara)
  • Menghubungkan antara variabel harga dan variabel jumlah (barang/jasa) yang ditawarkan
slide12

Hubungan Harga dan Penawaran

Dipengaruhi oleh:

1. Harga barang atau jasa

2. Biaya produksi (dan mungkin distribusi)

3. Harapan terhadap harga di masa datang

4. Harga barang yang terkait

5. Pendapatan konsumen

6. Teknologi

7. Kebijakan pemerintah

8. Ketersediaan sumber daya

slide13

GAMBAR FUNGSI PENAWARAN

P

Q = -a –b.P

Atau

P= a/b – 1/b .Q

Kurva Penawaran

a/b

Q

Q

-a

0

slide14

GAMBAR FUNGSI PENAWARAN

P

P= 3 + 0,5 Q

Kurva Penawaran

3

Q

Q

-6

0

slide15

KESEIMBANGAN PASAR

Pasar suatu macam barang dikatakan berada dalam keseimbangan (equilibrium) apabila jumlah barang yang diminta di pasar tersebut sama dengan jumlah barang yang ditawarkan.

Secara matematik dan grafik ditunjukan oleh kesamaan:

Qd = Qs

Qd = Jumlah permintaan

Qs = Jumlah penawaran

E = Titik keseimbangan

Pe = Harga keseimbangan

Qe = Jumlah keseimbangan

slide17

Contoh Soal:

Fungsi Permintaan Honda Jazz ditunjukkan oleh persamaan:P = 15 – Q sedangkan Fungsi Penawaran adalahP = 3 + 0,5 Q Berapa harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan Honda Jazz yang tercipta di pasar?

Jawab:

Permintaan : P = 15 – Q → Q = 15 – P

Penawaran : P = 3 + 0,5 Q → Q = -6 + 2P

Keseimbangan pasar , maka → Q d = Q s

15 – P = - 6 + 2P →

21 = 3P→= 7

Q = 15 – P

→15 – 7 = 8

Jadi, P e = 7 dan Q e = 8

slide18

KESEIMBANGAN PASAR

P

15

Qs

E

7

3

Qd

Q

0

8

15

slide19

PENGARUH PAJAK-SPESIFIK TERHADAP KESEIMBANGAN PASAR

  • Pengaruh Pajak. Pajak yang dikenakan atas penjualan suatu barang menyebabkan harga jual barang tersebut naik. Sebab setelah dikenakan pajak, produsen akan berusaha mengalihkan (sebagian) beban pajak tersebut kepada konsumen. Pengenaan pajak sebesar t atas setiap unit barang yang dijual menyebabkan kurva penawaran bergeser ke atas, dengan penggal yang lebih tinggi pada sumbu harga.
  • Jika sebelum pajak persamaan penawarannya

P = a + bQ maka sesudah pajak ia akan menjadi

P = a + bQ + t = (a + t) + bQ

slide20

Contoh Soal:

  • Fungsi Permintaan Honda Jazz ditunjukkan oleh persamaan: P = 15 – Q sedangkan Fungsi Penawaran adalah P = 3 + 0,5 Q. Bea Masuk Honda Jazz, Pemerintah mengenakan pajak sebesar 3 per unit Berapa harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan Honda Jazz sebelum pajak dan sesudah pajak yang tercipta di pasar?
  • Jawab:

Penawaran sebelum pajak : P = 3 + 0,5 Q

Penawaran sesudah pajak : P = 3 + 0,5 Q + 3

P = 6 + 0,5 Q →

Q = -12 + 2P

Sedangkan permintaan tetap : P = 15 – Q → Q = 15 - P

slide21

Keseimbangan Pasar : Qd = Qs

15 – P = -12 + 2 P → 27 = 3P → P = 9

Q = 15 – P = 15 - 9 → P = 6

Jadi sesudah pajak Pe = 9 dan Qe = 6

P

Sesudah Pajak

Q’s

15

Qs

Sebelum Pajak

E’

9

E

7

6

3

Qd

Q

6

8

0

15

slide22

Beban Pajak Beban

  • Pajak yang ditanggung konsumen (tk)
  • Rumus : tk = P’e – P
  • Dalam contoh kasus diatas, tk = 9 – 7 = 2
  • Beban pajak yang ditanggung produsen (tp)
  • Besarnya bagian dari beban pajak yang ditanggung oleh produsen (tp) adalah selisih antara besarnya pajak per unit barang (t) dan bagian pajak yang menjadi tanggungan konsumen (tk).
  • Rumus : tp = t – tk
  • Dalam contoh kasus diatas, tp = 3 – 2 = 1
  • Jumlah pajak yang diterima oleh pemerintah (T)
  • Rumus : T = Q’e X t
  • Dalam contoh diatas, T = 6 X 3 = 18
slide23

PENGARUH SUBSIDI TERHADAP KESEIMBANGAN PASAR

  • Subsidi merupakan kebalikan atau lawan dari pajak, oleh karena itu ia sering juga disebut pajak negatif. Seiring dengan itu, pengaruhnya terhadap keseimbangan pasar berbalikan dengan pengaruh pajak, sehingga kita dapat menganalisisnya seperti ketika menganalisis pengaruh pajak. Subsidi dapat bersifat spesifik dan dapat juga bersifat proporsional.
  • Pengaruh Subsidi. Subsidi yang diberikan atas produksi/penjualan sesuatu barang menyebabkan harga jual barang tersebut menjadi lebih rendah. Dengan adanya subsidi, produsen merasa ongkos produksinya menjadi lebih kecil sehingga ia bersedia menjual lebih murah.
slide24

Dengan subsidi sebesar s , kurva penawaran bergeser sejajar kebawah, dengan penggal yang lebih kecil (lebih rendah) pada sumbu harga.

Jika sebelum subsidi persamaan penawarannya

P = a + bQ

maka sesudah subsidi persamaannya akan menjadi

P’ = a + bQ – s = (a – s) + bQ

slide25

Contoh Soal:

  • Fungsi Permintaan Honda Jazz ditunjukkan oleh persamaan: P = 15 – Q sedangkan Fungsi Penawaran adalah P = 3 + 0,5 Q. Pemerintah memberikan Subsidi sebesar 1,5 per unit Honda Jazz yang diproduksi. Berapa harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan Honda Jazz sebelum pajak dan sesudah pajak yang tercipta di pasar?
  • Jawab:

Penawaran tanpa subsidi : P = 3 + 0,5 Q

Penawaran dengan subsidi : P = 3 + 0,5 Q – 1,5

P = 1,5 + 0,5 Q

Q = -3 + 2 P

Sedangkan permintaan tetap : P = 15 – Q → Q = 15 - P

slide26

Keseimbangan Pasar : Qd = Qs

15 – P = -3 + 2 P → 18 = 3P → P = 6

Q = 15 – P = 15 - 6 → P = 9

Jadi sesudah pajak Pe = 6 dan Qe = 9

15

P

Tanpa Subsidi

15

Qs

Q’s

E’

Dengan Subsidi

7

E

6

3

1,5

Qd

Q

8

9

0

15

slide27

Bagian Subsidi yang dinikmati konsumen. Besarnya bagian dari subsidi yang diterima, secara tidak langsung, oleh konsumen (sk) adalah selisih antara harga keseimbangan tanpa subsidi (P e ) dan harga keseimbangan dengan subsidi (P’ e )

Sk = Pe – P’eDalam contoh kasus diatas, sk = 7 – 6 = 1

Bagian subsidi yang dinikmati produsen

Sp = s- sk Dalam contoh kasus diatas, sp = 1,5 – 1 = 0,5

Jumlah subsidi yang dibayarkan oleh pemerintah. Besarnya jumlah subsidi yang diberikan oleh pemerintah (S) dapat dihitung dengan mengalikan jumlah barang yang terjual sesudah subsidi (Q’ e ) dengan besarnya subsidi per unit barang (s).

S = Q’e X sDalam contoh kasus diatas, S = 9 x 1,5 = 13,5