1 / 22

PERENCANAAN ODTW ( Djoko Wijono)

Maribaya Waterfall, Jawa Barat. Lake Singkarak Sematera barat. Sulawesi Selatan. PERENCANAAN ODTW ( Djoko Wijono). 4. Tanah Merah Indah Lempake. Mount Bromo Jawa Timur. Minangkabau's Girl In traditional dress. Surabaya. Djoko Wijono. www.indonesia-tourism.com.

kathie
Download Presentation

PERENCANAAN ODTW ( Djoko Wijono)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Maribaya Waterfall, Jawa Barat Lake Singkarak Sematera barat Sulawesi Selatan PERENCANAAN ODTW(Djoko Wijono) 4 Tanah Merah Indah Lempake Mount Bromo Jawa Timur Minangkabau's Girl In traditional dress Surabaya Djoko Wijono www.indonesia-tourism.com.

  2. 4. ATRAKSI DAN KEGIATAN WISATA (Inskeep, Bag II, Bab 4) • Pendekatan untuk Survei dan Evaluasi • Tipologi Atraksi dan Kegiatan Wisata • Berbagai Pertimbangan terhadap Atraksi • Berbagai Teknik Survei dan Evaluasi Djoko Wijono

  3. ATRAKSI DAN KEGIATAN WISATA • Objek / daya tarik wisata - objek/daya tarik wisata alam, atas dasar fitur lingkungan alam - atraksi budaya, atas dasar kegiatan manusia - atraksi khusus, yang dibuat khusus sebagai atraksi wisata • Kegiatan wisata kegiatan yang diciptakan untuk memperkaya atraksi wisata yang telah ada Djoko Wijono

  4. PENDEKATAN DAN EVALUASI • Kebutuhan akan imaginasi, perspektif, dan objektif(identivikasi, evaluasi, pengembangan atraksi wisata) • Atraksi sebaiknya merefleksikan karakter setempat(memilki keberbedaan, keunikan karakter alam dan budaya)dan dikembangkan untuk memperkuat karakter tersebut • Pariwisata harus menjadi salah satu teknik untuk mewujudkan konservasi alam dan budaya, serta memelihara sense of place yang unik. Djoko Wijono

  5. Setiap objek wisata harus dikaji secara individu agar penetapan tipe atraksi wisata tertentu dapat dijamin keberhasilannya • Seleksi dan evaluasi atraksi dan kegiatan wisata harus ditujukan tidak hanya kepada pasar yang telah ada tetapi juga pasar potensial yang lain • Atraksi dan kegiatan wisata harus cocok/sesuai dengan pasar wisata agar pariwisata dapat sukses Djoko Wijono

  6. Atraksi wisata yang tersedia - menentukan tipe pasar wisata - arah/pendekatan pemasaran/promosi • Permintaan pasar wisata merupakan faktor utama untuk menentukan dan memutuskan tipe atraksi dan kegiatan yang akan dikembangkan • Kombinasi pendekatan “MARKET-LED AND PRODUCT-LED TOURISM DEVELOPMENT” • Keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan konservasi. Djoko Wijono

  7. Perlu mengkaitkan atraksi wisata dengan kegiatan wisata yang dibangun • Diperlukan pengorganisasian yang serasi untuk memperkuat atraksi Djoko Wijono

  8. TIPE-TIPE ATRAKSI DAN KEGIATAN WISATA - objek/daya tarik wisata alam, atas dasar fiture lingkungan alam - atraksi budaya, atas dasar kegiatan manusia - tipe atraksi khusus, yang dibuat khusus sebagai atraksi wisata Djoko Wijono

  9. ATRAKSI ALAM • Iklim;udara, angin, temperatur, hujan, salju, kering, basah, petir • Keindahan alam (scenic); lanskap alam, alam pedesaan - kegiatan wisata yang dapat disertakan al; piknik, camping, hiking, tracking,wildlife view, dsb • Pantai dan bahari; sunbathing, (water)swimming, boating, snorkeling, scuba diving, waterskiing, (wind)parasailingwind and boat surfing, sport fishing etc. Djoko Wijono

  10. Flora dan founa; komodo, cenderawasih, orangutan, monyet, akuarium, kebun binatang, kebun raya, kopra, karet, kopi, tebu, botanic garden, dsb. • Bentuk-bentuk khusus lingkungan; goa, tebing, jeram, air terjun, sungai, volcano, crater, geological formation park, mineral hot spring. Djoko Wijono

  11. Taman dan kawasan konservasi; suaka alam, taman nasional, taman margasatwa, cagar budaya, ekological park. (penekanan pada pendidikan kepada wisatawan) • Wisata kesehatan; jogging parks, walking parks, natural hot water spa, diet resort, general checkup service tour Djoko Wijono

  12. ATRAKSI BUDAYA • Situs arkeologi, sejarah, dan budaya; monumen budaya/nasional, bangunan bersejarah, bangunan tradisional/modern, kampung tradisional/modern, wilayah/area, kota, bangunan keagamaan, tempat, even budaya, makam - di atas permukaan tanah - di bawah permukaan tanah; kota terpendam - di bawah permukaan air laut/sungai/danau; kapal tenggelam (titanic) Djoko Wijono

  13. Kebudayaan yang distinktif; budaya, tradisi, gaya hidup yang unik. Kebiasaan, pakaian, gaya hidup, praktek agama/kepercayaan, kehidupan rural/ pedesaan/gunung/terpencil/primitive catatan penting: perhatian harus ditujukan pada penyajian pola budaya, hubungannya dengan masyarakat setempat dan wisatawan, agar tidak menimbulkan masalah sosial budaya masa lalu dan yang sedang berjalan Djoko Wijono

  14. Seni dan kerajinan;seni pertunjukan, seni rupa, arsitektur, tenun, batik, songket, gerabah, keramik, batu hias dsb. • Kegiatan ekonomi;pasar tradisional, pasar tiban, pasar burung, pasar sepeda, pasar loak, pengusahaan makanan/ barang tradisional. • Kawasan urban;kota lama, percampuran kota lama dan baru, taman urban dsb. gaya langgam arsitektur bangunan, pola kota, bangunan bersejarah, pusat kota, pusat perdagangan, kehidupan di jalan, kaki lima, drama, musik, konser Djoko Wijono

  15. Museum dan fasilitas budaya yang lain; tidak hanya memamerkan, tetapi mendidik pengunjung pusat budaya, galeri seni, toko barang antik, • Festival budaya; sekaten, nyepi, waisak, kesada, pesta seni dan budaya, dll • Keramahtamahan masyarakat setempat; hospitalitas, toleransi, tolong-menolong, gotong-royong, menghormati, dsb Djoko Wijono

  16. ATRAKSI KHUSUS Tidak terkait langsung dengan tipe atraksi alam ataupun budaya, tetapi dibuat khusus, meskipun dapat melengkapi dan memperkuat atraksi alam dan budaya • Theme parks, amusement parks, sirkus; tema khusus spt. sejarah, petualang, geografis, fantasi dan futuristik, atau kombinasi. amusement parks meliputi taman ria, taman rekreasi, pertunjukan keliling Djoko Wijono

  17. Belanja;tingkat/kelas internasional, nasional, dan lokal. Mal, toko, department store, pasar besar, pasar tradisionel, pasar khusus garmen. Kemungkinan ada “duty free” • Pertemuan, konferensi, dan konvensi; domestik, lokal, internasional. Lokakarya, raker, seminar, kolokium, pertemuan puncak, kampanye, mensyaratkan tempat pertemuan yang standar, atraksi yang aksesible, hotel/akomodasi, transportasi, sight seeing, shoping, entertainment/hiburan, rekreasi. Djoko Wijono

  18. Event khusus;pertandingan olah raga (PON, SEA GAMES, ASIAN GAMES, MOOTR GP, F-1, TOUR DE JAVA,dll), bermacam-macam jenis kontes, fairs/ pekan raya, eksposisi/pameran. Sekaten, vestival borobudur, vestival teluk Kendari dsb. • Judi dan kasino • Entertainment/hiburan; seni pertunjukan tradisional dan kontemporer, klub malam, disco, café, • Rekreasi dan olah raga; golf, basket, sepakbola, berkuda, hash horse hariers, outbounds, berlayar, rowing, canoeing Djoko Wijono

  19. Pertimbangan berwisata • Fasilitas dan pelayanan wisatawan • Hotel dan restoran, transportasi, makanan • Ethnic, agama, dan asosiasi nostalgia • Stabilitas politik, kesehatan dan keselamatan umum • Biaya perjalanan/wisata; di tempat tujuan, penggunaan fasilitas wisata, komparasi dengan biaya perjalanan/wisata di tempat lain (competitiveness) Djoko Wijono

  20. Survei dan evaluasi atraksi wisata • Identifikasi dan deskripsi atraksi wisata: - dokumen penelitian - wawancara pemerintah/pekerja wisata - survei lapangan • Sistematika meliputi; nama tipe, lokasi, aksesibilitas, karakter spesifik, tipe pengembangan yang telah ada, masalah pengembangan yang ada • Selain itu beberapa tolok ukur evaluasi perlu diterapkan seperti berikut. Djoko Wijono

  21. Identifikasi dan deskripsi atraksi • Faktor-faktor umum untuk evaluasi atraksi • Aksesibilitas • Economic feasibility of destination • Environment impact of destination • Sosiocultural impact of destination • National/regional important • International important • Faktor-faktor khusus untuk evaluasi atraksi • Tergantung macam dan jenis serta karakteristik atraksi Djoko Wijono

  22. ATRAKSI ALAM Tipe-tipe ATRAKSI BUDAYA Tipe-tipe ATRAKSI KHUSUS Tipe-tipe T A B U L A S I FAKTOR EVALUASI FITURE ATRAKSI Tkt. PENTING DAMPAK SOS- BUD FISIBILITAS EKONOMIK DAMPAK LINGKUNGAN AKSESIBILITAS KOMENTAR NILAI TOTAL INTERNAL LOKAL NASIONL DAERAH BOBOT per Faktor Djoko Wijono

More Related