Download
et2080 jaringan telekomunikasi n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
ET2080 JARINGAN TELEKOMUNIKASI PowerPoint Presentation
Download Presentation
ET2080 JARINGAN TELEKOMUNIKASI

ET2080 JARINGAN TELEKOMUNIKASI

199 Views Download Presentation
Download Presentation

ET2080 JARINGAN TELEKOMUNIKASI

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. ET2080 JARINGAN TELEKOMUNIKASI DasarKomunikasiKomputer TutunJuhana – Program StudiTeknik Telekomunikasi STEI - ITB

  2. Ketikasebuahkomputerberkomunikasidengankomputer lain makamerekasalingmempertukarkan bit-bit informasi yang dikirimkanmelaluisuatu medium transmisi • Hal inibisadilakukandenganrelatifmudahbilamerekaberadadialamruanganataugedung yang sama • Jikajarakantarmerekasemakinjauhmakadiperlukansebuahjaringantelekomunikasi yang menyediakankanalkomunikasiend-to-end • Komunikasi data antarkomputerdapatdilakukandenganbeberapacaradanbeberapadiantaranyaakankitabahassaatini

  3. Komunikasi data serial • Jika hanya ada satu kanal komunikasi yang tersedia sedangkan kita harus mengirimkan data yang terdiri dari lebih dari satu bit maka kita bisa mengirimkan data secara serial • Pada komunikasi data serial, bit-bit yang menyusun words (sekumpulan bit-bit data) dikirimkan satu per satu ke kanal komunikasi

  4. Komunikasi data serial cocok untuk komunikasi jarak jauh • Data dikodekan sedemikian hingga informasi timing diterima bersama data dan hanya satu kanal yang diperlukan • Kita akan pelajari nanti cara melakukan hal ini • Pada komunikasi jarak dekat, bisa digunakan kanal tambahan untuk sinyal clock

  5. Komunikasi data paralel • Kadang-kadangkomputerperluberkomunikasidenganmisalnyasebuah printer yang beradadidalamruangan yang sama • Padakasusinikitabisamenggunakankomunikasiparalel • Sebuahkabel yang terdiridaribeberapakawatdigunakanuntukmelakukankomunikasiparalel • Bit-bit data yang menyusun words dapatdikirimkansecarabersamaansecaraparalelpadamasing-masingkawat • Transmisi data paralellebihcepatdaripadatransmisi data serial tapibiasanyahanyadigunakanuntukkomunikasijarakdekat • Jarakmaksimumbiasanya 10m

  6. Komunikasi paralel tidak cocok untuk transmisi jarak jauh karena: • Memerlukann banyak kawat atau kanal • Memerlukan sinyal timing tambahan

  7. Terminal komunikasi data disebutdata terminal equipment (DTE) sedangkanperangkat yang merupakanujung (terminates/terminasi) kanaltransmisi yang akanmelaluijaringandisebutdata circuitterminating equipment (DCE) • Contoh DCE adalah modem • Banyaktersedia standard interface antara DTE dan DCE • Yang umumdipakaiadalah yang dibuatoleh ITU-T danElectronic Industries Association (EIA) • Salahsatu interface yang biasadigunakandandibuatoleh ITU-T adalah V.24/V.28 yang samadengan standard RS-232-C yang dibuat EIA

  8. Pada transmisi data jarak jauh kita dapat menggunakan transmisi data serial secara asinkron (asynchronous) maupun sinkron (synchronous) • Transmisi data serial jarak jauh mengharuskan informasi timing dikirimkan ke penerima bersama-sama dengan data agar tidak perlu memakai satu saluran khusus untuk clock

  9. Transmisi Asinkron • Padatransmisiasinkron, setiap kali transmisidilakukan data yang dikirimkanberjumlahsedikit • Biasanyajumlah bit yang dikirimkansetiap kali transmisidilakukanadalahsebanyak 8 bit yang merupakansatukarakter ASCII (American Standard Code for Information Interchange) • Di awalsetiapsatublok data yang terdiridari 8 bit disertakansebuahstart bit • Start bitmerupakanindikasibagipenerimauntukbersiap-siapmenerima 8 bit data

  10. Start bit ditandai dengan perubahan level Idle stage • Start bit ditandaidenganterjadinyaperubahan level tegangandarikondisi idle • Data rate harusditentukandulusebelumtransmisidilakukan agar penerimadapatmenerima bit-bit data dengantepat • Jumlah bit data: 7-8 bit (termasuk bit parity) • Setelah data selesaidikirimkan, satuataulebihstop bitsdikirimkansebagitandapengiriman data sudahselesai • Setelah stop bits selesaidikirimkan, kondisikanalharussamadengankondisi idle • Skemapendeteksiankesalahanpadatransmisiasinkrondapatmenggunakanparity

  11. Adaduamacamteknik parity: • Even parity (parity genap) • Odd parity (parity ganjil) • Padaeven parity, jumlah bit ‘1’ padablok data (termasuk parity) harusgenap • Padaodd parity, jumlah bit ‘1’ padablok data (termasuk parity) harusganjil • Agar pendeteksiankesalahandapatdilakukandenganbenar, pengirimdanpenerimaharusbersepakatuntukmenggunakanteknik parity yang sama • Misalnyapengirimdanpenerimasepakatuntukmenggunakanteknik parity genap: apabilapenerimamenerima data yang jumlah bit ‘1’-nya ganjilmakapenerimadapatmenyimpulkanbahwatelahterjadikesalahan

  12. Transmisi Sinkron • Untukmengirimkaninformasi yang jauhlebihbanyakdigunakantekniktransmisisinkron • Informasidisusundalambentuk frame-frame informasi • Setiap frame diawaliolehderetan bit start-of-frame • Setiap frame dapatterdiridarilebih 1.000 bytes informasi • Setiap frame mengandungerror control wordsdansuatuderetanend-of-frame • Penerimamenggunakanbagianerror controldari frame untukmendeteksi error • Metodapendeteksian error yang paling banyakdigunakanadalahcyclic redundancy check (CRC) • CRC merupakanteknik yang lebihandaldaripada parity • Jikaterjadi error, pengirimakanmengirimkanulang frame yang error • Padaumumnya, penerimaakanmengirimkan acknowledgment (ACK) untuksetiap frame bebas error yang diterimanya. • Sebaliknyajika error terjadipenerimatidakakanmengirimkan ACK. ACK yang tidakditerimapengirimmerupakanindikasibagipengirimuntukmelalkukanretransmisi

  13. Banyakmetodatransmisiasinkronmerupakanprotokol “bit-oriented” yang artinyablok-blok data tidakdibagi-bagikedalam byte-byte yang terpisahkarenabanyakjenisinformasi yang tidakdinyatakandidalam bytes sepertiinformasigrafis • Suatuflags yang berupaderetan bit start-of-framedanend-of-framedigunakanuntuksinkronisasi frame • Flag-flag iniharus unique • Deretan data yang dikirimkantidakbolehmemilikipola yang samadenganderetanflags • Untukmencegah agar halinitidakterjadi, salahsatumetoda agar frame misalignmenttidakterjadiadalahdenganmenggunakanteknikbit stuffing atauzero insertion

  14. Bit stuffing/zero insertion • Sebagaicontoh, padaprotokol high-level data link control (HDLC) digunakan flag yang berupaderetan (01111110) • Perhatikanbahwa flag inimengandung 6 buah bit 1 yang berurutan • Setelah flag start-of-framederetan bit yang mengandung 6 bit ‘1’ berturut-turuttidakdiperkenankanadadidalambagian data dari frame • Untukmenjamin agar haldiatastidakterjadimakadiakhirsetiapderetan 5 bit ‘1’ yang berurutandisisipkansebuah bit 0 • Di penerima, setiap 0 yang mengikuti 5 bit ’1’ yang berurutandihilangkan • Jikaada bit ‘1’ yang mengikuti 5 bit ‘1’ berurutanmaka frame dinyatakantelahselesai (end-of-frame flag)

  15. Transmisisinkronmengharuskanbahwainformasi timing bit disertakankedalamaliran data itusendirimenggunakanteknikline coding

  16. Protokol komunikasi komputer

  17. Beragam komputer (h/w & s/w) Ingin berkomunikasi HOW?

  18. People Analogy Kuch kuch ho ta hai….. Tidak akan terjadi percakapan yang meaningful Romo ono maling…! Bade naonanjeunteh?

  19. Supaya percakapan meaningfulEnglish please… Nice to meet you…. How are you ? Thank you very much… Aturan penggunaan bahasa Inggris: protokol

  20. Harus menggunakan protokol yang disetujui bersama Supayasemua komputer dapat berkomunikasi satu sama lain

  21. Protokol komunikasi komputer • Adalah : Aturan-aturan dan perjanjian yang mengatur pertukaran informasi antar komputer  mendefinisikan • Syntax : susunan, format, dan pola bit serta bytes • Semantics : Kendali sistem dan konteks informasi (pengertian yang dikandung oleh pola bit dan bytes) Contoh: header frame Ethernet 7 bytes Syntax: 10101010... Semantic: please synchronize... 10101010 ...

  22. Open System Interconnection (OSI) Reference Model • Dikembangkanoleh International Organization for Standardization (ISO) padatahun 1984 (ISO standard 7498-1) • Pada modelreferensi OSI, fungsi-fungsi protokol dibagi ke dalam tujuh layermasing-masing layer mempunyaifungsitertentu • Setiap layer adalahself-contained fungsi yang diberikankesetiap layer dapatdiimplementasikansecaraindependent dari layer yang lainUpdating fungsipada suatu layer tidakperlu mempertimbangkan layer lain • Pengaruh perubahan pada suatu layer dapat dirasakan oleh layer yang lain • OSI memungkinkaninterkoneksikomputer multisystem

  23. 7 Application 6 Presentation 5 Session 4 Transport 3 Network 2 Data Link 1 Physical OSI Protocol Stack • Upper layers  application issues •  pada umumnya diimplementasikan • secara software • Application oriented • Lower layers  data transport issues •  Layer 1 & 2 :h/w & s/w implemented • Layer 3 dan 4 : s/w implemented • Network oriented

  24. Application Application Presentation Presentation Session Session Transport Transport Network Network Data Link Data Link Network Physical Physical Data Link Physical Model OSI dankomunikasiantarsistem Sistem B Sistem A Proses aplikasi Proses aplikasi Peer-to-peer communications Intermediate node (repeater, bridge, router)

  25. Physical Layer • Mendefiniskan spesifikasi elektrik dan mekanik perangkat komunikasi data • Misalnya penentuan level tegangan yang digunakan untuk mengirimkan informasi, bentuk konektor dan jumlah pin yang digunakan, spesifikasi kabel dsb. • Pembentukan dan pemutusan koneksi ke medium transmisi • Komunikasi full-duplex atau half-duplex, prosedur untuk memulai dan menghentikan transmisi • Pembentukan sinyal untuk ditransmisikan ke medium transmisi • Line coding, modulasi dsb., • Data unit: bit • Contoh : RS232C

  26. RS 232 Specs Konektor RS232 9 pin male Konektor RS232 9 pin female

  27. Data Link Layer • Mengatur komunikasi antara mesin “lokal” (mesin-mesin yang berada di dalam satu jaringan yang sama) • Pada proses pengiriman, layer ini menerima data dari network layer dan merubahnya menjadi aliran bit untuk ditransmisikan oleh layer fisik • Pada proses penerimaan, layer ini merubah aliran bit dari layer fisik menjadi frame data link (data framing) • Fungsi-fungsi yang dilakukan data link layer: • Medium access control (MAC) • Mengendalikan akses ke medium komunikasi • Logical Link Control (LLC): • Fungsi yang diperlukan untuk membentuk dan mengendalikan link lojik antara dua mesin lokal • Menyediakan aliran data yang bebas kesalahan bagi network layer (error detection and handling) • Mendeteksi/mengoreksi kesalahan akibat transmisi pada layer fisik • Menambahkan kode untuk sinkronisasi dan deteksi kesalahan (contoh: CRC) • Menyediakan mekanisme untuk menangani kehilangan (lost), kerusakan, atau duplikasi frame (contoh: retransmisi lost frame) • Addressing : memberi label lokasi tujuan • Physical addresing (label dicangkokkan pada kartu jaringan di pabrik) • Data unit: frame • Contoh protokol layer 2 : IEEE802.3, IEEE802.11 dsb.

  28. Network Layer • Menyediakan fungsional dan prosedural untuk mentransfer informasi dari sumber ke tujuan yang melalui beberapa jaringan • Batas antar jaringan adalah suatu router • Layer ini menyediakan fungsi: • Routing (pencarian jalur menuju tujuan) • Melakukan segmentation/desegmentation kalau perlu • Melaporkan kegagalan pengiriman informasi (contoh ICMP) • Logical addressing (contoh : IP address) • Data unit: paket

  29. Transport Layer • Menyediakan transfer data secara transparan antar end system (end-to-end communication) • End-to-end artinya protokol transport baru mulai bekerja di end system • Menerapkan layanan transport data andal yang transparan terhadap upper layers  flow control, multiplexing, manajemen virtual circuit, serta error checking & error recovery • Data unit: segment

  30. Session Layer • Membentuk, me-manage, dan memutuskan session komunikasi antar presentation layer pada end system • Session komunikasi terdiri atas permintaan layanan (service request) dan tanggapan layanan (service response) yang terjadi antara aplikasi yang berlokasi pada device jaringan (end system) yang berbeda • Data unit: data • Contoh : CCITT X.225

  31. Presentation Layer • Menyediakan fungsi pengkodean dan konversi untuk data dari application layer menjamin data yang berasal dari application layersuatu sistem dapat dibaca oleh application layer di sistem yang lain • End-to-end • Data unit: data • Contoh : • Format representasi data: EBDIC, ASCII • Skema kompresi : QuicTime, MPEG • Enkripsi

  32. Application Layer • Layer OSI yang paling “dekat” dengan end user • Menyediakan aplikasi bagi user untuk mengakses jaringan • End-to-end • Data unit: data • Contoh protokol application layer: • Telnet, FTP, SMTP (TCP/IP suit) • OSI Common Management Information Protocol (CMIP) • Contoh aplikasi: web browser, e-mail client

  33. application transport network link physical Application http,ftp,snmp Transport TCP, UDP IP Network interface Internet (TCP/IP) protocol stack

  34. 7 Application 6 Presentation 5 Session 4 Transport Application 3 Network 2 Data Link 1 Physical Transport IP Network inteface TCP/IP & OSI • Dalam terminologi model referensi OSI, TCP/IP protocol suite meliputi network dan transport layers TCP/IP OSI 4 3 2 1

  35. Application Transport IP Network inteface TCP/IP Software outside the operating system Software inside the operating system Only IP addresses used Physical addresses used

  36. Application I proudly present: NETWORK INTERFACE LAYER Transport IP Network inteface

  37. Local Area Networks Suatu Jaringan yang menghubungkan komputer yang berada di dalam suatu gedung atau kampus - High speed - Bersifat private

  38. Ethernet • 1976: Ethernet dikembangkanolehXerox Palo Alto Research Center (termasukBob Metcalfe (yang kemudianmendirikan3Com)) • 1980: Spesifikasi Ethernet 10MbpsolehDEC, Intel, and Xerox (DIX Ethernet/Ethernet II) • 1985: Diadopsi IEEE pada standard IEEE 802.3 (dengan sedikit perubahan pada format frame) • 1995: “Fast Ethernet” 100Mbps distandardkandalamIEEE 802.3u (sudahdigunakansecaraluassebelumnya) • 1998: IEEE mengeluarkan standard “Gigabit Ethernet” 1Gbps • 1999: Dikembangkan10Gbps ethernet (2002 – standard completed)

  39. Ethernet Hardware Address • Ethernet hardware address merupakan identitas suatu kartu jaringan (Network Interface Card (NIC)) • Identitas ini harus unique, artinya tidak boleh ada NIC yang identitasnya (hardware addressnya) sama • Identitas suatu NIC disertakan ketika kartu itu dibuat dipabrik • Ethernet hardware address dinyatakan oleh suatu bilangan yang terdiri dari 48 bits • Biasanya dinyatakan oleh 12 digit hexadecimal (0-9, plus A-F, huruf kapital) • Cara penulisan : • 123456789ABC • 123456-789ABC • Recommended: 12:34:56:78:9A:BC • 6 digit pertama (di sebelah kiri) menunjukkan vendor ethernet network interface [Organizationally Unique Identifier (OUI) assigned by IEEE] • 6 digit berikutnya (sebelah kanan) menunjukkan serial number interface dari vendor yang bersangkutan • Beberapa list identifikasi vendor ethernet interface card : • 00000C Cisco • 00000E Fujitsu • 080020 Sun • Contoh : sebuah NIC yang Ethernet address-nya 08:00:20:00:70:DF dibuat oleh Sun Microsystems

  40. Unique ID number

  41. Ethernet Topology 50 ohm terminator 10Base2 - Thin Ethernet repeater 10Base5 - Thick Ethernet repeater 10Base5 - Thick Ethernet hub AUI cables server 10BaseT-Twisted pair

  42. Twisted Pair Wiring Koneksi PC to PC menggunakan Cross over cable Koneksi PC hub/switch menggunakan Straight-thru cable

  43. Wiring Pattern

  44. 568-A versus 568-B

  45. Ujung kabel 568A+ Ujung kabel 568A = straight-thru Ujung kabel 568B+ Ujung kabel 568B = straight-thru Ujung kabel 568B+ Ujung kabel 568A = cross over

  46. Membuat konstruksi kabel UTP sendiri Modular Plug Crimp Tool - Untuk memasang konektor RJ-45 ke kabelUTP - Bisa untuk memotong kabel UTP • Minimal tools yang diperlukan Diagonal Cutters - Lebih enak untuk memotong kabel UTP