1 / 11

EBDM dalam Manajemen SDM Kesehatan

EBDM dalam Manajemen SDM Kesehatan. Surakarta, 14 Mei 2014 Rossi Sanusi http://rossisanusi.wordpress.com Rossi_sanusi@yahoo.com. EBDM (Evidence Based Decision Making).

jenis
Download Presentation

EBDM dalam Manajemen SDM Kesehatan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. EBDM dalam Manajemen SDM Kesehatan Surakarta, 14 Mei 2014 Rossi Sanusi http://rossisanusi.wordpress.com Rossi_sanusi@yahoo.com

  2. EBDM(Evidence Based Decision Making) • Keputusan sebaiknya dibuat berdasarkan bukti hasil penelitian empirik yang valid (i.e., yang kerangka konsep dan rancangan penelitiannya valid)  dapat ditemukan di mana? • Pelaksanaan dari keputusan yang dibuat sebaiknya dievaluasi dengan kerangka konsep dan rancangan yang valid; laporan hasil evaluasi dipublikasi untuk menambah perbendaharaan bukti.

  3. Keputusan dalam Manajemen SDM = pernyataan tentang Intervensi (dan Indikator–nya) untuk meningkatkan tampil kerja SDM dalam hal keuangan, kebijakan, kemitraan, kepemimpinan, pendidikan dan sistem pendukung. Contoh: KepMenKes 267/2008 tentang pengorganisasian SDM DinKes Daerah. Intervensi = ... ? Indikator= ... ?

  4. Praktisi membuat keputusan untuk memecahkan masalah praktis (= kesenjangan antara keadaan sekarang dan keadaan seharusnya). • Peneliti mengadakan penelitian untuk memecahkan masalah penelitian (= kesimpulan yg tidak logis ttg hipotesis penelitian karena menggunakan kerangka konsep atau/dan rancangan yg tidak valid).

  5. Praktisi mempertimbangkan banyak variabel. Sumber: http://www.capacityproject.org/framework

  6. DisKo Masalah Praktis • Skenario: http://rossisanusi.wordpress.com/2013/10/06/meningkatkan-program-emas/ • Apa Masalah Praktisnya? • Identifikasi Intervensi2 (dan Indikatornya masing2): A. Program EMAS semula. B. Program EMAS Plus – SDM Kesehatan. C. Program EMAS Plus – SDM Lintas Sektor.

  7. Peneliti fokus pada hubungan Intervensi - Indikator. Sumber: http://www.who.int/hrh/tools/en/

  8. DisKo Masalah Penelitian Cari Masalah Penelitian di Makalah2 Telaah Sistematik yg dapat ditemukan di: • http://eppi.ioe.ac.uk/cms/Default.aspx?tabid=60 • http://www.healthevidence.org/search.aspx • http://ecu.au.libguides.com/content.php?pid=208745&sid=1739464 • http://ph.cochrane.org/finding-public-health-reviews

  9. Contoh mengidentifiksi Masalah Penelitian: • Topik: sistem pendukung manajemen SDM untuk meningkatkan produktivitas. • Kata Kunci: productivity, systems support, health care workers. • Masukkan kata kunci dalam Kotak Cari dari situs telaah sistematik. • Contoh Health Evidence menghasilkan: Preventive staff-support interventions for health workers van Wyk,B.E., et al. 2010

  10. Masalah Penelitian: Apakah kelompok pendukung, pelatihan teknik manajemen stress dan intervensi manajemen berdayaguna meningkatkan produktivitas petugas kesehatan? • Tujuan Penelitian: Mencari bentuk Kelompok pendukung, pelatihan teknik manajemen stress dan intervensi manajemen yg berdayaguna meningkatkan produktivitas petugas kesehatan.

  11. Diskusi Kelompok: Identifikasi Masalah Penelitian untuk Topik (Supervison, Compensation, Systems Support ATAU Life-long Learning) DAN (Availability, Competence, Responsiveness ATAU Productivity) di A. Program EMAS semula. B. Program EMAS Plus – SDM Kesehatan. C. Program EMAS Plus – SDM Lintas Sektor.

More Related