Giant Cell Tumor of Bone ( Osteoclastoma ) - PowerPoint PPT Presentation

slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Giant Cell Tumor of Bone ( Osteoclastoma ) PowerPoint Presentation
Download Presentation
Giant Cell Tumor of Bone ( Osteoclastoma )

play fullscreen
1 / 42
Giant Cell Tumor of Bone ( Osteoclastoma )
541 Views
Download Presentation
jaime-gilmore
Download Presentation

Giant Cell Tumor of Bone ( Osteoclastoma )

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. Giant Cell Tumor of Bone(Osteoclastoma) Dr. Hermansyah, SpOT BahagianBedahTulang Rs Dr M Djamil Padang / FakultaskedokteranUnand

  2. Pendahuluan • Tumor tulang pertama ditemukan • Dijelaskan oleh Cooper 1818 • Gambaran mikroskospik oleh Lebert 1845 • Secara umum jinak (benign) • Potensial menjadi : • Ganas • Berulang • Metastasis Pulmonal

  3. Epidemiologi • 5-10% tumor tulang • 20% tumor jinak tulang • F : M 1.5 : 1 • 70-80% umur20-40 • Jarang pada sekeletal immature • Sekitar Epiphysis

  4. Insiden • Terutama ujung tulang panjang • Setelah penutupan ephyphisis • >50% sekitar lutut • Angka kambuh tinggi • Malignant GCT <1% • Kadang berbentuk polyostotic

  5. Klinis • Nyeri kalau sudah ada penekanan • Bengkak • Ganguan gerak sendi • Masa • Fraktur Pathologis • Gangguan Neuro (spine / sacrum) • Tidak sengaja

  6. Radiologik • Lesi litik • Sekitar epiphisis • Eksentrik atau sentral • Batas tegas • Penipisan kortek • Expansile • Tidak terdapat batas sklerotik

  7. Gross anatomi • Kerusakan kortek • +/- Pembengkakan jaringan lunak • Bisa terjadi fraktur intra artikular • Bisa terjadi perdarahan didalam rongga kista • Bisa terdapat fibrosis dan tumpukan kolesterol kandungan masa kuning kemerahan

  8. Imaging • CT • Integritas dari kortek • MRI • Menilai kerusakan sub kondral • Bone Scan • Dugaan lesi multiple • ie. HAND

  9. Diagnosis banding • Pertimbangkan: Umur dan lokasi • Fibrogenic/Telangiectatic Osteosarcoma • Chondroblastoma • ABC (Aneurysma Bone Cyst • Chondromyxoid fibroma (jarang) • Mets / Myeloma

  10. Histologi • Fibrohistiocytic origin • Multinucleated giant cells • Mononuclear stroma • Round / ovoid / spindle • Mitosis • Giant cells 20 fusion stromal cells • Fokus hemorrhage atau nekrosis

  11. Enneking Staging

  12. Campanacci et.al 1-Batas tegas, penipisan kortek minimal 2-Penyebaran lebih luas, penipisan kortek sedang sampai brat 3-Sudah terjadi destruksi dari korteke

  13. Biopsi • Penting untuk diagnosis • Pemeriksaan tahap akhir • Histologic tidak mempengaruhi prognosis • R/O 10 malignant GCT • Bisa berhubungan/disertai • ABC • Pagets

  14. Pengobatan • Kontroversi • Tradisional: • Kuretase Intralesi / reseksi & bone graft • Kekambuhan 35-42% • Reseksi En Bloc • Recurrence ~10% • Komplikasi multiple • Adjuvant

  15. Prinsip Dasar Pengobatan • Pengangkatan Tumor. • Suportiv • Rekonstruksi

  16. Pengobatan • Medical Therapy • Surgical Therapy

  17. Pengobatan • Medical Therapy • Juni 2013, FDA membolehkanpenggunaandenosumab (Xgeva) untukunresectable giant cell tumor padadewasadan adolescent • Metastasis Pulmonal • wide resection, • Chemotherapy, • Radiation therapy, • Interferon alpha.

  18. 2. Surgical Therapy Stage1& Stage2 --- Intralesional or Marginal Excision Stage3 --- Wide resection with Reconstruction Radiation, Embolisasi

  19. Complete removal of tumor mass • Intra-lesional Curettage • En-block Excision • Radiation pada tempat yang susah dicapai (spine)

  20. Adjuvant Therapy • Pulse Lavage • H2O2 • Phenol • Alcohol • Liquid nitrogen • Electric cauterization • Laser

  21. Rekonstruksi/Restorasi • Bone grafts • Allografts • Semen • Semen diperkuat dg batang logam. • Not MRI computable – Followup MRI deteksi dini sulit • Sandwich technique Kombinasi Bone Graft + semen tulang

  22. Kuretase • Dekortikasi luas (windowing) • Kuretase / high speed burr • Agresif • Choice of adjuvant

  23. Terapi Ajuvan • Radiasi - ~10% degenerasi sarkoma!!!! • PMMA, Liquid N2, Phenol, CO2 laser, Electrocautery • Memperluas daerah steril tumor • Membunuh fokus lokal

  24. Polymethylmethacrylate (PMMA) • Mengisi rongga tumor • Reaksi panas membunuh sel tumor • 8-26% rekurensi • Mudah mendeteksi kalau ada rekurensi • Perubahan Degenerative

  25. Rekuren

  26. Subchondral bone grafting

  27. Cryotherapy • Irigasironggabekascuretase dg NaCldingin • Nekrosis Circumferential • “Sulit” • Komplikasi • Trauma jaringanlunak • Frakturterlambat

  28. Phenol • Mencuci luka • Alcohol rinse • Rekurnesi 10-20%

  29. Reseksi Enbloc • Expendable bones • Prox fibula / Distal ulna • Rekurensi tinggi • Hand / Distal radius • Pathologic # • Terkena sendi • Memerlukan allograft Osteochondral u rekonstruksi

  30. Rekonstruksi

  31. Spinal • < 3% vertebrae diatas sacrum • Bisa mengenai semua level • Mengenai vertebral body dan meluas ke pedicle • Reseksi dan stabilisasi • Sering in komplit • Ajuvan radiasi (Dosis rendah3000 Gyc) • Eksisi inkomplit • Rekuren lokal

  32. Sacrum / Pelvis • Eksisi Intralesi • Adjuvant • +/- radiation

  33. Pelvis • GCT sering kobinasi dengan vaskular • Pre-op angiography • Embolization

  34. Kombinasi(Sandwich technique)

  35. Reconstruksi dengan Mega Prosthesis

  36. Pulse Lavage + H2O2

  37. SEMOGA BERMANFAAT SANGAT BERBAHAGIA KALAU ADA YANG MAU BERTANYA