algoritma n.
Download
Skip this Video
Download Presentation
ALGORITMA

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 64

ALGORITMA - PowerPoint PPT Presentation


  • 344 Views
  • Uploaded on

ALGORITMA. Urut-urutan langkah pengerjaan (Al-Khawarizmi) Atau sejumlah urutan perintah untuk mengerjakan sesuatu atau menyelesaikan suatu masalah, masalah apapun tidak terbatas pada pembuatan program saja. Menuliskan Algoritma. Algoritma dapat dituliskan dengan berbagai cara: Teks

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'ALGORITMA' - jacie


Download Now An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
algoritma
ALGORITMA
  • Urut-urutan langkah pengerjaan (Al-Khawarizmi)
  • Atau sejumlah urutan perintah untuk mengerjakan sesuatu atau menyelesaikan suatu masalah, masalah apapun tidak terbatas pada pembuatan program saja.
menuliskan algoritma
Menuliskan Algoritma
  • Algoritma dapat dituliskan dengan berbagai cara:
    • Teks
      • Level kedekatan dengan kode program: mulai dari teks bebas sampai pseudocode
    • Diagram, misal: bagan alir (flowchart)
contoh 1 algoritma pembuatan kue
Contoh 1: Algoritma pembuatan kue
  • Memanaskan oven
  • Penyiapan bahan
  • Pencampuran bahan dalam mangkuk
  • Memasukkannya kedalam loyang
  • Membakarnya
  • Mencek kematangan kue setiap 5 menit sampai dengan bagian atas kue tidak lengket.
  • Mendinginkannya dan memotongnya
contoh 2 persoalan 1
Contoh 2: Persoalan 1
  • Menentukan apakah suatu bilangan bulat positif adalah bilangan genap atau bilangan ganjil.
contoh algoritma persoalan 1 menggunakan teks bebas
Contoh Algoritma Persoalan 1: Menggunakan Teks Bebas
  • Bagi bilangan dengan bilangan 2
  • Hitung sisa hasil bagi pada langkah 1.
  • Bila sisa hasil bagi sama dengan 0 maka bilangan itu adalah bilangan genap tetapi bila sisa hasil bagi sama dengan 1 maka bilangan itu adalah bilangan ganjil.
contoh algoritma persoalan 1 menggunakan flowchart

A

Start

m = 0

input (n)

Tidak

m = n mod 2

{ Hitung sisa bagi n dengan 2 }

output (‘Genap’)

output (‘Ganjil’)

End

A

Contoh Algoritma Persoalan 1:Menggunakan Flowchart

Keterangan:

n : integer > 0

m : integer > 0

Ya

flowchart bagan alir
Flowchart/Bagan Alir
  • visualisasi dari algoritma dalam bentuk bagan
  • Agar pengertian tentang masalah dan penyelesaiannya dapat tergambarkan dengan jelas.
  • Dalam pemrograman akan menggambarkan logika aliran pemrograman.
bagan alir flowchart
Bagan Alir (Flowchart)
  • Kelebihan (umum):
    • Bentuk grafis memudahkan interpretasi dan pembacaan
    • Relatif mudah dimengerti
    • Relatif mudah untuk dibuat
  • Kekurangan (umum):
    • Tidak ringkas (membutuhkan media penulisan yang relatif besar)
    • Untuk algoritma dalam ukuran besar menjadi tidak praktis
    • Kurang fleksibel untuk menjelaskan konsep-konsep spesifik dalam pemrograman
      • Misalnya: struktur data (type data tidak terdefinisi eksplisit), kondisional dengan banyak kasus, dsb.
manfaat bagan alir
Manfaat Bagan Alir:
  • Identifikasi masalah
  • Pengertian tentang masalah
  • Proses penyelesaian suatu masalah
  • Hubungan tiap-tiap bagian dari proses.
  • Kendala-kendala dalam penyelesaian masalah.
  • Ide-ide baru menyelesaikan masalah.
  • Relatif lebih dapat dimengerti & oleh orang lain.
kontrol struktur
Kontrol Struktur :
  • Dibagi dalam 4 katagori yaitu:
    • Statement
    • Sequence
    • Selection
    • Iteration (Looping)
statement
Statement:
  • Control berupa instruksi/perintah yang harus dikerjakan oleh komputer.
  • Setiap bahasa pemrograman memiliki instruksi yang berlainan.
sequence
Sequence :
  • Beberapa statement diurutkan

menjadi urutan perintah

selection if then else
Selection (IF/THEN/ELSE):
  • pemilihan 2 kemungkinan berdasarkan evaluasi dari suatu expresi, dapat benar (true) atau salah (False).
iteration looping
Iteration (Looping):
  • pengulangan atas dasar eveluasi suatu test,
    • bila benar perulangan akan dilakukan
    • bila salah akan berhenti.
  • Dibagi 2 dari segi posisi pengetesan
    • awal iterasi
    • pada akhir iterasi
slide21
awal iterasi

pada akhir iterasi

program terstruktur
Program Terstruktur :
  • Terdapat dua model pemrograman
    • tak terstruktur
    • terstruktur
  • Perbedaan dari keduanya adalah:
program tak terstruktur
Program Tak Terstruktur :
  • Program dibuat secara berurutan kebawah.
  • Dimulai dari baris pertama hingga baris terakhir program
  • Susah untuk dipahami, sehingga tidak mudah untuk memodifikasi program buatan orang lain
  • Akan tetapi untuk program yang sederhana dapat digunakan.
program terstruktur1
Program Terstruktur :
  • Desain program top – down,
    • solusi masalah dimulai dari general, kearah solusi detail hingga bagian yang paling detail
  • Desain program berbentuk modul-modul
    • Setiap bagian solusi masalah di buat subprogram tersendiri (prosedur).
  • Tiap modul dapat dites tersendiri
  • Mudah untuk difahami
contoh program linear regresi
Contoh Program Linear Regresi
  • Program ini didesign untuk mencari persamaan Linear dari sejumlah data X, Y
  • Input : sejumlah data X, Y
  • Output : Persamaan Linear Y=aX+b (par a & b)
  • Solusi numerik :
design variable yang digunakan
Design Variable yang digunakan :

X = data x Y = data y

N = jumlah data

sX = jumlah x sY = jumlah y

sXY = jumlah perkalian xy sXX = jumlah x kuadrat

sXsX = jumlah x dikuadratkan

Xrata = rata-rata x Yrata = rata-rata y

a = gradien garis b = konstanta

Tanya$ = jawaban yang diharapkan untuk mengulangi proses input data atau melanjutkan proses hingga selesai (Y/T)

unstructured program
Unstructured program:
  • Inisialisasi variable
  • hitung jumlah data N
  • Masukkan data X dan Y
  • Hitung X2, X*Y
  • Hitung jumlah X, Y, X*Y, X2
  • Hitung rata-rata X, Y
  • Hitung kuadrat jumlah X
  • Hitung a, b
  • Tampilkan harga a dan b
structured program
Structured program :
  • Program terdiri atas program utama dan 2 buah modul:

Program Utama:

Inisialisasi variable

Link ke modul InputData

Link ke modul LinearRegresi

structured program cont
Structured program (cont.):

Module InputData:

Inisialisasi variable

Tentukan jumlah data X dan Y

Masukkan data X dan Y

Modul LinearRegresi:

Hitung jumlah X, Y, X*Y, X2

Hitung rata-rata X, Y

Hitung kuadrat jumlah X

Hitung a, b

Tampilkan harga a dan b

dokumentasi
Dokumentasi
  • Kegunaan dokumentasi adalah untuk
    • memudahkan saat penulisan program
    • memudahkan debugging (mencari kesalahan)
    • memudahkan orang lain mengembangkan program tersebut
dokumentasi1
Dokumentasi
  • Bagian yang perlu dibuat dokumentasinya:
    • Input, output
    • Komentar-komentar proses utamanya
    • Penjelasan setiap variable (terutama input & output)
    • Bagan alirnya.
    • Tanggal modifikasi, dan nama programer
    • Spesifikasi program
    • Buku manualnya
    • Program Help
if then else
IF .. THEN .. ELSE ..

Format:

  • IF [kondisi] THEN

Pernyataan Benar

ELSE

Pernyataan salah

END IF

ms excel
MS EXCEL
  • Worksheet pada Excel adalah variable array 2D atau 3D pada keseluruhan file excel
  • tidak diperlukan perintah Input, output, print
  • perintah disimpan dalam cell dan hasilnya langsung ditampilkan pada cell tersebut
  • dapat menggunakan operator logika AND, OR, NOT, True, False serta perintah IF
  • variable dan konstanta tergantung dari penggunaannya dlam perhitungan
slide38
Kolom (A s/d IV=256 kolom)
  • baris (1 s/d 65536)
  • sheet (max 255)
  • max array(255,65536,256)
if then
IF .. THEN ..

FORMAT:

  • IF [kondisi] THEN Pernyataan
if then else1
IF .. THEN .. ELSE ..

Format:

IF [kondisi1] THEN

Pernyataan Benar1

ELSEIF [kondisi2] THEN

Pernyataan Benar2

ELSEIF [kondisi..] THEN

Pernyataan Benar..

ELSE

Pernyataan salah

END IF

slide44
Contoh lain:

INPUT “Ukuran Butir”;UBTR

IF UBTR <= 1/256 THEN

PRINT “Batulempung”

ELSEIF UBTR<=1/16 THEN

PRINT “Batulanau”

ELSEIF UBTR<=2 THEN

PRINT “Batupasir”

ELSE

PRINT “Konglomerat/Breksi”

END IF

select case
SELECT.. CASE
  • Format:

SELECT CASE variable

CASE IS kondisi A

Pernyataan A

CASE IS kondisi B

Pernyataan B

...

CASE ELSE

Pernyataan

END SELECT

select case1
SELECT.. CASE
  • Format:

SELECT CASE UBTR

CASE IS<=1/256:PRINT “Batulempung”

CASE IS<=1/16: PRINT “Batulanau”

CASE IS<=2: PRINT “Batupasir”

CASE ELSE : PRINT “Breksi”

END SELECT

logical evaluation using boolean operator
LOGICAL EVALUATION USING BOOLEAN OPERATOR
  • Comparing 2 variables
  • The answer:
    • T(RUE)
    • F(FALSE)
  • Each answer will be connected to some different statement
  • Can be program termination, do another job with or without correlated to the evaluate variable, do another job
  • Usually in IF…..THEN form
boolean algebra
BOOLEAN ALGEBRA
  • A Boolean operator can be completely described using a truth table.
  • The truth table for the Boolean operators AND and OR are shown at the right.
  • The AND operator is also known as a Boolean product. The OR operator is the Boolean sum.
boolean algebra1
BOOLEAN ALGEBRA
  • The truth table for the Boolean NOT operator is shown at the right.
  • The NOT operation is most often designated by an over bar. It is sometimes indicated by a prime mark ( ‘ ) or an “elbow” ().
boolean algebra2
BOOLEAN ALGEBRA
  • A Boolean operator can be expressing as a vent diagram
  • Suppose have 2 different lithology: Limestone and Sandstone:
searching not
Searching: NOT
  • Search: Sandstone
  • Search: Limestone
searching
Searching:
  • Search: AND
  • Search: OR
boolean algebra3
BOOLEAN ALGEBRA
  • Digital computers contain circuits that implement Boolean functions.
  • The simpler that we can make a Boolean function, the smaller the circuit that will result.
    • Simpler circuits are cheaper to build, consume less power, and run faster than complex circuits.
  • With this in mind, we always want to reduce our Boolean functions to their simplest form.
  • There are a number of Boolean identities that help us to do this.
the boolean operator electrical
The Boolean operator (electrical)
  • Can be representing as:
    • switch,
    • relay or
    • gate