slide1
Download
Skip this Video
Download Presentation
NILAI FILOSOFIS SILA I

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 32

NILAI FILOSOFIS SILA I - PowerPoint PPT Presentation


  • 166 Views
  • Uploaded on

NILAI FILOSOFIS SILA I. PENGERTIAN. - Pencipta, Tunggal, Sempurna - Keyakinan akan adanya Tuhan - Kepercayaan yang berakar pada pengetahuan yang benar/yang dapat diuji - Menjadi sumber pokok nilai-nilai hidup . T U H A N.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'NILAI FILOSOFIS SILA I' - ishana


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide2
PENGERTIAN

- Pencipta, Tunggal, Sempurna

- Keyakinan akan adanya Tuhan

- Kepercayaan yang berakar pada

pengetahuan yang benar/yang dapat

diuji

- Menjadi sumber pokok nilai-nilai

hidup

slide3
T U H A N
  • Paham Ketuhanan
      • Implisit : Keterbatasan manusia/tidak sempurna

Tuhan itu Adikodrati/sempurna

      • Eksplisit : Adanya Pengaruh-pengaruh agama

besar

slide4
ARTI RELIGI
  • Mengikatkan diri kepada Tuhan/manusia menerima ikatanNya
  • Ikatan bukan sebagai penghalang kebebasan dan kebahagiaan
  • Ikatan tersebut bersifat total
  • Religi berdasarkan keyakinan individual
  • Negara tidak dapat memaksakan
hubungan antara religi dan agama
Hubungan Antara Religi dan Agama
  • Soekarno : Fungsi negara bagi religi adalah wadah bagi hidupnya agama-agama dan kepercayaan setiap individu atau kelompok
  • Drijarkara : Sila I sebagai prinsip fundamental, Aktualisasinya mengandung kekhasan dan kekhasan tesebut tidak dapat dipaksakan oleh siapapun.
nasionalisme religius v s nasionalisme sekuler
Nasionalisme Religius v.s Nasionalisme Sekuler
  • Sekuler : - Peran agama perlu dibatasi,

- masalah hidup lebih spesifik

dan kompleks.

- Agama bukanlah satu-satunya

solusi

- Nasionalisme lebih

diprioritaskan

slide7
Religius :
      • Pengembalian posisi agama
      • Hukum agama sebagai pegangan dasar
      • Kaum sekuler telah merusak tatanan religius
      • Rusaknya tradisi biasanya diikuti dekadensi moral
slide8
HUBUNGAN NEGARA - RELIGI
  • Dengan Pendekatan Politik :
      • Negara dan agama menyatu
      • Demokrasi sebagai cara terbaik
model model hubungan negara religi
Model-model hubungan Negara - Religi
  • Dengan Pendekatan Politik Legal
    • Agar negara dan agama menyatu
    • Pendirian partai adalah cara perjuangan sec. demokratis

Dengan Pendekatan Kultural

    • Jalur kultural dianggap lebih ampuh
    • Partai Islam No, Nilai Islam Yes

Pemisahan Agama Dengan Negara

    • Berangkat dari kritik hegemoni
    • Negara diurus : eksekutif, legislatif dan yudikatif
relasi antar umat beragama
Relasi Antar Umat Beragama
  • Toleransi
  • Dialog antar umat beragama
  • Syarat-syarat dialog
nilai filosofis sila ii
Nilai Filosofis Sila II

Pengertian :

  • Makhluk yang berbudi
  • Memiliki rasa, karsa dan cipta
  • Memiliki martabat tinggi
  • Keputusan didasarkan pada norma-norma
  • Kesadaran sikap dan perbuatan
ham dan perkembangannya
Ham dan Perkembangannya
  • Kesadaran pada kodrat Manusia

* Manusia itu berakal budi, mengarahkan kepada kebenaran

* Memiliki kehendak bebas, mencari kebenaran, keterbukaan terhadap realitas yang ada, mampu menyadari dirinya sendiri

slide13
* Manusia itu bersuara hati dan

bertangggung jawab

* Manusia itu makhluk individual dan

makhluk sosial

kekuatan dan kelemahan piagam ham
Kekuatan dan Kelemahan Piagam Ham
  • Kekuatan
      • Bersifat mendasar, sangat pokok, poros bagi sendi kehidupan
      • Dijadikan sebagai rumusan normatif, legal
      • Berkaitan dengan fenomena globalisasi
      • Mendorong,menaspirasi tumbuhnya serikat buruh
slide15
Kelemahan
      • Kurang netral, memberikan kemenangan pada pihak kapitalis
      • Digolkan untuk kepentingan ekonomi, militer, politik luar negeri negara kapitalis
      • Pasal 16 tentang kebesan mencari jodoh
      • Pasal 18 tentang kebebasan berpikir,kebebasan beragama
      • Piagam Ham tidak bebas nilai
nilai filosofis sila iii
Nilai Filosofis Sila III

Pengertian :

* Utuh, tidak terpecah-pecah

* Faktor yang dinamis

* Memajukan kesejahteraan umum

* Mencerdaskan kehidupan Bangsa

* Menghargai bangsa lain

paham kebangsaan
Paham Kebangsaan
  • Pengertian bangsa :

Cultural unity, Political unity, meliputi berbagai karakter seperti bahasa, wilayah, kebudayaan, atau tujuan bersama

* Paham Kebangsaan :

- Perasaan setia pada bangsa dan negara

- Keterikatan pada hukum dan organisasi

politik tertentu

slide18
- Kecenderungan atau sikap ekslusif

- Sebagai doktrin

- Sebagai teori politik

dinamika paham kebangsaan
Dinamika Paham Kebangsaan
  • Moh. Hatta : Sebagai penegasan jati diri
  • Ir. Soekarno : Nationale-stat
  • Masa Orde Baru : Kembali pada Pancasila dan UUd 1945 secara murni dan konsekuen
  • Pemahaman Mutahir : Perlunya mengakomodai kepentingan kultural daerah-daerah
idiologi sebagai acuan bersama
Idiologi sebagai acuan bersama
  • Pengertian : a system of ideas, rangkaian ide yang terpadu menjadi satu
  • Watak Idiolagi : menurut Sutarno,
      • Intepretasi dan evaluasi
      • Sebagai pandangan hidup
      • Pemberi harapan
      • Mempersatukan penganutnya
      • Cenderung terbuka atau tertutup
macam macam idiologi
Macam-Macam Idiologi

1. Idiologi dalam arti penuh : Kebenaran

yang diterima secara mutlak (tertutup)

  • Idiologi elitis
  • Kapitalistik klasik
  • Liberalisme
  • Konservatisme
slide22
2.Idiologi Terbuka : Diangkat dari apa yang dimiliki masyarakat, dirumuskan berdasarkan nilai-nilai yang dimiliki, bersifat tidak memaksa.

3. Idiologi Implisit : Berupa keyakinan-keyakinan yang hidup/ada dalam masyarakat.Biasanya tidak dirumuskan, secara implisit mempengaruhi gaya hidup, pikiran, perasaan/perilaku beragama dan bermasyarakat.

sikap terhadap idiologi
Sikap Terhadap Idiologi
  • Kritis
  • Reintepretasi
  • Terbuka
nilai filosofis sila iv
Nilai Filosofis Sila IV

Pengertian : kekuasaan tertinggi di tangan rakyat, selalu mempertimbangkan kesatuan dan persatuan bangsa.

Demokrasi : Pemerintahan oleh rakyat

tolak ukur terlaksananya demokrasi
Tolak Ukur Terlaksananya Demokrasi
  • Logika kesamaan politik
  • Paham kedaulatan rakyat
  • Tradisi republikan
  • Paham pemerintahan perwakilan
ciri ciri negara demokrasi
Ciri-Ciri Negara Demokrasi
  • Negara Hukum
  • Kontrol efaktif pada pemerintah
  • Lembaga pemilihan umum
  • Prinsip mayoritas
  • Jaminan atas hak dasar demokrasi rakyat
penggagas demokrasi
Penggagas Demokrasi
  • Thomas Hobes : Teori perjanjian negara, mengesampingkan paham kebebasan manusia, bentuk negara merupakan negara kekuasaan
  • John Locke : Paham negara liberal, bahwa manusia memiliki kebebasan, mempunyai hak dasar. Adanya pembagian kekuasaan : legislatif, eksekutif dan Federatif.
slide28
Montesque : Trias Politica, Dengan pembagian kekuasaan sbb : Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif, sangat berpengaruh pada pembentukan pemerintahan demokratis.
demokrasi di indonesia
Demokrasi di Indonesia
  • Demokrasi Pancasila
  • Diatur dalam UUD 1945

Masalah Demokrasi di Indonesia :

  • Historis
  • Kurangnya Kemandirian
  • Komunikasi Politik
  • Supremasi Hukum
nilai filosofis sila v
Nilai Filosofis Sila V
  • Pengertian : Semua orang mendapkan apa yang menjadi haknya, semua orang mendapatkan bagian yang sama seperti yang diterima orang lain
kesadaran budaya terhadap keadilan sosial
Kesadaran Budaya terhadap Keadilan Sosial
  • Budaya Feodalisme : Patron-klien, status sosial adalah nasib, kemiskinan tidak dianggap sebagai akibat buruk struktur patron-klien
  • Budaya Industrialisasi dan Kapitalisme
masalah keadilan sosial di indonesia
Masalah Keadilan Sosial di Indonesia
  • Kemiskinan Struktural
  • Masalah Budaya
  • Masalah Daya Beli Masyarakat
  • Masalah Penentuan Orientasi Pasar
  • Masalah Pertanian
ad