1 / 18

Computer Graphic 2

Computer Graphic 2. NOMOR KODE/SKS : VCD0029 / 3 SKS / Semester III - Agustus 2010 / 13 Week DOSEN PEMBINA : Andre Oentoro : Rudi Margono TUTOR : Agus Susanto : David Junaedi. PERTEMUAN 5. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS.

Download Presentation

Computer Graphic 2

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Computer Graphic 2 NOMOR KODE/SKS : VCD0029 / 3 SKS / Semester III - Agustus 2010 / 13 Week DOSEN PEMBINA : Andre Oentoro : Rudi Margono TUTOR : Agus Susanto : David Junaedi PERTEMUAN 2

  2. PERTEMUAN 5 TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Mahasiswa mampu membuat animasi preloader dan menggunakan actionscript lanjutan PERTEMUAN 2

  3. PEMBAHASAN PROJECT • SILAHKAN PRESENTASIKAN TUGAS INTRO DIDEPAN BERSAMA DENGAN KELOMPOK PERTEMUAN 2

  4. FUNCTION DAN VARIABLE Variable dalam actionscript adalah wadah yang berisi data. Function dalam actionscript adalah kumpulan perintah yang dilakukan bersamaan Jadi, variable digunakan untuk menyimpan data, dan function digunakan untuk menjalankan sejumlah perintah. PERTEMUAN 2

  5. FUNCTION() Selain menggunakan perintah on(press) dan on(release) yang telah kita pelajari minggu lalu, kita juga dapat menggunakan perintah onPress dan onRelease namainstance.onPress = function() { action } namainstance.onRollOver = function() { action } PERTEMUAN 2

  6. FUNCTION() contoh: btn.onRollOver = function() { this._x = this._x+10; } btn.onRollOver = function() { _root.btn._x = _root.btn._x+10; } btn.onRollOver = function() { _root.btn._x += 10; } PERTEMUAN 2

  7. FUNCTION() Selain itu, perintah function() juga dapat digunakan untuk mendefinisikan beberapa set perintah yang akan dilakukan bersamaan. function namafunction() { action action action } contoh: function mulai() { trace("saya mulai"); btn._x = btn._x + 100; if (btn._x >= 100) { trace("saya pindah 100 pixel kedepan"); } } PERTEMUAN 2

  8. VARIABLE Variable dapat didefinisikan dengan menggunakan perintah var Kegunaan pendefinisian variable adalah untuk menyimpan isi atau nilai tertentu yang akan digunakan dalam actionscript selanjutnya Ada banyak macam variable, sebagai dasarnya akan kita pelajari dua macam variable yang paling sering digunakan: Number String Format penulisan: var namavariable:jenis = isivariable; PERTEMUAN 2

  9. VARIABLE contoh: var kembali:Number = btn._x; var hitung:Number = 0; var halaman = 0; var nama:String = "Andre"; var nama = "Isabella"; PERTEMUAN 2

  10. VARIABLE Perhatikan: • Untuk nama variable, usahakan agar tidak menggunakan kata yang di-reserve oleh actionscript • Kata yang direserve oleh actionscript, biasanya berwarna biru ketika kita ketikkan pada Action Window • Biasakan agar kita menuliskan isi variable dengan jelas, sehingga kita dapat mengingatnya dengan mudah • Semua nama variable, sama dengan nama instance, adalah CASE SENSITIVE PERTEMUAN 2

  11. DYNAMIC TEXT • Dynamic text digunakan untuk menuliskan isi variable pada layar. • Dynamic text dapat diletakkan dalam movieclip, dan memiliki nama instance sendiri. Lebih lanjut mengenai dynamic text akan dibahas pada pertemuan setelah UTS. Untuk menggunakan dynamic text: • Lakukan setting dan format font, paragraph, alignment, dsb pada obyek tersebut • Berikan nama instance pada obyek tersebut • Masukkan actionscript: namatext.text = "isi text"; contoh: buku.text = "isi text"; var isibuku = "halaman 1 halaman 2 halaman 3"; buku.text = isibuku; PERTEMUAN 2

  12. MOUSE DRAG AND DROP • Minggu lalu kita telah mempelajari bahwa mouse dapat digunakan untuk menggeser sebuah obyek. • Sekarang kita akan mempelajari bagaimana dengan perintah actionscript yang sederhana, kita dapat membuat sebuah mini-game dalam waktu yang singkat. • dragball -- menggunakan sistem dimana setelah bola diletakkan, maka perintah if akan melakukan cek terhadap posisi bola • exploding -- menggunakan sistem dimana bola akan dicek pada saat mouse digerakkan PERTEMUAN 2

  13. PRELOADER Ketika kita melihat website yang menggunakan flash, kadang kita harus menunggu proses loading selesai, dimana proses loading ini membutuhkan waktu yang bervariasi tergantung pada kecepatan koneksi internet masing-masing. Kita akan mempelajari bagaimana caranya membuat sebuah preloader dengan actionscript. Actionscript yang digunakan dalam pembuatan preloader: • getBytesTotal() • getBytesLoaded() • int() PERTEMUAN 2

  14. PRELOADER Setelah file selesai di-load, dapat digunakan perintah lain untuk memulai animasi. Sebagai contoh: • nextScene(); • _root.gotoAndPlay(2); PERTEMUAN 2

  15. PRELOADER • Bagaimana membuat tampilan loading screen yang bisa menarik? • Salah satu cara adalah memberikan pengunjung sesuatu untuk dilakukan, baik itu berupa bacaan, mini-game, atau hal lain yang berukuran kecil sehingga bisa di-load pada saat pertama kali animasi flash tersebut dimulai. • Pada contoh berikut, bola yang bergerak naik turun tidak berpengaruh pada jalannya animasi preloader, karena bola tersebut hanya merupakan beberapa baris actionscript ditambah dengan bentuk bulat saja. • Apabila menggunakan gambar bitmap, maka gambar bitmap tersebut belum tentu bisa di-load pada saat pertama kali preloader dimulai, akibatnya, nilai persentase loading belum tentu mulai dari awal. PERTEMUAN 2

  16. PENJELASAN MENGENAI PROJECT • Siapkan sebuah sistem navigasi yang akan dipergunakan dalam project akhir masing-masing kelompok • Boleh berupa sekumpulan button, gambar, kalimat, foto, atau imajinasi lainnya • Apabila sudah memiliki ide, silahkan tanya cara eksekusinya. PERTEMUAN 2

  17. PENJELASAN MENGENAI PROJECT • Jumlah item navigasi minimum 5 item • Project akan dikumpulkan pada saat UTS • Selama project belum dikumpulkan, masing-masing kelompok dipersilahkan untuk melakukan revisi dan perbaikan seiring dengan bertambahnya kemampuan menggunakan Adobe Flash PERTEMUAN 2

  18. PENJELASAN MENGENAI PROJECT Penilaian: Ide, konsep, tema 40% Tingkat kehalusan dan detail animasi 30% Originalitas 20% Tingkat kesulitan pengerjaan 10% PERTEMUAN 2

More Related