1 / 65

Berfikir lah , alumni kita kerja apa

Berfikir lah , alumni kita kerja apa. Nur Syahid Pengamat Pendidikan dan Dunia Kerja. PENGANTAR. Lulusan SMA umumnya sudah mulai mencari dan mendaftarkan diri ke perguruan tinggi yang mereka minati

hina
Download Presentation

Berfikir lah , alumni kita kerja apa

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Berfikirlah,alumni kita kerja apa Nur Syahid PengamatPendidikandanDuniaKerja

  2. PENGANTAR Lulusan SMA umumnya sudah mulai mencari dan mendaftarkan diri ke perguruan tinggi yang mereka minati Tidak sedikit biaya dan energi telah dikeluarkan untuk mempersiapkan diri menyambut tes masuk PT Namun……. Masalahnya kemudian seberapa jauh mereka yang nanti berhasil masuk ke bangku kuliah dapat dijamin setelah lulus bakal mendapatkan pekerjaan sebagaimana yang mereka cita-citakan

  3. Problem pengangguran kita kian membukit !!! • Hasl pendataan terbaru BPS melaporkan di tingkat nasional angka pengangguran mencapai 9,75% (angka pengangguran berkurang sebesar 920 ribu orang dibanding Agustus 2006 yang besarnya 10,28%) Pertumbuhan ekonomi tahun 2007 menurut Bank Indonesia diprediksi mencapai 6,3% Berpeluang menciptakan lapangan pekerjaan bagi 1,5 juta orang dan mengurangi kemiskinan.

  4. Sementara itu angkatan kerja baru mencapai 2,5 juta orang / tahun Artinya : masih lahir sejuta pengangguran baru Menurut BPS th 2006 jumlah pengangguran tercatat sebanyak 12 juta orang Tetapi ironisnya jumlah sarjana yang menganggur justru melonjak drastis, jika 2006 tercatat hanya 183.629 sarjana yang menganggur, pada 2007 jumlahnya naik menjadi 409.890 orang (Kompas,6 Februari 2008) Harap diingat ini belum termasuk 1,4 juta sarjana yang setengah pengangguran karena bekerja kurang dari 35 jam/minggu

  5. Setiap tahun Perguruan Tinggi menghasilkan 300.000 sarjana Daya serap lapangan kerja jauh di bawah supply dari mesin produksi Perguruan Tinggi. Seperti 2007, over supply mencapai 740.000 lulusan yang otomatis menjadi pengangguran baru. Angka itu cenderung naik pesat dari waktu ke waktu. Dalam kurun 6 bulan, dari Agustus 2006 s/d Februari 2007, pengangguran S1 naik 66.578 orang atau 9,8%. Dalam setahun bisa menjadi 20%. Indonesia mengalami masa sulit dengan depresiasi nilai Rupiah terhadap USD. Berdasarkan data dari BI sepanjang 2008 Rupiah masih 9.000 hingga akhir Oktober 2008. menjadi Rp.11.000 – Rp.12.000 pada awal 2009. efeknya, Produk impor pasti segera naik dampak lain adalah ancaman pengangguran. ILO memperkirakan akhir 2009 akan terjadi pengangguran tenaga kerja tingkat dunia sekitar 20 juta. Krisis yang berlanjut akan meningkatkan pengangguran di atas 200 juta (sektor konstruksi, real estate, jasa keuangan, otomotif, dll.

  6. Krisis ekonomi mengakibatkan situasi yang tidak menguntungkan bagi Entrepreneur, yaitu : sulit mencari dana, resiko bisnis lebih tinggi, membutuhkan waktu yang lebih lama untuk BEP. • Krisis ekonomi memberi peluang untuk memulai bisnis baru, karena: lebih mudah memperoleh karyawan baru yang andal dengan biaya relatif lebih ekonomis, memperkecil turnover karyawan, persaingan menyusut baik dari sisi intensitas maupun kuantitas. • Dalam situasi krisis, konsumen tetap akan melanjutkan konsumsinya, konsumen akan mengubah perilaku konsumsinya dengan mempertimbangkan 4 faktor yaitu:1.) harga, dengan membeli produk yang lebih murah,2.) kuantitas, membeli produk dalam jumlah lebih sedikit, 3.) kualitas, a. kualitas lebih rendah karena harga lebih murah dan tidak tahan lama, b. kulaitas terbaik namun lebih tahan lama dengan harga lebih tinggi dan 4.) gaya hidup, dengan mengubah gaya konsumsi misalnya do it yourself (melakukan sendiri ganti oli mesin) • Karena itu, jangan ragu untuk memanfaatkan kesempatan dan memahami perilaku konsumen pada masa krisis • Orang Indonesia akan hebat kalau memiliki jiwa entrepreneurship karena hanya itu yang bisa menjawab untuk kemajuan negeri ini.

  7. Jumlah pengangguran di Indonesia belum juga beringsut turun Di Jawa Timur,misalnya rata-rata per tahun diperkirakan ada 600.000 angkatan kerja baru tetapi ironisnya hanya 20-30% saja yang terserap di sektor formal sedangkan sisanya terpaksa bekerja di sektor informal atau bahkan sama sekali tidak bekerja Namun… Menko Perekonomian (Budiono) menargetkan angka pengangguran bisa ditekan hingga 5% pada tahun 2009

  8. Angka kemiskinan di Surabaya Sumber: Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota Surabaya

  9. MAU KEMANA ??? • PEGAWAI NEGERI • PEGAWAI SWASTA • WIRA USAHA

  10. Impian … Impian … Indah …! Kayalanku . . . . . .

  11. Dunia kerja Dunia Kerja

  12. Kugantung…masa depanku padamu !!!

  13. Proses Seleksi Calon Karyawan

  14. Siap Dieliminasi . . . . .

  15. Kegagalan Penyesalan Kesedihan Penderitaan

  16. “Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun terkadang kita terlalu lama melihat dan menyesali pintu tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka” Pintu Peluang

  17. KSA

  18. K Knowledge = Pengetahuan Skill = Ketrampilan Attitude = Sikap Mental  MOTIVASI S A

  19. Knowledge (hardskill) Ilmu pengetahuan yang terus berkembang misalnya: manajemen, pemasaran, perkembangan Iptek. • Skill (hardskill) Keterampilan yang terus meningkat misalnya: komputer, bahasa asing, komunikasi, negoisasi, kepemimpinan. • Attitude (Softskill) Perilaku sebagai “intellectual holder” misalnya: citra diri, prestasi, inovatif, kreatif, kewirausahaan.

  20. HIDUP ADALAH PENDAKIAN • Ada 3 tipe karakter: 1. quitter (comfort zone) - menolak untuk mendaki lebih tinggi lagi - cenderung menghindar tantangan berat - menolak terhadap perubahan - pesimistis - tidak memiliki keyakinan terhadap masa depan

  21. 2. Camper - Masih mau mendaki meskipun akan berhenti di tempat tertentu dan akan merasa puas - Masih memiliki inisiatif dengan sedikit semangat - Menahan diri terhadap perubahan - Penuh keraguan - Prestasi tidak tinggi

  22. 3. Climber - membuktikan diri untuk terus mendaki dan berkreasi - menyambut baik tantangan - membuat segala sesuatu menjadi kenyataan - bahasa yang dipergunakan bahasa positif - kesulitan adalah bagian dari hidup

  23. Membaca dan Menciptakan Peluang

  24. PENDEKAR PERUBAHAN Sikap kita : PERUBAHAN ADALAH TANTANGAN BUKAN ANCAMAN Untuk itu kita perlu belajar atau berproses untuk berubah. Syaratnya kita harus : “OPEN MINDED”

  25. Jadilah pendekar perubahan, jangan jadi teroris perubahan. Perubahan jangan dianggap sebagai pemberontakan. Biasanya, selalu membanggakan dan dibandingkan dengan kejayaan para pendahulu di masa lalu, padahal jaman sudah berubah dan perubahan terus berlangsung, Tiada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri.

  26. Kita harus optimis akan masa depan Tidak ada peluang atau pasar yang jenuh, yang ada pikiran yang jenuh Jangan atau tidak boleh takut pada kegagalan (tidak utk jangka pendek, tetapi utk jangka panjang) Kita ingin memenangkan pertempuran, bukan peperangan

  27. AGAR KAPASITAS MAHASISWA DAPAT TUMBUH DAN BERKEMBANG, SEHINGGA MENJADI ANDALAN SUMBER DAYA MANUSIA INDONESIA DENGAN IQ, EQ, SQ, FQ YANG BAIK (HARD SKILLS DAN SOFT SKILLS)

  28. MENUMBUHKAN BUDAYA EFEKTIF : BUDAYA KARAKTER KOMUNITAS KEBIASAAN TINDAKAN PIKIRAN

  29. TINGKATAN KEPEMIMPINAN : ORGANISASIONAL, Penyelarasan, “Allignment” MANAJERIAL, Pemberdayaan INTER PERSONAL, Kepercayaan, “Trust” PERSONAL, dapatdipercaya

  30. PERSONALITAS • PERSONALITAS • vs KARAKTER : • Personalitas : • Diatas permukaan • Tampak langsung • Tidak permanen • Karakter : • Dibawah permukaan • Tidak nampak • Fundamental KARAKTER

  31. SECRET : HUKUM GAYA TARIK, “LAW of ATTRACTION” : Apa yang kita pikirkan, itulah yg terjadi (kebiasaan mengatakan jangan-jangan nanti…) Kalau kita berpikir gagal/ negatif, itulah yg akan terjadi Kalau kita berpikir sukses/ positif, itu pula yg akan terjadi If someone can do something, than its possible to me to do the something. 31

  32. BERPIKIR POSITIF • Adalah kebiasaan untuk memandang segala sesuatu dari sudut baiknya, berlatihlah untuk melihat dan memandang seseorang dari sudut baiknya • Berpikir adalah suatu proses pengeluaran energi, sama halnya dengan berdoa. • Pikiran mempunyai pengaruh yang besar terhadap hidup kita, apa saja yang kita inginkan selalu dimulai dari pikiran atau angan-angan kita. kalau anda ingin bahagia berpikirlah bahagia, kalau anda ingin sehat berpikirlah sehat karena itu mulailah hidup ini dengan selalu berpikir positif • Jangan mengeluh pada orang lain, mengeluhlah pada Allah. • Nikmatilah hidup dengan “selalu memberi dari pada meminta”

  33. Tujuan Mengubah ide jadi realita

  34. What is an Entrepreneur ? Suryana : “Inti dari Kewirausahaan adalah menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melalui berpikir kreatif dan inovatif”.

  35. Kewirausahaan adalah jalan keluar untuk menyelesaikan masalah pengangguran, kemiskinan dan kemelaratan. Kewirausahaan sangat penting untuk mengubah bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju.

  36. BERWIRAUSAHA MENARIK……. TAPIENGGAN MEMULAINYA KENAPA ????? KALO ORANG LAIN BISA KENAPA SAYA TIDAK BISA ?????

  37. MENARIK • Bebas mewujudkan impian / ambisi • Tidak terikat / bebas

  38. ENGGAN, karena…… • Butuh MODAL ??? • Gak kebayang susahnya cari PEMBELI apalagi PELANGGAN ??? • Gak nemu “IDE” ??? • Gak bakat MENGELOLA • Gak punya PENGETAHUAN atau KETRAMPILAN

  39. ENGGAN, karena…… • Takut gagal • Usaha tersebut sudah ada / lebih dulu yang menjalankan • Enggan bersaing • Pandangan masyarakat • Lama untuk jadi kaya • Dan sebagainya

  40. FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN BERWIRAUSAHA : • Tidak kompeten dalam manajerial • Kurang pengalaman • Kurang dapat mengendalikan keuangan • Gagal dalam perencanaan • Lokasi yang kurang memadai • Kurangnya pengawasan peralatan • Sikap kurang bersungguh - sungguh dalam berusaha • Ketidakmampuan dalam melakukan transmisi kewirausahaan

  41. FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB TAKUT BERUSAHA : • Memiliki pengalaman kegagalan • Kurang berani mencoba • Tidak bisa kerjasama

  42. PELUANG WIRAUSAHA SELALU TERBUKA Karena……. “Tak ada orang yang sama di dunia ini sehingga selera orang pun bermacam – macam. Setiap orang memiliki keunikan yang dapat diekspresikan lewat gaya hidup, tutur kata, gerak tubuh, cara berpakaian dan sebagainya”

  43. KEUNGGULAN WIRAUSAHA : • Mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru • Melahirkan kreativitas dan inovasi baru • Meningkatkan kualitas • Menurunkan biaya yang timbul akibat ketidakpastian • Kekayaan harus diciptakan bukan sekedar menadahkan tangan

  44. Tahapan berwirausaha • Memulai  butuh keberanian menghadapi resiko • Mengembangkan  butuh kekuatan menjadi besar  Mempertahankan  butuh ketahanan tetap eksis

  45. Wujudkan Impian Indah Menjadi Wirausahawan Sendiri Mencari Mitra yang Punya “Mimpi” Sama Menjual “Mimpi” itu kepada wirausahawan Lain

  46. Pelajaran dari Kiyosaki • Orang kaya tidak bekerja untuk uang, tapi membuat uang bekerja untuk mereka • Untuk dapat membuat uang bekerja untuk kita, kita harus melek secara finansial (financial literacy) • Berupayalah untuk menciptakan bisnismu sendiri, bukan bekerja dalam bisnis orang lain • Pelajari sejarah dan peraturan perpajakan serta kekuasaan dari perusahaan • Orang kaya mengivestasikan uangnya untuk membeli aset, bukan liabilitas • Bekerjalah untuk belajar, jangan bekerja untuk mendapatkan uang

  47. Modal Dasar Meraih Prestasi KEYAKINAN INOVASIPRESTASI KEBERANIAN KETEKUNAN

  48. Faktor – faktor yang berperan pada “Kesuksesan Usaha” • Money • Machine • Method • Man • Marketing network Kesuksesan Usaha

  49. Memulai Bisnis TANPA Uang Tunai • Modal dengkul • Menggunakan sistem bagi hasil • Meminjam dengan sistem menggaji • Pembayaran di muka • Sistem barter • Mengambil produk dulu

  50. Merangsang Munculnya IDE Bisnis • Jangan pernah menganggap enteng sesuatu hal yang nampaknya sepele • Pelajari kiat orang lain yang telah meraih kesuksesan dan mengalami kegagalan

More Related