Download
mitos penalaran dan pengetahuan sebagai pangkal kelahiran sains n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
MITOS, PENALARAN, DAN PENGETAHUAN SEBAGAI PANGKAL KELAHIRAN SAINS PowerPoint Presentation
Download Presentation
MITOS, PENALARAN, DAN PENGETAHUAN SEBAGAI PANGKAL KELAHIRAN SAINS

MITOS, PENALARAN, DAN PENGETAHUAN SEBAGAI PANGKAL KELAHIRAN SAINS

996 Views Download Presentation
Download Presentation

MITOS, PENALARAN, DAN PENGETAHUAN SEBAGAI PANGKAL KELAHIRAN SAINS

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. MITOS, PENALARAN, DAN PENGETAHUAN SEBAGAI PANGKAL KELAHIRAN SAINS

  2. PENGANTAR

  3. PENGANTAR

  4. PENGANTAR

  5. PENGANTAR

  6. PENGANTAR

  7. PENGANTAR

  8. PENGANTAR Mungkinsaudarapernahmendengarucapanberikut : • GunungApimeletushebatdisebabkanolehkarenadewasaktilagimarahbesar. • GempaBumiterjadikarenadewa atlas yang memikulbumimemindahkanbumidaribahu yang satukebahu yang lainnya. • Gerhanabulandisangkaterjadikarenabulandimakanraksasa. • Bunyi Guntur timbulkarenarodakereta yang dikendaraidewasedangmelintasdilangit.

  9. PENGANTAR • Pada awal prasejarah kemampuan manusia masih terbatas, baik keterbatasan pada peralatan maupun keterbatasanpemikiran. Keterbatasan peralatan menyebabkan pengamatan menjadi kuratig seksama, dan cara berpikir yang sederhana menyebabkan hasil pemecahan masalah memberikan kesimpulan yang kurang tepat. • Dengan demildan pengetahuan yang terkumpul belum dapat memberikan jawaban yang baikterhadaprasa ingin tahu manusia, dan masih jauh dari kebenaran.

  10. TAHAP PERKEMBANGAN PIKIRAN MANUSIA Menurut A. Comte TahapPerkembanganmanusiaada 3 tahap, yaitu : • TahapTeologi / Metafisika • TahapFilsafat • TahapPositifatauTahapIlmu

  11. TAHAP TEOLOGI / METAFISIKA • Mitosdiciptakanhanyauntukmenjawab rasa ingintahumanusiaakansuatukejadian yang merekaamati. • Mitos merupakan cerita yang dibuat-buat atau dongeng yang pada umumnya menyangkut tokoh kuno, seperti dewa atau manusia perkasa, yang ada kaitannya dengan apa yang terdapat di alam.pengetahuan yang subyektif (tidakObyektif) • Manusiamenyusunmitos / dogenguntukmengenalrealitaataukenyataan. • Dalamalammitos, Pikiranrasionalataupenalaranbelumterbentuk. Melainkanhanyadidasariatasdayakhayal, intuisi, atauimajinasi

  12. TAHAP TEOLOGI / METAFISIKA • Mitosdibedakan atas3 macam, yaitu mitos sebenarnya, cerita rakyat, dan legenda. • Dalam. mitos sebenamya manusia berusaha dengan sungguh-sungguh dan dengan imajinasinya menerangkan gejala alam yang ada, namun belum tepat karena kurangnya pengetahuan, sehingga orang mengaitkannya dengan seorang tokoh atau dewa. • Mitos yang merupakan cerita rakyat adalah usaha manusia mengisahkan peristiwa petting yang menyangkut kehidupan masyarakat, biasanya juga disampaikan dari mulut ke mulut sehingga,sulit diperiksa kebenarannya. • Dalam mitos sebagai legenda, dikemukakan tentang seorang tokoh yang dikaitkan dengan terjadinya suatu daerah. • Menurut C.A. Van Peursen, MITOS adalahsuatucerita yang memberikanpedomanatauarahtertentupadasekelompokorangdandapatditularkankepadakelompok lain ataudiungkapkanmelaluipementasantari-tarian, wayang, dansebagainya • IntiCeritaterkaitdenganlambang-lambang, kejahatan, kebaikan, kehidupan, kematian, dosa, danpenyucian, sorga, neraka

  13. TAHAP TEOLOGI / METAFISIKA Pada masa prasejarah tersebut, mitos dapat diterima dan dipercaya kebenaranya karena: • keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan pengindraan, balk langsung maupun dengan slat: • keterbatasan penalaran manusia pada masa itu • hasrat ingin tahunya texpenuhi.

  14. TAHAP TEOLOGI / METAFISIKA • Padatahapinimanusiamenemukanidentitasdiri. • Manusia yang adadialamhidupmenyatudenganalamdanterpengaruhdenganalam == kemasukankekuatanalam • Padatahapmitos, manusiaterikat, manusiamenerimakeadaansebagaitakdir

  15. TAHAP FILSAFAT • Rasiosudahterbentuk, tapibelumditemukanmetodaberfikir yang obyektif • Menggunakanrasiosecaradangkal, tapiobyek yang dimasukibelumobyektif (contohbumidatar) • Polapikirbelummetodologis yang definitif

  16. TAHAP ILMU ATAU TAHAP POSITIF • Adanyaketidakpuasanpikiran • Rasiodikembangkankearah yang lebihobyektif • Manusiamenghadapiobyekdenganrasio

  17. TAHAP PERKEMBANGAN PIKIRAN MANUSIA

  18. PENALARAN • Dari pengamatan yang sistematisdankritissertamakinbertambanhnyapengalaman yang diperoleh, lambatlaunmenusiamencarijawabsecararasionalatauberdasarkanfakta-fakta • Pemecahanmasalahmengandalkanpenalaran yang rasionalatauberdasarkanfaktadalamusahamemperolehkebenaran • Model Penalaranada 2, yaitu : • PenalaranDeduktif • PenalaranInduktif

  19. PENALARAN DEDUKTIF (RASIONALISME) • PenalaranDeduktif, polapikir yang bertolakdaripernyataan yang bersifatumumuntukmenarikkesimpulan yang bersifatkhusus. • Penarikankesimpulanmenggunakanpolapikir yang disebutsilogisme • Kaumrasionalismengembangkanpahamrasionalisme == menggunakanpenalarandeduktif

  20. SILOGISME • Silogismeterdiriatasduapernyataandansebuahkesimpulan • Keduapernyataandisebutpremis mayor danpremis minor • Kesimpulandiperolehdaripenalarandeduktifterhadapkeduapremis

  21. CONTOH • Misal : • Semuamahlukbernapas (premis mayor) • Si Ali adalahseorangmahluk (Premis minor) • Jadisi Ali jugabernapas ( kesimpulan) • Kesimpulanbenarbila : • Keduapremisbenar • Cara penarikankesimpulanjugabenar • Bilasalahsatudarinyasalahmakakesimpulansalah

  22. Apakahpenalarandeduktifpastiditerimakebenarannya • Padajamanalkimiaaristotelesmengemukakanteoriperkembangan, yang menyatakanbahwasetiapbendaakanmengalamiperkembangankearahdewasa • Logam yang telahdewasaadalahemasatauperak. contoh lain kelapa, daribungsil – kuwud – nyuh • Contohsilogisme : • Semualogamakanmengalamiperkembanganmenjadiemas (premis mayor) • Air raksaadalahlogam (Premis minor) • Jadi, air raksadapatberubahmenjadiemas (kesimpulan) • Apakahsilogismeinibenar ? Dapatkah air raksaberubahmenjadiemas ? • Tidaksemuapenalarandeduktifmenghasilkankesimpulan yang benar.

  23. Pendekataninduktif (empirisme) • Pengetahuandiperolehdaripengamatanlapangan (emipiris) • Kaumempirismengembangkanpahamempirisme == menggunakanpenalaraninduktif • Penalaraninduktif, bertolakdaripolapikir yang bersifatkhususuntukmenarikkesimpulan yang bersifatumum

  24. Misalkan : • Dari pengamatandiperolehbahwa : Besidipanaskanmemuai, Tembagadipanaskanmemuai, aluminiumdipanaskanmemuai. Makamakadisimpulkanbahwasemualogambiladipanaskanakanmemuai. • Dari pengamatandiperolehbahwa : kucingbutuhmakanan, anjingbutuhmakanan, kudabutuhmakanan, makadisimpulkansemuabinatangbutuhmakanan.

  25. ApakahsemuahasilpenalaranInduktifpastidapatditerimakebenarannyaApakahsemuahasilpenalaranInduktifpastidapatditerimakebenarannya • Misal : • Pengamatanlapanganmenemukanbahwaanak-anak yang berprestasibagusdibanyaksekolahadalahanak-anak yang berhidungmancung. • Apakahdapatdisimpulkanbahwasetiapanak yang berhidungmancungakanmemilikiprestasibagus ? • Apakahpengalaman yang dimaksudpahaminimerupakan stimulus pancaindraataukahhanyapersepsi ? • Adanyaketerbatasankemampuanpancaindra. • Misalkan : Sendok yang dimasukkankedalamgelasberisi air terlihatpatah. Apakahsesungguhnyasendokitupatah ? • Celupkankeduatanganpertamake air dingin, tangankeduakeairpanas, laluangkatdancelupkankeairbiasa ? Apakah air biasatadipanas, dingin, atausejuk ?

  26. Pancaindrapunyakelemahan • Penalaraninduktif yang mengacupadapengalaman yang dialamipancaindratidaksepenuhnyabenar

  27. PenalaranDeduktifmasihdiragukan • PenalaranInduktifmasihdiragukan • SelanjutnyaMunculPendekatanilmiah