1 / 29

INFORMASI UJIAN NASIONAL SMA/MA TAHUN PELAJARAN 2012/20 1 3

INFORMASI UJIAN NASIONAL SMA/MA TAHUN PELAJARAN 2012/20 1 3. JADWAL UN S MA/MA. Materi Ujian Nasional. *) terdiri atas 15 soal listening comprehension atau 15 soal reading untuk penyandang tunarungu dan 35 soal pilihan ganda. **) Sesuai dengan pilihan. RUANG UN.

hart
Download Presentation

INFORMASI UJIAN NASIONAL SMA/MA TAHUN PELAJARAN 2012/20 1 3

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. INFORMASI UJIAN NASIONAL SMA/MATAHUN PELAJARAN 2012/2013

  2. JADWAL UN SMA/MA

  3. MateriUjianNasional *) terdiri atas 15 soal listening comprehension atau 15 soal reading untuk penyandang tunarungu dan 35 soal pilihan ganda. **) Sesuai dengan pilihan

  4. RUANG UN Satuanpendidikanpenyelenggara UN menetapkanruang UN denganpersyaratansebagaiberikut: • ruangujian yang digunakanamandanlayakuntukpelaksanaan UN; • setiapruangditempati paling banyak 20 peserta, dan 2 (dua) mejauntukduaorangpengawas UN; • setiapmejadalamruangujiandiberinomorpeserta UN; • setiapruangujianditempelpengumuman yang bertuliskan “DILARANG MASUK SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS SERTA TIDAK DIPERKENANKAN MEMBAWA ALAT KOMUNIKASI”

  5. RUANG UN • setiapruang UN disediakandenahtempatdudukpeserta UN dengandisertaifotopesertaditempeldipintumasukruangujian; • setiapruang UN disediakanlak/segeluntukamplop LJUN; • gambarataualatperaga yang berkaitandenganmateri UN dikeluarkandariruang UN; • tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut: • satubangkuuntuksatuorangpeserta UN; • jarakantarameja yang satudenganmeja yang lain disusundenganmempertimbangkanjarakantarapeserta yang satudenganpeserta yang lain minimal 1 (satu) meter; • penempatanpeserta UN sesuaidengannomorpeserta • ruangujiannasional paling lambatsudahsiap 1 (satu) harisebelumujiannasionaldimulai.

  6. Meja Pengawas CONTOH DENAH TEMPAT DUDUK TempatTas/Buku PintuMasuk MejaPengawas 011 020 001 010 012 019 002 009 013 018 003 008 014 017 004 007 015 016 005 006

  7. Meja Pengawas CONTOH DENAH TEMPAT DUDUK (-20) TempatTas/Buku PintuMasuk MejaPengawas 006 009 001 005 007 008 002 004 003

  8. Pengawas Ruang • Perguruan Tinggi menetapkan pengawas ruang di satuan pendidikan SMA, MA, dan SMK berdasarkan usulan dari Dinas Pendidikan dan Kankemenag kabupaten/kota sebagai penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota. • Pengawas ruang untuk UN SMA/MA dan SMK dilakukan oleh guru SMA/MA dan SMK yang diatur secara silang. • Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota menetapkan pengawas ruang di satuan pendidikan SMP, MTs, SMPLB, dan SMALB. • Pengawas ruang untuk UN SMP/MTs dilakukan oleh guru SMP/MTs yang diatur secara silang; • Pengawas ruang harus dalam keadaan sehat dan sanggup mengawas ujian nasional dengan baik. • Pengawas ruang adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diujikan. • Pengawas ruang adalah guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin, jujur, bertanggung jawab, teliti, dan memegang teguh kerahasiaan.

  9. Pengawas Ruang • Pengawasruangharusmenandatanganisuratpernyataanbersediamenjadipengawasruangsesuaidenganketentuan yang berlakudanharushadir 45 menitsebelumujiandimulaidilokasisekolah/madrasahpenyelenggara UN. • Pengawasruangtidakdiperkenankanuntukmembawaalatkomunikasielektronikkedalamruangujian. • Penempatanpengawasruangditentukandengansistemsilangdalamsatukabupaten/kota. • Setiapruangandiawasiolehduaorangpengawas.

  10. Tata Tertib Pengawas Ruang • Persiapan • Empatpuluh lima (45) menitsebelumujiandimulaipengawasruangtelahhadirdilokasisekolah/madrasahpenyelenggara UN. • Pengawasruangmenerimapenjelasandanpengarahandariketuapenyelenggara UN (H-1). • Pengawasruangmenerimabahan UN yang berupanaskahsoal UN, amploppengembalian LJUN, daftarhadir, danberitaacarapelaksanaan UN. • Pengawasruangmemeriksakondisibahan UN dalamkeadaanbaik (masihtersegel).

  11. Tata Tertib Pengawas Ruang B. Pelaksanaan UN • Pengawasmasukkedalamruang UN 20 menitsebelumwaktupelaksanaan, hal yang dilakukan : • memeriksa kesiapan ruang ujian; • mempersilakanpeserta UN menunjukkankartupeserta UN. • membacakan tata tertib UN; • membagikannaskahsoal UN dengancarameletakkandiatasmejapesertadalamposisitertutup (terbalik); • mewajibkanpesertauntukmenuliskannamadannomorujianpadakolom yang tersediadihalaman 1 (satu) naskahsoaldan LJUN sebelumdipisahkan; • mewajibkanpesertaujianuntukmemisahkan LJUN dengannaskah; • mewajibkanpesertaujianuntukmelengkapiisianpada LJUN secarabenar; • memastikanpeserta UN telahmengisiidentitasdenganbenarsesuaidengankartupeserta; dan • memastikanpesertaujianmenandatanganidaftarhadir.

  12. Contoh LJUN

  13. Contoh Daftar hadir peserta UN

  14. Tata Tertib Pengawas Ruang • Kelebihannaskahsoal UN selamaujianberlangsungtetapdisimpandiruangujiandantidakdiperbolehkandibacaolehpengawasruangan. • melarangorangmemasukiruang UN selainpesertaujian. • Pengawasruang UN dilarangmerokokdiruangujian, memberiisyarat, petunjuk, danbantuanapapunkepadapesertaberkaitandenganjawabandarisoal UN yang diujikan. • Lima menitsebelumwaktu UN selesai, pengawasruang UN memberiperingatankepadapeserta UN bahwawaktutinggal lima menit. • menyusunsecaraurut LJUN darinomorpesertaterkecildanmemasukkannyakedalamamplop LJUN disertaidengansatulembardaftarhadirpeserta, satulembarberitaacarapelaksanaan, k emudianditutupdandilemsertaditandatanganiolehpengawasruang UN didalamruangujian; • PengawasRuang UN menyerahkanamplop LJUN yang sudahdilemdanditandatangani, sertanaskahsoal UN kepadaPenyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasahdisertaidengansatulembardaftarhadirpesertadansatulembarberitaacarapelaksanaan UN.

  15. PERBEDAAN DENGAN UN TAHUN LALU

  16. KONSEP JENIS NASKAH UN • JENIS NASKAH UN SETIAP PESERTA UJIAN B E R B E D ADALAM SETIAP RUANG UJIAN • JENIS NASKAH UN SETIAP RUANG UJIAN B E R B E D ADALAM SETIAP SEKOLAH

  17. TAHAPAN KERJA PESERTA UN Pertama, peserta harus memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti Kedua, pastikan pula bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu persatu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satupun soal yang rusak atau tidak terbaca.

  18. Ketiga, begitu peserta telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, ia wajib menuliskan identitas di naskah soal dan LJUN. Setelah diisi, peserta diperbolehkan melepaskan LJUN dari naskah soal. Langkah tersebut sangat penting untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN. “ Bisa jadi saat anak sedang mengerjakan, ada angin besar dan menerbangkan naskah soal serta LJUN sehingga tertukar satu dengan yang lain. Mohon disosialisasikan kepada semua pihak.

  19. TATA TERTIB PESERTA UN • Peserta UN dilarangmembawaalatkomunikasielektronikdankalkulatorkeSekolah/Madrasah/PendidikanKesetaraan. • Peserta UN yang memperolehnaskahsoal yang cacatataurusak, pengerjaansoaltetapdilakukansambilmenunggupenggantiannaskahsoal UN. • Peserta UN yang meninggalkanruangansetelahmembacasoaldantidakkembalilagisampaitandaselesaidibunyikan, dinyatakantelahselesaimenempuh/mengikuti UN padamatapelajaran yang terkait. • Peserta UN yang telahselesaimengerjakansoalsebelumwaktu UN berakhirtidakdiperbolehkanmeninggalkanruangansebelumberakhirnyawaktuujian.

  20. TATA TERTIB PESERTA UN • Selama UN berlangsung, peserta UN dilarang: • menanyakanjawabansoalkepadasiapa pun; • bekerjasama dengan peserta lain; • memberiataumenerimabantuandalammenjawabsoal; • memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain; • membawa naskah soal UN dan LJUN keluar dari ruang ujian; • menggantikanataudigantikanolehorang lain.

  21. Pengolahan Hasil UN SMA/MA, SMK • Pengawas satuan pendidikan yang berasal dari perguruan tinggi mengumpulkan amplop LJUN yang telah dilem oleh pengawas ruang UN. • Pengawas satuan pendidikan dari perguruan tinggi mengirimkan amplop LJUN ke perguruan tinggi negeri untuk dilakukan pemindaian. • Pengawas satuan pendidikan mengisi dan menandatangan berita acara kelengkapan bahan UN diruang panitia sekolah/madrasah penyelenggara.

  22. PENGUMUMAN KELULUSAN Sekolah/madrasah/ PusatKegiatanBelajarMasyarakatdanSanggarKegiatanBelajarmengumumkankelulusanpesertadidikdarisatuanpendidikan paling lambat: 1). tanggal 25 Mei 2013untuk SMA/MA, SMK. 2). tanggal 1 Juni 2013untuk SMP/MTs, SMPLB, SMALB.

  23. Kelulusan Peserta Didik • Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru dengan menggunakan kriteria sebagai berikut: • menyelesaikanseluruh program pembelajaran; • memperolehnilai minimal baikpadapenilaianakhiruntukseluruhmatapelajarankelompokmatapelajaran agama danakhlakmulia, kelompokmatapelajarankewarganegaraandankepribadian, kelompokmatapelajaranestetika, dankelompokmatapelajaranjasmani, olah raga, dankesehatan; • lulus ujiansekolah/madrasahuntukkelompokmatapelajaranilmupengetahuandanteknologi; dan • lulus UjianNasional

  24. Kelulusan Peserta Didik • Pesertadidikdinyatakan lulus US/M SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK apabilapesertadidiktelahmemenuhikriteriakelulusan yang ditetapkanolehsatuanpendidikanberdasarkanperolehanNilai S/M yang diperolehdari : • gabunganantaranilai US/M dannilai rata-rata rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk SMP/MTs dan SMPLB denganpembobotan 60% untuknilai US/M dan 40% untuknilai rata-rata rapor. • gabunganantaranilai US/M dannilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan 5 untuk SMA/MA, dan SMALB denganpembobotan 60% untuknilai US/M dan 40% untuknilai rata-rata rapor. • gabunganantaranilai US/M dannilai rata-ratarapor semester 1, 2 dan 3 untukpeserta yang menggunakansistemkredit semester (SKS) dandapatmenyelesaikan program kurangdaritigatahun. • gabunganantaranilai US/M dannilai rata-rata rapor semester 1 sampai 5 untuk SMK denganpembobotan 60% untuknilai US/M dan 40% untuknilai rata-rata rapor.

  25. Kelulusan Peserta Didik • Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA. • Nilai Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah: • gabunganantaranilaiUjianPraktikKeahlianKejuruandannilaiUjianTeoriKejuruandenganpembobotan 70% untuknilaiUjianPraktikKeahlianKejuruandan 30% untuknilaiUjianTeoriKeahlianKejuruan; • kriteria Kelulusan Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah minimum 6,0 ; • NA sebagaimanadimaksudpadabutirnomor 3 diperolehdarigabunganNilai S/M darimatapelajaran yang diujikansecaranasionaldenganNilai UN, denganpembobotan 40% untukNilai S/M darimatapelajaran yang diujikansecaranasionaldan 60% untukNilai UN. • Pembulatannilaigabungannilai S/M dannilairapordinyatakandalambentukduadesimal, apabiladesimalketiga ≥ 5 makadibulatkankeatas. • Pembulatannilaiakhirdinyatakandalambentuksatudesimal, apabiladesimalkedua ≥ 5 makadibulatkankeatas. • Pesertadidikdinyatakan lulus UN apabilanilai rata-rata darisemua NA sebagaimanadimaksudpadabutirnomor 5 mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dannilaisetiapmatapelajaran paling rendah 4,0 (empatkomanol).

  26. Pelanggaran

  27. Sanksi • Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan penyelenggara UN yang melanggar ketentuan POS diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. • Pengawas satuan pendidikan yang melanggar ketentuan POS diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

  28. TERIMA KASIH

More Related