1 / 42

ASET TETAP BERWUJUD

ASET TETAP BERWUJUD. B. SUNDARI, SE., MM. Akuntansi Pajak. Definisi :. Aset tetap adalah aset berwujud yang : Dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa , untuk direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif ; dan

Download Presentation

ASET TETAP BERWUJUD

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. ASET TETAP BERWUJUD B. SUNDARI, SE., MM. AkuntansiPajak

  2. Definisi : Asettetapadalahasetberwujud yang : • Dimilikiuntukdigunakandalamproduksiataupenyediaanbarangataujasa, untukdirentalkankepadapihak lain, atauuntuktujuanadministratif; dan • Diharapkanuntukdigunakanselamalebihdarisatuperiode

  3. Menurut PSAK No. 16 (Revisi 2007) : Isuutamadalamakuntansiasettetapadalah : • Pengakuanaset • Penentuanjumlahtercatat • Pembebabanpenyusutan • Rugipenurunannilai

  4. 1. Pengakuan : Biayaperolehanasettetapharusdiakuisebagaiasetjikadanhanyajika: • Besarkemungkinanmanfaatekonomisdimasadepanberkenaandenganasettersebutakanmengalirkeentitas; dan • Biayaperolehanasetdapatdiukursecaraandal.

  5. 2. Penentuanjumlahtercatat • Suatuasettetap yang memenuhikualifikasiuntukdiakuisebagaiasetpadaawalnyaharusdiukursebesarbiayaperolehan. • Biayaperolehaadalah : Jumlahkasatausetarakas yang dibayarkanataunilaiwajardariimbalan lain yang diserahkanuntukmemperolehsuatuasetpadasaatperolehanataukonstruksiataujikadapatditerapkan, jumlah yang diatribusikankeasetpadasaatpertama kali diakuisesuaidenganpersyaratantertentudalam PSAK lain.

  6. Biayaperolehanasettetapmeliputi : • Hargaperolehannya (termasukimporpajakpembelianygtidakbolehdikreditkansetelahdikurangidiskonpembeliandan potongan-2 lain. • Biaya-2 yang dapatdiatribusikansecaralangsunguntukmembawaasetkelokasidankondisi yang diinginkan agar asetsiapdigunakansesuaidengankeinginandanmaksudmanajemen. • Estimasiawalbiayapembongkarandanpemindahanasettetapdanrestorasilokasiaset.

  7. Contohbiaya yang diatribusikansecaralangsung : • Biayaimbalankerja yang timbulsecaralangsungdaripembangunanatauakuisisiasettetap. • Biayapenyiapanlahanuntukpabrik • Biayahandlingdanpenyerahanawal • Biayaperakitandaninstalasi • Biayapengujianasetapakahasetberfungsidenganbaik, setelahdikurangihasilbersihpenjualanproduk yang dihasilkansehubungandenganpengujiantersebut. • Komisiprofesional

  8. Contoh biaya-2 ygbukanmerupakanbiayaperolehanasettetap : • Biayapembukaanfasilitasbaru • Biayapengenalanprodukbaru (termasukiklan & aktivitaspromosi) • Biayapenyelenggaraanbisnisdilokasibaruataukelompokpelangganbaru (termasukbiayapelatihan staff); dan • Administrasidanbiayaoverheadumumlainnya.

  9. Contoh : HargabangunantermasuktanahRp. 300.000.000,- (termasukbiayanotaris, beabaliknama, BPHTB, dll). HargawajartanahRp. 150.000.000,- danhargawajarbangunanRp. 100.000.000,- Alokasihargaperolehannyadapatdihitungsbb:

  10. Jurnal yang diperlukan : Tanah 180.000.000 - Bangunan 120.000.000 - Kasdan Bank - 300.000.000

  11. 3. Pembebabanpenyusutan • Penyusutanadalahalokasisistematisjumlah yang dapatdisusutkandarisuatuasetselamaumurmanfaatnya. • Setiapbagiandariasettetap yang memilikibiayaperolehancukupsignifikanterhadaptoalbiayaperolehanseluruhasetharusdisusutkansecaraterpisah. • Bebanpenyusutanuntuksetiapperiodeharusdiakuidalamlaporanlabarugikecualijikabebantersebutdimasukkandalamjumlahtercatatasetlainnya.

  12. Menurutuupajakpenghasilanpasal 11 : Penyusutanataspengeluaranuntukpembelian, pendirian, penambahan, perbaikan, atau perubahan hartaberwujud, kecualitanah yang berstatushakmilik, hakgunabangunan, hakgunausaha, dan hakpakai, yang dimilikidandigunakanuntukmendapatkan, menagih, danmemeliharapenghasilan yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besarselama masa manfaat yang telahditentukanbagihartatersebut.

  13. Perbandingan :

  14. Jumahygdapatdisusutkandanperiodepenyusutan: • Jumlah yang dapatdisusutkandarisuatuasetdialokasikansecarasistematissepanjangumurmanfaatnya. • Nilairesidudanumurmanfaatsetiapasettetapharusdireview minimum setiapakhirtahunbukudanapabilaternyatahasil review berbedadenganestimasisebelumnyamakaperbedaantersebutharusdiperlakukansebagaiperubahanestimasiakuntansisesuaidengan PSAK 25.

  15. Metodepenyusutan : (psak 16) • Metodepenyusutanygdigunakanuntukasetharusdireview minimum setiapakhirtahunbuku, danapabilaterjadiperubahanygsignifikandalamekspektasipolakonsumsimanfaatekonomimadadepandariasettersebut, makametodepenyusutanharusdiubahuntukmencerminkanperubahanpolatersebut.

  16. Metodepenyusutan : • Metodegarislurus (straight line methode) • Metodesaldomenurunganda (diminishing balance methode), dan • Metodejumlah unit (sum of the unit methode)

  17. Perbandinganmetodepenyusutan :

  18. Kelompokhartaberwujudmenurutuupajakpenghasilan • Lihathal 112-115 Tata carapenghitunganpenyusutanfiskal : • Keputusan DJP mulaiberlakupadatahunpajak 2002 • Atas jenis-2 hartaseperti yang dimaksuddalam DJP tsb yang telahdimilikidandigunakandalamperusahaansejaksebelumtahunpajak/tahunbuku 2002, penghitunganpenyusutanfiskalsampaidengantahunpajak/tahunbuku 2001 menggunakantarifpenyusutankelompok 3

  19. Tata carapenghitunganpenyusutanfiskal : • Penghitunganpenyusutanfiskalatasharta

  20. 4. Rugipenurunannilai (impairment loss) • Adalahselisihdarijumlahtercatatsuatuasetdenganjumlah yang dapatdiperolehkembalidariasettersebut. • Dalammenentukanapakahsuatuasettetapmengalamipenurunannilai, entitasmenerapkan PSAK no.48 : PenurunanNilaiAset.

  21. PT Warasmempunyaimesin yang dipertukarkandengantrukmilik PT Warisdenganmenggunakan data sebagaiberikut: PT Waras : Hargaperolehan 250.000.000 Akumulasipenyusutan 90.000.000 Hargapasartruk 180.000.000 PT Waris : Hargaperolehan 200.000.000 Akumulasipenyusutan 72.000.000 Hargapasarmesin 180.000.000 Akuntansipajakuntukakumulasipenyusutanmesin Rp.187.500.000,- danuntuktrukRp. 150.000.000,- Hitunglahlaba (rugi) pertukarantersebut.

  22. Asettetaptidakberwujud B. Sundari, SE., MM.

  23. Definisimenurutpsak no.19 • Asettidakberwujudadalahasetnonmoneter yang dapatdiidentifikasitanpawujudfisik. • Asettidakberwujudpadaawalnyaharusdiakuisebesarbiayaperolehan.

  24. Pengakuanasettidakberwujud: • Asettidakberwujudharusdiakuijika, danhanyajika: • kemungkinanbesarentitasakanmemperolehmanfaatekonomismasadepandariasettersebut; dan • biayaperolehanasettersebutdapatdiukursecaraandal.

  25. Biayaperolehanasettidakberwujudterdiridari: • hargabeli, termasukbeamasuk (import), danpajakpembelian yang tidakdapatdikembalikan, setelahdikurangkandiskondanrabat: dan • segalabiaya yang dapatdikaitkansecaralangsungdalammempersiapkanasettersebutsehinggasiapuntukdigunakan.

  26. Contohdaribiaya yang dapatdikaitkanlangsungadalah: • biayaimbalankerja (seperti yang dijelaskandalam PSAK 24(revisi 2004): ImbalanKerja) yang timbulsecaralangsungdenganmembawaasetkekondisikerja (siapdigunakan); • biaya professional yang munculsecaralangsunguntukmembawaasetkekondisikerja (siapdigunakan); • biayauntukmengujiapakahasettersebutdapatberfungsidenganbaik.

  27. Contoh : • pirantilunakkomputer, • paten, • hakcipta, • film, • daftarpelanggan, • hakpelayananjaminan, • hakmemancing, • kuotaimpor, • waralaba, • hubungandenganpemasokataupelanggan, • kesetiaanpelanggan, • pangsapasardan • hakpemasaran.

  28. Goodwill yang dihasilkansecara internal tidakbolehdiakuisebagaiaset. • Entitastidakbolehmengakuiasettidakberwujud yang timbuldaririset (ataudaritahapanrisetpadaproyek internal). Pengeluaranuntukriset (atautahaprisetpadasuatuproyek internal) diakuisebagaibebanpadasaatterjadinya.

  29. Suatuasettidakberwujud yang timbuldaripengembangan (ataudaritahappengembanganpadasuatuproyek internal) diakuijika, danhanyajika, entitasdapatmenunjukkansemuahalberikutini: • Kelayakanteknispenyelesaianasettidakberwujudtersebutsehinggaasettersebutdapatdigunakanataudijual; • niatuntukmenyelesaikanasettidakberwujudtersebutdanmenggunakannyaataumenjualnya; • kemampuanuntukmenggunakanataumenjualasettidakberwujudtersebut;

  30. bagaimanaasettidakberwujudakanmenghasilkankemungkinanbesarmanfaatekonomismasadepan. Antara lain entitasharusmampumenunjukkanadanyapasarbagikeluaranasettidakberwujudataupasaratasasettidakberwujuditusendiri, atau, jikaasettidakberwujudituakandigunakansecara internal, entitasharusmampumenunjukkankegunaanasettidakberwujudtersebut; • tersedianyasumberdayateknis, keuangan, dansumberdayalainnyauntukmenyelesaikanpengembanganasettidakberwujuddanuntukmenggunakanataumenjualasettersebut; dan • kemampuanuntukmengukursecaraandalpengeluaranyang terkaitdenganasettidakbewujudselamapengembangannya

  31. Merek, kepalasuratkabar, judulpublisitas, daftarpelanggandanhal-halsejenisdengansubstansisama yang dihasilkansecara internal tidakbolehdiakuisebagaiasettidakberwujud.

  32. PENGUKURAN SETELAH PENGAKUAN : • Entitasharusmemilihbaik model biayaatau model revaluasisebagaikebijakanakuntansinya. Jikasuatuasettidakberwujuddicatatdenganmenggunakan model revaluasi, semuaasetlainnyadalamkelastersebutharusdicatatdenganmenggunakan model yang sama, kecualitidakadapasaraktifuntukasettersebut.

  33. Model Biaya • Setelahpengakuanawal, suatuasettidakberwujudharusdinilaipadabiayaperolehanyadikurangiolehakumulasipenyusutandanakumulasikerugianataspenurunannilai.

  34. Model Revaluasi • Setelahpengakuanawal, suatuasettidakberwujudharusdinilaiatasnilairevaluasinya, dicatatpadanilaipasarpadatanggalrevaluasidikuranginilaiakumulasipenyusutanselanjutnyadanakumulasikerugianpenurunannilaiasetselanjutnya. UntuktujuanrevaluasiberdasarkanPernyataanini, nilaiwajarharusditentukandenganmenggunakanreferensidarisebuahpasaraktif. Revaluasiharusdilakukansecararutinpadatiapakhirperiodepelaporansehinggajumlahtercatatasettidakmemilikiperbedaan yang material dengannilaiwajarnya.

  35. MASA MANFAAT • Sebuahentitasharusmenilaiapakahmasamanfaatsuatuasettidakberwujudterbatasatautakterbatasdan, jikaterbatas, jangkawaktuataujumlahproduksiataujumlah unit serupa yang dihasilkan, selamamasamanfaat. • Suatuasettidakberwujuddiakuientitasmemilikimasamanfaattakterbatasjika, berdasarkananalisisdariseluruhfaktorrelevan, tidakadabatas yang terlihatpadasaatiniatasperiode yang manaasetdiharapkanmenghasilkanaruskasnetobagientitas.

  36. Periode Amortisasi : • Nilaidepresiasisebuahasettidakberwujuddenganmasamanfaatterbatasharusdialokasikansecarasistematissepanjangmasamanfaatnya. • Amortisasiharusdimulaiketikaasettersediauntukdigunakan, yakniketikaasetberadapadalokasidandalamkondisiuntukberoperasisesuaidenganketentuan yang diinginkanmanajemen. • Amortisasiharusdihentikanpadawaktumana yang lebihdahuluantaraketikaasetdigolongkansebagaiaset yang dimilikiuntukdijual (atautermasukdalamkelompokasetlepasan yang digolongkandalamaset yang dimilikiuntukdijual) dantanggalketikaasetdihentikanpengakuannya.

  37. Metode Amortisasi : • Metodeamortisasi yang digunakanharusmenggambarkanpolakonsumsientitasatasmanfaatekonomismasadepan yang diharapkan. • Jikapolatersebuttidakdapatditentukansecaraandal, digunakanmetodegarislurus. • Amortisasi yang dibebankansetiapperiodeharusdiakuidalamlaporanlabarugikecualiPernyataaniniatauPernyataanlainnyainimengijinkanataumensyaratkanamortisasidimasukandalamjumlahtercatatasetlainnya.

  38. Metode Amortisasi : Meliputi : • metodegarislurus, • metodesaldomenurundan • metode unit produksi.

  39. NilaiResidu Nilairesidusuatuasettidakberwujudseharusnyadiasumsikansamadengannol, kecuali: • adakomitmendaripihakketigauntukmembeliasettersebutpadaakhirmasamanfaatnya; atau • adapasaraktifbagi asset tersebutdan: • nilairesiduasetdapatditentukandenganmengacupadaharga yang berlakudipasartersebut, dan • terdapatkemungkinan yang cukupbesarbahwapasar yang aktiftersebutakantetaptersediasampaiakhirmasamanfaataset.

  40. Amortisasidalamakuntansipajak : Metode yang digunakandalamamortisasiasettetaptidakberwujudmenurutakuntansipajak : • Metodegarislurus • Metodesaldomenurun

  41. Contoh : • PT Yudhamemperolehlababersihdaritahun 2003 sampaidengantahun 2007 : • Tahun 2003 LabaRp. 115.000.000,- • Tahun 2004 LabaRp. 103.000.000,- • Tahun 2005 LabaRp. 103.000.000,- • Tahun 2006 LabaRp. 140.000.000,- • Tahun 2007 LabaRp. 126.000.000,- • HitunglangPenghasilanbersih rata-2 per tahun, estimasipenghasilansetiaptahunRp. 120.000.000,- • Padatanggal 1 Januari 2008 asetperusahaansebesarRp. 1.050.000.000,- danhutangRp. 110.000.000,- • Hitunglah Goodwill denganmetodekapitalisasipenghasilanbersih rata-2, tarifatashasil yang diharapkan 10%

More Related