1 / 63

BAGIAN

3. Introduction to. BAGIAN. MANAJEMEN. 1. DASAR-DASAR MANAJEMEN EFEKTIF. 2. STRUKTUR ORGANISASI. 3. MANAJEMEN PRODUKSI. 4. KUALITAS & EFISIENSI PRODUKSI. Introduction to. 7. Chapter. DASAR-DASAR MANAJEMEN YANG EFEKTIF. Sasaran Pembelajaran.

hani
Download Presentation

BAGIAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. 3 Introduction to BAGIAN MANAJEMEN 1. DASAR-DASAR MANAJEMEN EFEKTIF 2. STRUKTUR ORGANISASI 3. MANAJEMEN PRODUKSI 4. KUALITAS & EFISIENSI PRODUKSI 2001 South-Western College Publishing

  2. Introduction to 7 Chapter DASAR-DASAR MANAJEMEN YANG EFEKTIF 2001 South-Western College Publishing

  3. Sasaran Pembelajaran • Identifikasi tingkatan manajemen. • Identifkasi fungsi kunci daripada manajer. • Menjelaskan ketrampilan yang manajer butuhkan • Menjelaskan metode yang manejer dapat gunakan untuk menambah nilai guna waktu secara efektif. Business Online: American Management Association 2001 South-Western College Publishing

  4. Manajemen Efektif Proper Planning of Tasks Proper Organizing of Tasks Firm’s Revenues and Expenses Firm’s Value Effective Management Firm’s Earnings Proper Communication to Employees About Job Tasks Proper Control of Tasks 2001 South-Western College Publishing

  5. Tiga Tingkatan Manajemen Contoh: President, CEO, executive V-P Top (high-level) manajemen, membuat keputusan management mengenai tujuan jangka panjang. Contoh: Regional manager, plant manager Middle Management, seringkali bertanggung jawab untuk keputusan jangka pendek. Contoh: Account manager, office manager Supervisory (first line), biasanya meliputi oprasional harian perusahaan. 2001 South-Western College Publishing

  6. Fungsi Manajerial Planning Organizing Leading Controlling 2001 South-Western College Publishing

  7. Mission Statement Langkah Pertama adalah Perencanaan Bisnis • Menjelaskan tujuan utama perusahaan. 2001 South-Western College Publishing

  8. Manajer dan Fungsi Perencanaan • Perencaanaan Strategik (Strategic Planning). • Perencaanaan Taktikal (Tactical Planning). • Perencaanaan Operasional (Operational Planning). • Perencaanaan Kontigensi (Contingency Planning). 2001 South-Western College Publishing

  9. Perencaanaan Strategik(Top Managers) • Banyak meliputi perencanaan rinci daripada pernyataan misi. • Terdiri dari tujuan dan strategis yang digunakan untuk memuaskan misi perusahaan. • Memfokuskan pada periode jangka panjang, 3 sampai 5 tahun. 2001 South-Western College Publishing

  10. Perencaanaan Taktikal(High-level and Middle Managers) • Biasanya memfokuskan pada periode jangka pendek, satu sampai 2 tahun. • Konsisten dengan rencana strategis perusahaan. • Meliputi penilaian kondisi ekonomi, permintaan produk, persaingan, dan perubahan teknologi. 2001 South-Western College Publishing

  11. Perencaanaan OperasionalSupervisory (First Line) • Dekat dengan rencana masa depan, satu tahun atau kurang. • Mendukung rencana taktis. • Sepakat dengan operasional harian. • Mensyaratkan perusahaan untuk mentaati kebijakan dan prosedur untuk menyelesaikan tugas. 2001 South-Western College Publishing

  12. Perencaanaan Kontigensi • Rencana alternatif yang dikembangkan pada beberapa kondisi bisnis • Rencana yang dikembangkan untuk situasi krisis 2001 South-Western College Publishing

  13. Manajer dan Fungsi Pengorganisasian • Mengorganisir karyawan dan sumber daya lain melalui cara yang konsisten dengan tujuan perusahaan. • Secara terus-menerus sepanjang hidup perusahaan. • Yang penting bagi perusahaan adalah seringnya me- restruktur. 2001 South-Western College Publishing

  14. Manajer dan Fungsi Pengarahan • Menyediakan suatu visi. • Kemampuan untuk mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan umum. • Meliputi tidak hanya instruksi bagaimana cara menyelesaikan suatu tugas tetapi insentif untuk melakukannya dengan tepat dan dengan cepat. • Untuk bisa efektip harus mempunyai prakarsa. Providing a target. 2001 South-Western College Publishing

  15. Gaya Kepemimpinan Autocratic Free-rein/Laissez-faire Participative/Democratic 2001 South-Western College Publishing

  16. Manajer dan Fungsi Pengendalian Meliputi : • Pengaturan standard (setting standards) • Perkerjaan mengikuti hasil (Tracking results) • Mengevaluasi capaian (Evaluating performance) • Deteksi dan mengoreksi aktivitas (Detecting and correcting activities) 2001 South-Western College Publishing

  17. Empat Ketrampilan Dasar Manajemen Conceptual Skills: kemampuan untuk berfikir dalam di dalam terminologi yang abstrak. Interpersonal Skills: memahami dan menjalin hubungan bersama orang-orang Technical Skills: Kebutuhan ketrampilan untuk mencapai tugas tertentu Decision-Making Skills: menggunakan informasi yang ada untuk menentukan bagaimana sumber daya perusahaan harus dialokasikan. 2001 South-Western College Publishing

  18. Cara Para Manajer Mengelola Waktu(Time Management) Tetapkan prioritas yang tepat :Tetapkan yang terbaik daripada yang paling disukai Jadualkan waktu jeda yang panjang untuk tugas tugas yang besar Minimalkan interupsi :Manajer hendaknya tetap fokus pada pekerjaan yang sedang ditangani sebelum menanggapi interupsi yg tdk terjadwal Tetapkan sasaran jangka pendek :Memecahkan tugas menjadi tugas-tugas yang lebih kecil (Tugas A, B, dst) Delegasikan beberapa tugas kepada para manajer 2001 South-Western College Publishing

  19. Introduction to 8 Chapter Organizational Structure 2001 South-Western College Publishing

  20. Sasaran Pembelajaran • Menjelaskan bagaimana sebuah struktur organisasi boleh digunakan oleh perusahaan untuk mencapai rencana starategisnya. • Mengidentifikasi metode-metode yang dapat digunakan untuk tugas-tugas departemenlisasi. 2001 South-Western College Publishing

  21. Struktur Organisasi Allocation of Employees to Various Job Tasks Firm's Value Firm's Earnings Organizational Structure Firm’s Expenses 2001 South-Western College Publishing

  22. Bagan Organisasi Board of Directors President CFO VP of Marketing VP of Operations Sales Manager Advertising Struktur Organisasi (Organizational Structure)Mengindentifikasikan tanggung jawab bagi masing-masing jabatan pekerjaan dan hubungan antara jabatan-jabatan itu sendiri. Struktur organisasi perusahaan dapat digambarkan dengan Organizational Chart Bagan Organisasi (Organizational Chart): sebuah diagram yang menunjukkan interaksi diantara tanggungjawab pekerja. Alur Perintah (Chain of Command): mengindentifikasi posisi pekerjaan, kepada siapa karyawan bertanggung jawab 2001 South-Western College Publishing

  23. Dewan Direksi • Jenis-jenis anggota Dewan: • Anggota dari dalam • Seperti CEO. • Anggota dari luar • Manajer tingkat tinggi-Firma lain. Dewan Direksi (Board of Directors): Beberapa orang eksekutif yang bertanggung jawab untuk memonitor kegiatan presiden perusahaan dan para manajer tingkat tinggi lainnya. 2001 South-Western College Publishing

  24. Elemen-elemen Stuktur Organizational Organizational height Centralization versus decentralization Line versus staff positions Alternative structures Departmentalization 2001 South-Western College Publishing

  25. CEO President CFO Sales Manager Salesperson CEO/President Salesperson 1 Salesperson 2 Salesperson 3 Salesperson 4 Salesperson 5 Jangkauan Pengawasan Tall Organizational (Narrow Span of Control) • Manajemen menentukan rentang kendali (span of control). • Jika menyelenggarakan tugas serupa adalah mungkin dipekerjakan suatu jenjang pengawasan lebar Short Organizational (Wide Span of Control) 2001 South-Western College Publishing

  26. Sentralisasi vs. Desentalisasi Desentalisasi: Sentralisasi: • Banyak kontrol. • Hanya manajer berpengalaman yang membuat keputusan. • Bagus untuk sebuah perusahaan yang memiliki permasalahan keuangan. • Mengurangi biaya operasional. • Pengambilan keputusan yang cepat. • Memotivasi pekerja. 2001 South-Western College Publishing

  27. CEO/President Administrative Assistant Legal Department Vice-President R&D Vice-President Marketing Vice-President Manufacturing Administrative Assistant President CFO VP of Marketing VP of Operations Marketing Manager Marketing Manager Marketing Research Account Manager Sales Manager Assembly Line Supervisor Sales Rep Assembly Line Workers Line positions Staff positions Perbandingan Lini dan Lini dan & Staf Organisasi Lini dan & Staf Organisasi Lini Jabatan lini: • Membuat keputusan yang menghasilkan sasaran bisnis spesifik. Bentuk paling sederhana Mungkin sesuai dengan bisnis yang tidak mampu untuk mengadakan posisi staff pendukung. Posisi staf: • Mendukung usaha-usaha dari jabatan lini 2001 South-Western College Publishing

  28. Struktur yang Mengijinkan Lebih Input Pekerja • Organisasi Matrik (Matrix organization) • Intrapreneurship (Intrapreneurship) 2001 South-Western College Publishing

  29. Matrix Organization Interaksi diantara anega bagian perusahaan untuk memfokuskan pada proyek tertentu. Keuntungan: • Gabungan bakat dan ketrampilan. • Keikutsertaan dalam pengambilan keputusan. • Kepuasan karyawan lebih besar. Kerugian: • Potensial ketiadaan tanggung-jawab. • Waktu yang digunakan untuk mengambil bagian dalam proyek mengurangi waktu untuk tugas normal. • Karyawan mempunyai dua bos. 2001 South-Western College Publishing

  30. Intrapreneurship Pekerja ditugaskan untuk menciptakan gagasan seolah-olah dia wirausahawan. Keuntungan: • Timbulnya pemikiran inovatif. Kerugian: • Menarik karyawan menjauh dari tugas normal. 2001 South-Western College Publishing

  31. Struktur Organisasi Informal Jaringan komunikasi informal diantara pekerja perusahaan. Keuntungan: • Pekerja belajar dari panutan. • Mengurangi keterlibatan manajerial. Kerugian: • Karyawan memperoleh informasi tidak benar atau salah. • Informasi tidak benar dapat berdampak kurang baik buat moral pekerja. 2001 South-Western College Publishing

  32. Departemenlisasi Departmentalization: penciptaan departemen yang akan medapatkan penugasan. Organisasi dapat didepartemenlisasi: • Per fungsi (By function) • Per produk (By product) • Per lokasi (By location) • Per pelanggan (By customer) 2001 South-Western College Publishing

  33. Introduction to 9 Chapter Production Management 2001 South-Western College Publishing

  34. Sasaran Pembelajaran • Identifikasi sumber daya kunci yang digunakan untuk produksi. • Identifikasi faktor yang mempengaruhi keputusan lokasi pabrik. • Uraikan bagaimana berbagai faktor mempengaruhi keputusan disain dan tata ruang (layout). • Uraikan tugas pokok yang dilibatkan di dalam pengendalian produksi 2001 South-Western College Publishing

  35. Manajemen Operasional Allocation of Employees to Various Job Tasks Amount of Machinery Used by the Firm Firm’s Production Management Firm's Value Firm's Earnings Firm’s Expenses Amount of Inventory Maintained by the Firm 2001 South-Western College Publishing

  36. Produksi Proses Produksi: Serangkaian tugas dimana sumberdaya digunakan untuk menghasilkan produk atau jasa. Manajemen Produksi: Manajemen proses produksi tersebut. Machinery and Equipment Sumberdaya Yang digunakan dalam Produksi Output: Final Product Input: Raw Materials Human Resources 2001 South-Western College Publishing

  37. Bagaimana Kombinasi Sumberdaya untuk Produksi • Pos kerja (Work station): • Sebuah area dimana satu atau lebih pekerja ditugaskan dlm tugas spesifik • Jalur Produksi (Assembly line): • Urutan pos kerja di mana masing-masing pos dirancang untuk mengerjakan tahapan spesifik dari proses produksi itu. 2001 South-Western College Publishing

  38. Faktor-faktor yang mempengaruhi memilih lokasi (Factors Affecting the Site Decision) Cost of Workplace Space Cost of Labor Tax Incentives Source of Demand Access to Transportation Supply of Labor 2001 South-Western College Publishing

  39. Disain dan Layout Disain: Struktur dan ukuran Pabrik. Layout: Pengaturan peralatan dan permesinan di dalam kantor atau pabrik 2001 South-Western College Publishing

  40. Faktor-faktor yang mempengaruhi memilih disain (Factors Affecting Design) Site Characteristics 2001 South-Western College Publishing

  41. Faktor-faktor yang mempengaruhi memilih disain (Factors Affecting Design) Production Process Product layout Fixed position layout Flexible manufacturing Site Characteristics 2001 South-Western College Publishing

  42. Faktor-faktor yang mempengaruhi memilih disain (Factors Affecting Design) Production Process Product layout Fixed position layout Flexible manufacturing Production Line Site Characteristics 2001 South-Western College Publishing

  43. Faktor-faktor yang mempengaruhi memilih disain (Factors Affecting Design) Desired Production Capacity Production Process Product layout Fixed position layout Flexible manufacturing Production Line Site Characteristics 2001 South-Western College Publishing

  44. Lima Tugas dalam Pengendalian Produksi • Pembelian Material (Purchasing materials) • Pengendalian Persediaaan (Inventory control) • Routing • Skedul (Scheduling) • Pengendalian Mutu (Quality control) 2001 South-Western College Publishing

  45. Pengendalian ProduksiPurchasing Materials Seleksi Pemasok. Pemberian potongan. Mendelegasikan produksi ke pemasok 2001 South-Western College Publishing

  46. Pengendalian Produksi Inventory Control Inventory control: proses pengelolaan persediaan pada tingkat level biaya minimal. Pengendalian ini meliputi : • Materials inventory. • Work-in-process inventory. • Finished goods inventory. Can’t work with blinders. 2001 South-Western College Publishing

  47. Pengendalian ProduksiMaterials Inventory • Carrying costs • Biaya-biaya pemeliharaan persediaan. • Order costs • Biaya-biaya yang dilibatkan dalam penempatan pesanan. • Just-in-time (JIT) system • Mengurangi persediaan dengan frekuensi pesanan persediaan. • Materials requirements planning (MRP) • Memastikan material ada tersedia ketika diperlukan. 2001 South-Western College Publishing

  48. Pengendalian Produksi Routing Process Hadirkan urutan tugas yang diperlukan untuk melengkapi produksi suatu produk. • . Ada suatu kebutuhan ke pada waktu tertentu meninjau ulang untuk menentukan jika hal-hal dapat ditingkatkan • . 2001 South-Western College Publishing

  49. Pengendalian Produksi Scheduling • Production Schedule: Sebuah rencana waktu dan volume tugas produksi. • Techniques used in scheduling: • Gantt chart • Memperkirakan waktu untuk masing-masing tugas dalam proses produksi. • PERT chart • Skedul tugas-tugas untuk mengurangi kelambatan dalam proses produksi. 2001 South-Western College Publishing

  50. Pengendalian Produksi Quality Control • Proses penentuan apakah kualitas sebuah produk atas jasa memenuhi tingkatan mutu • Identifikasi peningkatan yang mungkin diutuhkan dalam proses produkasi 2001 South-Western College Publishing

More Related