1 / 11

Aliran Sesat

Aliran Sesat.

gyula
Download Presentation

Aliran Sesat

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AliranSesat DalamKamusBesarBahasa Indonesia, sesatdiartikan “tidakmelaluijalan yang benar; salahjalan; berbuattidaksenonoh; menyimpangdarikebenaran”. Bahasa Arab sesatdisebutdengandhollun, menyimpang. Dalamkonteksini, kebenaranberasaldariTuhan. Persoalannyakebenaran agama sesungguhnyakebenaran yang relatiftergantungpemahamanseseorang.

  2. Menurut Martin van Bruinessen (1997) aliransesatadalahaliran yang menyimpangdari mainstream keagamaan. Namunbatasaninibersifatrancu. Dalamkonteks Indonesia, mainstream Islam diwakilioleh MUI, Muhammadiyahdan NU. • Bagikomunitas Islam Aboge (AlifRabo Wage) dan Islam WetuTeluSasakmerekamenganggapbahwa Islam versimerekaadalah Islam yang benar, tidaksesatsepertiselamainidiklaimoleh mainstream Islam.

  3. Kendati demikian, ada beberapa karakteristik utama aliran sesat. Pertama, kultus individu. Modernisasi dan kemajuan teknologi berdampak kehausan pemenuhan kebutuhan spiritual. Manusia modern memerlukan Tuhan dan Rasul yang eksistensial, bukan sekadar dalam gambaran yang abstrak. Agama konvensional terlalu kering untuk menghadirkan oase spiritual yang melimpah. Akibatnya, ortodoksi agama ditabrak serta mengimajinasikan seorang sebagai nabi yang menghubungkan langsung dengan Tuhan.

  4. Kedua, ekslusif dan terisolasi. Berbagai kasus aliran sesat mengisyaratkan kemampuan membangun jaringan sel yang berlapis sehingga eksistensinya tidak diendus masyarakat. Kadangkala mereka membentuk sebuah komunitas kecil yang terpisah dan tersembunyi dari masyarakat. Kadangkala mereka pula menarik diri dari interaksi sosial.

  5. Ketiga, Memilikiamalan-amalankhusus yang tidakberdasardanmenjanjikanpenebusandosadenganamalanitu. Salamullah (lia Eden) Menurut MUI dalamRakernas MUI 2007, menetapkanbeberapakriteriaaliransesat: • Mengingkarirukunimandanrukun Islam • Meyakiniataumengikutiakidah yang tidaksesuaidengandalilsyar’i

  6. 3. Meyakiniturunnyawahyusetelah Al Qur’an 4. Mengingkariotentisitasdankebenaran Al Qur’an 5. Melakukanpenafsiran yang tidaksesuaidengankaidahtafsir • MengingkarikedudukanhadithNabisebagaisumberajaran Islam • Melecehkanataumerendahkanparanabidanrasul • MengingkariNabi Muhammad sebagainabidanrasulterakhir • Mengubahpokok-pokokibadah yang telahditetapkan • Mengkafirkansesama Muslim tanpaberlandaskandalilsyar’i

  7. BeberapaAliranSesat • Lantaranistilahsesatsesungguhnyaistilah yang sumirdantidakjelas, kadangkalasatualiransesatdianggaptidaksesatbagi yang lain. Begitupulasebaliknya. Bahkan, yang menarikadalahkasuskesesatan LDII (lembagadakwahIslamiyah Indonesia) yang ditetapkansesatoleh MA tahun 1981, tetapihinggakinitetapmendapatkanpengikutdanberkembangluarbiasa. • 1. Lia Eden (Salamullah) • 2. Al Qiyadah Al Islamiyah

  8. Namun, adabeberapaaliransesat yang memangsesat • 1. Lia Eden (Salamullah) • 2. Al Qiyadah Al Islamiyah • 3. SatrioPiningitWetengBuwono • 4. NII (Negara Islam Indonesia) • 5. ShalatDwiBahasaYusman Roy • 6. Ahmadiyah • 7. Syi’ah • 8. Baha’i

  9. Krisis Islam? • Kemunculan aliran sesat menyembulkan pertanyaan, apakah agama (Islam) sedang mengalami krisis yang akut sehingga tidak mampu menyediakan oase spritual bagi umat? Aliran sesat tampaknya merupakan fenomena global yang hampir terjadi dalam setiap agama. • Sejak awal 1970, Amerika dilanda serbuan aliran pseudo-agama. Aliran ini menyerupai aliran sesat. Dalam waktu dua dasawarsa (1990) tercatat sekitar 20 juta orang Amerika terlibat dalam pseudo-agama. Beberapa contoh gerakan ini, misalnya Church of Scientology, Children of God, Unification Church, dan Hare Krishna.

  10. Bahkan, beberapa aliran melakukan bunuh diri massal lantaran keyakinan datangnya kiamat, seperti James Jone (1977), David Koresh (1995), dan Heaven’s Gate (1997). Berdasarkan penelitian psikiatri, maraknya aliran ini bersimetri dengan psikopatologi pemimpin dan pengikutnya (Dadang Hawari, 2002).

  11. Dengansemangatspiritualitasbaru (new age), potensitumbuhnyaaliransesatterbukalebar. Karenaitu, pemahaman yang tepatterhadapsebuah agama menjadifaktorpentingmenyaringtumbuhnyagerakan-gerakan yang dianggapsesat.

More Related