penulisan skenario film dan televisi n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Penulisan Skenario Film dan Televisi PowerPoint Presentation
Download Presentation
Penulisan Skenario Film dan Televisi

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 8

Penulisan Skenario Film dan Televisi - PowerPoint PPT Presentation


  • 323 Views
  • Uploaded on

Penulisan Skenario Film dan Televisi. Jenis siaran TV Membuat Script Acara Video klip, Iklan komersial dan ILM Reality show dan entertainment programme Film Dokumenter FTV, Sitkom, Parodi dan Sinetron Presenter VS Aktor. Jenis Siaran TV. Siaran Jurnalistik

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Penulisan Skenario Film dan Televisi' - graham-rowland


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
penulisan skenario film dan televisi

Penulisan Skenario Film dan Televisi

Jenis siaran TV

Membuat Script Acara

Video klip, Iklan komersial dan ILM

Reality show dan entertainment programme

Film Dokumenter

FTV, Sitkom, Parodi dan Sinetron

Presenter VS Aktor

jenis siaran tv
Jenis Siaran TV

Siaran Jurnalistik

  • Berbasis data dan fakta, objektif dan tanpa skenario/cerita
  • Untuk news cerita disusun secara kronologis setelah data dan fakta diperoleh dan menjadi sebuah cerita (terutama untuk soft news)

Siaran Artistik

  • Merupakan program yang berbasis hiburan dan memiliki alur cerita yang dibentuk secara naratif
  • Terbagi dalam berbagai format tayangan, seperti dokumenter, reality show, semi event, videoklip, iklan, dll
membuat script acara
Membuat Script acara
  • Script atau disebut juga dengan Rundown Acara
  • Script acara hanya menjelaskan garis besar program dalam setiap segmennya
  • Berbeda dengan penulisan skenario film, dalam sebuah script acara hanya membagi satu jam penayangan dalam segmen-segmen
  • Masing-masing segmen menjelaskan satu tema pembahasan tertentu
video klip dan iklan
Video Klip dan Iklan
  • Prinsip pembuatan video klip dan iklan secara garis besar sama dengan pembuatan Film karena memiliki narativitas dan alur cerita
  • Model script sama dengan script film dan harus detail hingga storyboard
  • Perbedaannya dengan film : materi naratif sudah ditentukan. Video klip (dari konsep dan makna lagu) dan iklan (dari produsen/pengiklan) dan sutradara hanya berfungsi sebagai pengemas tayangan dengan mementingkan aspek kepuasan klien
reality show dan entertainment programme
Reality Show dan entertainment programme

Pembabakan dalam reality show ataupun program entertainment (music dll) memiliki format rundown yang sama

Segmen acara berisikan :

  • Lokasi/tempat
  • Durasi (bukan jam) ex. 10’’, 5’, dll
  • Penjelasan Audio dan Visual
  • Pemain/ presenter/target dll
ftv sitkom parodi soap opera sinetron
FTV, Sitkom, Parodi, Soap Opera,Sinetron

Perbedaan dengan film adalah medium tayangdan kontinuitas

Perbandingan ukuran film dan TV

Skenario untuk jenis sinetron dan FTV biasanya tidak jauh berbeda dengan film, namun tidak sekompleks film dari segi lokasi, dan biasanya selalu dikontrak dalam satu rentang waktu tertentu

Script sinetron striping biasanya akan selesai dalam waktu yang singkat dan penulisnya lebih dari satu

presenter vs aktor
Presenter vs Aktor

Presenter adalah aktor dalam layar TV dan berperan sebagai pembawa jalnnya cerita (narator ataupun pemain). Bdiperbolehkan untuk berimajinasi dan memasukan improvisasi sendiri. Presenter program mengunggulkan karakter malalui wawasan dan cara berkomunikasi.

Aktor hanya berperan dan mengikuti alur yang dinaratifkan scriptwriter tanpa merubah alur. Aktor menonjolkan keunggulan lewat karakter dan penjiwaan peran.