STRUKTUR PEMROGRAMAN DALAM R
Download
1 / 20

INSTRUKSI PERULANGAN ( LOOP ) - PowerPoint PPT Presentation


  • 174 Views
  • Uploaded on

STRUKTUR PEMROGRAMAN DALAM R. INSTRUKSI PERULANGAN ( LOOP ). Instruksi perulangan adalah instruksi yang dapat mengulang pelaksanaan sederetan instruksi-instruksi lainnya berulang-ulang sesuai persyaratan yang ditetapkan. Struktur instruksi perulangan pada dasarnya terdiri atas :

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'INSTRUKSI PERULANGAN ( LOOP )' - gaenor


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Instruksi perulangan loop

STRUKTUR PEMROGRAMAN DALAM R

INSTRUKSI PERULANGAN (LOOP)

Instruksiperulanganadalahinstruksi yang dapatmengulangpelaksanaansederetaninstruksi-instruksilainnyaberulang-ulangsesuaipersyaratan yang ditetapkan.

  • Strukturinstruksiperulanganpadadasarnyaterdiriatas:

  • Syaratperulangan: suatusyarat yang harusdipenuhi agar perulangandapatterjadi.

  • Bagianperulangan: deretaninstruksi yang akandiulang-ulangpengerjaannya.

  • Pencacah (counter) perulangan: suatuvariabel yang nilainyaharusberubah agar dapatterjadidanpadaakhirnyamembatasibanyaknyaperulangan yang dapatdikerjakan.

Ada 3 macambentukinstruksiperulangan yang biasaditemukandalam program, yaitufor, whiledanrepeat.


Instruksi perulangan loop

awal:akhir

1. Perulanganfor

Bentukumum

for (variabelin vektornilai)

{

instruksi_instruksi

}

Maknanyaadalahulangiinstruksi-instruksitersebutberdasarkanvariabelperulanganmulainilaiawalhingganilaiakhir.

Contoh:

for (i in 1:10)

{

cat("Halo...","\n")

}


Instruksi perulangan loop

x <- c(4,1,5,7,2,3)

n <- length(x)

akumulasi <- 0

for(i in 1:n)

{

akumulasi <- akumulasi + x[i]

}

rata <- akumulasi/n

for(cacah in 10:1)

{

cat(cacah,"\n")

}

cat("lariiii...","\n")


Instruksi perulangan loop

Loop Menggunakanfor()

jikabanyaknyapengulangandiketahui

Perintah R

for (i in nilai_nilai_i)

{

Perintah-perintah R

}

Contoh

for (i in 1:10)

{

print(i)

}

for (i in c(3,2,9,6))

{

print(i^2)

}

angkutan <- c("mobil", "bis", "kereta","sepeda")

for (kendaraan in angkutan)

{

print(kendaraan)

}


Instruksi perulangan loop

Fibo <- rep(0,times=12)

Fibo[1] <- 1

Fibo[2] <- 1

for (i in 3:12)

{

Fibo[i] <- Fibo[i-2] + Fibo[i-1]

}


Instruksi perulangan loop

Perulanganwhile

while (syarat)

{

Instruksi_instruksi

}

Maknanyaadalahulangiinstruksi-instruksiselamasyarat yang diberikanmasihterpenuhi

Perhatikan:

Harusadainstruksi yang berkaitandengansyaratsebelummasukkewhilesehinggasyaratiniterpenuhidanpengulanganbisadilaksanakan. Bilatidak, makainstruksi while tidakbisadijalankan.

Adasatuinstruksidiantarainstruksi-instruksi yang diulang agar padasatusaatsyaratperulangantidakterpenuhi, sehinggaperulangbisaberhenti.


Instruksi perulangan loop

Contoh: Algoritmaberikutmenggunakan while untukmenampilkanangka 1 hingga 10 secaraberurutan.

angka <- 1

while(angka < 11)

{

cat("angka= ",angka,"\n")

angka <- angka + 1

}

kondisiawal

instruksiygbisamengubahsyaratsehinggatidakterpenuhi pd saatangka 11


Instruksi perulangan loop

Loop Menggunakan while()

Banyaknyapengulangantidakdiketahui

Diulang selagi masih terpenuhinya syarat

Perintah R

while (syarat)

{

Perintah-perintah R

}

Contoh:

Hitungjumlahdaribilangan 1,2,3,… sampaijumlahnya > 1000

n <- 1

jumlah <- 0

while (jumlah <= 1000)

{

jumlah <- jumlah + n

n <- n + 1

}


Instruksi perulangan loop

Misalkitainginmembuatbarisanbilangan Fibonacci yang kurangdari 300. Kita tidaktahuberapabanyaknyabilangan-bilanganini. Olehkarenaitukitataktahubagaimanamenghentikan loop menggunakanfor(),tetapi loop while() bisa.

Fib1 <- 1

Fib2 <- 1

Fibo <- c(Fib1,Fib2)

while (Fib2 < 300)

{

Fibo <- c(Fibo, Fib2)

Fib2.lama <- Fib2

Fib2 <- Fib1 + Fib2

Fib1 <- Fib2.lama

}


Instruksi perulangan loop

Perulanganrepeat danbreak

repeat

{

Instruksi_instruksi

if(syarat) break

}

Makna: ulangipelaksanaan instruksi_instruksi hinggasyaratterpenuhi.

Perhatikan:

Instruksi-instruksiakandiulanghanyaapabila syarat TIDAK terpenuhi, danketikasyaratterpenuhimakaperulanganberhenti.

Instruksi-instruksidikerjakanterlebihdahulusebelumsyaratdiperiksa.

Harusadasatuinstruksiygmendahului repeat agar syarattidakterpenuhisehinggaperulanganbisaberlangsung.

Harusadainstruksi yang menyebabkansyaratterpenuhidanperulanganberhenti.


Instruksi perulangan loop

Contoh: Algoritmaberikutmenampilkan “Halo…” sebanyak 5 kali, denganmenggunakanrepeat.

cacah <- 1

repeat

{

cat("Halo...","\n")

cacah <- cacah + 1

if(cacah > 5) break

}

Contoh: Menggunakanrepeat untukmenghitungjumlah x1+x2+x3+…+xndan rata-ratanya

x <- c(4,1,5,7,2,3)

n <- length(x)

akumulasi <- 0

i <- 1

repeat

{

akumulasi <- akumulasi + x[i]

i <- i + 1

if (i > n) break

}

rata <- akumulasi/n


Instruksi perulangan loop

Break juga bisa dipakai di dalam pengulangan while selain di dalam pengulangan repeat

> i <- 1

> while(TRUE)

+ { # pengulangan yg sama

+ i <- i+4

+ if (i > 10) break

+ }

> i

[1] 13

> i <- 1

> while (i <= 10)

+ {

+ i <- i+4

+ }

> i

[1] 13

> i <- 1

> repeat

+ { # pengulangan yg sama juga

+ i <- i+4

+ if (i > 10) break

+ }

> i

[1] 13

break digunakan utk keluar dr pengulangan (loop)

break juga dpt digunakan dlm pengulangan for


Instruksi perulangan loop

Perintah next akan melewatkan perintah di bawahnya dan langsung melompat pada iterasi berikutnya.

Ket: is.na(x) adalah TRUE jika x merupakan data missing (NA)

> x <- c(3,1,5,NA,6,9,NA,2)

> jml <- 0

> for (unsur in x)

+ {

+ if (is.na(unsur)) next

+ jml <- jml + unsur

+ }

> jml

[1] 26


Instruksi perulangan loop

Pengulangan terhadap himpunan bukan vektor

Perintah get() akan menjadikan karakter/string dr suatu obyek sebagai input, dan akan mengeluarkan obyeknya sebagai outputnya.

> P <- matrix(c(2,4,1,3),2,2)

> Q <- matrix(c(1,4,2,3),2,2)

> for (M in c("P","Q"))

+ {

+ matrikku <- get(M)

+ print(det(matrikku))

+ }

[1] 2

[1] -5


Instruksi perulangan loop

INSTRUKSI PEMILIHAN denganPerintahif()

Instruksipemilihanadalahinstruksi yang dipakaiuntukmemilihsatuaksidaribeberapakemungkinanaksiberdasarkansuatupersyaratan.

Bentuk 1 kasus

Tidak

if (syarat)

{

aksi

}

Ya

Apabilasyaratdipenuhi, maka “aksi” dijalankan.

Contoh: Jika x lebihbesardr 100, makanilainyaakanditambah 5

if (x >100)

{

x <- x + 5

}


Instruksi perulangan loop

Bentuk 2 kasus

if (syarat)

{

aksi_1

} else

{

aksi_2

}

Apabilasyaratdipenuhi, maka “aksi_1” dijalankan. Tetapijikatidakterpenuhimaka “aksi_2” ygdijalankan.


Instruksi perulangan loop

Contoh: Jika x lebihbesardr 0, makaditampilkan “bilanganinipositif”. Selainituakanditampilkan “bilanganininegatif”.

if (x >0)

{

cat("bilangan ini positif","\n")

} else

{

cat("bilangan ini negatif","\n")

}


Instruksi perulangan loop

BentukBersusun (Lebihdari 1 Syarat)

if (syarat_1)

{

Aksi_1

} else

{

if (syarat_2)

{

Aksi_2

} else

{

Aksi_3

}

}


Instruksi perulangan loop

Contoh:

Penentuannilaiakhir:

nilai <- function(skor)

{

if (skor >= 80)

{

nilai <- "A"

} else

{

if (skor >= 60)

{

nilai <- "B"

} else

{

nilai <- "C"

}

}

return(nilai)

}