1 / 24

2000 MANAJEMEN ANAK DENGAN INFEKSI SERIUS DAN MALNUTRISI BERAT

MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN ANAK DI RUMAH SAKIT Sekilas tentang Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit dan M etode P elatihan. 2000 MANAJEMEN ANAK DENGAN INFEKSI SERIUS DAN MALNUTRISI BERAT. Mengapa kita memerlukan pedoman perawatan ?.

freya
Download Presentation

2000 MANAJEMEN ANAK DENGAN INFEKSI SERIUS DAN MALNUTRISI BERAT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN ANAK DI RUMAH SAKITSekilas tentang Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit dan Metode Pelatihan

  2. 2000 MANAJEMEN ANAK DENGAN INFEKSI SERIUS DAN MALNUTRISI BERAT

  3. Mengapa kita memerlukan pedoman perawatan? • Masih dijumpai ruang lingkup untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak di rumah sakit kabupaten/kota • Kebanyakan penanganan anak sakit dilakukan oleh perawat atau dokter umum • Standar pelayanan medis adalah yang paling utama • Perlu diidentifikasi aspek apa dari pelayanan kesehatan anak yang perlu diperbaiki • Sarana (obat, alat, dll) untuk pelaksanaan pedoman • Ketrampilan dan pengetahuan tenaga medis • Sistem dan organisasi

  4. Mengapa dipilih Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit? • Isinya diperluas (tidak hanya infeksi serius dan malnutrisi berat) • Dokter di rumah sakit kabupaten/kota harus menghadapi semua kondisi (neonatal, pembedahan, dll) • Dapat dibawa dalam saku!

  5. Susunan Buku saku • Bab 1. Triase dan kondisi gawatdarurat • Kegawatdaruratan • Prioritas • Bukan tanda – tanda di atas • Bab 2. Pendekatan diagnostik pada anak sakit • Berdasarkan gejala • Diagnosis banding • Dipermudah untuk fasilitas kesehatan tanpa dokter spesialis • Bab 3. Masalah-masalah bayi baru lahir dan bayi muda • Bab 4. Batuk dan atau kesulitan bernapas • Bab 5. Diare • Bab 6. Demam

  6. Susunan Buku Saku • Bab 7. Gizi buruk • Bab 8. Anak dengan HIV/AIDS • Bab 9. Masalah Bedah yang sering dijumpai • Bab 10. Perawatan penunjang • Bab 11. Memantau kemajuan anak • Bab 12. Konseling dan pemulangan dari rumah sakit • Lampiran • Prosedur praktis • Dosis obat • Ukuran peralatan yang digunakan untuk anak • Cairan infus • Melakukan penilaian status gizi anak • Alat bantu dan bagan • Beda antara adaptasi buku Indonesia dan WHO

  7. Bab 3. Masalah bayi baru lahir dan bayi muda Perawatan rutin bayi baru lahir Resusitasi bayi baru lahir Pencegahan infeksi bayi baru lahir Asfiksia perinatal Tanda bahaya pada bayi baru lahir dan bayi muda Infeksi bakteri yang berat Meningtis Perawatan penunjang Bayi berat lahir rendah Enterokolitis nekrotikan Masalah-masalah umum bayi baru lahir lainnya Bayi –bayi dari ibu dengan infeksi Dosis obat untuk bayi baru lahir Susunan Buku saku • Bab 1. Triase dan kondisi darurat • Kegawatdaruratan • Prioritas • Bukan tanda – tanda diatas • Bab 2. Pendekatan diagnostik anak sakit • Berdasarkan gejala • Diagnosis banding • Mempermudah dimana tidak ada staf spesialis • Bab 3. Masalah bayi baru lahir dan bayi muda • Bab 4. Batuk atau kesulitan bernafas • Bab 5. Diare • Bab 6. Demam

  8. Penekanan pada proses perawatan • Triase • Perawatan kegawatdaruratan • Anamnesis dan pemeriksaan • Pemeriksaan laboratorium, bila diperlukan • Diagnosis (utama dan sekunder) • Terapi • Pemantauan dan perawatan penunjang • Rencana pemulangan dari rumah sakit • Tindak lanjut

  9. Bagan yang menggambarkantata laksana keadaan darurat

  10. Contoh : Diagnosis banding batuk atau kesulitan bernafas

  11. Contoh : Diagnosis banding batuk atau kesulitan bernafas

  12. Contoh perubahan radiologi

  13. Lampiran 1. Prosedur praktis, misalnya memasang drainase dada

  14. Lampiran 2: Tabel dosis obat

  15. Alat

  16. Tes Laboratorium • Pemeriksaan Hemoglobin(Hb atau hematokrit) • Apusan darah untuk pemeriksaan parasit malaria • Pemeriksaan mikroskopis cairan cerebrospinal dan urin • Glukosa darah (reagent strip) • Pemeriksaan golongan darah dancross-match • Pemeriksaan HIV

  17. Standar : Obat • Daftar obat penting di RS • Daftar obat yang adekuat untuk penanganan kondisi umum • Obat penting yang tersedia di bangsal dan unit gawat darurat • Obat tidak kadaluwarsa • Pengaturan letak obat sehingga obat yang didatangkan lebih awal digunakan lebih dahulu • Biaya obat tidak menghalangi penggunaan • Polifarmasi tidak dianjurkan

  18. Standar : Sarana dan alat • Alat yang penting harus dapat segera tersedia, dan ukurannya sesuai digunakan untuk anak – anak • Peralatan yang dapat digunakan dengan aman dan bekerja baik • Biaya penyediaan alat tidak menghalangi penggunaannya • Tersedianya pemeriksaan laboratorium yang penting

  19. Standar Klinis, misalnya Tata laksana Pneumonia • Tenaga kesehatan mendiagnosis dengan benar dan mengenali tingkat keparahannya • Antibiotik hanya diberikan pada anak batuk dengan indikasi yang benar (pneumonia bukan infeksi saluran atas) • Dosis dan durasi pemberian antibiotik yang diberikan harus sesuai untuk terapi pneumonia • Polifarmasi tidak dianjurkan • Perawatan penunjang diberikan, termasuk pemberian oksigen bila diperlukan • Monitoring • Rencana pemulang an dari rumah sakit • Tindak lanjut jika diperlukan

  20. Kesimpulan • Buku sakumerupakan pedoman berdasarkan bukti untuk tatalaksana semua kondisi umum penyakit pada anak • Membutuhkan obat penting dalam jumlah minimal dan fasilitas laboratorium dasar • Memberikan pendekatan standar perawatan • Menekankan pada proses penatalaksanaan, bukan hanya pada pengobatan

  21. CD ROM • Bertujuan membantu mengajarkan kepada tenaga kesehatan bagaimana menggunakan Pedoman pada praktek klinis sehari – hari • Ilustrasi kasus klinis menggambarkan setiap bab dalam buku saku • Presentasi PowerPoint • Catatan kasus klinis • Foto, video dan bagan yangmenggambarkan tanda klinis dan tindakan penting

  22. Kerangka pelatihan dan tujuan • Penekanan pada proses perawatan : • Triase • Perawatan kegawatdaruratan • Anamnesis dan pemeriksaan • Pemeriksaan laboratorium, bila diperlukan • Diagnosis (utama dan diagnosis banding) • Terapi • Pemantauan dan perawatan penunjang • Pengkajian ulang • Rencana pemulangan • Tindak lanjut

  23. Metode pelatihan • Pengenalan kasus berdasarkan masalah sesuai bab Buku saku • Praktek klinis bagaimana menggunakan Pedomandalam perawatan kesehatan anak setiap harinya (digunakan dalam bangsal anak) • Fokus pada identifikasi masalah utama dalam kualitas pelayanan kesehatan lokal • Diskusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pemecahan masalah

  24. Metode pelatihan • Aktif • Interaktif • Berdasarkan klinis • Ingat bahwa target pelatihan adalah peserta pelatihan • Jangan ragu untuk mengetahui sesuatu! • Menyenangkan!

More Related