slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN PowerPoint Presentation
Download Presentation
KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 16

KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN - PowerPoint PPT Presentation


  • 151 Views
  • Uploaded on

KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN. FCC: Fertility Capability Soil Classification System Sistem ii dibahas dalam Sánchez , Couto & Buol (1982 ).

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
    Presentation Transcript
    1. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN FCC: Fertility Capability Soil Classification System Sistem ii dibahasdalamSánchez, Couto & Buol (1982). Christopher Smith dari USDA/SCS, seorangmahasiswa Stan Buol, memperbaikisisteminidalamdisertasinya (Smith, 1989), yang belumdipublikasidlamajurnal. Inimerupakancontohygbaikdarisistemklasifikasitanah (bukanuntuk me-ranking” tanah ) ygberfungsiuntuktujuankhusustanpamelakukanevaluasilahan. Sistemklasifikasiinidapatberdirisendiriataumenjadimasukanbagievaluasilahan. Sánchez, P.A., Couto, W. & Buol, S.W. 1982. The fertility capability soil classification system: interpretation, applicability and modification. Geoderma 27(4): 283-309. Smith, C.W. 1989. The Fertility Capability Classification System (FCC) -3rd Approximation: A technical soil classification system relating pedon characterization data to inherent fertility characteristics. North Carolina State University.

    2. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN TUJUAN “FCC inidikembangkandalamrangkauntukmenjembatanikesenjanganantara “klasifikasitanah” dan “kesuburantanah”(Sánchez, Couto & Buol, 1982). FCC merupakancontohsistemklasifikasitanahsecarateknis, yaitutanah-tanahdiklasifikasikanuntuktujuankhusus;tidakmengikutihubunganalamiahnya, sepertihalnyasistemklasifikasitanah-alamiah. Sánchez, P.A., Couto, W. & Buol, S.W. 1982. The fertility capability soil classification system: interpretation, applicability and modification. Geoderma27(4): 283-309.

    3. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Struktur FCC FCC merupakansistemteknisuntukmengelompokkantanahsesuaidengan “macamproblematiknya” dalampengelolaanagronomissifatkimiadanfisikatanah. FCC inimenenkankan parameter kuantitatif pd topsoil dan subsoil ygrelevandenganpertumbuhantanaman. Kelas FCC menyatakankendalautamakesuburantanah, yang dapatdiinterpretasikandalamkaitannyadengansistemusahapertaniantertentuatautipepemanfaatanlahantertentu(Sánchez, Couto & Buol, 1982,) Sánchez, P.A., Couto, W. & Buol, S.W. 1982. The fertility capability soil classification system: interpretation, applicability and modification. Geoderma27(4): 283-309.

    4. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Kode FCC terdiriatastigakomponen: Tipe, TipeSubstrat (pilihan), Modifikator (pilihan). Tipe:Strukturtanahsecaraumumpadalapisanolahatautanahlapisanpermukaansetebal 20cm, ataulebihdangkal: S = berpasir (USDA pasirdanpasirberlempung), L = berlempung, C = berliat(>35% clay), O = organik(>30% BOT pd lapisansetebal50cm). Sumber:

    5. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Subtype: Hanyadipakaikalauadaperubahanteksturlapisanpoermukaantanah: S, L, C sepertipadaTipe;R = batuanataulapisankerasygmenghambatperakarandidalamlapisan 50cm. Tipedan/atauSubtipedapatmengandungsimbol prima (‘) untukmenyatakan 15-35% kerikitataulebihkasar, atau double-prime (“ ) untukmenyatakan >35% kerikilataulebihkasar. Keduahalinimenyatakan idea umumtentangkapasitasmenahan (menyimpan) air dan “permukaanpertukaran” didalam zone perakatran. Sumber:

    6. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Modifikator: 13 macamhurufindeks, dapatdipakaisendirianataukombinasi, untukmenyatakanfaktapentingtentangsifatkimiaataufisikatanahygberpengaruhlangsungpadapengelolaankesuburantanah. Masing-masingmenentukansatuataulebihsifatpencirilahan. Sumber:

    7. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Contoh-contohModifikator “e” menyatakan KTK rendah pd lapisantanahpermukaan. Harusmempunyaisalahsatudaripenciri LCs berikutini: CEC <4 meq/100g tanahdenganjumlahbasa + Al yang terekstrakKCl (KTK efektif), atau CEC < 7 meq/100g tanahdenganjumlahkationpada pH 7, atau CEC < 10 meq/100g tanah dg jumlahkation + Al + H pada pH 8.2. “v” menyatakan “vertisol” (Liatplastissangatlengket). Harusmempunyaisalahsatudarisifatpenciriberikut. LCs: (1). >35% liatdan>50% fraksiliatnyaadalahliatmengembangtipe 2:1. (2). …… (3). ……

    8. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Contoh-contohModifikator d dry: rezimlengastanahustik, aridikatauxerik (Soil Taxonomy), yaitusubsoil keringselama > 90 harikumulatif per tahunpadalapisantanah 20-60 cm. g (gley), a (Al toxicity), h (acid but not Al-toxic), i (high P-fixation by iron), x (amorphous minerals), k (low K reserves), b (basic reaction), s (salinity), n (natric), and c (cat clay).

    9. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN InterpretasiNomenklatur FCC Idea FCC secarakeseluruhanadalahbahwa ‘nama’ tanahbermaknauntukpengelolaankesuburantanah. Misalnya:‘Lehk’ Kapasitasmenahan air ‘Baik” (L throughout, no primes), Kapasitasilfiltrasinya “Medium” (L), Kemampuanmenahanharatersedia “Rendah” (Le), Defisienbasa-basa (hk); Aplikasibasadan N dosistinggiharusdilakukansecaraterpisah (Split) untukmenghindaripencucian (Le), memerlukanpengapurnabagitanaman yang peka Al (h), bahayapotensialakibatpengapuranygberlebihanadalah ‘tidak-tersedianya’ unsurmikro(e), rendahnyakemampuanmensupkai K (k) sehinggapupukkaliumdiperlukanbagitanaman yang memerlukanbanyakkalium.

    10. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN InterpretasiNomenklatur FCC Idea FCC secarakeseluruhanadalahbahwa ‘nama’ tanahbermaknauntukpengelolaankesuburantanah. Misalnya: ‘LCg’ Erosioakanmenyingkap subsoil ygberteksturliat (C), drainage terbatassehinggaoperasiolah-tanahterkendala (g) danbeberapajenistanamandapatterpengaruhburukolehadanya “jenuh air” padabagianbawah zone perakaran (g). Padaposisicekungan yang dapatdigenangi, ideal untukbudidayapadisawah.

    11. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN InterpretasiPetatanahdengan FCC Provided sufficient information is available in the descriptive legend, or implied by the classification system, existing soil maps can be reclassified into FCC maps. Sánchez, Couto & Buol (1982) were able to interpret the FAO Soil Map of the World, using the legend description, phase information for each map unit, a general map of soil moisture regimes, and papers on plant nutrient relationships of soils as classified in the FAO legend. Misalnya: SatuanpetaFAO Af18-1a (Ferric Acrisol, teksturkasar) = FCC class Scdaek. Makapetakelas FCC dapatdimodifikasikhusus. Misalnya, dapatdibuatpetauntuksemuatanah-tanahygmungkintoksisitas Al, ataupetatanah-tanahdimanadirekomendasikanaplikasipupuk N secara “split applications”.

    12. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Problematikdengan FCC The system has been criticized for some of its specific class limits (e.g., why 15-35% coarse fragments for the ‘prime’ modifier, why not 10-20% etc.). Many of these correspond to the limits in Soil Taxonomy. They could be modified locally, and in fact Smith changed some of these in his revision. Kelemahanlainnyaadalah “Kelas” tidakcukupakuratuntukmembuatrekomendasipengelolaankesuburantanahsecaraspesifik. Tujuansisteminiadalahuntukmenyatakanmacamkendala (faktorpembatas) secaraumum. Unit-unit FCC selaludapatdibagimenjadi sub-units sesuaidengankriterialokal. Smith jugamembagibeberapakelasmenjadidua.

    13. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Problematikdengan FCC Kelemahannyaadalahkodifikasitidakkonsisten, terutamarevisiygdilakukanoleh Smith. Misalnya: Modifikator ‘h’ dan ‘a’ sebenarnyamerupakanduamacam “intensitas” darifenomena yang sama (kemasamantanah) danakanlebihlogiskalaudinyatakansebagaisatu-modifikator plus “intensifator” (mis. h danh’). Dalamsistem FCC yang direvisi, penggunakantandakutip “ atau ‘ tidakkonsisten.

    14. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Use of FCC in FAO-style land evaluation The FCC modifiers (letters) can be directly related to individual land qualities. For example, the g modifier is directly related to the LQ ‘Oxygen availability to roots’. A group of FCC modifiers together could define a LQ. For example: for the LQ ‘susceptibility to erosion’, FCC classes Ci, Cx and Lx would be little susceptible (within a given slope class) because of their very high permeability; modifiers v and bv would indicate highly-erosive soil materials; soils with a textural change to clayey subsoils (e.g., SC, LC) or to rock (e.g., SR or LR) would be highly degraded in the case of erosion, also are susceptible to mass erosion if the finer-textured surface layer saturates. Sumber:

    15. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Use of FCC in FAO-style land evaluation So, if a FCC map is available, it can be very valuable for defining fertilitymanagement related Land Qualities. A problem is the general nature of the FCC classes (unless there are local modifications); usually only two or three severity levels can be separated by the FCC code. Sumber:

    16. KLASIFIKASI KAPABILITAS KESUBURAN Sumber: