POLBANGMAWA - PowerPoint PPT Presentation

faith-bradford
slide1 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
POLBANGMAWA PowerPoint Presentation
Download Presentation
POLBANGMAWA

play fullscreen
1 / 23
Download Presentation
POLBANGMAWA
327 Views
Download Presentation

POLBANGMAWA

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. POLBANGMAWA Disampaikanpada PROGRAM PENGENALAN AKADEMIK (PPA) 2012 Oleh BidangKemahasiswaanUnnes

  2. DASAR PEMIKIRAN Paradigma baru kebijakan pengelolaan Pend. Tinggi : 1. Sentralisasi  Desentralisasi 2. Terikat satu tujuan  mampu berkontribusi padadaya saing bangsa. 3. POLBANGMAWA merupakan acuan/rujukan bagi para pembuat kebijakan dan para pembimbing kemahasiswaan di Perguruan Tinggi dalam mengembangkan kemahasiswaan untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui program kemahasiswaan.  disusun oleh DIKTI.

  3. Perguruan tinggi memegang peranan penting dalam: • 1. Pengembangankemampuanintelektual, keseimbanganemosi, danpenghayatanspritualmhs, agar menjadiwarganegara yang bertanggungjawabsertaberkontribusipadadayasaingbangsa. • 2. Pengembanganmhssebagaikekuatan moral dlmmewujudkanmasyarakatmadani yang demokratis, berkeadilandanberbasispadapartisipasipublik. • 3. Peningkatankualitassaranadanprasaranauntukmendukungpengembangandanaktualisasidirimahasiswa, baikjasmanimaupunrohani. POLBANGMAWA

  4. MAHASISWA INDONESIA YANG CERDAS DAN KOMPETITIF VISI

  5. MISI • Meningkatkan kualitas keimanan, ketaqwaan dan moral; • Mengembangkan kapabilitas intelektual mahasiswa; • Mengembangkan mahasiswa untuk berpikir kritis, santun, bermoral, berbudaya yang berlandaskan pada kaidah hukum dan norma akademik • Menanamkan rasa nasionalisme mahasiswa yang konstruktif sebagai warga negara Indonesia dalam wadah negara kesatuan Republik ndonesia. • Menumbuhkembangkan kreativitas dan semangat kewirausahaan mahasiswa untuk meningkatkan daya saing bangsa. • Mengembangkan idealisme dan suasana demokratis dalam kehidupan kemahasiswaan • Meningkatkan kualitas kepemimpinan mahasiswa • Meningkatkan kualitas lembaga kemahasiswaan dengan berorientasi pada profesionalisme.

  6. MASALAH UMUM KEGIATAN MAWA • MAHASISWA • Sedikitnya mahasiswa yg berminat pada program penalaran dan ORMAWA; • Keterlibatanorganisasi ekstra kampus dapatmenyebabkan perecahan dan konflik. • ORMAWA • Masuknya pengaruh Orpol dan Parpol dalam ORMAWAdapatmengakibatkan perpecahan; • Adanya keragaman struktur dan kewenangan ORMAWA menimbulkan kesulitan & kerancuan dalam penyusunan kebijakan umum MAWA. • Staf Pengajar Cenderung transfer of knolwedge saja, dan kurang menunjukkan dukungan dalam kegiatan MAWA.

  7. TujuanPengembangan • Mengembangkankegiatankemahasiswaansesuaidenganvisidanmisipendidikantinggi. • Mengembangkanpenalarandankeilmuan; penelusuranbakat, minat, dankemampuan; kesejahteraan; kepeduliansosial; dankegiatanpenunjang, berlandaskanpadakaidahakademis, moral, danetikailmupengetahuansertakepentinganmasyarakat. • Mengembangkandanmeningkatkankualitas program dansaranapenunjangnya.

  8. HarapanPengembangan Dalammenanggapiberbagaiperistiwasosialbaikditingkatlokalmaupunnasionalmahasiswaselayaknyaberperansebagaiwargamasyarakatakademik, sehinggamemilikicitrapositifsebagaikomponensivitasakademika

  9. HarapanPengembangan Mahasiswahendaknyalebihtampilsebagaikekuatan moral (moral force) yang menyuarakannuranimasyarakat(social conscience). Citra ini yang perludikukuhkanolehperilakumahasiswaumumnya, bukansekadarcitrasebagaidemonstran yang menyuarakansikaptidaksetujuataumenentangtanpamenawarkanalternatifpemecahannya

  10. HarapanPengembangan Dalammengungkapkanketidaksetujuanataupenolakan, mahasiswasebaiknyamenyarankan pula hasilpemikirannyadalambentukalternatifjalankeluarpemecahanmasalah.

  11. PolaPengembangan MAWA • 1. Pengembangankemampuanintelektual, keseimbanganemosi, danpenghayatan spiritual mahasiswa, agar menjadiwarganegara yang bertanggungjawabsertaberkontribusipadadayasaingbangsa.

  12. PolaPengembanganKemahasiswaan • 2. Pengembanganmahasiswasebagaikekuatan moral dalammewujudkanmasyarakatmadani(civil society) yang demokratis, berkeadilandanberbasispadapartisipasipublik.

  13. PolaPengembanganKemahasiswaan • 3. Peningkatankualitassaranadanprasaranauntukmendukungpengembangandanaktualisasidirimahasiswa, baik yang menyangkutaspekjasmanimaupunrohani.

  14. StrategiPengembangan 1. Perludisusundandisosialisasikansecaraterus-menerusaturan yang jelasmengenaihakdankewajibanmahasiswa, yakniKepmendikbudNomor 155/U/1998 tentangPedomanUmumOrganisasiKemahasiswaandiPerguruanTinggi, tatacarapenggunaansaranakampus, maupuntatacaramelakukankegiatandikampusdansebagainya.

  15. StrategiPengembangan 2. Kepedulianpimpinanperguruantinggidandosenterhadapkegiatankemahasiswaan. Permasalahandankegiatanpengembangankemahasiswaanbukanhanyamerupakantanggungjawabpimpinanperguruantinggisaja. Keberhasilanataukemajuan yang dicapaidalampengembangankemahasiswaantergantungpadaseberapabesarketerlibatanpimpinanperguruantinggisertaparastafpengajardariperguruantinggitersebutdalamkegiatanpengembangankemahasiswaan.

  16. StrategiPengembangan 3. Mengembangkankomunikasi yang intensifdiantarapimpinanperguruantinggidenganparaaktivismahasiswadariberbagaiOrmawa yang diakuieksistensinyadikampusuntukmenghindariadanyamiskomunikasi. 4. Melakukanpergeseranparadigmadari program kemahasiswaan yang yangdidominasiolehwawasanpolitikmenujukeprogram kemahasiswaan yang bermakna, yang mengutamakanatauberfokuspadamempersiapkanmahasiswa agar mandiridalammemasukiduniakerjasertatangguhmenghadapitantangandimasadepan.

  17. StrategiPengembangan 5. Melakukandanmendorongberbagaikegiatanunggulan yang mencakupkegiatanpenalarandankeilmuan, pembangkitansemangatkewirausahaan, peningkatandayasaing, kepekaansosial, dan, keagamaan. 6. Mendorongmahasiswa agar dapatselaluSantun, Unggul, Menyenangkan, EnergikdanHumanis. Kesantunanharusdiletakkanmendahuluikeunggulan.

  18. StrategiPengembangan 7. Membentuksuasana yang kondusif agar mahasiswatidakterlibatdalamkegiatanpolitikpraktissehinggamahasiswatidakmenjaditerkotak-kotak. Hal iniantara lain dengantidakmemberiizinorganisasiekstra-perguruantinggimaupunorganisasilainnya yang merupakanunderbouwdariparpoluntukmempunyaieksistensididalamkampus.

  19. StrategiPengembangan 8. Perguruantinggimengangkatstafpengajarsebagaipembimbing/ pendampingkegiatankemahasiswaanbagisetiap ORMAWA dan UKM (Unit KegiatanKemahasiswaan) denganmenjalankanperansebagaipemberdaya, fasilitatordan motivator. Diharapkandenganadanyapembimbing/ pendampingkemahasiswaanini, kegiatanOrmawatidaksekedarmerupakankegiatan yang statis-rutin, tetapimerupakankegiatan yang dinamis-kreatif, terencana, danberkesinambungan.

  20. StrategiPengembangan 9. Dalamrangkapengembangansikapdanjatidirimahasiswasebagaiinsanakademis, perludilakukankegiatanpeningkatanwawasandankualitasmahasiswamelaluiberbagaikegiatanterstruktursepertipelatihan-pelatihan, seminar, diskusi, lokakaryadan lain-lain. 10. Perguruantinggimemberikanpenghargaankepadamahasiswadanpembimbing/pendampingkemahasiswaan yang menunjukkanprestasi/ pengabdiannya, balk dalambentukmaterimaupunbentukpenghargaanlainnya.

  21. StrategiPengembangan 11. Perguruantinggimemberikansanksikepadamahasiswadanpembimbing/ pendampingkemahasiswaan yang melakukanpelanggaranterhadapketentuanperaturan yang berlaku.

  22. PROGRAM PENGEMBANGAN MAWA • Kegiatan ini pada dasarnya dikelompokkan: • Penalaran dan Keilmuan, misal: PIMNAS, KKTM, dll • Bakat, Minat dan Kemampuan, diwujudkan dalam kegiatan misalnya: LKMM, POMNAS, PEKSIMINAS,dll • Kesejahteraan, misal Kerohanian, Beasiswa,Poliklinik; • Kepedulian Sosial,misal dg keg. Pengembangan Desa binaan,Pelayaran Kebangsaan,Dialog Kemahasiswn; • Kegiatan Penunjang, misal pelatihan bagi Dosen Pembimbing, pengembangan sistem informasi kemahasiswaan, pengadaan sarpra untuk MAWA.

  23. terimakasih