perencanaan pembangunan daerah n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Perencanaan Pembangunan Daerah PowerPoint Presentation
Download Presentation
Perencanaan Pembangunan Daerah

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 84

Perencanaan Pembangunan Daerah - PowerPoint PPT Presentation


  • 390 Views
  • Uploaded on

Perencanaan Pembangunan Daerah. Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si. Literatur. Handoyo Makete, Pengembangan Wilayah Pedesaan dan Kawasan Tertentu, BPPT, 2000, Jakarta Harry W. Richardson, Dasar – Dasar Ilmu Ekonomi Regional, FE-IU, 1999, Jakarta

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Perencanaan Pembangunan Daerah' - elaine


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
perencanaan pembangunan daerah

Perencanaan Pembangunan Daerah

Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si.

literatur
Literatur
  • Handoyo Makete, Pengembangan Wilayah Pedesaan dan Kawasan Tertentu, BPPT, 2000, Jakarta
  • Harry W. Richardson, Dasar – Dasar Ilmu Ekonomi Regional, FE-IU, 1999, Jakarta
  • Moeljarto , Pembangunan DilemadanTantangan, PustakaPelajar, 2001, Yogyakarta
  • I NyomanSumaryadi, Perencanaan Pembangunan Otonomi Daerah & PemberdayaanMasyarakat, Citra Utama, 2005, Jakarta
  • Raharjo Adisasmita, Pembangunan Ekonomi Perkotaan, Graha Ilmu, 2006, Yogjakarta
  • Robinso Siregar, Perencanaan Pembangunan Wilayah, Bumi Aksara, 2005, Jakarta
  • Riyadi DKK, Perencanaan Pembangunan Daerah, gramedia, 2005, Jakarta
  • WahyuMulyana, Pembangunan Kota Indonesia Abad 21, URDI, 2005, Jakarta
1 pembangunan
1. Pembangunan

Secarasederhanadiartikansebagaisuatuperubahanstruktursecarasengajadanterukurmisaltingkatkesejahteraan.

Agar perubahanstrukturdapatdilakukansecaraterukur, makadiperlukanperencanaan.

Namunsudahkahperencanaan yang telahkitalakukanmembawaperubahanstruktur?

slide5
> > >

PerubahanStruktur

harusdipastikandapatterjadipadadirikita, keluarga/rumahtangga, masyarakat, daerah, negara

tujuan pembangunan
Tujuan Pembangunan
  • Mengurangidisparitasatauketimpanganpembangunanantardaerahdanantar sub daerahsertaantarwargamasyarakat(pemerataandankeadilan)
  • MemberdayakanMasyarakatdanmengentaskankemiskinan.
  • Menciptakanataumenambahlapangankerja.
  • Meningkatkanpendapatandankesejahteraanmasyarakatdaerah.
  • Mempertahankanataumenjagakelestariansumberdayaalam agar bermanfaatbagigenerasisekarangdangenerasimasadatang(berkelanjutan)
dasar filosofis perencanaan
Dasar Filosofis Perencanaan

PERENCANAAN

Memastikan perubahan struktur terjadi

Bagaimanamemastikannya?

memperkecilpeluangmunculnyaketidakpastian

slide8
> > >

Tigaelemenutamaketidakpastian:

Pertama, elemenwaktu. Semakinkitadapatmenjaminsesuatuakanadasesuaidenganwaktunya, makasemakinkecilpeluangketidakpastian

Kedua, elemenruang. Semakinkitadapatmenjaminsesuatusesuaiukuran yang kitainginkan, makasemakinkecilpeluangketidakpastian

Ketiga, elemenmateri. Semakinkitadapatmenjaminsesuatuadasecaraindrawi, makasemakinkecilpeluangketidakpastian

slide10

Perencanaan Dalam Arti Luas

> > >

merupakanupayamanusiameminimalkanketidakpastianitu, memfungsikankemampuanforesightyaitukemampuan ”melihatjauhkedepan”. Langkah paling purba yang dilakukanmanusiadalamperencanaan. Kemajuanperadabanmanusiaditentukanolehkemampuanperencanaanini. Tugasperencana ”melihatjauhkedepan”!!! Manusiabisamakansesuaijumlahgizidengantepatwaktudanpastiada, makannasidanlauknya, tapibukanmakanangin

slide11
> > >

Perencanaan, dalamartisempitderivatdari foresight, yaitukemampuan”mengukur” (measuring).

Persoalannyaadalahbahwatidaksemua ”sesuatu” itubersifatmateri, sehinggasifatnya ”tersembunyi”, sehinggasulitdiukur. Tugasperencana ”mendefinisikan” sesuatu yang ”tersembunyi” menjaditerukur, sehinggamenjadi ”nyata”.

Contoh paling sederhanatentanghaliniadalahapabilakitaditanyapersoalanmendefinisikan ”bahagia”. Bahagia –barangkali—lebihsulitdiukurdibandingkanmendefinisikan ”sejahtera”.

Inilahtugasperencanaitu. Bagaimanaperencanamenuntaskantugasnyaitu, makaterdapatlahbeberapajenisperencanaan, yang dapatkitasebutsebagaibeberapacara agar kitadapatmemilihperencanaan yang ”ideal” (dalamtandakutipkeras).

tiga tahapan perencanaan

1

2

3

Perumusandanpenentuantujuan.

Pengujianatauanalisisopsiataupilihan yang tersedia.

Pemilihanrangkaiantindakanataukegiatanuntukmencapaitujuan yang telahditentukandandisepakatibersama

Tiga Tahapan Perencanaan
definisi praktis perencanaan pembangunan daerah
Definisi Praktis Perencanaan Pembangunan Daerah

“Suatuusaha yang sistematikdariberbagaipelaku(aktor),baikumum(publik) ataupemerintah, swasta, maupunkelompokmasyarakatlainnyapadatingkatan yang berbedauntukmenghadapisalingketergantungandanketerkaitanaspekfisik, sosialekonomidanaspeklingkunganlainnya. dengancara:

slide14
> > >
  • Merumuskantujuandankebijakanpembangunandaerah
  • Secaraterusmenerusmenganalisiskondisidanpelaksanaanpembangunandaerah
  • menyusunkonsepstrategibagipemecahanmasalah (solusi), dan
  • melaksanakannyadenganmenggunakansumberdaya yang tersedia.

Sehinggapeluangbaruuntukmeningkatkankesejahteraanmasyarakatdaerahdapatditangkapsecaraberkelanjutan”

slide15
> > >

Perencanaanpembangunandaerah (PPD) adalahsuatu proses pembangunan yang di maksudkanuntukmelakukanperubahanmenujuarahperkembangan yang lebihbaikbagisuatukomunitasmasyarakat, pemerintah, danlingkungannyadalamsuatuwilayah/ daerahtertentu, denganmemanfaatkanberbagaisumberdaya yang ada, danharusmemilikiorientasi yang bersifatmenyeluruh, lengkap, tapitetapberpegangpadaazasprioritas.

ciri ciri ppd
Ciri – Ciri PPD

Menghasilkan program-program yang bersifatumum

Analisisperencanaanbersifatmakro/ luas

Lebihefektif & efisiendigunakanuntukperencanaanjangkamenengahdanpanjang

Memerlukanpengetahuansecarainterdisipliner, general danuninersal, namuntetapmemilikisfesifikasimasing-masing yang jelas

Fleksibeldanmudahuntukdijadikansebagaiacuanperencanaanpembangunanjangkapendek (1 tahun)

aspek aspek ppd
Aspek – Aspek PPD

Aspeklingkungan

Aspekpotensidanmasalah

Aspekintuisiperencana

Aspekruangdanwaktu

Aspeklegalisasikebijakan

strategis untuk mensukseskan bidang bidang strategis
Strategis Untuk Mensukseskan Bidang – Bidang Strategis
  • PengembanganRenstrapemerintahandaerah.
  • Pengembangankelembagaanpemerintahandaerah yang meliputikebijakan, organisasi, manajemen, budayaorganisasidanakuntabilitas.
  • Pengembangan SDM pemerintahan.
  • Pengembanganjaringankerja (networking) lembagapemerintahandenganpihak lain.
  • Pengembangandanpemanfaatanlingkungan yang kondusif.
good governance
Good Governance

Sektorswastaatauduniausaha(private sector);

Negara ataupemerintahan (state);

GG

Masyarakat (society).

slide20
> > >
  • Kesetaraan: memberipeluang yang samabagisetiapanggotamasyarakatuntukMeningkatkanKesejatraannya,
  • DayaTangkap: Meningkatnyakepekaanparapenyelanggarapemerintahanterhadapaspirasimasyarakat, tanpakecuali,
  • WawasanKeDepan : membangundaerahberdasarkanvisidanStrategi yang jelasdanmengikutsertakanwargadalamseluruh proses pembangunan.
10 prinsip good governance
10 Prinsip Good Governance
  • Partisipasi: Mendorongsetiapwargauntukmenggunakanhakdalammenyampaikanpendapatdalam proses pengambilankeputusan yang menyangkutkepentinganmasyarakat, baiksecaralangsungmaupuntidaklangsung.
  • Penegakanhukum: MewujudkanpenegakanHukumadilbagisemuapihak, menjunjung HAM danmemperhatikannilai-nilai yang hidup di masyarakat.
  • Transparansi: Menciptakankepercayaanantaramasyarakatdanpemerintahmelaluipenyediaaninformasidanmenjaminkemudahanmendapatkaninformasi yang akuratdanmemadai.
slide22
> > >
  • Akuntabilitas : meningkatkanakuntabilitasparapengambilkeputusandalamsegalabidang yang menyangkutkepentinganmasyarakatluas.
  • Pengawasan : meningkatkanuapayapengawasanterhadapjalannyapemerintahan & pembangunandengan ,engusahakanketerlibatanswasta & masyarakat.
  • Efisiensi & Efektivitas : menjaminterselenggaranyapelayanankepadamasyarakatdenganmenggunakansumberdaya yang tersediasecara optimal & bertanggungjawab.
  • Profesionalisme : meningkatkankemampuandan moral penyelenggarapemerintahan agar mampumemberipelayanan yang mudah, cepat, tepat, denganbiaya yang terjangkau.
tujuan praktis perencanaan
Tujuan Praktis Perencanaan

Menghasilkandokumenperencanaan yang akanberfungsi

sebagaialatkoordinasibagisemuapihak/pelaku (stakeholders)

Membuatpedoman/arahandanstrategibagipelaksanaan

pembangunanuntukmencapaiharapandantujuanpembangunan.

Mengawasidanmengendalikanpelaksanaanpembangunan

melaluimonitoring danevaluasi.

Memberikanumpanbalikdanrekomendasibagi

perencanaanselanjutnya.

analisis daerah
Analisis Daerah
  • Analisisdaerahadalahsuatu proses pemahamandaerah yang bertujuanuntukmemperoleh data daninformasisecarasistematistentangkondisiutamalingkungan, fisik, sosial, ekonomi, budaya, politik, administratifdankelembagaandarisuatudaerah yang sedangdikajidandirencanakanpembangunannya.
  • Tujuan yang menyeluruhdarianalisisdaerahadalahuntukmeningkatkanpemahamanparaperencanadaerahdanmasyarakattentangsituasikini yang mendasardanrelevanuntukperumusankebijakandanpembuatankeputusanbagipembangunandaerah.
  • Analisisdaerahdimulaidengananalisiskondisikualitatifpembangunandaerahpadasaatini, analisikuantitatif, hinggapengidentifikasianpersoalan (problems) daerahbesertasebabdanakibatnya, sertapenggalianpotensidaerah yang ada. Hal inidiperlukanuntukmerumuskandanmendefinisikantujuan, untukmengevaluasistrategiataupilihandandampaknya, sertauntukpengambilankeputusanstrategipembangunan yang akanditerpkan
profil daerah
Profil Daerah
  • Profildaerahbiasanyaberisiataumenggambarkanberbagaisituasidankondisidasartentangdaerah yang akandirencanakan, meliputiantara lain keadaanfisikgeografis, keadaanaktivitasekonomi, sosialbudayadankelembagaansertakondisilingkunganhidupsebagaihasildaripengumpulandananalisis data daninformasidaerah (hasilanalisisdaerah).
  • Gambarankeadaaninipadaakhirnyadipergunakanuntukmengidentifikasidanmenguraikanisuataupermasalahanutamadaerah (development issues), persoalandaerah (problems), potensiataukekuatandaerahsertapeluangdaerahuntuktumbuhdanberkembang.
kebijakan daerah
Kebijakan Daerah
  • Kebijakandaerahmerupakanprinsipdasardanarahan yang akanditerapkandan di tempuhserta di sepakatipelaku yang terlibat (stakeholders), sehinggamenjadipedomanbagisemuapelaku.
  • Kebijakandaerah di perlukansebagaikriteriaataurambu-rambudidalammenyeleksidanmenyaringberbagaiopsidanalternatifatauusulan program pembangunan yang tersedia.
  • Biasanyaberupapenyataancita-citaatauharapan di masamendatangsertaarah (kemana) pembangunandaerahtersebutakanmenuju.
  • Kebijakandaerahbiasanya di sajikandalambentukvisi, misi, tujuan, sasaran, arah, prioritas, danstrategiumumpembangunan.
slide28

Visiadalahsuatupotretkeadaanmasadepan yang istimewadandiharapkanmewakilitujuan yang global danberjalanterus, berjangkapanjangsertamenyediakansuatudasar/fondasiatauarahbagisuatusistemperencanaanpembangunan.

Visiharusmenggambarkansuatumasadepan yang ideal bagimasyarakatsertamerupakansuatupernyataanumum yang menjadidasar/basis dagisemuaelemenatausemuapelaku(stakeholders) dalam proses perencanaan.

VISI
syarat visi yang baik
Syarat Visi Yang Baik
  • Dapat di bayangkanolehsemuapelaku (imaginable)
  • Memilikinilai yang memangdiinginkandan di cita-citakan (desirable)
  • Memungkinkan, wajardanlayakuntuk di capaidengansituasi, kondisidankapasitas yang ada (feasible)
  • Memusatkanperhatiankepadaisudanpermasalahutamadaerah, sehinggapemerintahandanpembangunandaerahdapatberoprasidanterselenggarasecaraefektif, efisiendanberkelanjutansertadapatterjamineksistensidaerah di masadepan (focused)
  • Dapatmengantisipasidandisesuaikandenganperubahanzaman (flexible)
  • Dapatdikomunikasikandanmudahdimengertiolehsemuapelaku (communicable)
  • Dapatdirumuskandanditulisdengansuatupernyataan yang singkat, jelasdanpadat
slide30
MISI
  • MISI adalahsuatualasanbagisuatudaerahataupemerintahandaerahdibentukataudidirikan, sehinggamerupakanalasankeberadaanataueksistensisuatudaerahataupemerintahandaerah.
  • MISI harusmengidentifikasidanmenguraikankewenanganpangkalatautugaspokok yang diselenggarakanolehdaerahataupemerintahandaerahsertauntuksiapakewenanganatautugasitudikerjakan.
  • MISI harusdapatmengingatkansetiap orang atausetiappelakusepertiKepalaDaerah,DPRD, Organisasi Non Pemerintah (Ornop), SektorSwasta, PerangkatPemerintah Daerah, Unsurmasyarakatlainnyasertapihak lain yang berkepentingandengandaerah yang bersangkutantentangtugaspokok, maksudataukegunaan (purpose) yang spesifikdanunikdaridaerah yang akandikembangkan, dipromosikandandiselenggarakanolehdaerahataupemerintahandaerah.
  • MISI merupakanhal yang pentinguntukmengarahkanpenyelenggaraanatauoperasionalisasisuatupemerintahanataupembangunandaerah, sehinggasemuapelaku (stakeholders) danpihak yang berkepentingandapatmengenaldaerah yang bersangkutansertamengetahuiperan, program, danhasil yang akan di perolehdimasadepan.
perumusan misi
Perumusan MISI

Melibatkansemuapelaku, sepertiKepala Daerah, DPRD, Organisasi Non Pemerintah (Ornop), SektorSwasta, PerangkatPemerintah Daerah, UnsurMasyarakatlainnya yang berkepentingandengandaerah yang bersangkutan.

Mengkajidanmenilailingkungan yang sangatbergunauntukmenentukanapakahmisidaerahtidakbertentanganataumemilikikonfliksecara internal daneksternal, misalnyadengankebijakanatauperaturan yang lebihtinggi.

rencana atau program
Rencana Atau Program
  • Rencanabiasanya di rumuskandalambentuk program atauproyekpembangunan.
  • DokumenRencana/Program biasanyaberisiserangkaianlangkahataustretegi yang lebihrinciuntukmencapaivisi, misi, atautujuanpembangunandaerah.
  • Sebagaipedomanpelaksanaanpembangunan, program atauproyekharusmemilikitujuandansasaransertaindikatornya, cara/metode, lokasi, prakiraanbiayadantahapanwaktupelaksanaannya yang jelas, sertamemilikikejelasanketerkaitandengandankontribusinyaterhadapvisi, misi, dantujuanpembangunandaerah.
monitoring dan evaluasi
Monitoring Dan Evaluasi

Monitoring danevaluasi (M&E) adalahsuatukegiatanuntukmengawasidanmengendalikanpelaksanaanpembangunan agar sesuaidenganRencanaberdasarkanindikatorpencapaian (kinerja) yang telahditetapkandalamperencanaan. LaporannyadapatberupaDokumenHasil M&E.

Tujuan Monitoring danEvaluasiadalahuntukmemberikanumpanbalikberupakoreksiataupelurusanapabilaterjadipenyimpangandalampelaksanaan; dapatberuparekomendasibagiperbaikandanpenyempurnaan proses perencanaanselanjutnya.

penyusunan rencana strategis
Penyusunan Rencana Strategis
  • PenyusunanRencanaStrategi ( Renstra) atauperencanaanstrategi, dapatdipahamisebagisuatu proses sistematis yang berkelanjutandaripembuatan yang berkelanjutandaripembuatankeputusan yang beresiko, denganmemanfaatkansebanyak-banyaknyapengetahuanantisipatif, mengorganisasikansecarasistematisusaha-usahapelaksanaankeputusantersebutdanmengukurhasilnyadenganumpanbalik yang terorganisasidansistematis.
  • Renstra Daerah dibutuhkansebagaisuatudokumenrencana yang berisitentangvisidanmisi Daerah, bidang-bidangstrategis yang harusdiintervensidalamrangkamengembanmisidanmewujudkanvisitersebut, sertastrategi-strategiterpilihdanrencanadalammansukseskanbidang-bidangstrategitersebut.
arti penting penyusunan rencana strategis
Arti Penting Penyusunan Rencana Strategis
  • Memungkinkanmasyarakatdanpemerintahdaerahmelakukankontrolakanmasadepanmelaluitidakanmasakini.
  • MemungkinkanmasyarakatdanpemerintahdaerahmenciptakansuatuOutcome yang mungkintidakbisaterjadidengansendirinya.
  • Memungkinkanmasyarakatdanpemerintahdaerahmelakukaninvestasisekaranguntukmasadepan
  • Memampukanmasyarakatdanpemerintahdaerahmeminimumkanketidakpastiandanmengendalikanguncangan yang terdapat di luar.
  • Memungkinkanmasyarakatdanpemerintahdaerahseiramadenganarus/gerakperubahandisekitanya.
  • Menjadisasaranuntukmeminimumkanresikodanmemaksimumkanhasil yang dikehendaki.
  • Menjadi media koordinasidenganberbagistakeholders di tengahkompleksitaspenyelenggaraanpemerintahdaerah.
  • Memudahkanpencapaiankonsensustentangsasarandanstrategisertapenggunaansumberdaya.
  • Dapatmenjadialatuntukmengukurkemajuanpelaksanaantugas-tugaspenyelenggraanpemerintahandaerah.
  • Dapatmenjadi media peningkatandayasaung Daerah;
tujuan penyusunan rencana strategis
Tujuan Penyusunan Rencana Strategis
  • Merencanakanperubahandalamlingkungan yang semakinkomplekssecaraefektifdanproaktif;
  • Mengelolakeberhasilansecarasistematik;
  • Menjadikanrenstrasebagaisesuatuperangkatmanajerialdalampengelolaankepemerintahansecaraefektif, efesiendanakuntabel;
  • Mengembangkanpemikiran, sikapdantindakan yang berorientasipadamasadepan;
  • Memudahkanmasyarakatdanpemerintahdaerahmelakukanlangkah-langkahadaptasiterhadaplingkungan yang berubahsecaracepat;
  • Meningkatkanpelayanankepadamasyarakatsecara prima;
  • Mengembangkandanmeningkatkankomunikasi di antaraberbagai stakeholders Daerah.
langkah langkah penyusunan rencana strategis
Langkah – Langkah Penyusunan Rencana Strategis
  • MerumuskanNilai-nilaistrategisDaerah;
  • PerumusanVisidanMisiDaerah;
  • Analisislingkunganstrategis Daerah;
  • Penentuanisu-isustrategis Daerah;
  • Penentuanbidang-bidangstrategis Daerah;
  • Perumusanstrategiuntukmasing-masingbidangstrategis;
  • Perumusanrencanaaksipelaksanaanstrategi;
perumusan nilai nilai strategis
Perumusan Nilai – Nilai Strategis
  • Penetapankesepakatanawal.

Penetapankesepakatanawalmerupakantahap di manasemua stakeholders Daerah secarabersama-samamembangunpemahamandankomitmenataspentingnyarenstra Daerah. Denganmelibatkansegenapunsurataukomponenmasyarakatdanpemerintahdalam Daerah, padatahapinidiharapkantelahdapatdihasilkankesepakatanawaltentangberbagaihal yang berkaitandenganbentuk-bentukpartisipasidarimasing-masingunsur/komponentersebut, mulaidaritahappenyusunanrenstra, implementasirenstrasampaidenganevaluasinyakelak.

slide39
> > >
  • Perumusanmandatdaerah.

Setelahkesepakatanawalditetapkan, langkahselanjutnyaadalahperumusanmandatdaerah. Perumusanmandatinisangatpentingdalamrangkamengembangkanlegitimasidanformalisasidarirenstra yang hendakdisusun. Mandatdaerahpadadasarnyadimaksudkansebagaipernyataan yang menjabarkanidentitasataukarakteristiksuatudaerah, tujuanpembentukandaerahsertatugasdantanggungjawabpemerintahandaerah, khususnyadalamrangkapenyelenggaraanotonomidaerah. Perumusanmandatdilakukandenganmengacuhpadaberbagaiperangkatperundang-undangan yang mengaturdaerahsepertiundang-undangpembentukandaerah, undang-undangpemerintahandaerahdan lain-lain sepertiInpresnomor 7 tahun 1999

tujuan penetapan misi
Tujuan Penetapan MISI
  • Mencerminkanapa yang ingindicapai Daerah;
  • Memberikanarahdanfokusstrategi yang jelas;
  • Menjadiperekatdanmenyatukanberbagaigagasanstrategis;
  • Memilikinorientasiterhadapmasadepan;
  • MenumbuhkankomitmenseluruhjajarandalamlingkunganKabupaten/kota;
  • Menjaminkesinambungankepemimpinandaerah.
pernyataan visi dan misi yang baik
Pernyataan VISI Dan MISI Yang Baik
  • Ringkas; lazimnyakurangdariSepuluh kata
  • Menarikperhatiandanmudahdiingat
  • Memberiinspirasidantantanganbagiprestasi di masamendatang
  • Dapatdipercayadankonsistendengannilaistrategis Daerah
  • Berfungsisebagaititiktemudangansemuastakeholders
  • Menyatakandenganjelasesensitentangkeberadaab Daerah
  • Memungkinkanfleksibilitasdankreativitasdalampelaksanaannya
pernyataan misi yang baik
Pernyataan MISI Yang Baik
  • Menyatakantujuandasarkeberadaandaerah
  • Mengkomunikasikanvisi Daerah
  • Menyatakansecarajelasmaknamisibagisemuastakeholders
  • Memberikanpetunjukbagipembuatankebijakan
  • Mengandungnilai-nilaistrategis
  • Membuatunsur-unsurpembentuksuatupernyataanmisi, sepertitujuandaerah, produkataujasaunggulan, perananpemerintahdaerahdanketerlibatanMasyarakjatdaerah.
perumusan visi dilakukan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi
PerumusanVisiDilakukanDenganTerlebihDahuluMengidentifikasi
  • Aspekkunci yang menentukanmasadepandaerah.
  • Kontribusi yang spesifikdaridaerahbagimasadepanmasyarakat.
  • Hal-hal yang membangkitkangairahmasyarakatdanjajaranpemerintahdaerahsebagaibagiandaridaerah di masadepan.
  • Nilaitambah yang perluditekankanmelaluipernyataanvisi.
  • Posisistrategisdaerahdalamhubungandenganlingkunganeksternal.
  • Potensidaerahuntukbertumbuhdanberkembang.
dalam merumuskan pernyataan misi
Dalam Merumuskan Pernyataan Misi
  • Pernyataanhendaknyatidakterlampauumumatauterlalusamar yang berakibatketidakefektifanpernyataantersebutmemberiarahanbagipengembanganstrategis.
  • Pernyataanhendaknyatidakterlalukhusussehinggatidakperluberubahterlalucepat.
  • Pernyatantidaksekedarsebuahdaftarkeinginan.
  • Pernyataantidakseharunyatenggelamdalamteknologi.
  • Pernyataanharusdapatdikembangkan.
  • Pernyataanharusdapatditerimadandidukungolehseluruhkomponenmasyarakatdanjajaranpemerintahdaerah.
  • Pernyataanbukanmerupakansebuahdaftarpenilainkerja.
  • Misiharusdapatdicapai.
analisis lingkungan internal kekuatan dan kelemahan
AnalisisLingkungan Internal (kekuatandankelemahan)

Dukungansemua input pokok yang dibutuhkandaerah;

Proses ataustrategipengolahanataupunpemanfaataninput tersebut;

Hasilyang di perolehselamaini;

Perbaikandantindakankoreksi yang telah di ambil.

analisis lingkungan external peluang dan ancaman
Analisis Lingkungan External (Peluang Dan Ancaman)

Peranan yang di mainkanolehpihak-pihak yang dapatdiajakbekerjasama (collarators) danpihak-pihak yang menjadipengganggu (competitors).

Kondisipolitik, ekonomi, sosial, budaya, teknologi, fisikdanpendidikan.

Dukungandaripihak-pihak yang memberikanatausumberdaya yang di butuhkan (suppliers).

penentuan isu isu strategis daerah
Penentuan Isu – Isu Strategis Daerah
  • Interaksiantarafaktor-faktorkekuatan (strengths) denganfaktor-faktorpeluang (opportunities) atauinteraksi S-O denganprinsip “Gunakankekuatanuntukmemanfaatkanpeluang”.
  • Interaksiantarafaktor-faktorkekuatan (strengths) denganfaktor-faktorancaman (threats) atauInteraksi S-T denganprinsip “gunakankekuatanuntukmengatasiataumenghindariancaman”.
slide49
> > >

3. Interaksiantarafakto-faktorkelemahan (weaknesses) denganfaktor-faktorpeluang (opportunities) atauInteraksi W-O denganprinsip “atasikelemahandenganmemanfatkanpeluang” atau “memanfaatkanpeluangdenganmeminimalkankelemahan”

4. Interaksiantarafaktor-faktorkelemahan (weaknesses) denganfaktor-faktorancaman (threaths) atauinteraksi W-T denganprinsip “Minimalkankelemahandanhindariancaman”.

pengelompokan isu isu strategis
Pengelompokan Isu – Isu Strategis
  • Interaki S-O yang lazimjugadisebutsebagaistrategiagresif yang menghasilkanisu-isustrategisdalamkelompokkeunggulankomparatif (comparative advantage), yang padahakikatnyamerupakankeunggulandaerahbersangkutan di bandingkandengandaerah lain.
  • Interaksi S-T yang lazimnyajugadisebutsebagistrategidiversifikasitindakanakanmenghasilkanisu-isustrategidalamkelompokmobilisasi (mobilization), yang padahakikatnyamerupakanupaya-upayamobilisasiataskekuatan yang dimilikidaerah.
slide51
> > >

3. Interaksi W-O yang lazimnyajugadisebutsebagaistrategistabilisasiaataurasionalisasi, yang menghasilkanduakemungkinanpilihan, yaitumelakukansesuatu (investasi) atautidakmelakukanapa-apadalamartimemilihuntuktidakmelakukansesuatu (divestasi). Isu-isu yang munculdadriinteraksiiini di sebutsebagaiisu-isustrategikelompok investment/divestment.

4. Interaksi W-T yang lazimnyajugadisebutsebagaistrategidefensifataupun survival dengancara-carauntumengendalikankerugianataupunmenghindarikemungkinankehancuran, yang umumnyadilakukandalamrangkamempertahankan status Quo. Isu-isudalamkelompokini di sebutisu-isustrategis status Quo.

penentuan bidang bidang strategis
Penentuan Bidang – Bidang Strategis
  • Urgensi;
  • Sentralisasiataudesentralisasi;
  • Kewenangan (dalamarti UU 32/2004);
  • Kemampuankendali;
  • Biaya;
  • Peasibilitas (politik, ekonomis, kultural, administratif, religius, dll );
  • Landasanlegalitas
  • Dan lain-lain menurutkebutuhandaerah.
faktor faktor yang mempengaruhi ppd
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi PPD
  • FaktorLingkungan

A. Sosial

School (1984), menyatakanbahwa “ perencanaansosialdapatberartiperencanaanmasyarakat (societal planning)”. Iniberartibahwaperencanaansosialmemilikitujuan-tujuanyang khasdalamsuatustrategipembangunandimanamasyarakatharusbisamenerimanyasebagaiupayauntukmencapaikondisiideal yang diharapkan.

slide54
> > >

B. Budaya

Masalahbudaya (culture) yang turutmewarnaikebiasaanhidupmasyarakat yang adadalamsuatudaerahtertentujugamempunyaiandilyang cukupbesarterhadapperencanaanpembangunandaerah. Bilainginmencapaisasaranyang diharapkan, perencanaanpembangunandaerahharusmempertimbangkanfaktorbudaya/ kultur yang berlakudidalammasyarakatsetempat.

slide55
> > >

C. Ekonomi

StabilitasEkonomimenjadi target utama yang harusdiwujudkanmelalui proses pembangunan, karenadenganadanyastabilitasekonomi yang dinamis, proses pembngunanakanberhasildenganbaik, walaupunhalitutidakdapatdilepaskandariadanyastabilitasdibidanglainnya.

d politik
D. Politik
  • Aspekpolitik yang mempunyaipengaruhtimbalbalikdenganadministrasipembangunanadalahfilsafathidipbangsaataufilsafathidupkemasyarakatandarisuatunegaratertentu. Hal inijugaberhubungandenganinterdependensiantarasistempolitik yang dianutdenganadministrasipembangunan.
  • Komitmendari elite kekuasaan/ elite pemerintahanbterhadap proses pembangunandankesediaanyamenerimapendekatan yang sungguh-sungguhterhadapusaha yang salingterkaitantaraberbagaisegikehidupanmasyarakat.
slide57
> > >
  • Masalah yang berhubungandengankestabilanpolitik
  • Perkembanganbidangpolitikkearahpemberianiklimpolitik yang lebihmenunjangusahapembangunan
  • Hubunganantara proses pembangunandan proses administrasisertakaumpolitikdenganbirokrasi
  • Aspekhubunganpolitikluarnegeriataubahkanperkembanganpolitikluarnegeri yang seringkalimerupakanaspekpolitik yang pentingpengaruhnyaterhadapadministrasipembangunan.
slide58
> > >

2.FaktorSumberDayaManusiaPerencana

Seorangperencanaharusmemilikikualifikasi yang berorientasimanajemen yang menyangkutempattahapperencanaan yang utama, yaitu:

a. Analisiswilayah

b. Prospek Pembangunan

c. Perencanaandanpembuatan program

d. Pelaksanaanrencana, monitoring, danevaluasi

slide59
> > >
  • Manfred Poppemengemukakanhal-hal yang harusolehperencanadaerahterutama yang menyangkutorganisasional & operasional

a. Mengenalmasalah-masalahpembangunandaerah, sumberdaya& kebutuhanekonomisebagaimanadirasakanolehpenduduk.

b. Menganalisiskecenderungandanhambatanpembangunansertameramalkanpembangunandemografikdanekonomi.

slide60
> > >

c. Menyusuntujuandanpembangunansasararandaerah.

d. Mengembangkanstrategidanalternatifkebijaksanaan, sertamerancangrencanadanprogrampembangunandaerah.

e. Menyebarkandanmenghubungkanrencanadaerahdenganrencanadankebijaksanaandaerahdannasional.

f. Menganjurkanpertimbangankebutuhanlokaldalamkebijaksanaansosial.

g. Menaksirpengaruhrencanadan program secarasosial, ekonomi, danekolokogi.

slide61
> > >

h. Mengatur proses pembuatankeputusandanpartisipasipadatingkatdanmasalah yang berbeda.

i. Mengenaldanmerancangproyek- proyekindividudanmenaksirkelayakannyauntukpelaksanaanlokal.

j. Mengembangkandanmenggunakaninstrumenpelaksanaan,penyelenggaraan, danpengendalianrencanadan program.

k. Memonitordanmengevaluasiproyek, rencana, dan program sertamerencanakanulangsesuaidenganperubahankondisi.

Company Logo

tugas perencana pembangunan
Tugas Perencana Pembangunan
  • Mengumpulkan & menganalisisberbagaiindikatorkondisisosialekonomi.
  • Mengumpulkan & menganalisis data sektorprekonomian.
  • Mengidentifikasihubunganantar-sektordanbidangkegiatanesensialuntukpersoalanmendasar.
  • Menunjukkanpendekatan/ alternatifpembenahan, masalahsektordanprekonomian.
slide63
> > >
  • Memberiidentifikasipenjelasanalternatif (besertaketerkaitansektoral) kepadapengambilkeputusan.
  • Menyusuntindaklanjutpascapenyusunan.
  • Memantauindikatorkesejahteraanekonomi.
  • Melaksanakanevaluasi.
hal hal yang harus dimiliki oleh seorang perencana pembangunan daerah
Hal – Hal Yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Perencana Pembangunan Daerah
  • Mengenalwilayahperencanaandenganberbagaipermasalahannya (know well the planning area).
  • Memahamiadanyakepentingan-kepentingan yang bersifatintersektoral, heterogen, danbervariasi.
  • Memadukankepentinganantaramasyarakat, pemerintahdaerah, danpemerintahpusat (interrestingagregation)
slide65
> > >

A

B

C

Merumuskanrencanaaksi (action plan) darihasilperencanaannya ( operasional design).

Melaksanakanaksirencanatersebut (implememtation)

Melakukanevaluasiperencanaan (monitoring & evaluation).

3 faktor sistem yang digunakan

Friedman (1987) mengemukakanbahwaadaberbagaiperencanaanpembangunan yang terbagimenurutsudutpandang yang berbeda, seperti:

3. Faktor Sistem Yang Digunakan

Berdasarkanruanglingkupdansasaranya, perencanaanpembangunandapatdibagimenjadiperencanaan yang bersifatnasional, sektoral, danspasial. Ataudapatjugabersifatagregatifataukomprehensifdanparsial.

slide67
> > >
  • Berdasarkanjangkauandanhierarkinya, dibagimenjadiperencanaantingkatdaerahdantingkatpusat.
  • Berdasarkanjangkawaktu, dibagimenjadijangkapendek, jangkamenengah, danjangkapanjang.
  • Berdasarkanarusinformasi/ proses hierarkipenyusunannya,dapatdibagimenjadiperencanaandariataskebawah (top down planning)danperencanaandaribawahkeatas ( bottom up planning) ataukombinasidarikeduanya.

Company Logo

slide68

Berdasarkansegiketepatanataukeluwesanproyeksikedepanya, perencanaandapatbersifatindikatifataupreskriptif.

Berdasarkansistempolitiknya, dapatdibagimenjadiperencanaan yang bersifatalokatif, inovatif, danradikal.

> > >
slide69

Korten & klaus (1984) menawarkanpendekatanbarutentangpembangunan yang dinamakandenganpeople centered development ataupembangunanbagikepentinganrakyatsebagaisistemtop down approach. Untukmenjalankan model tersebutperluditopangolehempataspek, yaitu :

1. Capacity(kemampuanuntukmelaksanakan proses pembangunan)

2. Equity(pemerataanhasil-hasilnya)

3. Empowerment(pemberdayaanmasyarakatuntukmelaksanakanhal-hal yang di anggappenting)

4. Sustainable(berlangsungterus-menerus/berkesinambungan)

slide70
> > >

Mustopadidjajan (1999) mengemukakanbahwaperanpemerintahperluditingkatkandalamhal:

  • Penguranganhambatandankendala-kendalabagikreativitasdanpartisipasimasyarakat.
  • Perluasanaksespelayananuntukmenunjangberbagaikegiatansosialmasyarakat.
  • Pengembangan program untuklebihmeningkatkankemampuandanmemberikankepadamasyarakatberperanaktifdalammemanfaatkandanmendayagunakansumberdayaproduktif yang tersediasehinggamemilikinilaitambahtinggigunameningkatkankesejahteraanmereka.
slide71
> > >

Schoorl (1984:1)

menyatakanbahwa “ modernisasidalamsuatumasyarakatadalahsuatu proses transformasi, perubahandalammasyarakatdalamsegalaaspeknya”.

slide72
> > >
  • Ada tigaaspekyangperludiperhatikandalampendekatanpolitik, terutamadalamkaitannyadenganmasalahpembinaansistemkelembangaan yang olehEsmandikemukakansebagaiberikut:

1. adanya elite penguasa yang mendorongdanmengarahkanperubahan(modernisasi).

2. adanyadoktrin yang mendasarinorma-norma, prioritas, peralatan, danstrategielite penguasatersebut.

3. adanyaseperangkatperalatan yang menjaminkomunikasidua rah danmampumenerjemahkankomitmen-kimitmenpolitikkedalamsuatu program operasional.

Company Logo

slide73
> > >

Sondang P. Siagian

Menyatakan“ …jikaorientasiparapengambilkeputusanstratejiksemata-mataorientasiefisiensi, pemanfaatanteknologiakancenderungsemakinmeluasdanmeliputimakinbanyaksegi proses organisasional. Tapikiranyaparapengambilkeputusanstratejikituharusmenyadari pula bahwadenganperkembanganteknologi yang secanggihapapun, orientasimanusiatetapsangatpentingkarenadengankehadirandanpemanfaatanteknologi yang paling canggih pun unsurmanusiatetap paling penting”.(1995: 81)

slide74
> > >

Jensen & Meyer, Bahwaperencanaanpembangunadistrikharus:

  • Menekankanpembangunandaerah endogen berdasarkansumberdayasetempatuntukpengembanganindustriskalakecil , pertanian, perdagangan, dankerajinan.
  • Menggerakkan investor swastadanilmupengetahuanuntukpembangunan.
  • Menggalakkanpenggunaanteknologitepatgunauntukmemenuhikebutuhandasar yang merupakanprasyaratbagimodernisasipadatingkat-tingkat proses pembangunanselanjutnya.
slide75
> > >
  • Dengan dialog menggalanpartisipasitingkatlokalsebagai input yang pentingbagipengembangandistrikdanprogramnya.
  • Mendukungpengembanganpemukimanukurankecildanmenengahdengantujuanmeningkatkankondisisetempatdanaksespetanipadafasilitasinfrastruktursosialdanproduktif.
  • Menyiapkankerangkakerjamenyeluruhsebagaipanduanutamauntukmengintegrasikandanmengkoordinasikanaktivitasbadan-badanterkait, baiksektoralmaupunlokal
  • Berfungsisebagaidokumendasaruntukmengetahuianggaranpembangunantahuandaerah di distrikterkait.
  • Mengedepankanperencanaansebagaisuatu dialog.
slide76

Proses desentralisasipembangunan. Denganmemberikakeleluasaan yang tinggikepadadaerahuntukmerencanakan, melaksanakan, danmengevaluasipembangunan di daerahnya, proses inidipandanglebihefektif di bandingkandengancarapengaturan-pengaturandaripusat yang cenderungbelumsesuaidengankebutuhandaerah.

  • Optimalisasipemberdayaandaerah. Pendekataniniamatmenekankanpemberdayaandaerah, yang padagilirannyatentuakanmenuntutkomitmenpenuhdaridaerah.
slide77

Dengandemikiandapatdilihatbahwa yang menjadikonsepdasardaripendekataniniantara lain meliputi:

  • Merupakanpendekatanpembangunan endogen. Konsepinisangatmenekankanperlunyaprientasipembangunan yang didasarkanpadapenguatanpotensi-potensiatausumberdayadaerah yang ada.
  • Menekankanperlunyapartisipasi & dialog. Perencanaanpembangunandilakukandengancaramelibatkanpartisipasiaktifdarimasyarakatdaerah yang diringidengan proses dialog yang efektifakandapatmendorongtercapainyahasil-hasilpembangunan yang di harapkan
slide78

Negara mengakuidanmenghormatikesatuan- kesatuanmasyarakathukumadatbesertahak-haktradisionalnyasepanjangmasihhidupdansesuaidenganperkembanganmasyarakatdanprinsipnegarakesatuan RI, yang diaturdalam UU [pasal 18 B (2)**]

Negara mengakuidanmenghormatisatuan-satuanpemerintahandaerah yang bersifatkhususataubersifatistimewa yang diaturdenganundang – undang [pasal 18 B(1)**]

Hubungankeuangan, pelayananumumpemamfaatansumberdayaalamlainnyaantarapemerintahpusatdanpemerintahdaerahdiaturdandilaksanakansecaraadildanselarasberdasarkanundang – undang [pasal 18A (2)**]

Hubunganwewenangantarapemerintahpusatdanpemerintahandaerahprovinsi,, kabupatendan Kota, diaturdenganundangundangdenganmemperhatikankekhususandankeragamandaerah [pasal 18 A (1)**]

slide79

Pendudukialahwarganegaraindonesiadan orang asing yang bertempattinggal di indonesia [pasal 26 (2)**]

Warganegaraialah orang-orang bangsaindonesiaaslidan orang-orang bangsa lain ygdisahkandengan UU sebagaiwarganegara [pasal 26(!) ]

WARGA NEGARA DAN PENDUDUK

slide80

Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, diatur dengan undang-undang [ pasal 31 (3) ****]

Negara memproitaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dariAPBN dan APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelengaraan pendidikan nasional [pasal (31 (4)****]

Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya [ pasal 31 (2) ****]

PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban [pasal 31 (5) ****]

Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan [pasal 31 (2) ****]

Negara memajukan kebudayaan nasional indonesia ditengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya [pasal 32 (1)****]

Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional [ pasal 32 (2) ****]

slide81

Cabang-cabangproduksi yang pentingbaginegaradanmenguasaihajathidup orang banyakdikuasaiolehnegara.[pasal 33 (2)]

Bumidan air dankekayaanalam yang terkandungdidalamnyadikuasaiolehnegaradandipergunakanuntuksebesarbesarkemamapuanrakyat [pasal 33 (3) ]

Diselenggarakanberdasaratasdemokrasipancasiladenganprinsipkebersamaan ,efesiensikeadialan, berwawasanlingkungan, sertamenjagakeseimbangankemajuandankesatuanekonominasional [pasal 33 (4)****]

PREKONOMIAN NASIONAL DAN KESEJAHTRAAN SOSIAL

Disusunsebagaiusahabersamaberdasarkanatasasaskekelurgaan.[pasal 33 (1)]

Negara mengembangkansistemjaminansosialbagiseluruhrakayatdanmemberdayakanmasyarakat yang lemahdantidakmampusesuaidenganmartabakkemanusiaan [pasal 34 (2)****]

Negara bertanggungjawabataspenyediaanfasilitaspelayanankesehatandanfasilitaspelayanaanumum yang layak [pasal 34 (3)****]

Fakir miskindananakterlantardipeliharaolehnegara. [pasal 34 (1) ****]

Company Logo

slide82

DASAR HUKUM PELAKSANAAN DESENTRALISASI / OTONOMI DAERAH

UUD 1945 pasal 18

UU no I / 1945

kedaulatanrakyat

Dan pembentukan DPR.

UUD no 32 / 2004

Otonomipadaprovinsi / kabupaten / kota

UU no 22 / 1948

Susunanpemerintahandaerahdandemokratis

UUD no 22 / 1999

Otonomipadakab/ kota / tk II

DESENTRALISASI DAN OTODA

UU no 1 /1957

Otonomi yang luas

UU no 5 / 1974

Otonominyatadanbertanggungjawab

UU no 18/ 1965

Perpaduandesentralisasidgnsentralisasi

Company Logo

slide83

POLITIK

ILMU TENTANG NEGARA

Hubungan antara negara dengan masyarakat

Hubungan antara masyarakat dengan masyarakat

Hubungan antara negara dengan negara

Kesejahtraan,keadilan, keamanan dan hukum

Kemerdekaan, bilateral, ketertiban dan keamanan.

Hak dan kewajiban