1 / 26

Peubah Acak Kontinu

Peubah Acak Kontinu. Peubah Acak X dikatakan peubah acak kontinu bila terdapat fungsi nonnegatif f, yang terdefinisi pada semua bilangan nyata x  (-  ,  ), mempunyai sifat bahwa untuk setiap himpunan bilangan nyata B, P(X  B) =

edmund
Download Presentation

Peubah Acak Kontinu

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Peubah Acak Kontinu

  2. Peubah Acak X dikatakan peubah acak kontinu bila terdapat fungsi nonnegatif f, yang terdefinisi pada semua bilangan nyata x  (-,), mempunyai sifat bahwa untuk setiap himpunan bilangan nyata B, P(XB) = • Fungsi f dikatakan fungsi kepekatan peluang peubah acak X dan f harus memenuhi P{X  ( -,  )} = =1

  3. Semua statemen peluang tentang X dapat dinyatakan dalam term f. Misalkan B = [a,b]maka P{a X  b}= • Jika a = b maka P{X=a} = =0 • Untuk peubah acak kontinu P{X < a} = P {X  a} =

  4. Contoh 1. Misalkan bahwa X adalah peubah acak yang kontinu dengan fungsi kepekatan peluang a. berapa nilai C ? b. Hitung P{X > 1}

  5. 2. Banyaknyawaktu, dalam jam, fungsikomputersebelumrusakadalahpeubahacakkontinudenganfungsikepekatanpeluang a. Berapapeluangbahwakomputerakanberfungsiantara 50 sampai 150 jam sebelumrusak? b. berapapeluangbahwakomputerakanberfungsikurangdari 100 jam

  6. Peubah Acak Kontinu Khusus • Peubah Acak Seragam (Uniform) Peubah acak X dikatakan menyebar secara seragam pada interval (0,1) jika fungsi kepekatan peluangnya adalah

  7. Sehingga, misalkan untuk 0<a<b<1 Secara umum, kita katakan bahwa X peubah acak seragam pada interval (,) jika fungsi kepekatan peluangnya adalah

  8. Fungsi sebaran peubah acak seragam pada interval (,) adalah

  9. Contoh • 1. Jika X menyebar secara seragam pada (0,10), hitung peluang • a. X < 3 • b. X > 6 • c. 3 < X < 8

  10. 2. Bus - bus datang di pemberhentian bus tertentu pada interval 15 menit dimulai dari pukul 7.00 pagi. Jadi bus – bus tersebut berhenti pada pukul 7, 7:15, 7:30, 7:45 dan seterusnya. Jika penumpang datang pada pemberhentian pada suatu waktu yang menyebar seragam antara 7:00 dan 7:30, hitung peluang bahwa dia menunggu a. kurang dari 5 menit untuk sebuah bus b. lebih dari 10 menit untuk sebuah bus

  11. 2. Peubah Acak Normal Peubah acak X dikatakan peubah acak Normal dengan parameter  dan 2 jika fungsi kepekatan peluang X adalah - < x < 

  12. Fungsi kepekatan peluang adalah kurva berbentuk genta yang simetrik pada . Nilai  dan 2 merepresentasikan nilai rata – rata dan variasi atau keragaman yang mungkin dari X. Beberapa contoh yang mengikuti sebaran normal antara lain tinggi manusia, kecapatan molekul pada gas, dan kesalahan yang dibuat dalam pengukuran kuantitas fisik

  13. Fakta penting dari pebah acak normal adalah jika X menyebar normal dengan parameter  dan 2 maka Y = X +  menyebar normal dengan parameter  +  dan 22. • Implikasinya bila X menyebar normal dengan parameter  dan 2 maka Z = (X - )/menyebar normal dengan parameter 0 dan 1. • Peubah acak Z dinamakan peubah acak normal baku

  14. = Fungsi sebaran kumulatif dari peubah acak normal baku dilambangkan dengan (x) dimana (x) = Nilai dari (x) telah ditabelkan

  15. Contoh : 1. Jika X adalah peubah acak normal dengan parameter  = 3 dan 2 = 9. Hitung a. P{2<X<5} b. P{X>0}

  16. 2. Suatu ujian dikatakan baik apabila nilai dari hasil ujian dapat didekati dengan fungsi kepekatan peluang normal. Instruktur seringkali menggunakan nilai hasil ujian untuk menduga parameter normal  dan 2 kemudian memberi nilai A untuk nilai yang lebih dari +, B untuk nilai antara  dan +, C untuk nilai antara  -  dan , D untuk nilai antara  - 2 dan  - , dan E untuk nilai di bawah  - 2. Berapa persen yang akan mendapat nilai A, B, C, D dan E.

  17. 3. Peubah Acak Eksponensial Peubah acak kontinu yang memiliki fungsi kepekatan peluang dikatakan peubah acak eksponensial dengan parameter . Fungsi sebaran kumulatif dari peubah acak eksponensial adalah :

  18. Contoh : • Misalkan bahwa lama panggilan telepon dalam menit adalah peubah acak eksponensial dengan parameter =1/10. Jika seseorang datang secara tiba – tiba pada wartel, hitung peluang bahwa dia akan menunggu a. lebih dari 10 menit b. antara 10 sampai 20 menit

  19. Soal -soal • X adalahpeubahacakdenganfungsikepekatanpeluang a. berapanilai c b. bagaimanafungsisebarankumulatifdari X?

  20. 2. Suatu sistem dengan satu unit yang original dan satu spare partnya dapat berfungsi selama X yang acak. Jika fungsi kepekatan X diberikan (dalam bulan) oleh berapa peluang bahwa sistem akan berfungsi paling tidak 5 bulan

  21. 3. Fungsi kepekatan peluang dari X, waktu hidup dari alat elektronik tertentu (dalam jam) diberikan persamaan berikut a. Hitung P{X>20} b. Cari fungsi sebaran kumulatif dari X

  22. 4. Misalkan tinggi laki – laki dalam kelas tertentu adalah peubah acak normal dengan parameter  = 71 inchi dan 2=6,25. Berapa persen dari laki – laki dalam kelas tersebut yang mempunyai tinggi lebih dari 6,2 inchi? Berapa persen yang lebih dari 6,5 inchi?

  23. 5. Waktu (dalam jam ) yang diperlukan untuk memperbaiki mesin adalah peubah acak eksponensial dengan parameter =1/2. a. Berapa peluang bahwa waktu perbaikan lebih dari 2 jam? b. Berapa peluang bersyarat bahwa perbaikan membutuhkan waktu minimal 10 jam bila diketahui bahwa durasi perbaikan melebihi 9 jam?

  24. 6. Misalkan X mempunyai fungsi kepekatan peluang sebagai berikut a. Carilah c b. Carilah F(x) c. Gambarkan f(x) dan F(x)

  25. d. Gunakan F(x) dari (b) untuk mencari F(-1), F(0) dan F(1) e. Hitung P(0 ≤ X ≤ 0.5 7. Bila Z adalah peubah acak normal baku, hitunglah • P(0 ≤ Z ≤ 1.2) • P(-0.9 ≤ Z ≤ 0.1) • P(0.35 ≤ Z ≤ 1.66) • P(-0.3 ≤ Z ≤ 0.3)

  26. 8. Carilah nilai z, bila a. P(Z > z) = 0.5 c. P(Z > z) = 0.90 b. P(Z > z) = 0.8643 d. P(Z > z) = 0.99

More Related