standar nasional pelayanankesehatan peduli remaja sn pkpr n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
STANDAR NASIONAL PELAYANANKESEHATAN PEDULI REMAJA (SN-PKPR ) PowerPoint Presentation
Download Presentation
STANDAR NASIONAL PELAYANANKESEHATAN PEDULI REMAJA (SN-PKPR )

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 85

STANDAR NASIONAL PELAYANANKESEHATAN PEDULI REMAJA (SN-PKPR ) - PowerPoint PPT Presentation


  • 538 Views
  • Uploaded on

STANDAR NASIONAL PELAYANANKESEHATAN PEDULI REMAJA (SN-PKPR ). BY PRES : MARJINI, S.SiT. PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA. Yankes kepada remaja yang mengakses semua golongan remaja , dapat diterima , sesuai kebutuhan , komprehensif , efektif dan efisien. PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

STANDAR NASIONAL PELAYANANKESEHATAN PEDULI REMAJA (SN-PKPR )


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide2

PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA

Yankeskepadaremaja yang mengaksessemuagolonganremaja, dapatditerima, sesuaikebutuhan, komprehensif, efektifdanefisien

slide3

PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA

Adalah yankes yang ditujukan dan dapat dijangkau oleh remaja, menyenangkan, menerima remaja dengan tangan terbuka, menghargai remaja, menjaga kerahasiaan, peka akan kebutuhan terkait dengan kesehatannya, serta efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan tersebut

ciri khas karakteristik pkpr
CIRI KHAS/KARAKTERISTIK PKPR
  • KEBIJAKAN YG PEDULI REMAJA, bertuj utk:
      • Memenuhi hak remaja ~ kesepakatan internasional
      • Mengakomodasi segmen remaja yg beragam, termsk kelomp yg rawan & rapuh
      • Tidak membatasi kr cacat, status, etnik, rentang usia
      • Memperhatikan kesetaraan gender
      • Menjamin privasi & kerahasiaan
      • Kemandirian remaja
      • Menjamin biaya terjangkau atau gratis
ciri khas karakteristik pkpr1
CIRI KHAS/KARAKTERISTIK PKPR

PROSEDUR YAN YG PEDULI REMAJA

Pendaftaran & pengambilan kartu yg mudah & dijamin kerahasiaannya

Waktu tunggu pendek

Dpt menemui ptgs PKPR sewaktu-waktu dg atau tanpa perjanjian

slide6
3. Petugas khusus yg peduli remaja

4. Petugas pendukung yg peduli remaja

5. Fasilitas kes yg peduli remaja

6. Partisipasi/keterlibatan remaja

7. Keterlibatan masyarakat

8. Berbasis masy,menjangkau ke luar gedung, serta mengupayakan pelayanan sebaya

9. Yan hrs sesuai & komprehensif

10. Yan yg efektif: memp protap penatalaksanaan, sarpras, sistem jaminan mutu pelayanan.

11. YAN Yg efisien: memp SIM termsk info ttg biaya

slide7
CIRI-CIRINYA
  • Hrs punya perhatian & peduli, baik budi, penuh pengertian, bersahabat, punya ketrampilan komunikasi interpersonal & konseling,punya kompetensi teknis yan pd remaja
  • Dpt dipercaya & menjaga kerahasiaan
  • Memp sifat menghargai kpd smua remaja & tdk membedakan
  • Memberikan info & dukungan yg cukup shg remaja dpt memutuskan pilihannya dg tepat
  • Mau mengorbankan waktunya utk melayani remaja ~

kebutuhan remaja tsb.

slide8
CIRI-CIRINYA:
  • Lingk yg aman
  • Ruang konseling tersendirimenghilangkan kekhawatiran utk bertemu org lain
  • Fasilitas yg baik, menjamin privasi (kebebasan pribadi) & kerahasiaan, termsk kartu status, catatan konseling
  • Jam pelayanan menyesuaikan waktu luang remaja,shg konseling dpt dilaksanakan dg santai tdk terburu-buru.
  • Tidak adanya stigma
  • Tersedianya materi KIE, baik diruang tunggu/ konseling, bahkan utk yg dibawa pulang
slide9
Meliputi:
  • Kebutuhan tumbuh kembang & kes fisik, psikologis & sosial
  • Penyediaan paket komprehensif & rujukan ke pelayanan terkait remaja lainnya. Terjaminnya prosedur rujukan timbal balik.
  • Menyederhanakan proses pelayanan, meniadakan prosedur yg tidak penting
langkah langkah pembentukan pelaksanaan pkpr di puskesmas
LANGKAH-LANGKAH PEMBENTUKAN & PELAKSANAAN PKPR DI PUSKESMAS
  • Identifikasi masalah melalui kajian sederhana
  • Advokasi kebijakan publik
  • Persiapan pelaksanaan PKPR di Puskesmas Sosialisasi internal
  • Sosialisasi external
  • Pelaksanaan PKPR

penting segera dilaksanakan, meskipun sarpras blm sempurna.

slide11

Standar minimal :

  • KIE
  • Konseling
  • Pelayanan Medis
  • Rujukan
  • Pelayanan lain

PELAKSANAAN PKPR

DI PUSKESMAS

Dalam

gedung

Jejaring &lintas sektoral

Puskesmas

PKPR

Puskesmas

Kemitraan

  • 1.Melalui UKS :
  • Penjaringan kesehatan
  • Pemeriksaan berkala
  • Konseling
  • 2. Puskesmas keliling:
  • Konseling
  • 3.NS pada kelompok remaja
  • Kajian sederhana
  • Tim : Puskesmas, Kabupaten
  • SDM : Pusat, Propvinsi
  • Sarana

Luar gedung

jenis kegiatan pkpr
JENIS KEGIATAN PKPR

Pemberian informasi dan edukasi

Pelayanan klinis medis (Penunjang & rujukannya).

Konseling

Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat

Pelatihan pendidik/konselor sebaya.

Pelayanan Rujukan Sosial dan Pranata Hukum.

jenis kegiatan pkpr1
JENIS KEGIATAN PKPR

Pemberian informasi dan edukasi

Pelayanan klinis medis (Penunjang & rujukannya).

Konseling

Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat

Pelatihan pendidik/konselor sebaya.

Pelayanan Rujukan Sosial dan Pranata Hukum.

slide14

Upaya Pelayanan

  • Berbasis Sekolah
    • Formal
    • Non Formal

Berbasis

Sekolah dan

Masyarakat

  • KEGIATAN KOMPREHENSIF
  • Promotif:
  • KIE
  • Konselorsebaya
  • Preventif:
  • PKHS
  • Konseling
  • Tablet TambahDarah
  • Kuratif/ rehabilitatif:
  • Konseling
  • Pengobatan
    • Laboratorium
    • Rujukan
    • PELAKSANAAN
    • DidalamGedungPuskesmas
    • Di LuarGedung
    • (rumahsinggah, panti, Lapas,
    • sekolah
  • TRIAS UKS
  • PendidikanKesehatan:
    • Intrakurikulum
    • Ekstrakurikulum
  • PelayananKesehatan:
    • Promotif (dokterkecil, KKR)
    • Preventif
      • PenjaringanKesehatan
      • PemeriksaanBerkala
      • Imunisasi
      • Tablet Tambahdarah (TTD)
      • PMT AS
    • Kuratif/ rehabilitatif:
      • Pengobatansederhana/P3K/ P3P
      • Koreksivisus
      • Rujukan KE PUSKESMAS
  • PembinaanLingkunganSekolahSehat
      • Air bersih, jamban sehat, sarana CTPS;
      • lingkungan sekolah bebas rokok;
      • kantin/warung sehat, pemanfaatan
      • pekarangan sekolah dll

Anak Usia Sekolah

6-18 tahun

Remaja

10-19 tahun(WHO)

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA

UKS

PKPR

SKB 4 MENTERI TH. 2003

standard nasional pelayanan kesehatan peduli remaja

Standard NasionalPelayananKesehatanPeduliRemaja

dr. Agustin Kusumayati, MSc., PhD.

Kelompok Studi Kesehatan Reproduksi

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Disampaikan dalam Orientasi Implementasi Standar Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja Tahun Anggaran 2014, Direktorat Bina Kesehatan Anak, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta tanggal 1 April 2014

slide16

PENGEMBANGAN

STANDARD NASIONAL PKPR

rasional pengembangan sn pkpr 1
RasionalPengembangan SN-PKPR1
  • Semakin tingginya masalah kesehatan pada remaja yang berkaitan dengan berbagai perilaku berisiko.
  • UU RI No.36 Tahun 2009 ttg Kesehatan pasal 136 & 137.
  • Sejak tahun 2003 telah dikembangkan PKPR  Pedoman PKPR telah diterbitkan pada tahun 2005.
  • Pada tahun 2008 dari 8114 Puskesmas sebanyak 1611 melaporkan telah melaksanakan PKPR.
  • Ada variasi masukan, proses dan luaran yang besar antar berbagai Puskesmas yang menyatakan diri sebagai Puskesmas PKPR  TAK ADA KESERAGAMAN MUTU.
rasional pengembangan sn pkpr 2
RasionalPengembangan SN-PKPR2
  • Layanankesehatan = produkberupajasa. Produkjasa yang sub-standard
    • Tidakakandapatdiperbaiki
    • Umumnyabarudikenalisetelahmunculakibat yang tidakdikehendaki.
    • Menyebabkankerugian yang besarkarenamenyangkutimage, kepercayaandankeselamatanmanusia.
  • Perludikembangkansistempenjaminanmutu PKPR  standardisasimasukan, prosesdanluaran.
rasional pengembangan sn pkpr 3
RasionalPengembangan SN-PKPR3
  • SN-PKPR merupakan “manual mutu” yang memberiarahantentang:
    • Kebijakandankegiatanuntukmeningkatkanmutulayanankesehatanbagiremaja
    • Pengembangan standard-standard turunan
  • SN-PKPR memberipanduan penyelenggaraan PKPR bagisemuapemangkukepentingan yang terkait.
proses pengembangan sn pkpr 1
ProsesPengembangan SN-PKPR1
  • Membangun pemahaman yang sama antar berbagai pemangku kepentingan yang relevan mengenai berbagai hal penting berkait dengan remaja.
  • Menetapkan tujuan yang ingin dicapai dengan memberikan layanan kesehatan bagi remaja, diikuti dengan mengidentifikasi tempat dan jenis layanan kesehatan serta berbagai komoditas kesehatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut, utamanya melalui kegiatan pemberian informasi, pemberian layanan konseling dan penyelenggaraan layanan rujukan.
proses pengembangan sn pkpr 2
ProsesPengembangan SN-PKPR2
  • Merumuskan masalah yang dihadapi kesenjangan antara kualitas yang diinginkan dan kualitas yang ada.
  • Merumuskan pernyataan standard, yaitu pernyataan tentang kualitas yang diinginkan.
  • Menetapkan kriteria standard, yaitu hal-hal yang harus tersedia dan/atau harus dicapai. Kriteria ini dibedakan menjadi kriteria masukan, kriteria proses, dan kriteria luaran.
proses pengembangan sn pkpr 3
ProsesPengembangan SN-PKPR3
  • Mengidentifikasi kegiatan yang diperlukan untuk mengimplementasikan SN-PKPR dan meningkatkan pencapaian kriteria standard.
  • Memilih kriteria yang digunakan dalam melakukan pemantauan terbatas tingkat pemenuhan standard.
  • Mengembangkan instrumen untuk melakukan pemantauan terbatas tingkat pemenuhan standard.
  • Mengintegrasikan SN-PKPR dalam perencanaan, pelaksanaan, supervisi, pemantauan dan pencatatan dan pelaporan PKPR yang sudah ada.
pernyataan standar d 1
Pernyataan Standard1
  • Standard 1: Tenaga

Tersedianya tim PKPR yang kompeten (mempunyai pengetahuan, sikap dan keterampilan) untuk melaksanakan PKPR sesuai dengan standar dan pedoman yang berlaku.

  • Standard 2: Fasilitas Kesehatan

Fasilitas kesehatan mampu laksana PKPR sesuai dengan kebutuhan remaja, prosedur dan tata laksana yang ramah remaja, serta didukung sarana, prasarana, termasuk peralatan dan obat-obatan yang memadai.

pernyataan standar d 2
Pernyataan Standard2
  • Standard 3: Remaja

Remaja memperoleh informasi yang dibutuhkan sehingga memahami kebutuhan mereka untuk hidup sehat dan produktif, dan dapat memanfaatkan berbagai jenis dan tempat layanan kesehatan sesuai kebutuhan mereka.

  • Standard 4: Jejaring

Terbangunnya jejaring dalam penyediaan dan pemanfaatan PKPR antar remaja, kelompok masyarakat, lintas program, lintas sektor terkait, dan lembaga swadaya masyarakat

  • Standard 5: Sistem Kesehatan

Adanya kebijakan dan sistem manajemen yang mampu menjamin dan meningkatkan kualitas PKPR

slide35

UJI COBA KELAYAKAN

STANDARD NASIONAL PKPR TAHUN 2012

metodologi 1
Metodologi1
  • Revisi rancangan SN-PKPR dan Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Terbatas Tingkat Pemenuhan SN-PKPR.
  • Pengembangan materi sosialisasi rancangan SN-PKPR dan Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Terbatas Tingkat Pemenuhan SN-PKPR.
  • Dilaksanakan di 10 provinsi @ 2 kab/kota @ 4 Puskesmas
  • Sosialisasi rancangan SN-PKPR & Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Terbatas Tingkat Pemenuhan SN-PKPR.
  • Pelaksanaan penilaian tingkat pemenuhan SN-PKPR di Puskesmas oleh Tim Kabupaten/Kota.
metodologi 2
Metodologi2
  • Penyusunan rencana aksi untuk peningkatan pemenuhan SN-PKPR oleh setiap Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
  • Pelaksanaan kegiatan peningkatan pemenuhan SN-PKPR.
  • Penilaian kembali tingkat pemenuhan SN-PKPR di Puskesmas oleh Tim Kabupaten/Kota.
  • Lokakarya di tingkat kabupaten/kota.
slide38
PerbandinganPeningkatan Rata-rata PersentasePencapaianSetiap Standard Pada Standard NasionalPelayananKesehatanPeduliRemaja
kesimpulan 1
KESIMPULAN1
  • Remaja adalah sasaran strategis pembangunan.
  • Diperlukan pendekatan khusus untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja.
  • PKPR adalah pendekatan yang mampu meningkatkan jangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan bagi remaja.
  • Kualitas penyelenggaraan PKPR sangat bervariasi tak ada keseragaman mutu masukan, proses dan luaran.
  • Diperlukan standardisasi untuk menjamin kualitas penyelenggaraan PKPR.
kesimpulan 2
KESIMPULAN2
  • Standard Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja dikembangkan melalui langkah-langkah yang sistematis dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang relevan.
  • Standard Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja terbukti mampu laksana dan mampu meningkatkan kualitas PKPR.
  • Standard Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja seyogyanya digunakan sebagai rujukan oleh semua pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan upaya pembangunan kesehatan remaja.
proses assesement sn pkpr
Proses Assesement SN-PKPR:

Sumber data : SesuaidenganInstrumen

Dilakukanoleh team, melakukanwawancaradanobservasi data denganrespondensbb :

  • PimpinanPuskesmas (1)
  • Petugaskesehatan/Petgs UKS/PKPR (1)
  • Petugaspendukung (4): loket, lab, obat, gizi
  • Remaja (4)
  • Dokumen/sarana/prasana
slide42

Pengumpulan Data

Pengolahan Data

RencanaAksiKoreksi (workplan)

PELAKSANAAN AKSI KOREKSI

6 bulan

  • PenilaiankembalitingkatpemenuhanStandar
  • Proses = pemantauan
slide43

PENGUMPULAN DATA

INSTRUMEN PEMANTAUAN TERBATAS TINGKAT PEMENUHAN SN PKPR

TRIANGULASI DATA

slide45

PENGOLAHAN DATA

  • Skor 1 : yaatauada
  • Skor 0 : tidak/tidaktahuatautidakada
  • Jumlahkanskorsetiapbutirpertanyaandariseluruhsumber data di kolomskor
  • Jumlahkanskorsetiapkomponen hitung % tingkatpemenuhannya
  • JumlahkanskordariseluruhkomponendarisetiapaspekStandar  hitung % tingkatpemenuhannya
  • INTERPRETASI :

Paripurna : ≥ 80%

Optimal : 60% – 79%

minimal : < 60%

penyusunan rencana aksi

MATRIKS RENCANA AKSI/WORKPLAN

  • BERSAMA-SAMA PROV, KAB/KOTA, PUSKESMAS
  • UPAYA PERBAIKAN THD KOMPONEN YANG TIDAK MEMENUHI STANDAR : pilihandanbertahap
PENYUSUNAN RENCANA AKSI :

PELAKSANAAN AKSI KOREKSI/PENINGKATAN MUTU

EVALUASI

rekomendasi
REKOMENDASI :
  • Identifikasi masalah terkait remaja
  • Sosialisasi internal
  • Perkuat team ekternal rangkul semua elemen yan ada , termasuk LSM, kelompok remaja
  • Siapkan ruangan khusus
  • Ada bagan alur pelayanan
  • Pemetaan steak holder, di lanjutkan advo kasi publik
  • Lakukan Sosialisasi ekternal, buat kesepakatan , buat rencana keiatan, libatkan remaja
  • Buat jadual layanan di dalam, atau luar g edung kalau melalui media apapun
slide48

Lakukan inovasi sesuai sumber daya yan ada

  • Jangan lupa semua keiatan dukumentasi
rekomendasi1
REKOMENDASI :
  • Lakukan identifikasi
slide52

STRATEGI NASIONAL

KESEHATAN ANAK USIA SEKOLAH & REMAJA

Oleh

Dr. NgakanPutu DS, MKes

KepalaBidangYankes

DinasKesehatanKab Semarang

slide53

ANAK USIA SEKOLAH & REMAJA

(AusRem)

UU NO. 23/2002: Tentang Perlindungan Anak

Anak : 0 – 18 tahun

Anak usia sekolah : 6 – 18 tahun

Remaja : 10 – 19 tahun (WHO)

UU No. 36 thn 2009 tentang Kesehatan

Pasal 79: menjelaskan ttg UKS

Pasal 136 & 137: menjelaskan ttg kes remaja

piramida penduduk indonesia
PiramidaPenduduk Indonesia

Sumber : Sensus Penduduk 2010

Sumber: Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025

slide55

Pelayanan Kesehatan AusRem

Upaya Pelayanan

GENERASI PENERUS BANGSA

  • Berbasis
  • Masyarakat

CEPAT MENERIMA PERUBAHAN (MUDAH DI INTERVENSI)

  • Berbasis Sekolah
    • Formal
    • Non Formal

Puskesmas PKPR

UKS

  • Promotif:
        • KIE
        • Diskusi
  • Preventif:
  • Kuratif/ rehabilitatif:
    • Konseling
    • Laboratorium
    • Pengobatan
    • Rujukan
    • Materi:
    • Tumbuh Kembang Remaja
    • Kesehatan reproduksi
    • IMS/ISR
    • HIV dan AIDS
    • Pengenalan Konsep gender
    • Penyalahgunaan Napza
    • Pendidikan Keterampilan Hidup sehat
    • Teknik Konseling
  • TRIAS UKS
  • Pendidikan Kesehatan:
    • Intrakurikulum
    • Ekstrakurikulum
  • Pelayanan Kesehatan:
    • Promotif (dokter kecil, KKR)
    • Preventif
      • Penjaringan
      • Pemeriksaan Berkala
      • Imunisasi
      • Tablet Tambah darah (TTD)
      • PMT AS
    • Kuratif/ rehabilitatif:
      • Pengobatan sederhana/P3K/ P3P
      • Koreksi visus
      • Rujukan KE PUSKESMAS
  • Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat

Anak usia Sekolah

6-19 tahun

Remaja

10-19 tahun(WHO)

Populasi : 20% dari jumlah penduduk (WHO)

Populasi : 30% dari jumlah penduduk (WHO)

konselor sebaya

dokter kecil

slide56

AusRem: 6 – 19 THN

  • Jml : 30 % pddk Ind
  • Calon, Ortu
  • CalonNaker
  • Calonpemimpin
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI

PUSKESMAS

/RUJUKAN :

YANKES

KOMPREHENSIF

(PKPR)

DILUAR SEKOLAH

DI SEKOLAH

  • KarangTaruna
  • RmjMesjid/Gereja
  • Pramuka, PMR
  • Anjal
  • Institusi lain
  • TK/RA
  • SD/MI
  • SLTP/MTs
  • SMU/MA
  • PONTREN
  • Promotif & Preventif >>
  • Kuratif
  • Rehabilitatif

SDM

slide57

MASALAH REMAJA

  • Informasi tentang KR termasuk KRR
  • Perilaku berisiko
  • Akses Pelayanan
  • Peraturan Perundangan
slide58

----- lanjutan MASALAH

  • Informasi tentang KR termasuk KRR
    • Informasi Positif kurang
    • Informasi Negatif banyak
    • Sulit ditapis, tidak terkontrol
slide59

----- lanjutan MASALAH

  • Perilaku Berisiko
    • Tawuran
    • NAPZA
    • Seksual Aktif
slide60

----- lanjutan MASALAH

  • Perilaku Berisiko
    • Tawuran
    • NAPZA
    • Seksual Aktif
pelayanan kesehatan peduli remaja di puskesmas dan sekolah sangat penting

Lanjutan…

6. Jangan janjikan yg tdk dpt dipenuhi.

7. Kebijakan sbg daya ungkit.

8. Ambil resiko & sepakat untuk merubah.

9. Libatkan remaja dlm perencanaan &

pelaksanaan program.

10. Hargai remaja yg dilayani (tdk

menghakimi, jaga kerahasiaan, peduli)

PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA DI PUSKESMAS DAN SEKOLAH SANGAT PENTING

pengertian pkpr
PENGERTIAN PKPR :

Pelayanan kesehatanremajaygmengaksessemuagolRemaja, dapatditerima, sesuaikebutuhan , komprehensif, efektif & efisien

tujuan pkpr puskesmas
TUJUAN PKPR PUSKESMAS :

Umum :

OptimalisasiyankesremajadiPusk

Khusus :

1. meningkatkanpenyediaanyankesremajaygberkualitas

2. meningkatkanpemanfaatanpuskolehremaja

3. meningkatkanpenget & ketrampilanremajadlmpencegahanmslhkeskhusus pd remaja

4. meningkatkanketerlibatanremajadlmperenc, pelaks, & evaluasiyankesremaja

ciri pelayanan pkpr
CIRI PELAYANAN PKPR:
  • KEBIJAKAN YG PEDULI REMAJA, bertujutk:
      • Memenuhihakremaja ~ kesepakataninternasional
      • Mengakomodasisegmenremajaygberagam, termskkelompygrawan & rapuh
      • Tidakmembatasikrcacat, status, etnik, rentangusia
      • Memperhatikankesetaraan gender
      • Menjaminprivasi & kerahasiaan
      • Kemandirianremaja
      • Menjaminbiayaterjangkauatau gratis
lanjutan
Lanjutan……….
  • PROSEDUR YAN YG PEDULI REMAJA:
      • Pendaftaran & pengambilankartuygmudah & dijaminkerahasiaannya
      • Waktutunggupendek
      • Dptmenemuiptgs PKPR sewaktu-waktu dg atautanpaperjanjian
slide66
3. PETUGAS KHUSUS YG PEDULI REMAJA

4. PETUGAS PENDUKUNG YG PEDULI REMAJA

5. FASILITAS KES YG PEDULI REMAJA

6. PARTISIPASI/KETERLIBATAN REMAJA

7. KETERLIBATAN MASYARAKAT

8. BERBASIS MASY,MENJANGKAU KE LUAR GEDUNG, SERTA MENGUPAYAKAN PELAYANAN SEBAYA

9. YAN HRS SESUAI & KOMPREHENSIF

10. YAN YG EFEKTIF: memp protap penatalaksanaan, sarpras, sistem jaminan mutu pelayanan.

11. YAN YG EFISIEN: memp SIM termsk info ttg biaya

jenis kegiatan pkpr2
JENIS KEGIATAN PKPR

Pemberian informasi dan edukasi

Pelayanan klinis medis (Penunjang & rujukannya).

Konseling

Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat

Pelatihan pendidik/konselor sebaya.

Pelayanan Rujukan Sosial dan Pranata Hukum.

slide68

PENJARINGAN KESEHATAN

Termasuk dalam SPM bidang kesehatan dalam program UKS

Permenkes No. 741/per/Menkes/VII/2008 Tentang SPM Bidang Kesehatan di Kab/Kota

remaja
REMAJA
  • Masa peralihan antara masa kanak dan dewasa  mengalami banyak perubahan baik fisik, maupun psikologis dan sosial
  • Perlu menyesuaikan diri thd perubahan tsb
  • Seringkali timbul gejolak emosi yg menyebabkan remaja menjadi rawan, shg mereka dpt mengalami masalah perilaku yg (-) spt tawuran, kenakalan remaja, drop out sekolah, penyalahgunaan NAPZA.
situasi sekarang
SITUASI SEKARANG
  • Pendidikan maju  ibu bekerja  penga-suhan anak diserahkan kpd pengganti.
  • Kdg-kdg pengasuh pengganti kurang dpt memenuhi kebutuhan anak yg sesuai dg perkembangannya, shg berdampak dlm ketahanan mental anak unt menghadapi masalah kehidupan, khususnya pd masa remaja yg memang banyak tantangan.
  • anak kurang mendapat kesempatan bermain dengan teman sebaya
situasi sekarang1
SITUASI SEKARANG
  • Orang tua ataupun guru menganggap bhw anak yg cerdas itu adl anak yg berhasil dlm bidang matematika, fisika, kimia dan ilmu lainnya  penekanan pendidikan thd bidang tsb.
  • Anak sgt jarang dapat pelatihan atau diberi kesempatan untuk kembangkan keterampilan sosial yg sgt dibutuhkan unt menghadapi berbagai masalah dlm hidupnya
dampaknya
DAMPAKNYA
  • Remaja kurang keterampilan sosial, shg rawan thd perilaku yg (-), gagal mencapai pendidikan ataupun kehidupan kelak
  • Untuk keberhasilan dlm kehidupan, tak cukup hanya cerdas saja, tp mereka juga hrs mampu dan terampil menghadapi berbagai masalah kehidupan.
  • O.k.i. perlu memberikan pelatihan keterampilan sosial, agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan, khususnya remaja yang berada di sekolah.
  • Diharapkan dpt meningkatkan pencapaian akademik dan sekaligus mengurangi perilaku (-) spt kenakalan remaja, bolos sekolah, tawuran, penyalahgunaan NAPZA
keterampilan sosial
KETERAMPILAN SOSIAL
  • Adalah suatu kemampuan untuk menyusun pola pikir dan perilaku shg menjadi serangkaian kegiatan yg terintegrasi dan dpt diterima oleh lingkungan budaya setempat atau mempunyai tujuan interpersonal.
  • Defisit dlm keterampilan sosial dpt bermanifestasi dlm berbagai bentuk (buruknya hubungan sesama teman sebaya, isolasi sosial, kesulitan selesaikan masalah dan perilaku lainnya yg tak sesuai dg usia, budaya setempat dan derajat intelektual
  • Keterampilan sosial yg digunakan pd situasi yg sesuai disebut kompetensi sosial.
keterampilan sosial1
KETERAMPILAN SOSIAL

TUJUAN

  • Memberikan keterampilan kepada siswa dlm perilaku sosial yg dibutuhkan untuk mencapai kompetensi sosial. Untuk sebagian siswa, mungkin hal ini merupakan suatu keterampilan yang baru, sementara bagi siswa lainnya merupakan kesempatan untuk lebih meningkatkan keterampilan yang memang sudah mereka miliki.
  • Memberikan kesempatan kepada siswa unt slg belajar dan slg mencontoh perilaku yg tepat sesuai dg situasi.
keterampilan sosial2
KETERAMPILAN SOSIAL
  • Sebagaimana pelajaran matematika, fisika dan lain-lain, maka keterampilan sosial juga perlu diulang dan dilatihkan berkali-kali shg menjadi terampil dlm menggunakannya
  • Dalam pelatihan keterampilan sosial, siswa berperan aktif mengemukakan perasaan, pendapat dan pengalaman mereka. Tidak ada jawaban yang salah atau benar, yang ada hanya perilaku yang kurang sesuai atau yang lebih sesuai.
keterampilan sosial3
KETERAMPILAN SOSIAL
  • Sebagaimana pelajaran matematika, fisika dan lain-lain, maka keterampilan sosial juga perlu diulang dan dilatihkan berkali-kali shg menjadi terampil dlm menggunakannya
  • Dalam pelatihan keterampilan sosial, siswa berperan aktif mengemukakan perasaan, pendapat dan pengalaman mereka. Tidak ada jawaban yang salah atau benar, yang ada hanya perilaku yang kurang sesuai atau yang lebih sesuai.
keterampilan sosial4
KETERAMPILAN SOSIAL

CARA PELATIHAN

  • Dalam melatihkan keterampilan sosial, guru berfungsi sbg fasilitator yg tidak bersifat menggurui, tapi hanya memfasi-litasi agar pelatihan berjalan lancar
  • Jadi siswa perlu secara aktif mengalami sendiri. Dalam hal ini fasilitator harus benar benar seorang fasilitator yang baik dan terlatih.
materi pelatihan
MATERI PELATIHAN

Materi pelatihan ini terdiri dari 7 modul:

  • Panduan bagi guru untuk meningkatkan kesehatan jiwa remaja
  • Pedoman pelaksanaan pelatihan keterampilan sosial pada siswa
  • Meningkatkan harga diri
  • Menghadapi stress
  • Mengatasi emosi
  • Menghadapi tekanan teman sebaya
  • Resolusi konflik
pelaksanaan pelatihan
PELAKSANAAN PELATIHAN
  • Upayakan suasana yg sejuk dan tenang dg teknik “ ice breaking” (memecahkan suasana kekakuan) dan menghilangkan kejenuhan.
  • Jelaskan maksud dari kegiatan yg segera akan dimulai
  • Lakukan aktivitas yg telah direncanakan
  • Diskusikan dan lakukan ulasan/kajian ringkas mengenai proses yang telah terjadi dan pelajaran yg diperoleh
  • Minta umpan balik

Berikan penegasan pada setiap akhir kegiatan.

keterampilan sosial meliputi
KETERAMPILAN SOSIAL MELIPUTI:
  • Kemampuan utk berpikir kreatif
  • Menentukan tujuan hidup
  • Mengambil keputusan
  • Menjalankan komunikasi yang efektif
  • Membina hubungan interpersonal
  • Membangun harga diri
  • Mengelola stres
  • Berperilaku asertif
  • Bernegosiasi
  • Berpikir positif
  • Berempati