filsafat koperasi dan hukum positif indonesia n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
FILSAFAT KOPERASI DAN HUKUM POSITIF INDONESIA PowerPoint Presentation
Download Presentation
FILSAFAT KOPERASI DAN HUKUM POSITIF INDONESIA

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 87

FILSAFAT KOPERASI DAN HUKUM POSITIF INDONESIA - PowerPoint PPT Presentation


  • 438 Views
  • Uploaded on

FILSAFAT KOPERASI DAN HUKUM POSITIF INDONESIA. APA ITU FILSAFAT ?.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'FILSAFAT KOPERASI DAN HUKUM POSITIF INDONESIA' - denise-carson


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
apa itu filsafat
APA ITU FILSAFAT ?
  • Filsafat atau falsafah adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai sebab-sebab, asas-asas, hukum, dsb, dari segala yang ada di alam semesta ataupun megenai kebenaran dan arti “adanya “ sesuatu (Kamus Umum Bahasa Indonesia) .
  • Filsafat merupakan pemahaman tentang hakekat yang sedalamnya mengenai sesuatu.
filosofi koperasi
FILOSOFI KOPERASI

Filosofi koperasi merupakan pemahaman mengenai hakikat yang sedalam-dalamnya tentang koperasi berdasarkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi.

Pemahaman falsafah koperasi dapat ditelusuri dari sejarah keberdaan koperasi, unsur-unsur falsafah koperasi termasuk nilai-nilai, norma serta etika keperilakuan koperatif, yang tercakup dalam pengetahuan idiologi koperasi.

idiologi koperasi
IDIOLOGI KOPERASI

Sebagailandasanberfikirdanberkegiatanbagiorang-orangataukelompokoranguntukmewujudkankesejahteraannyamelaluiorganisasiekonomi yang didalamnyamemberlakukannilai-nilai moral

unsur unsur idiologi koperasi
UNSUR-UNSUR IDIOLOGI KOPERASI

Idiologi koperasi mencakup 3 unsur yang saling berkaitan dan tidak terpisah kan satu dengan lainnya, yaitu meliputi :

1.Cita-cita dan jiwa koperasi

2.Nilai-nilai dasar koperasi

3.Etika keperilakuan koperasi

cita cita koperasi
Cita-Cita Koperasi
  • Merupakan bagian ideal dari koperasi, yaitu harapan-harapan kedepan dan sebagai sistem ekonomi yang berkeadilan sosial dan berperi kemanusiaan
  • Sifat-sifat dasar koperasi sebagai kumpulan orang, maka koperasi berdasarkan pada falsafah pelayanan yang berpegang pada prinsip efisiensi yang terkait dengan prinsip identitas anggota
nilai nilai dasar koperasi
Nilai-nilai dasar koperasi
  • Merupakan konsep-konsep atau pengertian yang dipahami,dihayati, dan dianggap bermanfaat serta disepakati oleh sebagian besar anggota, atau masyarakat koperasi untuk dijadikan pengikat dalam berperilaku bagi kelompok koperasi
slide8

Menurut Sven Ake Book, nilai-nilai koperasi meliputi :

1. Ide-ide dasar dan etika dasar koperasi

2. Prinsip dasar sebagai pedoman instrumental bagi praktek berkoperasi

slide9

Menurut Munkner, Ide dasar atau gagasan dasar koperasi terdiri dari yaitu:

1. menolong diri sendri

2. demokrasi

3. perananmodalyang terbatas

4. ekonomi

5. kebebasan

6. keadilan

7. kemajuan sosial

etika dasar
Etika dasar

Etika dasar koperasi meliputi:

  • Kejujuran
  • Kepedulian
  • Kemajemukan( pendekatan demokrasi)
  • Konstuktif (percaya kepada cara cara koperasi)
prinsip dasar koperasi
Prinsip Dasar Koperasi

Menurut Book dan Munkner

Prinsip dasar koperasi meliputi:

1 perkumpulan orang

2. tolong menolong atas dasar menolong diri sendiri

3. keanggotaan secara sukarela dan terbuka

4. kegiatan untuk melayani kebutuhan anggota

5. pengelolaan dan pengawasan yang demokrastis pada perusahaan koperasi

6 cadangan yang tidak dibagikan

7. efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi (bagi kemanfaatan anggora)

8.penggunaan sumber daya yang terbatas secara ekonomi

9. partisipasi anggota dan manajemen yang demokratis

10 otonomi dalam mengorganisasikan dan mengoperasikan kegiatan bersama

11. pembagian SHU secara adil

12 pendidikan anggota

landasan dan asas koperasi
LANDASAN DAN ASAS KOPERASI
  • LandasanKoperasi Indonesia : “ Pancasila” sebagailandasanfilosofi
  • Undang-UndangDasar 1945 sebagailandasankonstitusional
  • AsasKoperasi : “Kekeluargaan”
tujuan koperasi
TUJUAN KOPERASI
  • Secara khusus :memajukan kesejahteraan anggota
  • Secara umum : memajukan kesejahteaan masyarakat (koperasi sebagai organisasi ekonomi kerakyatan)
slide14

Sebagaiorganisasisosiol-ekonomi, koperasibergerakuntukmencapaitujuannya.

Tujuan universal koperasi “mempromosikananggota”. Dengan “meningkatkankesejahteraananggota”.

OrientasiKoperasi

Sukseskoperasiharusdiukurdarikeberhasilannyamempromosikananggota/meningkatkankondisiekonomianggota

Bilaanggotamerupakan unit usaha,makakoperasibertugasmemperkuatdanmengembangkanusahaanggota.

.

Bilaanggotaadalah unit komsumsi, makakoperasibertugasmeningkatkankemampuan/kebutuhan komsumsianggotanya

apa yang diartikan dengan prinsip prinsip koperasi
Apa Yang Diartikan Dengan Prinsip-prinsip Koperasi ?
  • Prinsip Koperasi adalah ide-ide yang tidak berubah-ubah ( invariable) ataupun petunjuk yang menentukan sifat-sifat/ciri-ciri penting dari suatu perkumpulan koperasi sebagi suatu bentuk organisasi yang membedakan koperasi dari bentuk-bentuk organisasi lainnya (H.Munkher).
prinsip prinsip koperasi dan undang undang koperasi
PRINSIP-PRINSIP KOPERASI DAN UNDANG-UNDANG KOPERASI

DEFINISI YURIDIS KOPERASI:

TUJUAN SUATU DEFINISI ADALAH UNTUK MEMBEDAKAN PENGERTIAN KOPERASI SECARA JELAS DENGAN ORGANISASI/BADAN USAHA LAINNYA

DEFINISI YURIDIS KOPERASI HARUS MENCERMINKAN KARAKTERISTIK KOPERASI SESUAI PRINSIP-PRINSIP KOPERASI

SEBAGAI BADAN USAHA KOPERASI MEMBERIKAN PELAYANANAN SECARA EFEKTIF PADA SESUAI DENGAN STATUS GANDA KEANGGOTAAN SEBAGAI PEMILIK DAN PENGGUNA JASA KOPERASI

slide18

Undang-undang koperasi ynag baik harus mencerminkan jati diri koperasi ( nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi)

  • Tujuan undang-undang koperasi adalah untuk meyakinkan bahwa praktek-praktek pada kenyataannya merealisasikan prinsip-prinsip koperasi tersebut.
  • Setiap pasal dari undang undang koperasi dirangkaikan sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi .
hukum koperasi menurut hans munkner
HUKUM KOPERASI MENURUT HANS MUNKNER
  • Hukum koperasi adalah seperangkat aturan hukum yang dibuat untuk mengatur organisasi (koperasi) yang berciri kembar, yaitu:

1.Suatu perhimpunan orang-orang dengan keanggotaan berubah-ubah, menekankan pada keikutsertaan pribadi para individu yang membentuk perhimpunan itu, dan pada waktu yang bersamaan jangka waktu organisasi lebih lama dan terlepas dari perubahan keanggotannya,

2.Suatu badan usaha yang secara ekonomis dan efisien dapat berkompetisi dengan perusahaan badan usaha lainnya, pada waktu yang bersamaan harus dikelola sedemikian rupa, sehingga tujuan koperasi dapat tercapai untuk memenuhi kebutuhan anggotanya oleh para pengurus.

slide20

Struktur organisasi dasar suatu perkumpulan koperasi ditentukan oleh watak ganda sebagai suatu kesatuan sosial dan ekonomi;

  • suatu kelompok orang-orang (perkumpulan) dan suatu perusahaan dengan tujuan khusus yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota
slide21

ADA 3 HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM KOPERASI

  • 1, KOPERASI HARUSLAH MENGIKUTI PRINSIP PRINSIP YANG TELAH DIRUMUSKAN DALAM UU PeRKOPERASIAN DAN ICA2, KEGIATAN KOPERASI ADALAH MENJALANKAN USAHA DAN ANGGOTANYA ADALAH SEBAGAI PEMILIK DAN SEBAGAI PENGGUNA JASA PELAYANAN/PELANGGAN3, KOPERASI AKAN TUMBUH MENJADI KUAT , SEHAT,MANDIRI DAN TANGGUH BILA KEBIJAKAn PERKOPERASIAN BERPIJAK PADA NILAI NILAI KOPERASI, SISTEM EKONOMI KERAKYATAN AKAN TERWUJUD BILA MELIBATKAN ,MENGUATKAN DAN MENGEMBANGKAN KOPERASI (ORIENTASI UU N0 17/2012 )
undang undang koperasi harus menggambarkan karakteristik koperasi
UNDANG-UNDANG KOPERASI HARUS MENGGAMBARKAN KARAKTERISTIK KOPERASI
  • Karakteristik perhimpunan koperasi:

1. Suatu kumpulan orang-orang yang mempunyai kepentingan ekonomi yang sama dan keanggotaan yang berubah-ubah

2.Tujuan kumpulan dan tujuan setiap anggota untuk memenuhi kebutuhan bersama atas dasar saling menolong

3. Sarana untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan mendirikan suatu usaha bersama (usaha koperasi)

4. tujuan utama usaha adalah menyelenggarakan jasa untuk peningkatan ekonomi anggotanya dan peningkatan ekonomi usaha anggota atau rumah tangga anggota

slide24
Definisi Koperasi menurut INTERNATIONAL COOPERATIVE ALLIANCE)

ICA

KOPERASI ADALAH PERKUMPULAN OTONOM DARI ORANG-ORANG YANG BERSATU SECARA SUKARELA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN-KEBUTUHAN DAN ASPIRASI-ASPIRASI EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA BERSAMA MELALUI PERUSAHAAN YANG DIMILIKI BERSAMA DAN DIKENDALIKAN SECARA DEMOKRATIS.

definisi koperasi menurut uu no 25 tahun 1992tentang perkoperasian
Definisi Koperasi menurut UU No 25 Tahun 1992Tentang Perkoperasian

KOPERASI ADALAH BADAN USAHA YANG BERANGGOTAKAN ORANG SEORANG ATAU BADAN HUKUM KOPERASI DENGAN MELANDASKAN KEGIATANNYA BERDASARKAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI, SEKALIGUS SEBAGAI GERAKAN EKONOMI RAKYAT YANG BERDASAR ATAS AZAS KEKELUARGAAN.( PASAL 1 AYAT 1)

definisi koperasi menurut uu no 17 tahun 2012tentang perkoperasian
Definisi Koperasi menurut UU No 17 Tahun 2012Tentang Perkoperasian

(Pasal 1 ayat (1) UU No.17 Tahun 2012:

“Koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum Koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip Koperasi”.

karakteristik umum koperasi pengertian aspek nominalis dari a hannel
Karakteristik umum Koperasi(Pengertian aspek Nominalis dari A.Hannel)
  • Merupakan perkumpulan yang mempunyai kepentingan yang sama (Kelompok Koperasi)

2. Tujuan Perkumpulan maupun tujuan setiap individu/anggota adalah untuk memenuhi kebutuhan bersama dengan tindakan bersama yang didasarkan pada saling menolong.(Prinsip Swadaya)

3. Sarana untuk mencapai tujuan adalah mendirikan suatu usaha bersama (perusahaan Koperasi)

4.Tujuan usaha adalah menyelenggarakan jasa/barang untuk peningkatan ekonomi Anggota Kelompok ( lebih tepatnya peningkatan situasi ekonomi usaha/ rumah tangga Anggota (PromosiAnggota)

karakteristik kopersi
Karakteristik Kopersi
  • Menurut Munkner
  • 1.SUATU KUMPULAN ORANG-ORANG DENGAN SEKURANG-KURANGNYA MEMPUNYAI SATU KEPENTINGAN YANG SAMA DAN DENGAN KEANGGOTAAN YANG BERUBAH- UBAH

2.TUJUAN KUMPULAN DAN TUJUAN SETIAP INDIVIDU ANGGOTA ADALAH MEMENUHI KEBUTUHAN BERSAM DENGAN TINDAKAN BERSAMA YANG DIADARKAN PADA SALIN MENOLONG

3. SARANA UNTUK MENCAPAI TUJUAN INI ADALAH DENGAN MENDIRIKAN SUATU USAHABERSAMA (USAHA KOPERASI)

4.TUJUANUTAMA USAHA INI ADALAH, MENYELENGGARAKAN JASA SEBAGAI PENUNJANG UNTUK MENINGKATKAN KEGIATAN EKONOMI ANGGOTANYA

unsur koperasi indonesia
UnsurKoperasi Indonesia
  • KoperasiadalahBadanUsaha (Business Enterprise)
  • Koperasiadalahkumpulanorang-orangataubadan-badanhukumkoperasi
  • Koperasi Indonesia adalahkoperasi yang bekerjaberdasarkan “prinsip-prinsipkoperasi “
  • Koperasi Indonesia adalah”gerakanekonomirakyat”
  • Koperasi Indonesia “berasaskankekeluargaan”
3 tiga komponen jatidiri koperasi
3 ( Tiga ) Komponen Jatidiri Koperasi

1. Organisasi Koperasi

2. Nilai-nilai Koperasi

3. Prinsip-prinsip Koperasi

slide32

Organisasi Koperasi

Menjelaskan pengertian umum koperasi

  • Nilai-nilai Koperasi

Memuat faktor-faktor nilai (value) yang melandasi pertimbangan pengambilan keputusan dalam organisasi koperasi

  • Prinsip-prinsip koperasi sebagai penjabaran nilai-nilai koperasi

Memuat acuan dasar, yang perlu dipenuhi sebagai ciri dari organisasi koperasi, dan sekaligus menjadi dasar pengembangan kegiatan koperasi bersangkutan

nilai nilai koperasi
Nilai-nilaiKoperasi

Terdiridariduabagian :a. Nilai-nilaiorganisasimeliputi : menolongdirisendiri, tanggungjawabsendiri, demokratis, keterbukaan, persamaan,keadilandankesetiakawanan.

b. Nilai- nilaietismeliputi: kejujuran, tanggungjawabsosialdankepedulianterhadaporang lain;

apa muatan komponen nilai nilai koperasi
ApaMuatanKomponen”Nilai-Nilai” Koperasi?

UraianNilai-NilaiKoperasimencakupfaktor-faktor:

  • menolongdirisendiri
  • tanggungjawabsendiri
  • demokrasi
  • persamaan
  • keadilan
  • kesetiakawanan
slide35

Pentingnyaditanamkannilai-nilaietikadalam organsasi yang meliputi :

  • kejujuran
  • keterbukaan
  • tanggungjawabsosial
  • kepedulianpadaorang lain
penjabaran nilai nilai koperasi
Penjabaran “Nilai-Nilai” Koperasi
  • MenolongDiriSendiri

-Anggotamemenuhikewajibansecaratertib

- Anggotaselalumeningkatkanpartisipasiekonominya

  • TanggungJawabSendiri

- Anggotatertibmenghadirpertemuan/RAT

- Anggotamendukungsecarakonstruktifkebutuhankolektif

slide37

Demokrasi

- Aplikasidalambentukpengendalian (one man one vote)

- Konstuktifdalampertemuandanmengutamakankebersamaan

  • Keadilan

- Pengurusmengaturbalasjasabagianggotasecaraproposionalberdasartransaksibisnisdengankoperasinya

  • DiklatdanImformasi

- Penyisihandanauntukpendidikananggota

- Keterbukaanimformasibagianggota

prinsip prinsip koperasi
PRINSIP-PRINSIP KOPERASI

Prinsip-prinsipKoperasiadalahmerupakanide-ide /petunjuk yang menentukansifat-sifat/ ciri-ciripentingsuatuperkumpulankoperasisebagaibentukorganisasi yang membedakankoperasidaribentuk-bentukorganisasilainnya.

prinsip prinsip koperasi sebagai penjabaran nilai nilai koperasi menurut ica
Prinsip-prinsipKoperasi(sebagai penjabaran nilai-nilai koperasi menurut ICA )
  • Keanggotaansukareladanterbuka;
  • Pengendalianolehanggotasecarademokratis;
  • Partisipasiekonomianggota;
  • Otonomidankebebasan;
  • Pendidikan, pelatihandaninformasi;
  • KerjasamadiantaraKoperasi;
  • Kepedulianterhadapkomunitas.
lanjutan
Lanjutan.....
  • e.Koperasi menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi Anggota, pengawas ,Pengurus dan Karyawan serta memberikan informasi tentang jati diri Kegiatan dan Kemanfaatan Koperasi.
  • f. Koperasi melayani Anggota secara prima dan memperkuat Gerakan koperasi dengan bekerjasama melalui jaringan kegiatan pada tingkat lokal ,nasional,Regional dan internasional
lanjutan1
Lanjutan.....
  • g.Koperasi bekerja untuk pembangunan berkelanjutan bagi lingkungan dan Masyarakat melalui kebijakan yang disepakati oleh Anggota.
  • 2. PRINSIP KOPERASI SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT 1:
  • Menjadi sumber Inspirasi dan menjiwai secara keseluruhan Organisasi dan Kegiatan Usaha sesuai dengan maksud dan tujuan pendiriannya.
mengapa jatidiri koperasi penting dalam perundang undangan koperasi
Mengapa Jatidiri Koperasi Penting Dalam Perundang-undangan Koperasi ?
  • Suatu undang-undang koperasi di dalam ketentuan pasal-pasalnya harus sejalan dengan prinsip-prinsip koperasi yang dijadikan sebagai dasar penyusunannya
  • Jatidiri koperasi menunjuk pada fokus kegiatan utama koperasi yaitu melayani anggota sebagi pendiri dan sekaligus sebagai pemilik yang tercermin dalam perundang-undangan koperasi
  • Untuk menetapkan mekanisme dan sistem prosedur yang berlaku dalam koperasi serta dalam pengambilan keputusan yang sesuai dengan sifat member based organization
  • Menjaga eksistensi koperasi dalam perkembangannya baik internal maupun lingkungan ekternal koperasi
bagaimana prinsip prinsip kopersi mempengaruhi undang undan koperasi
BAGAIMANA PRINSIP-PRINSIP KOPERSI MEMPENGARUHI UNDANG-UNDAN KOPERASI

1. Prinsip identitas dan “selfhelp”

Anggota harus menyadari peran ganda mereka sebagai pemilik, sekaligus sebagai pengguna jasa koperasi, serta swadaya/ kemandirian saling membantu untuk peningkatan (mempromosikan ) kebutuhan anggotanya.

Dalam undang-undang koperasi penekanan hal tersebut dengan meningkatkan partisipasi anggota dalam pemenuhan hak dan kewajibannya baik sebagai pemilik maupun sebagi pengguna jasa.(kontribusi modal, pengambilan keputusan dalam rapat anggota, pengawasan dan menanggung resiko).

penerapan prinsip prinsip koperasi pada beberapa jenis koperasi
PenerapanPrinsip-PrinsipKoperasipadaBeberapaJenisKoperasi
  • KoperasiKonsumen:prinsippendidikanharusterintegrasidalam marketing,
  • KoperasiKredit: harusbetul-betuluntukperlindungananggota;
  • KoperasiProdusen:( Koperta, Kop. Perikanan, Kop.Kehutanan, dsb,),perlukesadarandalampengembanganusaha anggota.
  • KoperasiPekerja: perludipertegasdalamkekompakan,
prinsip identitas ganda anggota

PrinsipIdentitasGandaAnggota

Kedudukan Anggota sebagai Pengguna dalam Koperasi.

Anggotaadalahpemilik (owner) dansekaligussebagaipengguna/pelanggan (User) bagikoperasi

slide56

PERAN GANDA ANGGOTA KOPERASI

SBG. PENGGUNA JASA

SEBAGAI PEMILIK

Memanfaatkan Pelayanan Koperasi

Partisipasi dalam memberli barang/jasa kebutuhan komsumsi(kopKonsumen)

Partisipasi dalam memanfaatkan jasa simpanan dan pinjaman (Kop. Simpan Pinjam)

Partipasi dalam pembelian bahan baku dan input lainnya untuk kebutuhan produksi anggota (Kop produsen/kop pengadaan)

Partisipasi dalam menjual hasil produksi atau output produksi(kop produsen /kop pemasaran

Partisipasidalamkontribusimodal/membiayai Koperasi

(S. Pokok , S. Wajib , S. Sukarela,dll)

PartisipasidalamPengambilan Keputusan

Partisipasidalam pengawasan

Partisipasidalam menanggung resiko

karakteristik koperasi
KarakteristikKoperasi
  • Dibentukolehsekelompokindividu yang paling sedikitmemilikisatukepentinganatautujuanekonomi yang sama ( disebut “ kelompok koperasi”).
  • Atasdasarkekuatandankemampuansendiri, kelompokbermaksudmeraihkeadaanekonomi yang lebihbaik (disebut “self-helf”).
  • Sebagaialatuntukmencapaikeadaan yanglebihbaik, dibentuklahperusahaan yang didirikan, dimodali/dibiayai, dikelola,diawasidandimanfaatkansendiriolehanggotanya(disebut”perusahaankoperasi”).
  • Tugaspokokperusahaankoperasiadalhmenyelenggarakanpelayanan-pelayananbarang/jasadalamrangkamenunjangperbaikanekonomirumahtanggaanggota ( disebut”promosianggota”).
orientasi koperasi
OrientasiKoperasi
  • Sebagaiorganisasisosiol-ekonomi, koperasibergerakuntukmencapaitujuannya.
  • Tujuan universal koperasi “mempromosikananggota”. Di Indonesia diterjemahkanmenjadi “meningkatkankesejahteraananggota”.
  • Sukseskoperasiharusdiukurdarikeberhasilannyadalammempromosikananggota/meningkatkankondisiekonomianggota/perbaikanekonomianggota.
  • Bilaanggotamerupakan unit usaha,makakoperasibertugasmemperkuatdanmengembangkanusahaanggota.
  • Bilaanggotaadalah unit komsumsi,
  • Makakoperasibertugasmeningkatkankemampuankomsumsianggota
slide59
Koperasi dibentuk bukan untuk mengejar keuntungan bagi perusahaan koperasi sendiri, melainkan diberi tugas melayani anggotanya, agar anggotanya meraih keuntungan yang lebih baik.
  • Keberhasilan perusahaan kapitalistik diukur dari kemampuan meraih laba, perusahaan Koperasi diukur dari kemampuannya memperbaiki kondisi ekonomi rumah tangga para anggotanya.
filsafat hukum
Filsafat hukum

Menurut Soetikno

Fisafat hukum mencari hakikat dari pada hukum yang menyelidiki kaidah hukum sebagai pertimbangan nilai-nilai

Menurt Soedjono Dirdjosisworo

Filsafat hukum penghayatan kefisafatan yang dianut orang atau masyarakat atau negara tentang hakikat ciri-ciri serta landasan berlakunya hukum

slide61

Menurut Mahadi

Filsafat hukum adalah falsafah tentang hukum,falsafah tentang segala sesuatu di bidang hukum secara mendalam sampai keakar-akarnya secara sistimatis pendirian atau penghayatan kefilsaftan yang dianut

slide62

Menurut Utrecht

Filsafat hukum memberi jawaban atas pertanyaan seperti; Apakah hukum itu sebenarnya? (persoalan adanya dan tujuan hukum), Apakah sebabnya maka kita mentaati hukum ? ( persoalan berlakunya hukum). Apakah keadilan yang menjadi ukuran untuk baik buruknya hukum itu ? (persoalan keadilan hukum).Inilah pertanyaan pertanyaan yang sebenarnya dijawab oleh ilmu hukum.

slide63

Filsafat hukum mencoba memberi dasar kekuatan mengikat dari hukum yaitu apakah ditaatinya hukum itu, karena hukum itu dibentuk oleh pejabat yang berwenang atau memang masyarakat mengikutinya karena hukum tersebut sebagai suatu hukum yang hidup didalam masyarakat.

peranan hukum
PerananHukum
  • Pemeliharaanketertibandankepastianhukum
  • Pembagianhakdankewajibandiantaraanggotamasyarakat
  • Distributor wewenanguntukmengambilkeputusandalammasalahpublik
  • Peleraiperselisihan-perselisihan
faktor faktor yang mendukung berfungsinya hukum secara efektif antara lain dapat dilihat dari
Faktor-faktor yang mendukungberfungsinyahukumsecaraefektifantara lain dapatdilihatdari :
  • Kaidahhukumatasperaturanitusendiri
  • Petugas yang menjalankanatau yang menetapkan
  • Fasilitas yang diharapkanakandapatmendukungpelaksanaankaidahhukum
  • Kesadaranhukumwargamasyarakat.
slide68

MenurutSoerjonoSoekanto;

Dalampenerapanperaturanperundang-undangan, untukmengetahuiberfungsiatautidaknyakaidahhukumatauperaturandapatdilihat dari:

  • Apakahperaturan yang adamengenaibidang-bidangkehidupantertentucukupsistematisdanjelas
  • Apakahperaturan yang adamengenaibidang-bidangkehidupantertentucukupsinkron, artinyasecarahirarkidan horizontal tidakadapertentangan?
  • Apakahsecarakuantitatifdankualitatifperaturan yang mengaturbidangkehidupantertentutelahcukupmemadai.
  • Apakahpenerbitanperaturan-peraturantertentuadalahsesuaidenganpersyaratanyuridis yang ada?
slide69

Menurut Ismail Saleh:

Berperannyahukumdalamkehidupanmasyarakatakanmeningkatkanwibawahukumsebagaiperwujudannyatadarikonfigurasi yang serasidanseimbangdansetiapunsurhukum yang berakardarikesadaransertaketaatanterhadaphukumsehinggadapatmelahirkansuasanaaman, tertibdanberintikankeadilan.

positivitas hukum
Positivitas Hukum
  • “Positivitas” kaidah hukum adalah ditetapkannya kaidah hukum dalam sebuah aturan hukum oleh pengemban kewenangan hukum oleh yang berwenang(bevoegde rechtsautoriteit), aturan hukum ini disebut “aturan hukum positif “
  • Hukum positif merupakan terjemahan dari “ ius positum”( hukum yang ditetapkan)
kedudukan hukum koperasi dalam tata hukum h positif
Kedudukan Hukum Koperasi Dalam Tata Hukum /H.Positif

Menurut Munkner

Hukum Koperasi adalah seperangkat aturan hukum yang dibuat untuk mengatur organisasi khusus /khas yang berciri kembar, yaitu :

a. Suatu perhimpunan orang-orang dengan keanggotaan berubah-ubah, dengan menekankan pada keikutsertaan pribadi para indiviudu yang membentuk himpunan tersebut, tetapi pada waktu yang bersamaan dengan pola organisasi yang juga, meperkenankan perhimpunan tersebut hidup selama jangka waktu yang lebih lama terlepas dari perubahan keanggotaannya, dan

slide72

b. Suatu badan usaha yang harus terus menerus secara ekonomis dan efisiensi untuk dapat berkompetensi dengan badan usaha lainnya, tetapi pada waktu yang bersamaan harus dikelola sedemikian rupa, sehingga tujuan khusus koperasi memajukan anggota secara efektif dipatuhi oleh para pengurus/pengelola koperasi sebagai pedoman pokok bagi penetapan kebijakan

dasar pembentukan hukum positif indonesia
Dasar pembentukan hukum positif Indonesia
  • Dasar tertib hukum Undang-Undang No.10 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, yang telah diubah menjadi UU No.2 Tahun 2011 sebagai berikut;

1. UUD RI 1945

2. Undang-Undang/Perpu

3. Peraturan Pemerintah

4 Peraturan Presiden

5. Peraturan Daerah

slide74

Sejalan dengan teori yang dikemukan oleh Hans Kelsen tentang ‘Stufen Theori” tentang ketentuan urutan perundang-undangan diatur berdasarkan urutan yang membentuk struktur piramida, artinya peraturan hukum positif harus dibuat dari atas secara bertingkat “grundnorm” ke bawah yaitu dari hirakhi tersebut tercermin adanya kekuasaan pada suatu badan untuk membuat hukum yang secara kontinue/estafet berdasarkan tingkata pandelegasian dari atas kebawah

  • Kesimpulan, hukum positif harus merupakan mata rantai yang tersusun secara piramida mulai dari Supra srtukturnya (nilai dasar), adanya Infra Strukutur ( Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Perda) dan ada instrumennya ( pengaturan pelaksananya)
prinsip prinsip kopersi dan perundang undang koperasi
Prinsip-prinsip kopersi dan perundang-undang koperasi
  • Prinsip-prinsipKoperasiadalahmerupakanide-ide /petunjuk yang menentukansifat-sifat/ ciri-ciripentingsuatuperkumpulankoperasisebagaibentukorganisasi yang membedakankoperasidaribentuk-bentukorganisasilainnya.
  • Suatu undang-undang koperasi di dalam ketentuan pasal-pasalnya harus sejalan dengan prinsip-prinsip koperasi yang dijadikan sebagai dasar.penyusunan
definisi yuridis koperasi
Definisi yuridis koperasi
  • Tujuan pendefinisian koperasi dalam undang-undang koperasi adalah untuk membedakan perkumpulam koperasi secara jelas dari organiasasi lainnya dan untuk mengaris bawahi karakteristik koperasi
  • Pembuat undang-undang harus menganalisa sistem prinsip-prinsip koperasi dan menyeleksi unsur-unsur yang penting untuk struktur organisasi koperasi tsb.
  • Struktur organisasi koperasi ditentukan oleh watak ganda koperasi sebagai kesatuan sosial dan ekonomi suatu kelompok orang (perkumpulan dan sebagai suatu perusahaan.
perkembangan peraturan perundang undangan koperasi indonesia
Perkembangan Peraturan Perundang-undangan Koperasi Indonesia
  • Staatsblad Tahun 1915 No 431. Verordening op de Cooperative ( Koninkljk Besluit 7 April 1015. Peraturan perkumpulan koperasi inimerupakan salinan dari peraturan perkumpulan koperasi di negeri Belanda tahun 1876, sehingga peraturan ini tidak bermanfaat dan tidak sesuai dengan kondisi di Indonesia.
  • Saatsblad Tahun 1933 No 108. Algemene Regeling op de Cooperative Verenegingen ( Stb.1933-108). Peraturan initidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia karena merupakan konkordan dengan peraturan koperasi di negeri Belanda tahun 1925,sehingga tidak sesuai dengan kondisi di Indonesia danmengakibatkan koperasi mengalami kemunduran.
slide78

Undang-undang Nomor 23 Tahun 1942, dikeluarkan pada saat pendudukan Jepang. Pada saat itu perkembangan koperasi mengalami kehancuran, orang yang mendirikan perkumpulan termasuk koperasi harus terlebih dahulu mendapat izin dari pembesar setempat (Suchukan Residen). Pemerintah Jepang mendirikan Kumiai, sebenarnya bukan koperasi, akan tetapi sebagai alat untuk keperluan mengumpulkan bahan untuk peperangan sehingga saat itu semangat berkoperasi semakin mundur, karena menyimpang dari tujuan dan fungsi koperasi.

  • Staatblad Tahun 1948 No 179,yang dikeluarkan oleh pemerintah Federal Belanda Regeling Cooperative Verenegingen 1949 ( Stb.1949-179), yang berlaku bagi golongan Bumi Putra. Peraturan ini disahkandi Jakarta, pada tanggal 7 Juli 1949 dan diundangkan tanggal 15 Juli1949.
  • Undang-Undang Perkumpulan Koperasi Nomor 79 tahun 1958. Dikeluarkan pada tanggal 27 Oktober1958. Pemerintah juga mengeluarkan peraturan pelaksanaanya yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1959 Tentang Perkembangan Gerakan Koperasi.
slide79

Undang-Undang Perkumpulan Koperasi Nomor 14 tahun 1965. Undang- undang ini diundangkan pada tanggal 2 Agustus 1965, bersamaan dengan dilangsungkan Musyawarah Nasional Koperasi II di Jakarta. Undang-undang ini bersifat politik dan dalam kenyataanya tidak pernah berlaku seara efektif.

  • Undang-Undang Perkumpulan Koperasi Nomor 12 Tahun 1967 Tentang Pokok-Pokok Perkoperasian. Undang- undang ini diundangkan pada tanggal 18 Desember 1967. Undang-undang ini meletakkan dasar pola pemikiran ekonomi bagi gerakan koperasi dan memberikan peluang yang luas bagi koperasi.
  • Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian. Undang- undang ini diundangkan pada tanggal 21 Oktober 1992, dibuat untuk menyesuaikan dengan perkembangan keadaan.
etika keperilakuan koperasi
ETIKA KEPERILAKUAN KOPERASI
  • CiriPerilakukooperatif :

a. Kepeduliansosial

b. Sikappercayadiri

c. Sikapkebersamaan

  • Berinteraksisecaraharmoni;
  • Bekerjasecaraterbuka (transparan);
  • Bersatudalamtransaksi (efisiensi);
  • Berorientasipadapotensi yang pasti , yaituanggota.
perilaku pengurus
PerilakuPengurus
  • Penguruspadaprinsipnyaadalahanggota
  • Tugasutamapengurusmenjalankanorganisasisesuaiprinsip-prinsipkoperasi (tranparansimanjemen) danefisienusaha.
perilaku pengawas
PerilakuPengawas
  • Melakukanpengaeasanjalannyaorganisasidanusahakopearsi agar harmoni-transparansi-efisiensidankepastianusaha.dapatbenar-benarterpeliharadanmeningakat.
  • Menilaiperilakupengurussudahsesuaidenganilaietika ,prinsip-prinsipkoperasidalaminteraksinyadengananggota, dengankoperasisekunder, ,karyawanmayupunlingkunganmakro.
slide85
PELAYANAN KEPADA ANGGOTA
  • Kegiatan usaha yang diselenggarakan oleh badan usaha koperasi ditujukan pada pemberian pelayanan anggota untuk meningkatkan usaha dan rumah tangga anggotanya,
  • transaksi anggota dengan koperasi harus diatur secara jelas, dilakukan atas dasar saling menguntungkan, atas dasar kepercayaan dan efisiensi pelayanan terhadap anggota harus benar-benar diperhatikan oleh pengurus koperasi.
perilaku pembina
Perilaku Pembina
  • Pembina ( pemerintah, organiasaigerakankoperasi,LSM yang pedulipadakoperasi) harusmemahamikarakterkoperasi (jatidirikoperasidalampengelolaankoperasi.
  • Mengayomi, memotivasidanmemfasiltasi agar koperasitumbuhdanberkembang.
  • Sikapsabar, karenakoperasipadadasarnyamerupakanprosesperubahannilai-nilaibudaya yang membutuhanwaktudalampengembanganya.
slide87

SEKIAN

TERIMA KASIH