menentukan tema dan judul n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Menentukan Tema dan Judul PowerPoint Presentation
Download Presentation
Menentukan Tema dan Judul

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 17

Menentukan Tema dan Judul - PowerPoint PPT Presentation


  • 171 Views
  • Uploaded on

Menentukan Tema dan Judul. Tema: pokok persoalan , pokok permasalahan atau pokok pembicaraan yang mendasari suatu karangan . Mengapa sebelum menulis karangan kita perlu menentukan tema terlebih dahulu ? Jangan mengambil tema yang bahasannya terlalu luas .

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Menentukan Tema dan Judul' - deborah-house


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
menentukan tema dan judul

Menentukan Tema dan Judul

Tema: pokokpersoalan, pokokpermasalahanataupokokpembicaraan yang mendasarisuatukarangan.

Mengapasebelummenuliskarangankitaperlumenentukantematerlebihdahulu?

Janganmengambiltema yang bahasannyaterlaluluas.

Pilihtema yang kitasukai dan kitayakinikitamampumengembangkannyamenjadisuaukarangan.

Pilihtema yang sumber/bahannyamudahkitaperolehataukitakuasai.

Pilihtema yang penting dan bersifatinovatif.

kerangka karangan outline
KerangkaKarangan (Outline)
  • Kerangkakaranganberfungsisebagai:1. Memudahkanpengelolaansusunankarangansehinggalebihteratur dan sistematis.
  • Memudahkanpenulisdalammenguraikansetiapmasalah.
  • Membantumenyeleksimateri mana saja yang penting dan tidakpenting.Secarasederhanapenyusunankerangkakarangandapatdibagidalam 4 tahap:
  • Mencatat di ataskerjasesuaigagasan yang timbuldalampikiran.
  • Mengatururutangagasan-gagasan yang dituliskan.
  • Memeriksakembali yang telahdiaturdalambab dan subbab.
  • Membuatkerangka yang terperinci dan lengkap.
catatan
Catatan
  • Alinea: bagian dari suatutulisan yang biasanyamengandungsatu ide pokok. Ide pokokiniadalahtopik yang tertuangdalamkerangkakarangan yang sebelumnyatelahdisiapkan.
  • Pengembangankerangkakaranganmemerlukanpemikiran yang sistematis dan terarah. Artinyaalurpikiranperludidasariketelitian dan kecermatan. Jadi, setiaptopik yang sudahtertuangdalamkerangkatidakbolehbertumpangtindih. Topik yang satudengantopik yang lain dan tetapmemilikisatuhubungan.
  • Tulisan yang baik dan berbobotmemilikisistematika, kelogisan, dan relevansisertaterpusatpadatema yang ditentukan.
contoh outline
ContohOutline

Judul: SikapMasyarakatterhadapBahasaIndonesia

  • PenggunaanBahasaIndonesiadalamLembagaFormal

1…………………………………………………

2 …………………………………………………

B. RealisasiPenggunaanBahasaIndonesia yang Baik dan Benar

1……………………………………………………………….

2. ……………………………………………………………..

Judul: FungsiBahasaIndonesia

  • FungsiBahasaIndonesiadalamPendidikan

1………………………………………………………………..

2…………………………………………………………………

B. FungsiBahasaIndonesiadalamPengembanganIlmuPengetahuan dan Teknologi

1…………………………………………………………………

2………………………………………………………………….

penggunaan bahasa yang efektif
PenggunaanBahasa yang Efektif

Bahasaadalahalatkomunikasi. Dalamsatukarangan, apapunitu, penggunaanunsur-unsurbahasa yang tepat, memegangperan yang amatpenting. Jikahendakmenyusunsuatukaryatulisataumakalah, makadigunakanragambahasailmiah. Kita perlumenggunakanbahasasecaraefektif.

Kita perlumenggunakanbahasasecaraefektif. Jadiunsur-unsurbahasaharusmemperhatikan:

  • Pemakaianejaan dan imbuhan
  • Pemilihan dan penempatan kata
  • Penggunaankalimat dan alinea.
penggunaan ejaan
PenggunaanEjaan

Ejaan : kaidahcaramenggambarkanbunyi-bunyi (kata, kalimat, dnsebagainya) dalambentuktulisan (huruf) sertapenggunaantandabaca (KBBI).

Kesalahanejaanseringdijumpaipada kata depan dan awalan.

Contoh:

  • Cara yang praktisuntukmengelolasampahtelahdi temukan(salah).
  • Cara yang praktisuntukmengelolasampahtelahditemukan(benar).
  • Rumah-rumahdipinggirjalanituberatapjerami. (salah)
  • Rumah-rumahdi pinggirjalanituberatapjerami. (benar)
slide7

Carapenulisanawalanadalahmerankaikannyadengan kata dasar yang dibubuhinya. Sedangkan, kata depan, penulisannyaharusdipisahkan dari kata yang mengikutinya. Kata yang diikutiawalah di-menunjukkanktakerja. Sedangkan kata yang diikuti kata depan di menunjukkanarahtempat.

Penulisanawalan

Salah Benar

di lihatdilihat

di telitiditeliti

di cobadicoba

ditoko di toko

kekirikekiri

disamping di samping

Kata kepada dan daripadajugaseringsalahpenulisannyaseperti:

Kepadasayadiserahkan mandat itu. (salah)

Kepadasayadiserahkan mandat itu. (Benar)

Dari padamenderita, lebihbaik mati.(salah)

Daripadamenderita, lebihbaik mati.(benar)

imbuhan
Imbuhan

Ketentuanpenulisan kata yang memperolehimbuhan:

  • Imbuhanharusdituliskanserangkaidengan kata dasarnya.

Contoh:

diberlakukanbukan di berlakukan

2. Gabungan kata sepertitanggungjawab, serahterima, nomordua yang mendapatawalan dan akhiranbersama-sama, ditulisserangkai.

Contoh:

pertanggungjawaban

dipertangungjawabkan

dinomorduakan

dinonaktifkan

Partikelpun yang mengikuti kata kerja, kata benda, dan kata sifatharusditulisterpisah dari kata-kata yang mengikutinya.

di rumahpun

di kantorpun

sakitpun

seratuspun

berjalanpun

pemakaian kata bentuk jamak
Pemakaian kata bentukjamak
  • Dalamtulisanilmiahseringditemukanpenggunaan kata bentukjamak yang salah, baik yang mengandungmaknajamakmaupun yang dinyatakandalambentukulang.
  • Contoh kata: semua, para, banyak, beberapa
  • Contoh kata dalambentukulang yang bermaknajamak: negara-negara, hasil-hasil
  • Para hadirindipersilak
  • Hadirindipersilakanberdiri (salah) an berdiri (benar)
  • Banyak orang-orang OiFoo yang menderitademamberdarah. (salah)
  • Banyak orang OiFoo yang menderitademamberdarah. (benar)
pemakaian kata yang memiliki makna yang sama
Pemakaian kata yang memilikimakna yang sama
  • Kebudayaandaerahadalahmerupakansumberkebudayaannasional. (salah)
  • Kebudayaandaerahmerupakansumberkebudayaannasional. (benar)
  • Parit-paritdibersihkan agar supayatidaktergenang air. (salah)
  • Parit-paritdibersihkan agar tidaktergenang air. (benar)

Baku Tidakbaku

derajatderajad

volume folume

frekuensifrekwensi

insafinsyaf

kongreskonggres

terampiltrampil

Latihan:

Carilah mana yang merupakanbentuk kata dan mana yang tidakbaku dari kata-kata/gabungan kata berikut: kodifikasiegitiga, mentolerir, harafiah, provinsi, Nopember, peranti, kwalitas, pelat, merubah, manajemen, wujud, ekstrem, resiko.

kata menjadi kalimat
Kata MenjadiKalimat

Menyusun kata menjadikalimatadalahmerangkaibeberapa kata untukmembentuksatupengertianataumakna yang lengkap. Maksudnya, kata-kata yang terdapatdalamsebuahkalimatbukanlahsederatan kata-kata yang tidakberarti.

Contoh:

Ali buku di tokomembeli

Sederatan kata di atastidakmembentuksuatupengertian yang lengkap. Untukmemperolehsebuahpengertian yang lengkap, makaperludiubahurutan kata-kata tersebutmenjadi:

Ali membelibuku di toko.

Setelahurutan kata-katanyadiatur, susunan kata-kata itukinitelahmemberikansutaupengertian. Dengandeikianpertanyaan yang diajukanberdasarkanpengertian yang dimaksudmaka akan memperolehjawaban:

  • Siapamembelibuku di toko?
  • Ali membeliapa di toko?
  • Di mana Ali membelibuku?
  • Melihaturaian di atas, berartikitadapatmemebentuksebuahkalimatdenganmengawalinyamelaluipengajuanbeberapapertanyaanterlebihdahulu. Dengancaraini, kitamenghindarimendaftarsekianbanyak kata dan mengurutkannya.

Misalnya:

  • Apakah Ali membelimajalah?

Jawabannya: Tidak. Ali tidakmembelimajalah.

  • Apakah Ali membacabuku?

Jawabannya: Tidak. Ali membelibuku.

slide12

Dalammenyusunaktamenjadikalimatkitaperlumempertimbangkanbeberapahalberikutini:

Kecocokan kata yang pertamadengan kata yang mengikutinya

Antara kata pertamadengan kata yang mengikutinyadapatdikembangkan

Setiap kata yang ingindipasangataudipergunakanmencerminkantujuan yang ingindikembangkanmelaluikalimat.

Latihan:

Apakahsebuahkalimatterdiriatassatu kata saja?

Berapakahsebaiknyajumlah kata yang dibutuhkanuntukmembentuk

sebuahkalimat?

Susunlah kata-kata di bawahinisehinggamenjadikalimat yang utuh!

Bukumejakursipetugasperpustakaanmengatur

Pagi ibukehadiranbapakmenungguini

Harusmasihkarangannyalagidiperbaiki

paragraf dan pengembangannya
Paragraf dan Pengembangannya

Paragrafadalahkesatuan yang lebihtinggi dari kalimat. Paragrafbukansatukalimat, tetapibeberapakalimat yang memilikisatupokokpikiran. Pokokpikirandalamparagrafdidukungolehadanyakesatuanarti yang bersumber dari beberapakalimat. Jadi, paragrafbukankumpulan dari beberapakalimat yang tidakmemilikikesatuanarti.

Contoh:

  • Makinbanyakremaja yang mengalamidepresi. Survey yang dilakukan New York University Child Study Center (NYUCSC) inimelaporkanbahwa 43% remaja pria telahmengalamidepresisedikitnyadalamduaminggu. Begitulahkondisi di AmerikaSerikat.
  • Dalamsurveitersebutwawancaradilakukanterhadapsekitar 400 remaja. Studisebelumnyamenunjukkan, hanya 19% remaja yang mengalamidepresiserupa,’kata dr. Harald S. Kolewiczdirekturlembagatersebut.

Dalam 1 paragraf, kalimat yang satudengankalimat yang lainsalingmendukung. Contoh di atasmenunjukkanadanyasalingketerkaitankalimat 1 dengan yang lain.

slide14

Masing-masingparagrafmemilikitema. Tema atau ide pokokparagrafitudapatmunculdalamsalahsatukalimat yang menyusunalinea. Kalimat yang memuat ide pokokiniselanjutnyadisebutkalimattopik/kalimatutama, sedangkankalimatlainnya yang menyusunparagrafdisebutkalimatpenjelas. Kalimattopikdapatberada di awalparagraf, namun bisa pula di tengahatau di akhirparagraf.

Kalimattopikdikenal pula denganistilahpikiranutama, pokokpikiran, ide pokok, ataukalimatpokok. Kalimattopiktidakdapatberdirisendiri. Kalimatiniselanjutnyadikembangkankedalambeberapakalimatlain yang menjadipengembang dan penjelasnya.

Untukmembuatkalimattopik yang baik, makaharusdiperhatikanciri-ciriberikut:

slide15

1. Kalimattopikmerupakanpernyataanumum, bukanpernyataankhusus

Contoh: Mengurussampahmemangtidakmudah. Harustersediasejumlahkhususangkutankhusussampah, jugakuli-kulisampah yang memaskkannyakedalamtryk dan membuangnya di tempatpembuangansampah. Harustersedia pula sejumlahtukangsapusehinggajalan-jalan, taman, pasar, dan tempat-tempatlaindapatdibersihkansetiaphari.

Ide pokok: Mengurussampahtidakmudah. Kalimatutamainimerupakanpernyataanumum yang kemudiandikembangkanmenjadibeberapakalimat di belakangnyadalamparagraf yang sama.

slide16

2. Pernyataandalamkalimattopikharusmenyakinkanpembaca. Hindaripernyataanseperti: saya rasa, barangkali, kalautidaksalahingat.

Contoh:

Hargasebagianbahanpokokbergeraknaik. Beras yang seminggulaluberhargaRp.7.000,- per liter, kiniberubahmenjadiRp.8.500,- per liter. Gulapasirmelonjak dari hargaRp.6.000,- per kg menjadiRp.7.500,- per kg.

Contohkalimattopiktersebutadalah: Hargasebagianbahanpokokbergeraknaik. Kalimatinijelasmenyakinkanpembacadibandingkanjikakitamenulis ‘ Sayakirahargasebagianbahanpokokbergeraknaik’ atau ‘Kalautidaksalah, hargasebagianbahanpokokbergeraknaik’.

3. Kalimattopikharusbulat dan utuh.

Untukmenghindarisalahpemahaman, makasebaiknyasetiapgagasandisampaikanhanyadalamkalimattunggal. Meskipundemikian, penggunaankalimatmajemukpuntetapdiperkenankan.

slide17

Supayaparagraf yang dibangundapatmenampilkanpesan dan menunjukkankesatuanekspresi yang utuhdalamsetiapkalimatnya, makakitaharusmerumuskanpikiranutamadalamkalimattopikdenganmemperhatikantujuandasarnyasecarajelas dan bersikapsecarategas.

Tujuandasar yang jelassangatberkaitandengantujuanmengarang. Misalnyakitainginmelukiskansuatupandangantentangpertandingansepak bola, mengulassuatuperistiwasejarah, ataumembandingkanperistiwa yang satudnegan yang lainnya, dan seterusnya. Sementaraitu, sikap yang tegasberfungsiuntukmelicinkanjalandalammerumuskan dan mengembangkankalimattopiksecarajelas. Sikap yang tegasberartijugabertindakjujurdalammemaparkansetiapmasalah. Misalnya, dalamsuatukaranganargumentasikitamenentukansikapsecarategasterhadapsuatupendapat/pandangan: menolakataumenerima, setujuatautidak. Berdasarkancaramengembangkan ide pokoknya, makakita bisa mengelompokkanparagrafkedalamempatstrukturparagrafyaituparagrafdeduksi, paragrafinduksi, paragrafkronologis, dan paragrafcontoh.