1 / 15

Kepemimpinan Situasional

Kepemimpinan Situasional. @ Taufiq Rochman. TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA. Learning objective. Memahami pengertian tentang konsep kepemimpinan situasional Mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dengan kematangan pengikut Mendeskripsikan gaya kepemimpinan yang sesuai

Download Presentation

Kepemimpinan Situasional

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Kepemimpinan Situasional @ Taufiq Rochman TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  2. Learning objective • Memahami pengertian tentang konsep kepemimpinan situasional • Mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dengan kematangan pengikut • Mendeskripsikan gaya kepemimpinan yang sesuai • Memahami gaya kepemimpinan situasional dalam berbagai bentuk organisasi. Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  3. Pengertian Kepemimpinan situasional • Merupakan perkembangan dari model efektivitas pemimpin tiga dimensi Reddin • Kepemimpinan situasional didasarkan pada : • Tingkat pengarahan yang diberikan pemimpin (perilaku tugas) • Tingkat dukungan yang diberikan pemimpin (perilaku hubungan) • Tingkat kematangan bawahan yang menggambarkan pelaksanaan tugas, fungsi dan tujuan tertentu. • Konsep kepemimpinan ini menjelaskan hubungan antara gaya kepemimpinan yang efektif dengan level kematangan para pengikut. • Kematangan (maturity) didefinisikan sebagai kemampuan (ability) dan kemauan (willingness). Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  4. Konsep Dasar Kepemimpinan Situasional Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  5. lanjutan • Gaya kepemimpinan yang diterapkan tergantung pada level kematangan orang yang dipengaruhi pimpinan. • Kurva berbentuk lonceng disebut kurva preskriptif menunjukkan gaya kepemimpinan sesuai dengan level kematangan. • Gaya kepemimpinan dalam kuva tersebut : • Memberitahukan (telling) • Menjajakan (selling) • Mengikutsertakan (participating) • Mendelegasikan (delegating) • Gaya tersebut merupakan kombinasi dari perilaku tugas dan perilaku hubungan. • Perilaku tugas adalah sejauhmana pemimpin mengarahkan bawahan • Perilaku hubungan sejauhmana pemimpin melakukan hubungan dua arah dengan bawahannya, menyediakan dukungan dan dorongan. Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  6. Gaya kepemimpinan & level kematangan Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  7. Komponen kematangan • Level kematangan untuk melaksanakan tugas adalah kemampuan menyusun tujuan tingkat tinggi yang terjangkau (McClelland) • Pendidikan dan pengalaman mempengaruhi mempengaruhi kemampuan dan motif berprestasi mempengaruhi kemauan • Konsep kematangan terdiri dua dimensi : kematangan pekerjaan dan kematangan psikologis • Kematangan pekerjaan berkaitan dengan kemampuan melakukan sesuatu (pengetahuan, kemampuan, pengalaman) • Kematangan psikologis berkaitan dengan kemauan dan motivasi untuk melakukan sesuatu (kepercayaan diri dan tanggung jawab) Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  8. Komponen gaya kepemimpinan Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  9. lanjutan Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  10. Uraian keempat perilaku pemimpin • Memberitahukan (G1) Memberikan instruksi spesifik dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan • Menjajakan (G2) Menjelaskan keputusan dan memberi kesempatan bawahan memperoleh kejelasan • Mengikutsertakan (G3) Tukar menukar ide dan memudahkan dalam pengambilan keputusan • Mendelegasikan (G4) Mendelegasikan tanggungjawab pengambilan keputusan dan pelaksanaan pekerjaan. Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  11. Dimensikematangandan 4 gayadasarkepemimpian Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  12. Contohpenerapankepemimpinansituasional • Seorang wiraniaga sangat bertanggung jawab dalam hal penutupan penjualan barang-barang , namun sangat acuh dalam tugas administrasi yang mendukung penutupan penjualan. • Atasan perlu mengunakan gaya delegating berkaitan dengan penutupan penjualan, sedangkan untuk penyelesaian administrasinya menggunakan gaya telling (pengawasan secara ketat). Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  13. lanjutan • Contoh orang tua yang mengambil satu gaya kepeimpinan selama periode perkembangan anak keseluruhan. • Orang tua yang menerapkan gaya tinggi direktif/rendah suportif (K1) selama perkembangan anak. • Gaya ini berdampak anak menjadi pasif dan bergantung dalam memecahkan masalah, membutuhkan seseorang yang selalu memberitahu tentang hal yang perlu dilakukan. Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  14. Kepemimpinan Transaksional Pemimpin berinteraksi dengan bawahan melalui proses tansaksi. Menurut Bass & Avolio ada 4 macam traksaksi : • Contingent reward • Management by Exception Active • Management by Exception Passive • Laissez Faire Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

  15. Kepemimpinan Transformasional Pemimpin berusaha mengubah bawahannya sehingga tujuan kelompok kerjanya dapat dicapai. Ada lima aspek kepemimpinan transformasional : • Attributed Charisma • Inspirational leadership/motivation • Intellectual stimulation • Individualized Consideration • Idealized inffluence Materi Kuliah Perilaku Organisasi W-5

More Related