traffic assignment n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Traffic Assignment PowerPoint Presentation
Download Presentation
Traffic Assignment

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 31

Traffic Assignment - PowerPoint PPT Presentation


  • 195 Views
  • Uploaded on

Traffic Assignment. The Conventional “Four Step” Modelling Process Hutchinson, 1973. Shall I travel somewhere? The Trip Generation Step Where shall I go? The Trip Distribution Step Which mode of transport shall I use? The Modal Choice Step Which route shall I take?

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

Traffic Assignment


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
    Presentation Transcript
    1. Traffic Assignment

    2. The Conventional “Four Step” Modelling ProcessHutchinson, 1973 • Shall I travel somewhere? • The Trip Generation Step • Where shall I go? • The Trip Distribution Step • Which mode of transport shall I use? • The Modal Choice Step • Which route shall I take? • The Traffic Assignment Step

    3. Model Pemilihan Rute Dipergunakan untuk menjelaskan proses pemilihan rute dari setiap pergerakan untuk masing-masing pasangan zona asal dan tujuan. Pada tahap pemilihan rute beberapa prinsip digunakan untuk membebankan MAT pada jaringan jalan sehingga diperoleh informasi arus lalu lintas pada setiap ruas jalan.

    4. Model Pemilihan Rute Beberapa tingkat kondisi keseimbangan pada sistem transportasi: 1. Keseimbangan Jaringan Jalan Setiap pelaku pergerakan mencoba mencari rute terbaik dengan meminimumkan biaya perjalanan 2. Keseimbangan Jaringan Multimoda Setiap pelaku pergerakan mencoba meminimumkan biaya perjalanan dengan memilih moda dan rute tertentu 3. Keseimbangan Sistem (Moda, Tujuan, Waktu) Nilai biaya perjalanan konsisten dengan arus yang terjadi pada semua sistem jaringan.

    5. Model Pemilihan Rute

    6. Model All-or-Nothing • Asumsiproporsi pelaku perjalanan dalam memilih rute tidak dipengaruhi oleh tingkat kemacetan. • AsumsiShortest-Path • Sesuai untuk jaringan jalan sederhana.

    7. Model Capacity-Restrain • Memperhitungkan faktor perubahan waktu tempuh berdasarkan besarnya arus lalulintas. • Hubungan antara biaya dan arus lalulintas.

    8. Model Stochastic • Mengabaikan hubungan antara arus lalulintas dan biaya. • Memperhitungkan variasi antara persepsi perseorangan terhadap waktu tempuh.

    9. Model Equilibrium • Asumsipada kondisi tidak macet setiap pelaku perjalanan akan berusaha meminimumkan biaya perjalanannya dengan beralih menggunakan rute alternatif.

    10. Model Equilibrium (lanjutan) • Jika tidak satupun pelaku perjalanan dapat memperkecil biaya tersebut, maka sistem dikatakan telah mencapai kondisi keseimbangan.

    11. Model Equilibrium (lanjutan) • Pada model ini sistem jaringan jalan mencapai keseimbangan menurut persepsi pelaku perjalanan, sehingga model ini adalah salah satu model pemilihan rute yang terbaik untuk kondisi macet.

    12. Faktor Penentu Pemilihan Rute • Waktu Tempuhtotal waktu (berhenti, tundaan, dlsb.) • Nilai Waktusejumlah uang yang harus disediakan atau dapat disimpan oleh pelaku perjalanan akibat pengurangan satu unit waktu perjalanan.

    13. Faktor Penentu Pemilihan Rute (lanjutan) • Biaya Perjalanankombinasi jarak, waktu tempuh, uang. • Biaya Operasional Kendaraan BBM, Oli, sparepart, maintenance, etc.

    14. All-or-Nothing’

    15. Metode Pembebanan-Bertahap

    16. Metode Pembebanan-Bertahap • Pilih suatu set biaya ruas

    17. Metode Pembebanan-Bertahap (Fraksi Seragam 25%)

    18. Metode Pembebanan-Bertahap (Fraksi Seragam 10%)

    19. Metode Pembebanan-Bertahap (Fraksi Seragam 5%)

    20. Metode Pembebanan-Bertahap (Fraksi Seragam 5%)

    21. Metode Pembebanan-Bertahap (Fraksi Tidak Seragam 40%, 30%, 20%, 10%)

    22. Metode Pembebanan-Bertahap (Fraksi Tidak Seragam 10%, 20%, 30%, 40%)

    23. Metode Pembebanan-Bertahap

    24. Metode Pembebanan-Berulang dimana: •  parameter dengan nilai 0 s/d 1 Vl(n)  arus lalulintas yang dihasilkan oleh pengulangan ke-n Fl  arus lalulintas yang dihasilkan oleh model all-or-nothing dengan biaya perjalanan yang dihasilkan oleh pengulangan ke-(n-1) Vl(n-1) arus lalulintas yang dihasilkan oleh pengulangan ke-(n-1)

    25. Metode Pembebanan-Berulang ( = 0,5)

    26. Metode Pembebanan-Berulang ( = 1/n)