1 / 11

MASA REMAJA

MASA REMAJA. Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang 2008. REMAJA (Adolescent). 1. PENGERTIAN REMAJA.

chloris
Download Presentation

MASA REMAJA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MASA REMAJA Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang 2008

  2. REMAJA (Adolescent)

  3. 1. PENGERTIAN REMAJA • Istilah adolescent (remaja) dan adolescence (masa remaja) berasal dari bahasa Latin ADOLESCERE, yg artinya tumbuh ke arah kematangan baik secara fisik, psikis, dan sosial. • Masa remaja terbagi menjadi dua periode : periode remaja awal dan periode remaja akhir. Designed by Kuntjojo

  4. 2. CIRI-CIRI MASA REMAJA • Masa remaja merupakan periode penting. • Masa remaja merupakan periode peralihan. • Masa remaja merupakan periode perubahan. • Masa remaja merupakan masa bermasalah • Masa remaja merupakan masa yg tidak realistis. • Masa remaja merupakan masa mencari indentitas. • Masa remaja merupakan ambang masa dewasa. Designed by Kuntjojo

  5. 3. PERKEMBANGAN PADA MASA REMAJA • Perkembangan fisik • Proporsi tubuh remaja, khususnya remaja akhir sudah menyamai proporsi tubuh orang dewasa. • Berkat perkembangan ciri-ciri seks sekundernya, remaja, khususnya remaja akhir , secara fisik sudah menyamai orang dewasa. • Perkembangan perilaku seksual • Perilaku seksual adalah perilaku yang terjadi karena dorongan seksual. • Timbul rasa tertarik pada lawan jenis. • Timbul dorongan seksual. • Timbul fantasi-fantasi seksual • Pendidikan seks diperlukan agar perilaku seksual remaja tidak menyimpang dari norma. Designed by Kuntjojo

  6. Perkembangan intelektual • Kemampuan intelektual sampai pada tingkat operasi formal. • Mampu melakukan penalaran. • Mampu memikirkan masa depan dan membuat perencanaan untuk mencapainya. • Mampu menyadari aktivitas kognitifnya dan mekanisme yg membuat proses kognitif tersebut menjadi lebih efisien. Designed by Kuntjojo

  7. Perkembangan emosi • Emosionalitas remaja berada diantara emosionalitas anak-anak dan orang dewasa. • Masa remaja merupakan masa badai dan tekanan (STURM UND DRANG PERIODE). • Berkembang beberapa jenis perasaan seperti : simpati, cinta, rindu, cemburu, bahagia dicinta dan mencintai. • Perkembangan sosial • Perilaku sosial remaja banyak dipengaruhi oleh kelompok teman usia sebaya (peer group). • Terjadi pengelompokan sosial (sahabat karib, kelompok kecil, kelompok besar, dan gang). • Terjadi peningkatan dalam kemampuan menyesuaikan diri. • Terjadi perubahan dalam penyesuaian thd kelompok besar ke kelompok yg lebih kecil. • Perilaku sosialnya menjadi lebih tenang. Designed by Kuntjojo

  8. Perkembangan moral • Seiring dg perkembangan kognitifnya, remaja memandang aspek moral dg abstraksi . • Penilaian thd moralitas semakin kognitif. • Penilaian moral mengalami orientasi dari egosentri, ke sosiosentris, dan akhirnya ke prinsip universal. • Pada remaja, penilaian moral secara psikologis lebih mahal. Designed by Kuntjojo

  9. 4. GANGGUAN JIWA/PERILAKU YG DAPAT TERJADI PADA REMAJA TERPE- CAHKAN PERKEMB DAPAT BERLANGSUNG DENGAN BAIK STRES REMAJA MASALAH DEPRESI TIDAK TERPE- CAHKAN ANOREKSIA BULIMIA TERGANTUNG PADA NARKOBA DAN MIRAS Designed by Kuntjojo

  10. REMAJA Designed by Kuntjojo

  11. 5. TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA • Mencapai hubungan yg baru dan lebih matang dengan teman sebaya. • Mencapai peranan sesuai dg jenis kelaminnya. • Menerima keadaan fisik apa adanya. • Mencapai kebebasan emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya. • Membuat rencana yang berhubungan dengan karirnya. • Mampu berperilaku sosial dan seksual secara bertanggung jawab. • Memperoleh perangkat nilai dan sistem etika sebagai pedoman berperilaku. Designed by Kuntjojo

More Related