1 / 15

Perspektif Keamanan Eropa II

Perspektif Keamanan Eropa II. Bpk . Saleh Umar 6 Oktober 2009. Perspektif Keamanan Eropa II.

brita
Download Presentation

Perspektif Keamanan Eropa II

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PerspektifKeamananEropa II Bpk. SalehUmar 6 Oktober 2009

  2. Perspektif Keamanan Eropa II • Berakhirnya system ‘ bipolar’. Pasca ‘Perang Dingin’, membawa dampak terhadap Uni Sovyet : a. Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu.b. Pakta Warsawa dibubarkan. c. Uni Sovyet Socialist Rusia (USSR) bubar. d. Presiden Yeltzin, Rusia, mengumumkan ingin bergabung dengan NATO.

  3. Perspektif Keamanan Eropa II • DampakterhadapAmerikaSerikat : a. Negara-negarabesarEropatermasukJepangmengubahdanmulaimemberikanfokusterhadapkepentingannasionaldanwilayahregionalnya. Sebagaihasilnyanegara lain inginmemperluaspengaruhnyabaik regional maupuninternasional. b. Terjadinya ‘imperial overstrech’ (tesis Paul Kennedy), bahwa AS mengalamikemundurankarenaberbagaiketergantungankenegara lain.(contoh : BBM). C. Pakar-pakarPerangDinginmenganggur.

  4. Perspektif Keamanan Eropa II • Sistem Internasional seharusnya melahirkan “New World Order” faktanya : “New World Disorder”. Konflik berkelanjutan. 1. Invasi Irak ke Kuwait.2. Konflik sosial negara bekas Yuloslavia.3. Potensi kekacauan etnik dan pertumpahan darah di Afrika. 4. Masalah Palestina terus berlangsung.

  5. Perspektif Keamanan Eropa II • Peranan Uni Eropa: memberikan fasilitas ‘zona keamanan stabil’. Terdapat beberapa upaya untuk aman dan stabil dan memberikan contoh ke negara Eropa Timur dan Tengah. • a. Menyediakan suatu kerangka-kerja institusional agar terjadi rekonsiliasi. Meskipun yang dimaksud secara ekslusif adalah Prancis dan Jerman.(pertanyaan terhadap Jerman : penyebab 3 kali perang besar).

  6. Perspektif Keamanan Eropa II • b. Integrasi ‘multi-lateral’ akan menolong perubahan pola pikir elit anggota masyarakat UE khususnya ‘persepsi kepentingan dan berbagai keinginan’. c. Menyediakan berbagai mekanisme untuk tukar menukar informasi.d. Meng-identifikasi dan meng-fasilitasi kerja-sama internasional. e. Menyediakan dasar keamanan dan menyiapkan peran dan model serta daya tarik untuk umumnya negara Eropa Timur dan Tengah.

  7. Perspektif Keamanan Eropa II • Peristiwa Yugoslavia menggiringterjadinyaperubahankonsep NATO dibawahpemerintahan Tony Blair, Inggris.(partaiBuruhmenggeser 50 tahundominasikelompokskeptik (partaiKonservatif) dansetuju NATO menjadimarkas UE. KonsepinisejalandengankeinginanPrancis yang inginmereformasi NATO. Membangunkerangka-kerjakeamananinstitusional—ESDP (European Security and Defence Policy). Konperensi Saint-Malo, Prancis 1998. UE mengharapkanfungsi ESPD sebagaitonggakkeamanandalam NATO.

  8. Perspektif Keamanan Eropa II • Terdapat 2 aspek. Yang pertama: kekhawatiran negara anggota UE bahwa usaha-usaha AS untuk membujuk mereka memikul beban yang lebih besar terhadap anggaran dan biaya militer yang didasarkan pada strategi isolasi. Yang kedua : beberapa pandangan AS bahwa UE melihat ESDP sebagai suatu alat untuk membebaskan Eropa dari dominasi AS dan menjadi saingan global.

  9. Perspektif Keamanan Eropa II • Motifasi-motifasi untuk membangun ESDP terlihat berbeda dalam kepentingan dan tujuan masing-masing negara besar UE. a. Prancis lebih menyukai untuk memotong hegemoni ‘hyperpower’ AS kepada yang terendah. b. Inggris dan Jerman mengginginkan sebaliknya, mengurangi beban anggaran yang berat AS dalam upaya untuk mencegah isolasi “Congress”.

  10. Perspektif Keamanan Eropa II • c. Prancis mengginginkan hubungan yang lebih dekat dengan Jerman, sebagai kekuatan raksasa ekonomi dan Inggris yang dianggap menempati posisi paling maju, pengalaman dan peralatan militer terbaik di Eropa. d. Sulit untuk menduga keinginan Prancis akan berhasil karena Inggris dan Jerman masuk ESPD secara umum untuk mempertahankan keterlibatan AS di Eropa.

  11. Perspektif Keamanan Eropa II • SelesaiPerangDingin, meskipunimplementasikegiatanpolitikdankeamanandiEropadimananegarademokrasitidakakanmenyerangnegarademokrasilainnya. Demokrasisejalandansebagaisalahsatukebijakanluarnegeri AS. Meskipundemikiantantangandanancamankeamanantetapada, meskipuntelahberalihpolanya (tidakdalamkonflik bipolar); yang pertama : adanyaperalatandantekananmiliterRusiauntuktetapmempertahankanpengaruhnya, membuatnegara-negaraEropamencariperlindungankembalike NATO. Yang kedua: berbagaikonfliketnik, teroris, nuklirsertakemanusiaandanlingkungan.

  12. Perspektif Keamanan Eropa II • NATO terlihatberkembangdalamkonteks yang barudalamtujuankeamanan, politikdanmilitersehinggamenjadipentingdalammasalah-masalahEropa. Terjadinyasuatutransformasidariorganisasidefensifkedalamorganisasimanajemenkrisis. NATO memperbesarkeanggotaannya (Hongaria, PolandiadanCekoslowakia). KetigaanggotabarudiharapkanuntukmembantumenekannasionalismedanmembawaefekkeamanandanstabilitasterhadapEropaTimur.

  13. Perspektif Keamanan Eropa II • NATO menghindari isolasi terhadap Rusia, meskipun Rusia ditolak menjadi anggota. Tentara Rusia pernah ditempatkan secara bersamaan dengan NATO dalam upaya mengurangi konflik Kosovo. NATO terlihat membangun kekuatan militer untuk menyelesaikan insiden-insiden yang terjadi di luar wilayah Eropa.

  14. Perspektif Keamanan Eropa II • Kesimpulan : 1. Perubahan peta politik keamanan regional dan internasional, terjadi pula perubahan kebijakan luar negeri. Plattform partai politik mengiring elitnya untuk mendorong berbagai perubahan.

  15. Perspektif Keamanan Eropa II 2. UE sulituntukmembangunpertahanannyakarenamasing-masinganggotatidakbegitusajamenerimasebuahkomunitaskeamanandankebijakanluarnegeri. 3. Tuntutanperubahansecara internal sertaperluasan UE dan NATO sulitditerapkankarenamasalahkonsep yang belumjelasdananggaranmiliter yang sangatmahal. Meskipundemikianterlihatadanyaberbagaiusaha. Kerjasama NATO dan UE masihdianggapsignifikansampaidengansaatini.

More Related