1 / 22

Penjaminan Mutu PJJ: Isu dan Tantangan

Penjaminan Mutu PJJ: Isu dan Tantangan. Adil Basuki Ahza. Executive Secretary, BAN-PT/NAAHE -Indonesia Executive Board Member , AQAAIW Dosen / Faculty Member, Dept. of FST- Fateta , Bogor Agricultural University, Gd D Lt 1 Kemendiknas . Jln Fatmawati Cipete . Jakarta Selatan 12410

boyce
Download Presentation

Penjaminan Mutu PJJ: Isu dan Tantangan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PenjaminanMutu PJJ: IsudanTantangan Adil Basuki Ahza • Executive Secretary, BAN-PT/NAAHE-Indonesia • Executive Board Member,AQAAIW • Dosen/Faculty Member, Dept. of FST-Fateta, Bogor Agricultural University, Gd D Lt 1 Kemendiknas. JlnFatmawatiCipete. Jakarta Selatan 12410 • Tel:+62-21-7668790, Fax: +62-21-7668690, URL.http://ban-pt.kemdiknas.go.id, • E-mail: adil@uwalumni.com, adilahza@yahoo.com, adil@ipb.ac.id, sekretaris.banpt@kemdiknas.go.id BAN-PT DisampaikanpadaAcaraLokakaryaPenjaminanMutuPendidikanJarakJauh, 22-24 Juni 2012, Hotel Quest, Plampitan Semarang

  2. IsudanTantangan • Makro: • Kebijakannasional • EQA • Mikro: PT • KematanganOrganisasi • Level IQA System • Level QMS

  3. Isu & TantanganKebijakanNasional Compliance: • Kejelasan/ketegasan, KonsistensidanKonsekuensiimplementasi UU no 20 thn 2003, UU no 14 thn 2005, • PP19 tahun 2005 ttg SNP, • PP 17 tahun2010TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN, dan revisinya dg • PP 66 tahun 2010 • Perpres 8, 2012, besertaturunankebijakan. • ImplementasiPermen 24 tahun 2012 ttgPenyelenggaraan PJJ padaPerguruanTinggi • Isupenting & tantangan: • Komparabilitas PJJ vsKonvensional (Input, Proses(pembelajaran s/d evaluasi) , Outputs, Outcomes, Impacts) • PeraturanDirjen: • Modus penyelenggaraan (10:5) belumada • TatacarapemberianIjin PJJ (15:2) belumada • MencabutKepmendiknas no 107/U/2001

  4. EQA BANPT sebagai EQA • IsudanTantanganEQA: • Kepatuhan/Ketaatan (Compliance) DN-LN • PeningkatanMutuBerkelanjutan (CQI) • Instrumen • Asesor • Dinamisnyaacuankebijakandasar: • Standard nasionalmasihdalampengembangan • KKNIperludijabarkankedalamsistem QA • LAM Cluster/profesimasihbelummemilikikejelasan legal • Review Internasional: Comparability

  5. IsudanTangtanganMikro: tingkat PT (1 dari 3) • KematanganOrganisasi PT • Tatapamong, Kepemimpinan • Perilakusbg “Learning Organization” • PenguasaandasarManajemenperubahan • Modal dasar CQI: KMS sebatasrepository

  6. IsudanTangtanganMikro: tingkat PT (2 dari 3) • Tingkat IQA • Disparitasdankesenjanganygbesar • Interface: terutama dg stakeholders • Ketiadaanmitra

  7. IsudanTangtanganMikro: tingkat PT (3 dari 3) 3. Level QMS • DisparitasPengembanganBudayaMutusangatbesar (0 s/d Advanced): dokumen I - 4 • Ketidakjelasan model • Keterintegrasiandalam System Tatapamong (GUG)

  8. TerimaKasihatasPerhatian & Komitmenanda pd CQI-QA Terima kasih Thank you

  9. Akreditasi PTTJJ oleh BAN-PT Tahun 1998 : - 8 program studi - Instrumen : borang program studi - Asesor : Belum spesifik pada bidang masih umum

  10. 2. Tahun 2007 • 19 Program studi S1 UT • Instrumen : Borang program studi, • Portofolio Unit Program (UPPJJ) • Evaluasi Diri Program Studi • Asesor : • Pakar Teknologi Pendidikan • Pakar Pendidikan Jarak Jauh • Pakar Manajemen Pendidikan • Pakar Bidang Studi

  11. 3. Tahun 2011 • - 23 Program studi S1 UT • - Instrumen : • Borang Program Studi • Borang Institusi • Borang Unit Program • Evaluasi Diri Program Studi • - Asesor : • Pakar Pendidikan Jarak Jauh • Pakar Teknologi Pendidikan • Pakar Manajemen Pendidikan • Pakar Bidang Ilmu

  12. QA Perspectives • BANPT adalah EQAA di NKRI, terikatdengansegalaaturanperundang-undangan • Perpective QA: terikatmandatdantupoksi • Konsekuensidankomitmensbg: Anggotadanpendiriberbagaijejaringbadan-badanAkreditasi Regional danInternasional

  13. IsuStrategisPenjaminanMutu Internasional: • Globalisasi(Scholte, 2000) 5 kategori: Internasionalisasi( transnasionalisasi/multinasionalisasi), liberalisasi, universalisasi, westernisasidan de-teritorialisasi • Implikasinya: kesaling-terkaitankegiatan/aktors/ruang (space) • Indonesia: harusdapatmenunjukkanintegritasdankedaulatannya paradigma HE. • Catatan: Kehadirannegarasangatdiperlukan.

  14. Implikasipada PT 1. Ekonomi: OECD, UNESCO, EU, World Bank, etc  GATS 1995: PendidikansbgkomoditiPemasaran (masukkedalam 12 services ygakandiliberalisasi)  PTS cepatmenangkap (?) • Modes: Cross border supply. Consumption abroad, Commercial Presence dan Presence of Natural Person

  15. 2. Politis • Privatisasidan re-regulasi PT • Indonesia menyikapi dg korporatisasi: gagal via UU no: 9 thn 2009 • RUU – PT : gantiwajah (?) • BANPT barusebagaipaket?

  16. 3. Sosial • Massifikasidanmerchandisasi PT • Global communication vs global access • De-teritorialisasi: equal access PT • Perubahanpersepsisosial: pasarkerja • Negara majudan neo-liberal: Pengembangan PT sbgstandardisasiproduk (PT) danmemperolehskalaygekonomis

  17. Purposes Accreditation • Securing and improving the quality of higher education in Indonesia; • Providing an appropriate “Indonesian Label" to accredited higher education programs & Institutions; • Facilitating trans-national recognition of academic qualifications through a recognized label; • Facilitating recognition of academic qualifications by the competent authorities; • Protecting consumers against false information and low-quality university degrees and other qualifications;

  18. Konsepmutu • Quality as excellence.Konsep: the highest level standard. Mutusbgkeunggulanbaikkomparatifmaupunkualitatif being the best, being excellent… namundlm 1 negaratdksemuabisa excellent • Quality as fitness of&for purpose. Mutusbgupayauntukpencapaiantujuan/maksuddanpewujudanmaksud, konsepproses, pencapaiantujuan & perbaikanmutu • Quality as a threshold.Mutusbgambang minimal ygharusdicapai standard  tdkjelas!. The problem is that it is not always clear what basic quality is. Setting threshold standards might also hinder innovations. Compliance with the threshold standards does not stimulate innovations. • Quality as added value. Mutusbgpenambahannilai (pd mhs, dana, penelitian, learning outcomes; pertanyaanapaygtelahdipelajariapa outcomes-nya. • Quality as value for money.Mutusbgnilainilaiuang • Satisfaction of the client.Mutusbgkepuasanpelanggan

  19. Yang diakreditasi? BAN-PT ASESORS IQA QMS & PDCA (efektif?) TQM  GQM

More Related