dasar berlakunya hukum adat n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Dasar Berlakunya Hukum Adat PowerPoint Presentation
Download Presentation
Dasar Berlakunya Hukum Adat

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 15

Dasar Berlakunya Hukum Adat - PowerPoint PPT Presentation


  • 261 Views
  • Uploaded on

Dasar Berlakunya Hukum Adat. Dasar Berlakunya Hukum Adat. Dibagi 3 (Tiga) Unsur: Secara Yuridis Secara Sosiologis Secara Filisofis. Secara Yuridis.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Dasar Berlakunya Hukum Adat' - bill


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
dasar berlakunya hukum adat1
DasarBerlakunyaHukumAdat

Dibagi 3 (Tiga) Unsur:

Secara Yuridis

Secara Sosiologis

Secara Filisofis

secara yuridis
SecaraYuridis

Dalam Batang Tubuh UUD 1945, tidak satupun pasal yang mengatur tentang hukum adat. Oleh karena itu, aturan untuk berlakunya kembali hukum adat ada pada Aturan Peralihan UUD 1945 Pasal II

lanjutan
Lanjutan

Berbunyi :

“Segala badan Negara dan peraturan yang ada masih langsung berlaku, selama belum diadakan yang baru menurut Undang-Undang Dasar ini”.

lanjutan1
Lanjutan

Dasar berlakunya hukum secara umum kembali diatur dalam Pasal 23 ayat 1 dan Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang tentang Ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman (UU No. 14 Tahun 1970).

slide6

Menurut Pasal 23 ayat 1, “Segala putusan pengadilan selain harus memuat alasan dan dasar-dasar peraturan itu, juga harus memuat pula pasal-pasal tertentu dari peraturan-peraturan yang bersangkutan atau sumber hukum tidak tertulis yang dijadikan dasar untuk mengadili.”

lanjutan2
Lanjutan
  • AturanPeralihanPasal II inimenjadidasarhukumsahberlakunyahukumadat.
  • Dalam UUDS 1950 Pasal 104 disebutkan bahwa segala keputusan pengadilan harusberisialasan-alasannyadandalamperkarahukumanmenyebutaturanaturanUndang-Undangdanaturanadat yang dijadikandasarhukumanitu.
lanjutan3
Lanjutan

UUDS 1950 ini pelaksanaannya belum ada, maka kembali ke Aturan Peralihan UUD 1945.

lanjutan4
lanjutan

Pasal 27 (1) menyatakan, “Hakim sebagai penegak hukum dan keadilan wajib menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup dalam masyarakat.”

Nilai-nilai hukum yang hidup dalam masyarakat sebagaimana dimaksudkan dalam pasal tersebut adalah nilai-nilai hukum masyarakat termasuk nilai-nilai Hukum Adat.

lanjutan5
Lanjutan

Oleh karena itu pasal inipun merupakan dasar yuridis berlakunya Hukum Adat.

Setelah dilakukan amandemen UUD 1945 hal tersebut diatur dalam Pasal 18 B ayat 2 dan Pasal 28 I ayat 3.

secara sosiologis
SecaraSosiologis
  • HukumAdatmempunyaidasarberlakusosiologis, karenaHukumAdatmerupakanhukum yang tumbuh, berkembangdantanpapaksaaandarinegara.
  • BerlakunyaHukumAdatdidalammasyarakatsemata-matakarenakemauandanpaksaandarimasyarakatnyasendiri, agar hakdankewajibandalammasyarakatberjalanmenurutprinsip-prinsipkeadilan yang disetujuibersama.
slide12

Berlakunya hukum yang didasarkan kepada kemauan dan paksaan masyarakat sebagaimana halnya Hukum Adat, maka hukum itu disebut mempunyai dasar berlaku sosiologis.

secara filosofis
SecaraFilosofis

Hukum Adat sebagai hukum yang tumbuh dari pancaran pikiran dan perasaan merupakan hukum yang lahir dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat bersangkutan.

Dipertahankannya Hukum Adat sebagai tatanan hidup bermasyarakat oleh masyarakat Indonesia, karena kaidah-kaidah Hukum Adat sesuai dengan pandangan hidup mereka.

lanjutan6
Lanjutan

Berlakunya Hukum Adat dalam masyarakat disebabkan adanya nilai-nilai pandangan hidup atau filosofisnya masyarakat Indonesia.