1 / 14

7. Pemodelan Sistem Bisnis

7. Pemodelan Sistem Bisnis. Lecture Note: Retno Budi Lestari. Pendahuluan. Analis Bisnis dituntut untuk dapat memperbaiki situasi bisnis yang seolah terlihat memiliki problematika (sebagai hasil dari investigasi dan analisis stakeholder) .

Download Presentation

7. Pemodelan Sistem Bisnis

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. 7. Pemodelan Sistem Bisnis Lecture Note: RetnoBudi Lestari Retno Budi Lestari

  2. Pendahuluan • Analis Bisnis dituntut untuk dapat memperbaiki situasi bisnis yang seolah terlihat memiliki problematika (sebagai hasil dari investigasi dan analisis stakeholder). • Perlu adanya pemahaman akan perbedaan pandangan, kebutuhan, prioritas dari stakeholder sebelum mendefine sistem bisnis yang baru. Retno Budi Lestari

  3. Soft Systems Methodology (SSM) • Situasi bisnis seharusnya dianggap sebagai sebuah sistem. • Masalah dalam situasi bisnis seringkali tidak jelas dan membuka peluang opini yang berbeda terhadap permasalahan bisnis sehingga sulit menemukan solusi yang tepat. Retno Budi Lestari

  4. Soft Systems Methodology (SSM) • Hard system thinking: • Analis melakukan pendekatan sistematik untuk memperbaiki masalah dan membuat sistem lebih efisien. • Soft system thinking: • Sistem dengan seluruh komponen yang bekerja bersama didalamnya memiliki karakteristik yang tidak sama dengan karakteristik komponennya. Retno Budi Lestari

  5. Soft Systems Methodology (SSM) Retno Budi Lestari

  6. Perspektif Bisnis • Titik awal untuk mengidentifikasi dan menganalisis perspektif bisnis adalah analisis stakeholder. • Contoh perusahaan perbankan: • Teller memandang bank sebagai sistem yang memberikan layanan pelanggan dengan kecepatan dan ketepatan kerja, serta keamanan uang tunai. • Business Development Manager memandang bank sebagai sistem yang mendorong pelanggan untuk menggunakan fasilitas investasi yang disediakan bank. Retno Budi Lestari

  7. Perspektif Bisnis • SSM menyediakan kerangka kerja untuk mendefine dan menganalisis perspektif bisnis melalui CATWOE: • Customer • Actor • Transformation • Weltanschauung atau World view • Owner • Environment Retno Budi Lestari

  8. Perspektif Bisnis • Customer -> penerima transformasi • Actor -> bertanggung jawab melaksanakan aktifitas bisnis • Transformation -> aktifitas utama sistem yang mengubah input menjadi output • World view -> pandangan seseorang terhadap organisasi atau sistem bisnis • Owner -> orang atau kelompok yang dapat mengambil keputusan mengenai sistem bisnis • Environment -> kondisi atau aturan yang di luar kendali di mana sistem harus beroperasi Retno Budi Lestari

  9. Perspektif Bisnis • Contoh dalam kasus perusahaan perbankan: • Customer -> orang/nasabah yang memiliki rekening di bank • Actor -> teller/kasir, staf, dan manajemen bank • Transformation -> orang/nasabah yang menbutuhkan layanan perbankan menjadi orang/nasabah yang sudah puas mendapatkan layanan perbankan • World view -> nasabah yang melakukan transaksi langsung di bank karena layanan personal, hubungan manusia, dan kenyamanan layanan • Owner -> Manajemen Senior dari bank tersebut • Environment -> kebijakan pemerintah dan peraturan perbankan, dll Retno Budi Lestari

  10. Root Definition • Bank adalah sistem yang dikendalikan oleh pimpinan bank (O) di mana teller/kasir, staf, dan manajemen (A) menyediakan kepada nasabah (C) yang membutuhkan layanan personal perbankan seperti setoran, penarikan, layanan pelanggan lain untuk memuaskan kebutuhan perbankan mereka (T) dalam batasan yang diatur oleh pemerintah dan otoritas perbankan (E). Retno Budi Lestari

  11. Business Activity Models (BAM) • BAM pada dasarnya adalah model konseptual yang menunjukkan aktifitas bisnis yang diharapkan terjadi sesuai dengan perspektif bisnis yang dikembangkan untuk mencapai transformasi dengan sukses. • Mengembangkan BAM memerlukan kemampuan analitik dan pemikiran kreatif seorang Analis Bisnis. Retno Budi Lestari

  12. Prinsip Dasar BAM • Akan ada satu BAM untuk setiap perspektif bisnis. • BAM yang terpisah dibutuhkan untuk menjelaskan setiap perspektif. • BAM membantu dalam menganalisis situasi bisnis dan mengidentifikasi perbaikan. • Model tidak berkaitan dengan siapa yang melakukan aktifitas atau dimana dilakukannya. Retno Budi Lestari

  13. Prinsip Dasar BAM • Seluruh sistem bisnis dapat dideskripsikan melalui lima jenis aktifitas bisnis: • Planning • Enabling • Doing • Monitoring • Control Retno Budi Lestari

  14. Prinsip Dasar BAM Retno Budi Lestari

More Related