“ Iptek Pengolahan Limbah Dan Hasil Samping Ternak (Kerupuk Rambak dan Gelatin ) ” - PowerPoint PPT Presentation

arne
iptek pengolahan limbah dan hasil samping ternak kerupuk rambak dan gelatin n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
“ Iptek Pengolahan Limbah Dan Hasil Samping Ternak (Kerupuk Rambak dan Gelatin ) ” PowerPoint Presentation
Download Presentation
“ Iptek Pengolahan Limbah Dan Hasil Samping Ternak (Kerupuk Rambak dan Gelatin ) ”

play fullscreen
1 / 18
Download Presentation
“ Iptek Pengolahan Limbah Dan Hasil Samping Ternak (Kerupuk Rambak dan Gelatin ) ”
803 Views
Download Presentation

“ Iptek Pengolahan Limbah Dan Hasil Samping Ternak (Kerupuk Rambak dan Gelatin ) ”

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. “IptekPengolahanLimbah Dan HasilSampingTernak (Kerupuk Rambak dan Gelatin)” • Susmiati (115050113111012) • Tri wahyuutomo (115050113111014) • Fitriatussholikhah (115050113111018) • Aniatularif (115050113111026) • Faridatussholikhah(1150501131110028) • Yana triasari (115050113111036) • Durrotunhasanah (115050113111037) KELOMPOK 6

  2. Latar Belakang • Kulit adalah hasil samping dari pemotongan ternak, merupakan lapisan terluar dari tubuh hewan, diperoleh setelah hewan tersebut mati dan dikuliti. • Kulit dari ternak besar dan kecil baik itu sapi, kerbau, dan domba serta kambing memiliki struktur jaringan yang kuat dan berisi, sehingga dalam penggunaannya dapat dipakai untuk keperluan pangan dan non pangan (Sudarminto, 2000).

  3. PENGOLAHAN KERUPUK RAMBAK KULIT

  4. Kerupuk Rambak Kulit • Kerupukrambakkulitadalahkerupuk yang dibuatdaribahandasarkulitternak (sapi, kerbau, kambing, kelinci, cakarayamatauikan) yang melauitahapseleksibahan, pencucian, perendaman (soaking) (apabilaberasaldarikulitawetan/kulitkering), pengapuran (liming), buangkapur (deliming), perebusan (boiling), pemotongan, perendamandalambumbu, pengeringan, penggorengan (frying) danpengemasan.

  5. Kerupuk Rambak Kulit • Kerenyahan merupakan sifat penting dalam penerimaan produk hasil penggorengan seperti kerupuk. Tekstur kering hasil penggorengan tergantung pada kemudahan terputusnya partikel penyusunnya pada saat pengunyahan dan tergantung pula pada ukuran dan kekukuhan granula-granula pati yang sudah mengembang (Amertaningtyas, 2010).

  6. Teknikpembuatankrupuk rambakkulitkelinci(buangbulu yang berbeda) • Pertamadenganmerendamkulitdalamlarutankapurtohor 2-4% • yang keduaadalahdenganmerendamkulitdalam air panas (±50oC selama 3-5 menit).

  7. ProsedurPembuatanKerupukRambak (Astawan, 1989). • Perendaman, dilakukandengan air bersihselama ± 24 jam. • Pengapuran, konsentrasi2⁰Be, yaitu 0,4 kg kapurdalam 5 liter air untuk 1 kg kulit, dandilakukanpengadukansetiap 5 jam sekaliuntukmempertahankan pH larutan. • pembuangbuludenganperebusan air panas (suhu±50 ⁰ C selama 3-5 menit) • Perebusankulitpadasuhu90⁰C selama 2 jam • Diangin-anginkan.

  8. lajutan Pengguntingandenganukuran 3 x 2 cm PerendamanBumbuKerupukrambakmentah (krecek) direndamdalamlarutanbumbuselama 1-2 jam PengeringanPengeringandengansinarmatahari 2-3 hari (sampaikering) PenggorenganI ( padasuhu ±80⁰C selama 30 detikdanpenggorengan). Dan PenggorenganII (Suhu±160⁰C)

  9. PENGOLAHAN GELATIN

  10. Gelatin • Gelatin adalah protein yang diperolehdarijaringankolagenhewan yang terdapatpadakulit, tulangdanjaringanikat. Gelatin yang ada di pasaranumumnyadiproduksidarikulitdantulangsapiataubabi. Gelatin digunakanpadaindustrimakanan, farmasi, obat-obatan, danindustrilainnya. • Umumnya, gelatin digunakansebagaiaditifmakanan (stabilizer, emulsifer, pengental, pembentuk gel), sebuahperekat di permendanagenberbusa. Initerutamaberasaldarimamalia, terutamadarikulitbabidansapikarenaketersediaandankualitasnya.(SchrieberdanGareis, 2007).

  11. MtodePembuatan Gelatin Proses pembuatangelatin dibagidalamtigatahap: 1. Persiapanbahanbaku 2. Konversikolagenmenjadi gelatin 3. Pemurniansertaperolehan gelatin dalambentukkering. Adapuntahap-tahappembuatan gelatin darikulitayammeliputipembersihan, degreasing, reduksiukurantulang, demineralisasi, liming, ekstraksi, pemekatan, pengeringan.

  12. MetodeAnalisa Gelatin • Analisisfisikokimia Gelatin diekstrakdaridagingayamresidumekanis deboned (mdcm). • identifikasigugus gelatin menggunakanspektrofotometerfouriertranssforminfrared

  13. Analisis fisikokimia Gelatin diekstrak dari daging ayam residu mekanis deboned (mdcm). • Ayam Residu Daging Mekanis deboned (MDCMR) merupakan produk limbah dari pengolahan ayam.Gelatin merupakan protein terlarut air sebagian besar hadir pada hewan. • Metodologi: Gelatin diambil dari Daging Ayam Mekanis deboned beresidu oleh kombinasi basa-asam proses ekstraksi.

  14. identifikasi gugus gelatin menggunakan spektrofotometer fourier transsforminfrared. • spektrofotometer  FTIR merupakansalahsatuinstrumencanggih yang mampumenawarkananalisiskualitatifdankuantitatifberbagaijenissampel  (padat, semi-padatataucair) • Spektroskopi Infra merahmerupakantekniksidikjari yang manatidakada 2 senyawaatausampel yang mempunyaispektruminframerah yang sama .Digabungkandengankemometrikatertentu,  instrumeninimenawarkanhasil  yang akuratdandapatdipercayauntukberbagaibahansampel  (makanan,  lingkungan,  dansediaanfarmasetika).

  15. LANJUTAN • Spektroskopi FTIR merupakansuatumetodeanalisis yang dipakaiuntukkarakterisasibahanpolimerdananalisisgugusfungsi. Dengancaramenentukandanmerekamhasilspektraresidudenganserapanenergiolehmolekulorganikdalamsinar infra merah. • infra merahdidefinisikansebagaidaerah yang memilikipanjanggelombangdari 1-500 cm-1.

  16. KESIMPULAN • Semakinlama perendamankulit di dalam air kapurmakakadar air semakinturunhalinidisebabkaadanya ion Ca++ yang masukdalamjaringansemakintinggiakibatrusaknyajaringankulitoleh ion OH sehinggakerupukrambaklebihrenyah . • Gelatin sangatpentingdalamrangkadiversifikasibahanmakanan, karenanilaigizinya yang tinggiyaituterutamaakantingginyakadar protein khususnyaasam amino danrendahnyakadarlemak.

  17. DaftarPustaka Amertaningtyas, Dedes. 2010 . Kualitas Organoleptik (Kerenyahan Dan Rasa) Kerupuk Rambak Kulit Kelinci Pada Teknik Buang Bulu Yang Berbeda . vol 5, no. 1 hal 18-22 Hashim, D. M., Che Man, Y. B., Norakasha, R., Shuhaimi, M., Salmah, Y. and Syahariza, Z. A. 2010. Potential use of Fourier transform infrared spectroscopy for differentiation of bovine and porcine gelatins. Food Chemistry 118: 856 - 860. Katz, E. E and Labuza, T.p. 1981. Effect of water Activity on The Sensori Crispiness and Mechanical Dhefonation of Food Product. J. food Science. Vol 49 (403-408). . Nemati, M., Oveisi, M. R., Abdollahi, H. and Sabzevari, O. 2004. Differentiation of bovine and porcine gelatins using principal component analysis. Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis 34: 485-492. Papon, P., Leblon, J. and Meijer, P. H. E. 2007. Gelation and transitions in biopolymers. In The physics of phase transitions. Heidelberg: Springer. Schrieber, R. and Gareis, H. 2007. Gelatine handbook theory and industrial practice. Weinheim: Wiley- VCH Verlag GmbH & Co. KGaA. Sharphouse, J.B. 1971. Leather Technician s Handbook. Product Association. London. Sudarminto, 2000. Pengaruh Lama Perebusan Pada Pembuatan Rambal Sapi. Jurnal Makanan Tradisonal. Sutejo, A. 2000. Rambak Cakar Ayam. PT. Trubus Agrisana. Surabaya. Widati, Aris Sri dkk. 2007. Pengaruh Lama Pengapuran Terhadap Kadar Air, Kadar Protein, Kadar Kalsium, Daya Kembang Dan Mutu Organoleptik Kerupuk Rambak Kulit Sapi. Vol. 2, No. 1 Hal 47-56 Zhang, G., Liu, T., Wang, Q., Chen, L., Lei, J., Luo, J., Ma, G. and Su, Z. 2009. Mass spectrometric detection of marker peptides in tryptic digest of gelatin: A new method to differentiate between bovine and porcine gelatin. Food Hydrocolloids 23: 2001-2007.

  18. TERIMA KASIHAtas Perhatiannya,,, ANY QUESTION?