slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته PowerPoint Presentation
Download Presentation
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 26

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته - PowerPoint PPT Presentation


  • 234 Views
  • Uploaded on

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته. Sifat KOLIGATIf LARUTAN ELEKTROLIT dan larutan non elektrolit. Universitas Sebelas Maret. TUJUAN. Dapat memahami Sifat koligatif larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. DATA pengamatan. Tabel lanjutan …. Tabel lanjutan …. PERHITUNGAN.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'السلام عليكم ورحمةالله وبركاته' - aren


Download Now An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide4

TUJUAN

Dapat memahami Sifat koligatif

larutan elektrolit dan larutan non elektrolit

slide8

PERHITUNGAN

  • Mencari ∆Tf

Mencari Tof

  • Mencari ∆Tf
  • Mencari Tof
slide9

PerhitunganberdasarPercobaan

  • Mencari ∆Tf

dengan

oC1 + oC2 + .......+ oCn

t = Waktu untuk mencair

∆Tf =

  • Akuades
  • ∆Tf =
  • b. Urea 0,6 gram
  • ∆Tf =
  • c. Urea 1,2 gram
  • ∆Tf =
  • d. NaCl 0,6 gram
  • ∆Tf =
  • e. NaCl 1,2 gram
  • ∆Tf =
slide10

Mencari ∆Tf

  • a. Urea 0,6 gram
  • ∆Tf = ∆Tf akuades – ∆Tf urea 0,6 gram
  • = 10,33oC – 9oC
  • = 1,33oC
  • b. Urea 1,2 gram
  • ∆Tf = ∆Tf akuades – ∆Tf urea 1,2 gram
  • = 10,33oC – 7,95oC
  • = 2,38oC
  • c. NaCl 0,6 gram
  • ∆Tf = ∆Tf akuades – ∆Tf NaCl 0,6 gram
  • = 10,33oC – 5,54oC
  • = 4,79oC
  • d. NaCl 1,2 gram
  • ∆Tf = ∆Tf akuades – ∆Tf NaCl 1,2 gram
  • = 10,33oC – (– 0,44 )oC
  • = 10,77oC
slide11

Mencari Tof

Mr NaCl = 58,5 gram/mol

Mr Urea = 60 gram/mol

air = 1 gram/cm3

Vair = 10 ml

m air = v = 1 gram/mol . 10 ml = 10 gram

  • >>> Mencari Molalitas
  • m Urea 0,6 gram
  • b. m Urea 1,2 gram
  • c. m NaCl 0,6 gram
  • d. m NaCl 1,2 gram
slide12

a. Urea 0,6 gram

  • ∆Tf = ∆Tf akuades – ∆Tf urea 0,6 gram
  • = 10,33oC – 9oC
  • = 1,33oC
  • b. Urea 1,2 gram
  • ∆Tf = ∆Tf akuades – ∆Tf urea 1,2 gram
  • = 10,33oC – 7,95oC
  • = 2,38oC
  • c. NaCl 0,6 gram
  • ∆Tf = ∆Tf akuades – ∆Tf NaCl 0,6 gram
  • = 10,33oC – 5,54oC
  • = 4,79oC
  • d. NaCl 1,2 gram
  • ∆Tf = ∆Tf akuades – ∆Tf NaCl 1,2 gram
  • = 10,33oC – (– 0,44 )oC
  • = 10,77oC
  • Mencari ∆Tf
slide13

Mencari Tof

  • a. Urea 0,6 gram
  • Tof = ∆Tf pelarut – ∆Tf urea 0,6 gram
  • = 0oC – 1,33oC
  • = –1,33oC
  • b. Urea 1,2 gram
  • Tof = ∆Tf pelarut – ∆Tf urea 1,2 gram
  • = 0oC – 2,38oC
  • = –2,38oC
  • c. NaCl 0,6 gram
  • Tof = ∆Tf pelarut – ∆Tf NaCl 0,6 gram
  • = 0oC – 4,79oC
  • = –4,79oC
  • d. NaCl 1,2 gram
  • Tof = ∆Tf pelarut – ∆Tf NaCl 1,2 gram
  • = 0oC – 10,77oC
  • = –10,77oC
slide14

PerhitunganTeori

  • Untuk larutan non elektrolit ( urea )
  • ∆Tf = m Kf
  • Kf = 1,86
  • a. Urea 0,6 gram
  • ∆Tf= m Kf
  • = 1 . 1,86 = 0 – 1,86
  • Tof = Tof pelarut – ∆Tf
  • = 1,86oC = –1,86oC
  • b. Urea 1,2 gram
  • ∆Tf= m Kf
  • = 2 . 1,86 = 0 – 3,72
  • Tof = Tof pelarut – ∆Tf
  • = 3,72oC = –3,72oC
slide15

Untuk larutan elektrolit ( NaCl )

  • ∆Tf = m Kf i dimana i = ( 1 + ( n – 1 ) α ) untuk α = 1.
  • Jadi i = ( 1 + ( 2 – 1 ) 1 ) = 2 , dan Kf = 1,86
  • a. NaCl 0,6 gram
  • ∆Tf= m Kf i
  • = 1,03 . 1,86. 2 = 0 – 3,83
  • Tof = Tof pelarut – ∆Tf
  • = 0 - 3,83oC = –3,83oC
  • b. NaCl 1,2 gram
  • ∆Tf= m Kf i
  • = 2,05 . 1,86. 2 = 0 – 7,63
  • Tof = Tof pelarut – ∆Tf
  • = 0 - 7,63oC = –7,63oC
slide16

Pembahasan

Prinsip dasar dari percobaan ini adalah penambahan zat terlarut ke dalam suatu pelarut menyebabkan terjadinya penurunan titik beku. Keberadaan partikel – partikel zat terlarut menghalangi proses pengaturan molekul – molekul dalam pembentukan susunan kristal padat, sehingga diperlukan suhu yang lebih rendah untuk mencapai susunan kristal padat dari fase cairnya.

Prinsip kerja percobaan ini adalah memasukkan akuades 2,5 ml dalam tabung reaksi, kemudian menimbang urea sebesar 0,6 gram ; 1,2 gram dan NaCl sebesar 0,6 gram ; 1,2 gram. Masing - masing memasukkannya ke dalam gelas beker yang berisi akuades sebanyak 10 ml dan dari tiap larutan urea dan NaCl diambil sebanyak 2,5 ml, kemudian memasukkannya ke dalam tabung reaksi. Memasukkan 5 tabung reaksi tersebut ke dalam baskom yang telah berisi campuran es dan garam dapur, membiarkan hingga semua membeku. Lalu, mengukur suhu tiap selang 30 detik hingga semua melebur kembali.

slide17

Menurut hasil percobaan:

1. penurunan titik beku NaCl lebih besar dari urea.

Hal ini disebabkan karena NaCl adalah larutan elektrolit, sehingga bisa terurai menjadi ion – ion.

Untuk konsentrasi yang sama, jumlah partikel larutan elektrolit lebih banyak daripada larutan non elektrolit.

larutan NaCl 1,03 molal adalah larutan elektrolit yang akan terurai menjadi ion Na+ 1,03 molal dan ion Cl- 1,03 molal.

Sehingga jumlah partikel yang akan mempengaruhi harga ∆Tf larutan NaCl adalah 1,03 molal, hal serupa juga terjadi pada larutan NaCl 2,05 molal.

Sedangkan untuk larutan urea 1 molal, jumlah partikel yang mempengaruhi harga ∆Tf juga hanya 1 molal, karena urea bukan larutan elektrolit yang bisa terurai menjadi ion – ion.

slide18

2. konsentrasi ternyata sebanding dengan besarnya ∆Tf.

∆Tf urea 2 molal lebih besar daripada ∆Tf urea 1 molal. Begitu juga dengan NaCl, semakin besar kemolalan semakin besar pula ∆Tf nya.

Pada percobaan yang berperan sebagai pelarut adalah akuades. Setelah melakukan serangkaian percobaan diatas dan mengukur suhunya, diketahui bahwa Tof urea 1 molal –1,33oC, Tof urea 2 molal –2,38oC , sedangkan untuk NaCl sebesar Tof NaCl 1,03 molal –4,79oC, Tof NaCl 2,05 molal –10,77oC. Tetapi menurut teori bahwa Tof urea 1 molal –1,86oC, Tof urea 2 molal –3,72oC, sedangkan untuk NaCl sebesar Tof NaCl 1,03 molal –3,83oC, Tof NaCl 2,05 molal –7,63oC.

slide20

Hasil antara percobaan dan teori ternyata memiliki perbedaan. Adanya perbedaan ini antara lain karena :

  • a. Kesalahan paralaks
  • Kesalahan pada saat membaca alat ukur, setiap praktikum mempunyai keterbatasan membaca yang berbeda dan ketidaktelitian praktikan dalam perhitungan waktu.
  • b. Tekanan udara dalam ruangan tidak tepat 1 atm sehingga mempengaruhi hasil percobaan.
  • c. Suhu ruangan yang mempengaruhi pengukuran suhu larutan.
  • Kebersihan alat – alat yang belum benar – benar bersih, sehingga zat – zat yang masih tertinggal diperalatan dapat mempengaruhi hasil percobaan.
slide21

Sifat koligatif larutan adalah sifat – sifat fisika larutan yang bergantung pada jumlah partikel zat terlarut dan tidak bergantung pada jenis zat pelarut.

  • Terdapat 4 sifat koligatif, yaitu:
  • Tekanan uap
  • Titik didh
  • Titik beku
  • Tekanan osmosis
  • Penambahan zat terlarut dalam suatu pelarut menyebabkan penurunan titik beku, karena keberadaan zat terlarut akan menghalangi proses pengaturan molekul – molekul dalam pembentukan kristal padat, sehingga diperlukan suhu yang lebih rendah untuk mencapai susunan kristal padat dari fase cairnya.

Kesimpulan

slide22

Penurunan titik beku larutan elektrolit lebih besar dari pada larutan non eleltrolit dengan molalitas yang sama karena larutan elektrolit akan terurai menjadi ion – ion sehingga jumlah partikel larutan elektrolit lebih banyak dari pada zat atau larutan non elektrolit.

  • ∆Tf juga sebanding dengan konsentrasi larutan untuk masing – masing larutan.
  • Rumus penurunan titik beku larutan ( ∆Tf ) :
  • Larutan non elektrolit
  • ∆Tf = m Kf
  • Larutan elektrolit
  • ∆Tf = m Kf i
  • dengan i = 1 + ( n – 1 )n= Banyak ion terurai
  • α= Derajat ionisasi
slide24

SEKIAN

&

TERIMAKASIH