1 / 50

Metode Pengujian Perangkat Lunak (Black Box)

Pertemuan 6. Metode Pengujian Perangkat Lunak (Black Box). Febriyanno Suryana, S.Kom, MM surya_gsc04@yahoo.com 0852 7474 1981 SI -2011. Defenisi Black Box. Menurut Myers (1979) : Proses menjalankan program dengan maksud menemukan kesalahan . Menurut IEEE (1990) :

ann
Download Presentation

Metode Pengujian Perangkat Lunak (Black Box)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pertemuan 6 Metode Pengujian Perangkat Lunak (Black Box) Febriyanno Suryana, S.Kom, MM surya_gsc04@yahoo.com 0852 7474 1981 SI -2011

  2. Defenisi Black Box • Menurut Myers (1979) : • Prosesmenjalankan program denganmaksudmenemukankesalahan. • Menurut IEEE (1990) : • Pengujian yang mengabaikanmekanisme internal sistemataukomponendanfokussemata-matapada output yang dihasilkan yang merespon input yang dipilihdankondisieksekusi. • Pengujian yang dilakukanuntukmengevaluasipemenuhansistemataukomponendengankebutuhanfungsionaltertentu.

  3. Defenisi... • Digunakan untuk menguji fungsi-fungsi khusus dari PL yang dirancang. • Kebenaran pengujian dilihat dari keluaran yang dihasilkan dari data atau kondisi masukan yang diberikan untuk fungsi yang ada tanpa melihat bagaimana proses untuk mendapatkan keluaran tersebut. • Dari keluaran yang dihasilkan, kemampuan program dalam memenuhi kebutuhan pemakai dapat diukur sekaligus dapat diketahui kesalahannya.

  4. Black Box...

  5. Tujuan Black Box Menemukan : Fungsi yang tidak benar atau hilang Kesalahan interface Error pada struktur data atau akses database external Error pada kinerja Error pada saat inisialisasi dan terminasi Kesensitifan sistem terhadap nilai input tertentu Batasan dari suatu data

  6. Pertanyaan yang akan dijawab dari pengujian Black Box...? Bagaimana validitas fungsional diuji ? Jenis input apa yang akanmembuatkasuspengujianmenjadi lebihbaik ? Apakahsistemakansangatsensitifterhadapnilai input tertentu ? Bagaimana batasan dari suatu data diisolasi ? Beraparasio data danjumlah data yang dapatditoleransioleh system ? Apaakibat yang akantimbuldarikombinasispesifik data padaoperasisistem?

  7. Beberapa metode/teknik pengujian Black Box Metode Graph Based Metode Equivalence Partitioning State Transition Table Boundary Values Analysis

  8. 1. Metode Graph Based Pada teknik/metode ini langkah yang dilakukan adalah memahami objek (data dan program) yang dimodelkan didalam PL Langkah selanjutnya menentukan sederetan pengujian yang membuktikan bahwa semua objek memiliki hubungan antara satu dengan lainnya.

  9. Metode Graph Based... • Representasisimbolikdarigrafik : Link simetris Link paralel

  10. Metode Graph Based... = Simpul, merepresentasikan objek = link, merepresentasikan hubungan antar objek Beban simpul (node weight), menggambarkan properti dari suatu simpul. Beban link (link weight), menggambarkan karakterisktik suatu link

  11. Metode Graph Based... • Contohgrafikpengolahkata (MS.Word)

  12. Metode Graph Based... Pendekatanpengujian : Defenisikansemuasimpuldanbebansimpuldimanaobjekdanatributdidefenisikan. Tentukantitikmulai (simpulmasuk) danberhenti (simpulkeluar) Bangun link danbeban link kemudiandiberinama. Masing – masing link dipelajarisecaraterpisah, sehingga test case dapatdidesain. Jikaterdapathubungantransitif, makapelajarihubungantersebutuntukmenentukanbagaimanapengaruhhubungantersebutmenyebarpadaobjek yang ditentukan.

  13. Metode Graph Based... Contoh hubungan transitif : Ada 3 objek X,Y,Z hubungannya : X diperlukan untuk menghitung Y Y diperlukan untuk menghitung Z sehingga dibangun hubungan ransitif antara X dgn Z : X diperlukan untuk menghitung Z

  14. Metode Graph Based... Secara grafis : Untuk link simetris, bila link tersebut benar – benar 2 arah (simetris), maka harus diuji kedua arah tersebut. Pada saat desain test case dimulai, harus diperhatikan : Cakupan simpul (node coverage) Cakupan link (link coverage) X Y Hubungan transitif Z

  15. 2. Metode Equivalence Partitioning Merupakan test case yang ideal mengungkapkankelaskesalahan, karenapadateknikiniberusahamengungkapkankelas-kelaskesalahansehinggamengurangijumlah total test case yang harusdikembangkan. Metodeinimembagidomain input darisuatu program kedalamkelas - kelas datasehingga test case dapatdiperoleh. Kelas data yang terbentukdisajikansebagaikondisi inputdalamkasusuji. Kelasmerupakanhimpunannilai-nilai yang valid dantidak valid. Desain test case partisiekivalensididasarkanpadaevaluasiterhadapkelasekivalensiuntuksuatukondisi input

  16. Metode Equivalence Partitioning... Kondisi input bisa merupakan suatu : Range harga Harga numerik (harga khusus/tertentu) Serangkaian harga (himpunan) Suatu kondisi boolean.

  17. Metode Equivalence Partitioning... Kelas ekivalensi dapat ditentukan sesuai pedoman sbb ; Bila kondisi input berupa suatu range, maka input kasus ujinya 1 valid dan 2 invalid. Bila kondisi input berupa harga khusus, maka input kasus ujinya 1 valid dan 2 invalid. Bila kondisi input berupa anggota himpunan, maka input kasus ujinya 1 valid dan 2 invalid. Bila kondisi input berupa anggota boolean, maka input kasus ujinya 1 valid dan 1 invalid

  18. Metode Equivalence Partitioning... Contoh ; Sebuahaplikasiperbankanotomatis, dimanaaplikasiinidigunakanolehnasabahuntukbertransaksidengan Bank menggunakan ATM. Untukaksesnyamenggunakan password/PIN dengan 4 digit dandiikutidenganserangkaianperintahkatakunci yang memicuberbagaifungsiperbankan. Sebagian input data dariaplikasiiniadalah : Password/PIN : 4 digit Pilihan menu : “penarikan”, “pembayaran” “informasi” , “transfer”, dll

  19. Metode Equivalence Partitioning... Pembahasan ; Kondisi input yang sesuaidengan masing2 elemen data untukaplikasiperbankantersebutadalah : Password/PIN : kondisi input range(4 digit numeric) Pilihan menu : kondisi input himpunan (berisibeberapa pilihan/perintah)

  20. Metode Equivalence Partitioning... Data test case yang didesainadalah : Password/PIN (kondisi input : range) Valid (0000, 1111, 1234, 9876, 999) Invalid (000, 789, 555, 999, 100) Invalid (00, 11, 99, 12, 89) Pilihan menu (kondisi input : himpunan) Valid (“penarikan”, “pembayaran”, “informasi”, “transfer”) Invalid (1, 3, 5, 0) Invalid (cancel, stop, enter, clear)

  21. 3. Teknik State Transition Table State Transition testing menggunakan model sistem, yang terdiridari : Status yang terdapatdalam program Transisiantar status–status Kejadian yang merupakansebabdaritransisi–transisitersebut Aksi-aksi yang akandihasilkan Model umumnyadirepresentasikandalambentukstate transition diagram. Test case didesainuntukmemeriksavaliditastransisiantar status. Test case tambahanjugaakandidesainuntuk testing terhadaptransisi-transisi yang tidaktermasukdantidakdispesifikasikan.

  22. Teknik State Transition Table... Test case untuktransaksi yang valid : Test case didesainuntukmemeriksatransisi-transisi yang valid. Untuksetiap test case, terdapatspesifikasisebagaiberikut ; Status mulai Masukan Keluaran yang diharapkan Status akhir yang diharapkan

  23. Teknik State Transition Table... Contohsederhanapadasaklarlampu :

  24. Teknik State Transition Table...

  25. Teknik State Transition Table...

  26. Teknik State Transition Table...

  27. Teknik State Transition Table...

  28. Teknik State Transition Table...

  29. 4. Boundary Value Analysis Boundary Value fokuspadasuatubatasannilaidimanakemungkinanterdapatcacat yang tersembunyi. BV mengarahkanpadapemilihankasusuji yang melatihnilai-nilaibatas. BV merupakandesainteknikkasusuji yang melengkapiEquivalence class testing. Dari padamemfokuskanhanyapadakondisi input, BVA jugamenghasilkankasusujidari domain output. Mengujiuntuk input disekitarbatasatasmaupunbawahsebuah range nilai yang valid. Mengujinilaimaksimaldan minimal. Menerapkan (1 & 2) untuk output. Mengujibatasstruktur data yang dipakai. Misalukuran array.

  30. Boundary Value... Langkah-langkah testing : Identifikasikelas-kelas yang ekuivalen (equivalence class). Identifikasibatasanuntuktiap equivalence class. Buattest case untuktiapbatasansuatunilaidenganmemilihtitikpadabatasan, satutitikpadanilaibawahbatasandansatutitikpadanilaiatasbatasan.

  31. Boundary Value... Contoh : nilaigaji Tes data input untuk batas bawah adalah {$999, $1,000, $1,001} dan untuk batas atas {$83,332, $83,333, $83,334}.

  32. Kesimpulan Metode Graph Based mengeksplorasi hubungan dan tingkah laku objek-objek program. Partisi ekivalensi membagi domain input ke dalam kelas data yang mungkin untuk melakukan fungsi perangkat lunak tertentu. Analisis nilai batas memeriksa kemampuan program untuk menangani data pada batas yang dapat diterima.

  33. Exceptional Condition Komponenutamadaripengujiansuatutransaksiadalahdata testing. Boris Beizerdalambukunyamenyarankanbahwa 30 s/d 40 persendaripengujiansuatutransaksiadalah : Generating Capturing Extracting test data Dan jangandilupakanbahwakegiatantersebutjugamembutuhkanresoucewaktudanpersoneldalamsuatu project.

  34. Exceptional Condition... Pengujianmengenaialurdarisuatutransaksirelatifmudahdilakukankarenasebagianbesarhanyamemperhitungkan valid atautidakvalidnya data yang dimasukkan. Hal yang lebihsulitdilakukanadalahmengujiexceptional conditionsepertilow memory, disk full, connection lost, driver not loaded, dll. Tester membutuhkanwaktu yang sangatbanyakuntukmelakukansimulasitersebutjikadilakukansecara manual. Untukitutelahtersediasebuah tool yang bernamaholodeck yang dibuatolehJames WhittakerdantimnyadariFlorida Institute of Technology. Holodeckmelakukan monitor terhadapinteraksiantaraaplikasidansistemoperasi. Holodeckmelakukanpencatatanterhadapaktifitassistemdanmemungkinkan tester untukmelakukansimulasisepertilow memory, disk full, connection lost, driver not loaded, dll.

  35. Exceptional Condition... Holodeck

  36. Contoh pengujian Black Box...

  37. Contoh pengujian Black Box...

  38. Contoh pengujian Black Box...

  39. Contoh pengujian Black Box...

  40. Contoh pengujian Black Box...

  41. Contoh pengujian Black Box...

  42. Contoh pengujian Black Box...

  43. Contoh pengujian White Box...

  44. Contoh pengujian White Box...

  45. Contoh pengujian White Box...

  46. Contoh pengujian White Box...

  47. Contoh pengujian White Box...

  48. Contoh pengujian White Box...

  49. Contoh pengujian White Box...

  50. End Session www.suryagsc.wordpress.com

More Related