struktur material padat n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Struktur Material Padat PowerPoint Presentation
Download Presentation
Struktur Material Padat

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 14

Struktur Material Padat - PowerPoint PPT Presentation


  • 432 Views
  • Uploaded on

Struktur Material Padat. Material Teknik. Kristal. Kristal didefinisikan sebagai material padat yang mempunyai susunan atom atau molekul yang teratur, keteraturan tercermin pada permukaan kristal yang mengikuti pola-pola tertentu

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Struktur Material Padat' - amos-martin


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
kristal
Kristal
  • Kristal didefinisikan sebagai material padat yang mempunyai susunan atom atau molekul yang teratur, keteraturan tercermin pada permukaan kristal yang mengikuti pola-pola tertentu
  • Material padat dimana atom-atomnya tersusun dalam susunan pola yang berulang (kontinyu) dan periodik pada pada arah 3 dimensi.
slide3

Daya ikat dalam kristal

Daya yang mengikat atom (atau ion, atau grup ion) dari bahan padat kristal adalah bersifat listrik

Ikatan kimia dari suatu kristal dibagi menjadi 4 macam yaitu: ionik, kovalen, logam dan van der waals.

satuan sel kristal

a

b

c

d

a

b

x

Satuan sel kristal

z

  • Untuk mendeskripsikan kristal akan lebih mudah jika didefinisikan sel satuan
  • Satuan sel adalah susunan terkecil dari kristal, dilukiskan sebagai bola padat dimana setiap bola saling bersinggungan
  • Parameter kisi struktur kristal
    • Panjang sisi a, b, c
    • Sudut antara sumbu a, b, d

y

sistem kristal
Sistem Kristal
  • Dlihat dari geometri sel satuan, kristal mempunyai tujuh sistem kristal dan 14 kisi kristal
arah kristalografi

z

[111]

y

c

a

[110]

b

x

Arah kristalografi
  • Arah kristal dinyatakan sebagai vektor dalam [uvw]
  • uvw merupakan bilangan bulat
  • Himpunan arah <111> terdiri dari [111], [111], [111], [111], [111], [111], [111], [111]

[100]

contoh menentukan arah kristal

z

Proyeksi pd sb y: b

Proyeksi pd sb x: a/2

c

y

a

b

x

Contoh menentukan arah kristal
  • Prosedur menentukan arah kristal

x y z

Proyeksi a/2 b 0

Proyeksi (dlm a, b, c)

½ 1 0

Reduksi 1 2 0

Penentuan [120]

bidang kristal

Bid (110) mengacutitikasal O

z

y

c

a

b

x

Bid. (110) ekivalen

z

Bid (111) mengacutitikasal O

y

c

a

b

x

Bid. (111) ekivalen

Bidang Kristal
  • Bidang kristalografi dituliskan dengan indeks Miller dinyatakan dalam format (hkl)
  • hkl merupakan bilangan bulat
  • Bidang-bidang yang paralel satu sama lain adalah ekivalen dan mempunyai indeks yang identik
prosedur menentukan indeks miller

Prosedur menentukan indeks Miller

Jika bidang melalui titik awal, buat bidang paralel di dalam sel satuan dengan translasi, atau dengan membuat titik awal lain di sudut lain sel satuan

Bidang yang dicari bisa berpotongan atau sejajar dengan sumbu. Panjang bidang yang berpotongan ditulis dalam satuan parameter kisi a, b dan c

Ambil kebalikan dari angka-angka perpotongan tersebut. Bidang yang sejajar dengan sumbu dianggap berpotongan di tak berhingga sehingga kebalikannya adalah nol

Indeks Miller adalah bilangan bulat, tulis (hkl)

contoh menentukan indeks miller bidang kristal
Contoh Menentukan Indeks Miller Bidang Kristal

z

z’

  • Prosedur menentukan bidang kristal

x y z

Perpotongan ~a -b c/2

Perpotongan (dlm a, b dan c)

~ -1 ½

Resiprokal 0 -1 2

Penentuan (012)

c

y

a

b

x

x’

bid.(012)

slide11

Bilangan Koordinasi

Pada kenyataannya bahan itu merupakan suatu kelompok atom-atom yang terkoordinir, jadi bukan hanya merupakan hubungan dua atom, tetapi lebih merupakan sebagai Polystrom (Hubungan antara banyak atom).

Contoh CH4, CH3CL.

Arah pertumbuhan kristal

kristal kubik berpusat ruang bcc
Kristal Kubik Berpusat Ruang, BCC
  • Struktur kristal dimana terdapat atom disetiap sudut kubus ditambah satu buah di dalam kubus
  • Panjang sel satuan dirumuskan dengan: a=4R/√3
kristal kubik berpusat muka
Kristal KubikBerpusatMuka
  • Struktur kristal termasuk kristal kubus dimana terdapat atom disetiap sudut kubus ditambah masing-masing satu buah disetiap permukaan/sisi kubu
  • Panjang sisi kubis a dan jari-jari atom R adalah:

a = 2R √2

  • Fraksi volume bola padat di dalam sel satuan (faktor penumpukan), FP adalah volume atom di dalam sel satuan dibagi volume total sel satuan
kristal heksagonal tumpukan padat hcp
Kristal Heksagonal Tumpukan Padat (HCP)
  • Permukaan atas dan bawah sel satuan terdiri dari enam atom yang membentuk heksagonal dan mengelilingi sebuah atom ditengah. Bidang lain mempunyai 3 atom tambahan terletak antara bidang atas dengan bawah
  • Fkaktor penumpukan HCP = FCC
  • Kerapatan atom
  • ρ = ηA/Vc NA , dimana:

η = jumlah atom di dalam sel satuan

A = berat atom

Vc =volume sel satuan

NA = bilangan Avogadro