Download
pendidikan karakter n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
PENDIDIKAN KARAKTER PowerPoint Presentation
Download Presentation
PENDIDIKAN KARAKTER

PENDIDIKAN KARAKTER

2345 Views Download Presentation
Download Presentation

PENDIDIKAN KARAKTER

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. PENDIDIKAN KARAKTER Oleh: Dina Ni’matulM 110131405763 Dinar AdiMeda 110131436550 DwiRahmahHidayati 110131436526 FitriaAnike W 110131436521 NurShofia Maya S. 110131405776 UfifatulIlma 110131405766

  2. TUJUAN PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTER ASPEK- ASPEK FUNGSI STRATEGI PENERAPAN

  3. PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTER Pendidikankarakteradalahpendidikanbudipekertilebih, yaitu yang melibatkanaspekpengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dantindakan (action).

  4. MenurutRencanaAksiNasionalPendidikanKarakter 2010, PendidikanKaraktermerupakanPendidikannilai, pendidikanbudipekerti, pendidikan moral, pendidikanwatak yang bertujuanmengembangkankemampuanpesertadidikuntukmemberikankeputusanbaik-buruk, memeliharaapa yang baikdanmewujudkankebaikanitudalamkehidupansehari-haridengansepenuhhati.

  5. MenurutAgus Prasetyo dan Emusti RivasinthadalamartikelnyamengemukakanbahwaPendidikanKarakteradalahsuatusistempenanamannilai-nilaikarakterkepadawargasekolah yang meliputikomponenpengetahuan, kesadaranataukemauan, dantindakanuntukmelaksanakannilai-nilaitersebut, baikterhadapTuhan Yang MahaEsa (YME), dirisendiri, sesama, lingkungan, maupunkebangsaansehinggamenjadimanusiainsankamil. Untukitu, dalampendidikankarakterdisekolah, semuakomponen (stakeholders) harusdilibatkan, termasukkomponen-komponenpendidikanitusendiri, yaituisikurikulum, prosespembelajarandanpenilaian, kualitashubungan, penangananataupengelolaanmatapelajaran, pengelolaansekolah, pelaksanaanaktivitas, pemberdayaansaranaprasarana, pembiayaan, danetoskerjaseluruhwargadanlingkungansekolah.

  6. ApaLandasanPendidikanKarakter?

  7. KI HAJAR DEWANTARA: “PENDIDIKAN ADALAH DAYA UPAYA UNTUK MEMAJUKAN BERTUMBUHNYA BUDI PEKERTI (KEKUATAN BATIN, KARAKTER), PIKIRAN (INTELLECT) DAN TUBUH ANAK. BAGIAN-BAGIAN ITU TIDAK BOLEH DIPISAHKAN AGAR KITA DAPAT MEMAJUKAN KESEM-PURNAAN HIDUP ANAK-ANAK KITA”. HATI/ KALBU OTAK/ AKAL RAGA/ FISIK

  8. Al Gozali: Hatiibarat raja ygmengaturapaygharusdiperbuat, akalibaratperdanamenteriygmemikirkanbagaimanastrategimelaksanakanpekerjaantsb, dantanganibaratkaryawanygbertugasmelaksanakannya.

  9. Pasal 3 UU Sisdiknas Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. 5 DARI 8 POTENSI PESERTA DIDIK YG INGIN DIKEMBANGKAN LB DEKAT DENGAN KARAKTER

  10. Tujuan, Fungsi, Media Pendidikan Karakter FUNGSI: TUJUAN: • Mengembangkanpotensidasar, agar “berhatibaik, berpikiranbaik & berperilakubaik” Mengembangkankarakterbangsa agar mampumewujudkannilai-nilailuhurPancasila “Pendidikankaraktersebagaipilarkebangkitanbangsa, raihprestasijunjungtinggibudipekerti” (Hardiknas, 20 Mei 2011) • Memperkuatdanmembangunperilakubangsa yang multikultur (memperkuatperilaku yang sudahbaik) • Meningkatkanperadabanbangsa yang kompetitifdalampergaulandunia (Penyaringbudaya yang kurangsesuai dengannilai-nilailuhurPancasila) MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER Keluarga; satuanpendidikan; masyarakatsipil; masyarakatpolitik; pemerintah; duniausaha; media massa

  11. PENGARUH LINGKUNGAN WILAYAH NASIONAL MASYA-RAKAT KELU-ARGA PRIBADI PENGARUH LINGKUNGAN JATI DIRI & KARAKTER BANGSA MERUPAKAN AKUMULASI DARI JATI DIRI & KARAKTER INDIVIDU, KE KELUARGA DST. BAGAIMANA AGAR SETIAP INDIVIDU MEMILIKI JATI DIRI & KARAKTER YG BAIK…. PENDIDIKAN KARAKTER AKAN BERMUARA PADA PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA.

  12. 1. Aspek spiritual Pengembanganaspek spiritual merupakanfokusutamadalampendidikankarakter. Tujuanakhirdenganilmudanamal yang seimbangdalampelaksanaannya.

  13. 2. Aspek moral Aspekmoral merupakanwujuddariaspek spiritual. Keyakinan spiritual akanterlihatdalambentuksikap. Sikap yang baikterhadaporang lain menunjukkantingkatkekuatanseseorang. Tujuandarikurikuluminiadalahmembentukpribadi yang berakhlakmulia.

  14. 3. Aspekintelektual Aspekintelektualdikembangkandenganmenitikberatkanpadapenguasaanpengetahuan yang bermakna yang membawaseseorangmenjadilebihdekatdengan Allah. Pengembanganaspekintelektualdengan model discovery learning diharapkandapatmembentukkecintaanakanbelajar.

  15. 4. Aspekfisik Aspekfisikjugamerupakanhal yang penting, semuaaspektidakakanbermanfaatjikafisiksakit, tidaksehat. Untukitu Islam jugamengajarkantentangmakanan yang sehat, beroalah raga danmenghindarimerokokdanminumankeras, karenahalinisangatmempengaruhikesehatanmanusia.

  16. 5. Aspekhubungan intrapersonal Yang menjadifokusdariaspekhubunganinterpersoanaladalahmengembangkankonsepihsandanpengembanganemosianak. Padaaspekinidiharapkananakakanbelajarberkomunikasidenganorang lain. Komunikasimerupakanhal yang sangatpentinguntukmelakukanhubungan intrapersonal yang berkualitas.

  17. 6. Aspekbudaya Aspekbudayamengajarkankehidupankeseharian, bagaimanamenjadikankehidupanberjalansearahdenganprinsipdannilai-nilaiislam. Tujuannyaadalahmenjadikanislamsebagaigayahidupdanarahkehidupan. Anakakandiajarkanbahwa Islam itukaffah/menyeluruh, islahbukanhanya agama/kepercayaantetapimencakupbudaya, tradisi, gayahidup, integritas, perubahan, tantangandanmasadepan.

  18. 7. Aspeksosial Aspeksosialadalahaplikasidarikeseluruhanaspekpendidikan. Setelahanaksiapsecara moral dan spiritual, merekaakandapatmemahamibahwamelayaniorang lain adalahsuatubentukibadahdansalahsatubentukpelayanankepadaTuhan.

  19. Tujuhaspekdiatasmerupakanpilar-pilarpendidikan yang harusditegakkandenganmenggunakanhati. Dalam Al Quran pun mengajarkanbahwamendidikharusmenggunakanhati. Guru harusdapatmenginspirasi. Guru yang inspiratifakanmemotivasisiswauntukgiatbelajar, hausakanilmu, mencaridanmengembangkansendiri. Padaakhirnyasiswaakanmemahamibagaimananaplikasiilmu yang dipelajarinyakarenaiasudahmemahamihikmahnya.

  20. Nilai-nilai

  21. Lanjutan…

  22. Lanjutan…

  23. Lanjutan…

  24. 49 CHARACTER QUALITIES: (CHARACTER FIRST, 2009) • Alertness . Diligence . Humanity . Security • Attentiveness . Discernment . Initiative . Self-control • Availability . Discretion . Joyfulness . Sensitivity • Benevolence . Endurance . Justice . Sincerity • Boldness . Enthusiasm . Loyalty . Thoroughness • Cautiousness . Faith . Meekness . Thriftiness • Compassion . Flexibility . Obedience . Tolerance • Contentment . Forgiveness . Orderliness . Truthfulness • Creativity . Generosity . Patience . Virtue • Decisiveness . Gentleness . Persuasiveness . Wisdom • Deference . Gratefulness . Punctuality • Dependability . Honor . Resourcefulness • Determination . Hospitality . Responsibility MUNGKIN BELUM LENGKAP, TETAPI SEMUA DPT DISETUJUI: BANYAK ASPEK KARAKTER YG DISETUJUI BERSAMA

  25. KewaspadaanKetekunanKemanusiaan keamananPerhatianPenegasan InisiatifPenguasaan diriKetersediaan Kebijaksanaan Joyfulness kepekaanKebajikanDaya tahanKehakiman ketulusanKeberanianAntusiasmeLoyalitas ketelitianDiperhatikan Iman Kelemahlembutan thriftinessKasih sayang Fleksibilitas Ketaatan toleransiKepuasanPengampunanKetertibanSejatiKreativitasKedermawanan Kesabaran kebajikanKetegasanKelembutanPersuasif kebijaksanaanHormatTerima kasihketepatan waktuDiandalkan. Hormatilahkepanjangan akal dayaPenentuanPerhotelan tanggung jawab

  26. PROSES PENDIDIKAN KARAKTER

  27. cerdas, kritis, kreatif, inovatif, ingin tahu, berpikir terbuka, produktif, berorientasi Ipteks, dan reflektif beriman dan bertakwa, jujur, amanah, adil, bertanggung jawab, berempati, berani mengambil resiko, pantang menyerah, rela berkorban, dan berjiwa patriotik OLAH PIKIR OLAH HATI ramah, saling menghargai, toleran, peduli, suka menolong, gotong royong, nasionalis, kosmopolit , mengutamakan kepentingan umum, bangga menggunakan bahasa dan produk Indonesia, dinamis, kerja keras, dan beretos kerja OLAH RASA/KARSA OLAH RAGA bersihdan sehat, disiplin, sportif, tangguh, andal, berdaya tahan, bersahabat, kooperatif, determinatif, kompetitif, ceria, dan gigih

  28. Pertimbangan: dimulaidarisedikit, yang esensial, yang sederhana, yang mudahdilaksanakansesuaidengankondisimasing-masingsekolah/wilayah. OLAH HATI OLAH PIKIR LINGKUNGAN (BERSIH, RAPIH, NYAMAN), DISIPLIN, SOPAN-SANTUN OLAH RASA/-KARSA OLAH RAGA CERDAS, PEDULI, TANGGUH, JUJUR,

  29. PENGARUH LINGKUNGAN JATI DIRI KARAKTER MERUPAKAN KEMUDI PERILAKU SESEORANG PERILAKU KARAKTER FITRAH ILLAHI JATI DIRI JATI DIRI PENGARUH LINGKUNGAN KARAKTER SESEORANG DIPENGARUHI LINGKUNGAN. MENATA KARAKTER BERARTI MENYEDIAKAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN YG POSITIF DALAM MEMBENTUK KARAKTER LUHUR

  30. GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER Agama, Pancasila, UUD 1945, UU No. 20/2003 ttg Sisdiknas PROSES PEMBUDAYAAN DAN PEMBERDAYAAN INTERVENSI Perilaku Berkarakter MASYA-RAKAT Teori Pendidikan, Psikologi, Nilai, Sosial Budaya Nilai-nilai Luhur SATUAN PENDIDIKAN HABITUASI / INKULTURASI KELUARGA Pengalaman terbaik (best practices)dan praktik nyata PERANGKAT PENDUKUNG Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya, Lingkungan, Sarana dan Prasarana, Kebersamaan, Komitmen pemangku kepentingan.

  31. PENDIDIKAN KARAKTER DLM 4 PILAR PENDIDIKAN UNESCO • LEARNING TO KNOW • LEARNING TO DO • LEARNING TO BE • LEARNING TO LIVE TOGETHER AKAN BERPENGARUH SAAT YBS MELAKUKAN 2 PILAR LAINNYA LEBIH DEKAT DG KARAKTER

  32. BELAJAR DARI PENGALAMAN SUKSES NOVEL LASKAR PELANGI + SANG PEMIMPI SEKOLAH YG SEDERHANA; PONPES DI DAERAH PEDESAAN MAMPU MENUMBUHKEMBANGKAN KARAKTER PESERTA DIDIK NOVEL NEGERI LIMA MENARA DALAM SARASEHAN NASIONAL TGL 14 JAN 2010: BANYAK SEKOLAH YG SUDAH MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KARAKTER DG SUKSES DAN TERNYATA DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA. BUDAYA SEKOLAH MELALUI PEMBIASAAN DLM KEHIDUPAN KESEHARIAN DI SEKOLAH/PONPES DAN TELADAN GURU/USTADZ SBG KUNCI SUKSES.

  33. BELAJAR DARI PENGALAMAN SUKSES hasil/informasidarisaraseannasionalpendidikankarakter sudah cukup banyak sekolah yang berhasil mengembangkan pendidikan karakter dengan berbagai cara . pengalaman inspiratif di 10 sekolah masing-masing sekolah punya ciri penekanan yang berbeda Pendidikan karakter tidak memerlukan sarana istimewa. Memerlukan keteladanan dari pimpinan dan guru. Memerlukan sandaran nilai-nilai kemulian hidup sebagai acuan karakter. Memerlukan konsistensi pelaksanaan. semua sekolah punya kemiripan cara: melalui pembiasaan kehidupan keseharian di sekolah dengan keteladanan guru dan disertai dengan penanaman nilai-nilai kemuliaan hidup.

  34. Pendidikan Komprehensif: Ilmu Pengetahuan, Budi Pekerti (Akhlak, Karakter), Kreativitas, Inovatif “…pendidikanadalahdayaupayauntukmemajukanbertumbuhnya budipekerti (kekuatanbatin, karakter), pikiran(intellect), dantubuhanak. Bagian-bagianitutidakbolehdipisahkanagar kitadapatmemajukankesempurnaanhidupanak-anakkita..” (KiHajarDewantoro) PT Pendidikan AKADEMIK DSB integrasi & pembiasaan SMA exploring – strengthening - empowering SMP Pendidikan KARAKTER SD

  35. THE SURVIVAL SKILLS FOR NEW GENERATIONS • CRITICAL THINKING & PROBLEM SOLVING. • COLLABORATION ACROSS NETWORKS & LEADING BY INFLUENCE. • AGILITY & ADAPTABILITY. • INITIATIVE & ENTREPRENEURIALISM. • EFFECTIVE ORAL & WRITEN COMMUNICATION. • ACCESSING & ANALYZING INFORMATION. • CURIOSITY & IMAGINATION. Wagners, 2008

  36. AGAR KARIER MAJU PESAT(Tung DesemWaringin) • DAPAT DIPERCAYA • PUNYA NILAI LEBIH (AMBIL TANGGUNG JAWAB LEBIH DARI TUGAS YG DIBERIKAN). • BERPERILAKU MENYENANGKAN • DIKENAL ORANG YANG TEPAT

  37. STRATEGI PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER Penerapanpendidikankarakterdisekolahdilakukanpadaranahpembelajaran (kegiatanpembelajaran), pengembanganbudayasekolahdanpusatkegiatanbelajar, kegiatanko-kurikulerdanataukegiatanekstrakurikuler, dankegiatankesehariandirumahdandimasyarakat.

  38. STRATEGI MIKRO DI SEKOLAH KEGIATAN EKSTRA KURIKULER Integrasi ke dalam KBM pada setiap Mapel Pembiasaan dalam kehidupan keseharian di satuan pendidikan KBM DI KELAS BUDAYA SEKOLAH: (KEGIATAN/KEHIDUPAN KESEHARIAN DI SATUAN PENDIDIKAN) KEGIATAN KESEHARIAN DI RUMAH Integrasi ke dalam kegiatan Ektrakurikuler Pramuka, Olahraga, Karya Tulis, Dsb. Penerapan pembiasaan kehidupan keseharian di rumah yang sama dengan di satuan pendidikan

  39. KegiatanRutin KegiatanSpontan Ketela- danan Peng- kondisian

  40. 1. Kegiatanpembelajaran Penerapanpendidikankarakterpadapelaksanaanpembelajarandilaksanakandenganmenggunakanstrategi yang tepat. Strategi yang tepatadalahstrategi yang menggunakanpendekatankontekstual. Alasanpenggunaanstrategikontekstualadalahbahwastrategitersebutdapatmengajaksiswamenghubungkanataumengaitkanmateri yang dipelajaridengandunianyata. Dengandapatmengajakmenghubungkanmateri yang dipelajaridengandunianyata, beratisiswadiharapkandapatmencarihubunganantarapengetahuan yang dimilikinyadenganpenerapanpengetahuantersebutdalamkehidupansehari-hari. Denganpendekatanitu, siswalebihmemilikihasil yang komprehensiftidakhanyapadatatarankognitif (olahpikir), tetapipadatataranafektif (olahhati, rasa, dankarsa), sertapsikomotor (olah raga).

  41. Adapunbeberapastrategipembelajarankontekstualantara lain: (a) pembelajaranberbasismasalah, (b) pembelajarankooperatif, (c) pembelajaranberbasisproyek, (d) pembelajaranpelayanan, dan (e) pembelajaranberbasiskerja. Kelimastrategitersebutdapatmemberikannurturant effect pengembangankaraktersiswa, seperti: karaktercerdas, berpikirterbuka, tanggungjawab, dan rasa ingintahu.

  42. 2. PengembanganBudayaSekolahdanPusatKegiatanBelajar Pengembanganbudayasekolahdanpusatkegiatanbelajardilakukanmelaluikegiatanpengembangandiri, yaitukegiatanrutin, kegiatanspontan, keteladanan, dan, pengkondisian

  43. a. Kegiatanrutin kegiatanrutinmerupakankegiatan yang rutinatauajegdilakukansetiapsaat. Kegiatanrutindapatjugaberartikegiatan yang dilakukansiswasecaraterusmenerusdankonsistensetiapsaat. Beberapacontohkegiatanrutinantara lain kegiatanupacarahariSenin, upacarabesarkenegaraan, pemeriksaankebersihanbadan, piketkelas, shalatberjamaah, berbarisketikamasukkelas, berdoasebelumpelajarandimulaidandiakhiri, danmengucapkansalamapabilabertemu guru, tenagapendidik, danteman.

  44. b. Kegiatanspontan Kegiatanspontandapatjugadisebutkegiataninsidental. Kegiataninidilakukansecaraspontantanpaperencanaanterlebihdahulu. Contohkegiataniniadalahmengumpulkansumbanganketikaadateman yang terkenamusibahatausumbanganuntukmasyarakatketikaterjadibencana.

  45. c. Keteladanan Keteladananmerupakansikap “menjadicontoh”. Sikapmenjadicontohmerupakanperilakudansikap guru dantenagakependidikandansiswadalammemberikancontohmelaluitindakan-tindakan yang baiksehinggadiharapkanmenjadipanutanbagisiswa lain. Contohkegiataninimisalnya guru menjadicontohpribadi yang bersih, rapi, ramah, dansupel.

  46. d. Pengkondisian Pengkondisianberkaitandenganupayasekolahuntukmenatalingkunganfisikmaupunnonfisikdemiterciptanyasuasanamendukungterlaksananyapendidikankarakter. Kegiatanmenatalingkunganfisikmisalnyaadalahmengkondisikan toilet yang bersih, tempatsampah, halaman yang hijaudenganpepohonan, poster kata-katabijak yang dipajangdilorongsekolahdandidalamkelas. Sedangkanpengkondisianlingkungannonfisikmisalnyamengelolakonflikantar guru supayatidakmenjuruskepadaperpecahan, ataubahkanmenghilangkankonfliktersebut.

  47. 3. Kegiatanko-kurikulerdanataukegiatanekstrakurikuler Kegiatankodanekstrakurikulermerupakankegiatan-kegiatandiluarkegiatanpembelajaran. Meskipundiluarkegiatanpembelajaran, guru dapatjugamengintegrasikannyadalampembelajaran. Kegiatan-kegiataninisebenarnyasudahmendukungpelaksanaanpendidikankarakter. Namundemikiantetapdiperlukanperencanaan, pelaksanaandanevaluasi yang baikataumerevitalisasikegiatan-kegiatankodanekstrakurikulertersebut agar dapatmelaksanakanpendidikankarakterkepadasiswa.

  48. 4. Kegiatankesehariandirumahdandimasyarakat Kegiataninimerupakankegiatanpenunjangpendidikankarakter yang adadisekolah. rumah (keluarga) danmasyarakatmerupakanpartnerpentingsuksesnyapelaksanaanpendidikankarakterdisekolah. pelaksanaanpendidikankaraktersebaikapapun, kalautidakdidukungolehlingkungankeluargadanmasyarakatakansia-sia. Dalamkegiatanini, sekolahdapatmengupayakanterciptanyakeselarasanantarakarakter yang dikembangkandisekolahdenganpembiasaandirumahdanmasyarakat.

  49. INDIKATOR AWAL SEKOLAH BERKARAKTER • BERSIH, RAPI DAN NYAMAN • Tersedia toilet yang selalu bersih dan tersedia air dan fasilitasnya • Bak sampah tersedia di tempat-tempat yang semestinya • Tanaman di halaman terpelihara dan menimbulkan rasa sejuk • Halamandanruangkelas yang bersihdanrapih • DISIPLIN • Pendidik, tenaga pendidik dan peserta didik datang tepat waktu dan pembelajaran berlangsung dengan baik • Aturan yang sudah disetujui oleh warga sekolah harus dilaksanakan dengan baik • SOPAN • Guru dan tenaga kependidikan serta peserta didik saling memberi salam jika bertemu • Berpakaian rapi dan sopan