1 / 11

KARDIOTONIK

KARDIOTONIK. KELOMPOK 1 : AZHARUDDIN AGUSRIYANTI. PENDAHULUAN. Obat kardiovaskular adalah obat-obat yang secara langsung dapat memulihkan fungsi otak jantung yang terganggu keadaan normal. Kardiotonika adalah obat-obat dengan khasiat memperkuat

Download Presentation

KARDIOTONIK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KARDIOTONIK KELOMPOK 1 : AZHARUDDIN AGUSRIYANTI

  2. PENDAHULUAN Obatkardiovaskularadalahobat-obat yang secaralangsung dapatmemulihkanfungsiotakjantung yang terganggu keadaan normal. Kardiotonikaadalahobat-obatdengankhasiatmemperkuat kontraktilitasotot-jantung (efekinotroppositif). Terutama digunakan padagagaljantung (dekompensasi) untukmemperbaikifungsi pompanya. Kelompokkardiotonikaterdiridari : • GlikosidaJantung (digoksin, metildigoksin, dandigitoksin) • Dopaminergika ( dopamin, ibopamin, dandobutamin) • Penghambatfosfodiesterase (amrinondanmilrinon)

  3. A. GlikosidaJantung Glikosidajantungadalah alkaloid yang berasaldari tanamanDigitalis purpureayang kemudiandiketahui berisidigoksindandigitoksin. Keduanyabekerjasebagaiinotropikpositifpadagagal jantung. Digitalis paling bergunauntukpengobatan takikardisupraventrikelterutamauntukmemperlambat denyutventrikelpadafibrilasi atrium. Semuaglikosidajantungmemilikirumussteroida, seperti hormonkelamindananakginjal, kolesterol, dan vitamin D.

  4. PENGGOLONGAN OBAT • DIGOKSIN -MekanismeKerja MekanismekerjadigoksinyaitudenganmenghambatpompaNa K ATPase yang menghasilkanpeningkatannatriumintracellular yang menyebabkanlemahnyapertukarannatrium/kaliumdan meningkatkankalsiumintracellular. Hal tersebutdapat meningkatkanpenyimpanankalsiumintrasellulardisarcoplasmic reticulum padaototjantung, dandapatmeningkatkancadangan kalsiumuntukmemperkuat /meningkatkankontraksiotot. - Efeksamping Biasanyaberhubungandengandosis yang berlebih, termasuk: anoreksia, mual , muntah, diare, nyeri abdomen, gangguan penglihatan, sakitkepala, rasa capek, mengantuk , bingung, delirium, halusinasi, depresi ; aritmia, heart block ; jarangterjadi rash, isckemia intestinal ; gynecomastiapadapenggunaanjangka panjang, trombositopenia.

  5. B. Dopaminergika Dopaminergikaadalah neurotransmitter sentral, yang sebagai precursor. Adrenalin memilikikhasiatfarmakologipenting. Di jaringan perifer Terdapatduajenisreseptor-dopamin, yaknireseptor DA1dan DA2. Stimulasireseptoriniolehdopaminergikamengakibatkanefek yang samadengankhasiatdopamin. Reseptor DA1 terutamaberadadiototpolosjantung, otak, dan ginjal. Dopaminergika DA1 yang menstimulasireseptor DA1adalah dopamin, Dobutamin, danibopamin. Reseptor DA2terdapatdisarafdan ganglia simpatis, jugadalam jantungdankulit. Dopaminergika DA2menstimulasireseptor DA2danmeliputibromokriptinsertacabergolin (Dostinex).

  6. PENGGOLONGAN OBAT • Dopamin • MekanismeKerja Menstimulasireseptoradrenergikdandopaminergik; dosis yang lebih rendahterutamamenstimulsidopaminergikdanmenghasilkan vasodilatasi renal danmesenterik ; dosis yang lebihtinggi menstimulasidopaminergicdan beta1-adrenergik danmenyebabkan stimulasijantungdanvasodilatasi renal ; dosisbesarmenstimulasi reseptoralfa-adrenergik. • Efeksamping Sering : denyutektopik, takikardia, sakitkarena angina, palpitasi, hipotensi,vasokonstriksi, sakitkepala, mual, muntah, dispnea. Jarang : bradikardia, aritmiaventrikular (dosistinggi), gangrene, hipertensi, ansietas, piloereksi,peningkatan serum glukosa, nekrosisjaringan (karena ekstravasasidopamin),peningkatantekananintraokular, dilatasi pupil, azotemia, polyuria.

  7. C. PenghambatFosfodiesterase Obat-obatdalamgolonganinimerupakanpenghambat enzimfosfodiesterase yang selektifbekerjapadajantung. Hambatanenziminimenyebabkanpeningkatankadar siklik AMP (cAMP) dalamselmiokard yang akan meningkatkankadarkalsiumintrasel. Penggunaanintravenauntukjangkapendekdapat membantusirkulasipadagagaljantunglanjut, tetapi penggunaan oral untukjangkapanjangseringkali menyebabkanefeksamping yang tidakdapatditoleransi danbahkanmenyebabkanpeningkatanmortalitas.

  8. PenggolonganObat • Milrinon • MekanismeKerja Menghambatfotodiesterase/enzim yang memecahkancAMP). cAMPmeningkatkanambilankalsium, meningkatkankontraktilitasisisekuncup, fraksiejeksidankecepatan sinus. Menurunkanresistensiperifer. • Efeksamping Intoleransisalurancerna, hepatotoksisitas, demam, trombositopeniareversibel (20%).

  9. NamaObat yang dipasaran 1. Fargoxin 2. Lanoxin 3. Digoksin Sandoz DIGOKSIN DOPAMIN 1. DopaminHCl 2. DopaminGiulini 3. Dopac Aritmia MILRINON

  10. TERIMA KASIH

  11. DAFTAR PUSTAKA • HoanTjay Tan & RahardjaKirana. Obat-obatpenting, 2002; Hal:559-569 • InformatoriumObatNasional Indonesia (IONI). DepartemenKesehatanRepublik Indonesia, 2000; Hal : 38-41 • FarmakologidanTerapiEdisi 5. DepartemenFarmakologidan Terapeutik,2007; hal 299-304 • http://budipharmacy.blogspot.com/2010/12/glikosida-jantung-digoksin.html • http://medicatherapy.com/index.php/content/printversion/29

More Related