1 / 13

Kelompok B

Kelompok B. Nagan Raya Bangkalan Dompu Lombok Barat LombokTimur Bombana Kolaka Kota Kendari. Temuan Analisis situasi Manajemen pendukung. TPOT Kekuatan : Adanya Komitmen tentang TPOT , untuk melakukan perencanaan bersama. Kelemahan :

Download Presentation

Kelompok B

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Kelompok B • NaganRaya • Bangkalan • Dompu • Lombok Barat • LombokTimur • Bombana • Kolaka • Kota Kendari

  2. Temuan Analisis situasiManajemen pendukung • TPOT Kekuatan : • AdanyaKomitmententangTPOT, untuk melakukan perencanaan bersama. Kelemahan : • Pemanfaatan TPOT belum max. Perencanaan yg dilakukan masih berkisar pada obat PKD karena perencanaan & pengadaaan obat program masih dikelola program • MasihadaKab/ Kota yang belumada Tim POT Issue strategis : Bagaimanamembentukdanmeningkatkan efektifitas Tim TPOT dalamrangkaperencanaanobat PKD & Program . Action: Membentuk TPOT danmengefektifkantim POT denganLintas Program

  3. Temuan Analisis situasiManajemen pendukung • PENDANAAN Kekuatan : • Tersedianyadanapengadaandanoperasionalpengelolaanobat. Kelemahan : • Dana yang tersedia hanya mencukupi 80% dari kebutuhan. • Penggunaan dana belum efektif & efisien Issue strategis : • Dana kurangataupemanfaatantidakstrategis • Dana APBD hanya 10% sebagaipendamping DAK Action: • PerencanaanDAK untukpengadaanobatsesuaiFornasuntukpelayanankesehatantingkat I • AdvokasipendanaankePemdauntukmeningkatkan APBD

  4. Temuan Analisis situasiManajemen pendukung SDM Kekuatan : • Adanya TUPOKSI yang jelas dan terkontrol untuk masing-masing tenaga. Kelemahan : • Jumlah SDM kurang • Kompetensi SDM belummaksimalKemampuan & kemauan untuk melakukan TUPOKSI kurang maksimal. • Kurangnya keinginan untuk melakukan pengembangan diri. Issue strategis : • Bagaimana melakukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan & kemauan pengelolaan obat • Membangkitkan kesadaran kinerja • Memelihara motivasi untuk melakukan TUPOKSI Action • Rekrutmen SDM • PelatihanPengelolaanObat

  5. Temuan Analisis situasiManajemen pendukung • SISTEM INFORMASI, IT, KETEPATAN DATA Kekuatan : • Penggunaan template LPLPO yang sudah terformat & terstandar untuk pelaporan (softcopy atau hardcopy). • Adanya proses verifikasi & validasi oleh Dinas Kesehatan untuk pelaporan LPLPO puskesmas. • Tersedianya jadwal & sistem jemput bola laporan. Kelemahan : • Sistem informasi yang digunakan masih offline. • Masih ada beberapa puskesmas yang belum melaporkan tepat waktu. Issue strategis : * Bagaimana meningkatkan agar pelaporan dilakukan tepat waktu & akurat. • Terlalubanyakpelaporan yang harusdikerjakan Action: • Usulpenyederhanaanlaporandenganmembuat software yang dapatmembantupembuatanlaporan

  6. Temuan Analisis situasiManajemen pendukung • SISTEM PENJAMINAN MUTU Kekuatan : • Adanya SOP, kartu stock, buku penerimaan, stock opname rutin 3 bulanan & tertib dokumen. Kelemahan: • Belum ada uji lab untuk mutu obatkeBalaiBesar POM • SaranaPendukungpenyimpanandanPendistribusianObatmasihkurang • Mengevaluasi SOP belumberjalandenganbaik Isu strategis: penjaminanmutu obatbelumberjalansesuaipedoman Action MembuatCeklistuntukevaluasi SOP penyimpananobat Meningkatkansaranapendukung Ujimutuobat

  7. Temuan Analisis situasiManajemen pendukung • KOORDINASI ANTAR PROGRAM Kekuatan : • AdanyaDukungandari Global Fund untukpeningkatanGedungdanSaranaPrasarana Kelemahan : • Masih ada obat program yg disimpan di masing-masing pengelola program. Issue Strategis: • Koordinasibelum optimal antar program ATM danpengelolaobat Action: • Pembentukan Tim POT yang melibatkansektorterkaitdanpemegang program • One gate Policy

  8. Temuan Analisis situasiManajemen pendukung • SUPERVISI DAN PEMBINAAN Kekuatan: • Adanyadaftartilik MONEV dariGFK. Kelemahan : • Belumada MONEV terpadu.Dengan program khususnya ATM Issue strategis : Bagaimana membuat sistem dan melaksanakan MONEV terpadu antara GFK dan pengelola program. Action: RevisiCeklisuntukkesempurnaanpengelolaanobat PKD dan Program MelaksanakanMonevterpadudari APBD untukPuskesmasdan Sub Unit

  9. Temuan Analisis situasiManajemen pendukung • KOORDINASI DENGAN RS Kekuatan : Sudahadakebijakanuntukmemanfaatkanobat program diDinkesuntukpasiendiRumahSakit Kelemahannya: BelumadanyaProtapkoordinasi antara Dinas Kesehatan Kab & RSUD dalam hal ketersediaan obat. Issue strategis : a. Perlu adanya panduan dari Pusat tentang sinkronisasi tanggung jawab & koordinasi antara Dinas Kesehatan Kab & RSUD dalam hal ketersediaan obat. (Ditindaklanjuti oleh Pusat) b. Perlu adanya forum koordinasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten & RSUD dalam hal ketersediaan obat. Serta MoU

  10. Temuan analisis situasi siklus pengelolaan obat 1. Pengadaan Kekuatan: • Dengan e-catalogue obat generik, proses pengadaan obat lebih TRANSPARAN, AKUNTABEL, EFEKTIF dan EFISIEN • Pelaksanaan proses pengadaan e- catalogue obat generik secara online lebih mudah dan cepat kelemahan : • Belumadanyaregulasi yang mengikat agar semua item obat yang dibutuhkanterakomodirdalampengadaan e- catalog. • prosespendistribusianobatdaripabrikan/ distributor ke GFK kurang cepat, terlambat sehingga penyelesaian administrasitelat • Belum adanya pelatihan pengadaan obat secara e- katalog ( online) Issue strategis : • Bagaimanaprosespendistribusianobatdaripabrikan ke GFKlebihcepatdanterkontrol • Bagaimana menciptakan KIS (KoordinasiIntegrasidanSinkronisasi) antarakab/kota, provinsidan program pusatdalamhalmenentukanproporsi/persentasepengadaanobat program agar tidakterjadi over lapping ataukekosonganobat. • Bagaimana agar pemerintahpusatdapatmembuatkebijakanatauregulasitentangpenyediaanbeberapa item obat yang sangatmurahtetapidibutuhkanolehmasyarakat. • Bagaimana agar pelatiahan pengadaan e-katalog secara online bisa diakomodir oleh Pusat

  11. 2. Penyimpanan Kekuatan: - Sudahada SOP penyimpanan. • Sudahada SOP penghapusandanpemusnahanobatrusakdankadaluarsa. • Adanya sistem untuk mengantisipasi terjadinya obat kadaluarsa. • Tersedianya daftar inventaris sarana & prasarana yang update. • Sistem pencatatan & pelaporan di gudang tersedia & berjalan. • Sudahadaruangkhususuntukobatrusakdankadaluarsa • Sudahterjalinkerjasamaantarlintassektordalamhalpemusnahan. • Penataan obat & pembagian zona gudang terorganisir dengan baik. • Sudah ada sistem pengamanan & penunjang prasarana yang lengkap. kelemahan : • Lubang ventilasi masih terbuka. • Sinar matahari langsung masih bisa masuk • Penyimpanan tabung oksigen masih satu ruangan dengan obat. • Pengaturan suhu belum maksimal Issue strategis : Bagaimana menata gudang menjadi lebih baik lagi

  12. Distribusi Kekuatan : • Sudahada SOP Pendistribusianobat Kelemahan : • Biayaoperasionalmasihkurangmemadai. • Tidak tersedia sarana distribusi. ( Belum mempunyai kendaraan roda 4 untuk pendistribusian) Issue strategis: Bagaimanaadvokasianggaransehinggaoperasionaldapatdilaksanakandenganbaik.

  13. Pengelolaan obat Saat KLB Kekuatan : • Sudahada Tim dan SOP Penanganan KLB • SudahadaPedoman KLB Kelemahan : • Tidak ada paket obat KLB. • Belumada SOP logistikpengelolaanobatuntuk KLB • Pedomanpengelolaanobatbencana yang diterbitkanolehpusatbelumdisosialisasikankekab/kotasecaramaksimal. Issue strategis: Bagaimanasosialisasiadanyapedomanpengelolaanobatbencanasehinggadapatdisusun SOP Logistikpengelolaanobatnya.

More Related